1 of 60

PERKEMBANGAN PERTUMBUHAN

FOR ADVENTURER & PATHFINDER CLUB MINISTRIES

ADVENTIST YOUTH MINISTRIES TRAINING

2 of 60

TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN

Pertumbuhan dan perkembangan berjalan menurut norma-norma tertentu. Walaupun demikian seorang anak dalam banyak hal tergantung kepada orang dewasa, misalnya mengkonsumsi makanan, perawatan, bimbingan, perasaan aman, pencegahan penyakit dan sebaginya.

Oleh karena itu semua orang-orang yang mendapat tugas mengawasi anak harus mengerti persoalan anak yang sedang tumbuh dan berkembang.

3 of 60

TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN

Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya adalah faktor lingkungan. Bila lingkungan karena suatu hal menjadi buruk, maka keadaan tersebut hendaknya diubah (dimodifikasi) sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.

4 of 60

TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN

Fase perkembangan manusia secara umum dibagi kedalam lima tahapan, yaitu:

Bayi 🡺 Anak-anak 🡺 Remaja 🡺Dewasa 🡺 Lansia.

Setiap fase atau tahapan perkembangan kehidupan manusia senantiasa berlangsung seiring dengan kegiatan belajar. Tugas fase yang muncul dalam setiap perkembangan, merupakan keharusan universal dan idealnya berlaku secara otomatis, seperti kegiatan belajar terampil melakukan sesuatu pada fase perkembangan tertentu yang lazim terjadi pada manusia normal.

5 of 60

  1. PENGERTIAN PERKEMBANGAN MANUSIA

Dalam buku Human Development, definisi perkembangan manusia adalah proses perubahan dan kemantapan/kematangan yang dilalui sepanjang rentang kehidupan seseorang. Perubahan dan kemantapan mencakup pada :

  1. Perkembangan fisik : Pertumbuhan tubuh dan otak, sensori, ketrampilan, kesehatan.
  2. Perkembangan kognitif : Belajar, Perhatian, Memori, Bahasa, Berfikir, Berargumen dan Kreativitas.
  3. Perkembangan psikososial yang meliputi emosi, kepribadian dan hubungan sosial.

(Papalia et al, 2007).

6 of 60

B. PRINSIP PERKEMBANGAN

Ciri-ciri dari pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh seorang anak, adalah :

a. Adanya perubahan.

b. Perkembangan awal lebih kritis daripada perkembangan selanjutnya.

c. Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar

d. Pola perkembangan dapat diramalkan (Motorik)

Hukum chepalocaudal yaitu perkembangan yang menyebar keseluruh tubuh dari kepala ke kaki. Hal ini berarti bahwa kemajuan dalam struktur dan fungsi pertama-tama terjadi di bagian kepala kemudian badan dan terakhir kaki.

Hukum yang kedua adalah proxmodistal yaitu perkembangan dari yang dekat ke yang jauh. Kemampuan jari-jemari seorang anak akan didahului oleh ketrampilan lengan terlebih dahulu.

7 of 60

PRINSIP PERKEMBANGAN

e. Pola perkembangan mempunyai karakteristik yang dapat diramalkan

Ini berlaku baik untuk perkembangan fisik maupun mental. Semua anak mengikuti pola perkembangan yang sama dari satu tahap menuju tahap berikutnya.

f. Terdapat perbedaan individu dalam perkembangan

Perbedaan ini disebabkan karena setiap orang memiliki unsur biologis dan genetik yang berbeda. Kemudian juga faktor lingkungan yang turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan seorang anak.

8 of 60

PRINSIP PERKEMBANGAN

g. Setiap tahap perkembangan memiliki bahaya yang potensial

Pola perkembangan tidak selamanya berjalan mulus, pada setiap usia mengandung bahaya yang dapat mengganggu pola normal yang berlaku. Diantara hal yang dapat menjadi bahaya adalah lingkungan dari anak itu sendiri. Bahaya ini dapat mengakibatkan terganggunya penyesuaian fisik, psikologis dan sosial. Sehingga pola perkembangan anak tidak menaik tapi datar artinya tidak ada peningkatan perkembangan. Dan dapat dikatakanbahwa anak sedang mengalami gangguan penyesuaian yang buruk atau ketidakmatangan.

9 of 60

C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN MANUSIA

Dalam rentang kehidupan manusia terdapat hal-hal yang dapat mendukung atau malah sebaiknya menggangu proses perkembangan sesuai dengan tahapannya. Hal ini yang disebut risk factors dan protective factors.

Risk factors adalah kondisi-kondisi yang meningkatkan kemungkinan perkembangan yang negatif, misalnya kurangnya akses jaminan kesehatan, keluarga yang berantakan, dan tekanan dari orang lain serta kemiskinan

(Papalia et al, 2007).

Protective factors adalah segala sesuatu yang melindungi atau mengurangi kemungkinan gangguan perkembangan, misalnya dukungan keluarga dan sosial.

