1 of 14

PANCASILA : DASAR & IDEOLOGI NEGARA

2 of 14

PANCASILA SEBAGAI DASAR FALSAFAH

3 of 14

Hubungan antar Sila

4 of 14

Sila I: Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Indonesia mengakui adanya agama.
  • Bentuk pengakuan dan keyakinan adanya Tuhan.
  • Mengandung makna tauhid.
  • Menjadi dasar yang memimpin ke jalan kebenaran, keadilan, kebaikan, kejujuran dan persaudaraan.

5 of 14

Sila II: Kemanusiaan yang adil dan beradab

    • Mengandung makna kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral.
    • Mengandung makna adanya pengakuan terhadap HAM.
    • Mengandung hakikat manusia sebagai:
      • Makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial
      • Makhluk jasmani sekaligus rohani
      • Hak asasi berpadu dengan kewajiban asasi
      • Adanya kebebasan yang bertanggungjawab
      • Hak milik pribadi berfungsi sosial.

6 of 14

Sila III: Persatuan Indonesia

  • Mengandung arti adanya usaha untuk bersatu dalam kebulatan tekad mewujudkan tujuan bersama
  • Mengandung prinsip nasionalisme, cinta bangsa dan cinta tanah air.
  • Simbol perekat (Bhinneka Tunggal Ika)
  • Pengakuan atas kodrat manusia yang memiliki kecenderungan untuk bersatu (berbangsa, bersuku, bernegara).

7 of 14

Sila IV: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    • Pengembangan demokrasi Pancasila sebagai kebutuhan kodrati manusia yang bersatu.
    • Demokrasi Pancasila mengandung muatan:
      • Berpaham negara hukum
      • Konstitusionalisme Indonesia
      • Kedaulatan di tangan rakyat
      • Pemerintahan yang bertanggungjawab (akuntabel)
      • Pemerintahan berdasarkan perwakilan
      • Sistem pemerintahan presidensiil
      • Tidak ada dikotomi mayoritas dan minoritas

8 of 14

Sila V: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Keadilan sosial sejalan dengan term “adil dan beradab” di sila kedua.
  • Cita-cita adanya tatanan masyarakat yang adil (penguasa adil pada rakyat dan rakyat adil terhadap orang lain dan dirinya sendiri).
  • Keadilan yang dicita-citakan terdiri dari:
    • Adil secara ekonomi
    • Adil di hadapan hukum
    • Adil dalam kesempatan politik
    • Adil dalam kehidupan yang berbudaya.

9 of 14

Pancasila Sebagai Ideologi Nasional

  • Ideologi berasal dari kata “idea” dan “logos”.
  • Dalam lintasan sejarah, Pancasila pernah dijadikan sebagai ideologi tunggal dengan pemaksaan.
  • Pancasila bukan ideologi tunggal?

10 of 14

Pancasila dalam kontek ketatanegaraan

  • Ketatanegaraan Indonesia didasarkan pada asas demokrasi dan nomokrasi
  • Demokrasi = pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat
  • Nomokrasi = pemerintahan berdasarkan hukum.
  • Demokrasi dijalankan dengan semangat Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan).

11 of 14

Demokrasi yang berketuhanan

  • Demokrasi dijalankan pada prinsip kebenaran universal (jujur, adil, dan bertanggungjawab baik kepada manusia maupun kepada Tuhannya).
  • Tuhan menjadi tujuan utama (ultimate goal) dalam pelaksanaan demokrasi.
  • Pelaksanaan kedaulatan rakyat didasarkan pada ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan.

12 of 14

Pancasila sebagai paradigma bernegara

  • Kehidupan bernegara di Indonesia dilaksanakan di bawah ideologi Pancasila.
  • Pancasila menjadi asas kehidupan bernegara.
  • Bolehkah ada asas lain selain Pancasila dalam pelaksanaan kehidupan bernegara?

13 of 14

Pancasila sebagai paradigma bernegara

  • Pelaksanaan pemerintahan dijiwai oleh semangat ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan, dan keadilan.
  • Semangat ketuhanan:
    • Indonesia bukan negara Islam, juga bukan negara sekuler.
    • Beberapa kegiatan pemerintahan dijalankan dengan spirit ketuhanan (salam, doa, pembentukan depag, sumpah jabatan dll.)

14 of 14

TANTANGAN PANCASILA SBG IDEOLOGI

  • Menjadikan Pancasila sebagai ideologi yg hidup (living ideology) sekaligus ideologi yg bekerja (working ideology)

14