10 of 60

BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN

  1. Keluarga (cara mendidik, perhatian dan memperlakukan anak)
  2. Status sosial dan ekonomi (penghasilan, pendidikan, dan pekerjaan, kemiskinan)
  3. Budaya (adat, tradisi, kepercayaan, nilai-nilai, bahasa, perilaku modeling dari orang tua)
  4. Ras/suku (leluhur, bangsa, agama, bahasa, yang membentuk identitas diri).

11 of 60

D. PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA

Menurut beberapa para ahli, ada beberapa fase atau periodisasi psikologi perkembangan individu, yaitu:

1. Periodisasi yang berdasar biologis

Periodisasi atau pembagian masa-masa perkembangan ini didasarkan kepada keadaan atau proses biologis tertentu. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin. Fase-fase tersebut yaitu; a) Fase anak kecil: 0 – 6 th, b) Fase anak sekolah: 7 – 14 th yaitu masa mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin, dan c) Fase remaja: 14 – 21 th.

12 of 60

PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA

2. Periodisasi yang berdasar psikologis.

Periode ini dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.

  1. Masa pertama: kanak-kanak awal,
  2. Masa kedua: masa bersekolah,
  3. Masa akhir remaja: masa kematangan.

13 of 60

PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA

3.  Periodisasi yang berdasar didaktis (KBBI=Mendidik)

Pembagian masa-masa perkembangan sekarang ini dalam  Developmental Psycology (1980) tampak sudah lengkap mencakup sepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang berlangsung sejak rancangan sampai mati dengan pembagian periodisasinya.

Harvey A. Tilker, PhD dalam Developmental Psycology to day(1975) dan Elizabeth B. Hurlock

14 of 60

PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA

periodisasi berdasarkan didaktis (mendidik) menurut Elizabeth B. Hurlock:

1. Masa sebelum lahir (pranatal): 9 bulan

2. Masa bayi baru lahir (new born): 0-2 minggu

3. Masa bayi (babyhood): 2 minggu- 2 th

4. Masa kanak-kanak awal (early childhood):2-6 th

5. Masa kanak-kanak akhir (later chilhood): 6-12 th

6. Masa puber (puberty) 11/12 – 15/16 th

7. Masa remaja ( adolesence) : 15/16 – 21 th

8. Masa dewasa awal (early adulthood) : 21-40 th

9. Masa dewasa madya(middle adulthood): 40-60 th

10. Masa usia lanjut (later adulthood) : 60-…..

15 of 60

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA

Anak-Anak Awal (Early Childhood)

Rentang umur dalam tahap ini adalah 2-6 tahun. Perkembangan fisik meliputi mengalami pertumbuhan fisik yang stabil, penampilan fisik menjadi lebih ramping dan proporsional seperti orang dewasa, biasanya terjadi berkurangnya nafsu makan dan kurang tidur, meningkatnya ketrampilan dan kekuatan gerakan. Perkembangan kognitif meliputi pemahaman mengenai perspektif orang lain berkembang, ketidakmatangan kognitif karena memiliki beberapa ide yang tidak logis mengenai dunia, berkembangnya memori dan bahasa, kecerdasan dapat diprediksi, mempunyai pengalaman belajar di preschool dan kindergarten. Perkembangan psikososial meliputi konsep diri dan pemahaman emosi menjadi lebih kompleks, meningkatnya kemandirian, inisiatif, dan kontrol diri, berkembangnya identitas gender, permainan menjadi lebih imajinatif (Berkhayal), dan melibatkan orang lain (sosial), berkembangnya sifat menolong, agresif dan ketakutan (Papalia et al, 2007).

16 of 60

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA

Anak-Anak Pertengahan (Middle Childhood)

Tahapan ini dialami individu dimulai dari umur 6 sampai 11 tahun.

  1. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan fisik lambat, meningkatnya kekuatan dan ketrampilan atletis, mengalami masalah pada sistem pernafasan, tetapi umumnya kesehatan lebih baik di rentang kehidupan.
  2. Perkembangan kognitif meliputi menurunnya egosentris, anak mulai berfikir secara logis, tapi nyata, meningkatkan kemampuan memori dan bahasa, memasuki sekolah dasar, karena secara kognitif mengizinkan.
  3. Perkembangan psikososial meliputi konsep diri lebih kompleks, yang mempengaruhi sistem perhargaan dirinya, kontrol yang berubah dari orang tua ke anak (agak kurang diperhatikan kebutuhannya), pentingnya hubungan dengan teman sebaya.

(Papalia et al, 2007)

17 of 60

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA

Remaja (Adolescence)

Tahapan perkembangan ini dimulai sejak individu berumur 11 tahun sampai 20 tahun.

  1. Perkembangan fisik meliputi perubahan fisik dengan cepat, terjadinya kematangan alat reproduksi, meningkatnya gangguan makan dan pengunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dalam rangka pencapaian identitas diri.
  2. Perkembangan kognitif meliputi kemampuan berfikir abstrak, dan berkembangnya pengunaan alasan yang ilmiah, ketidakdewasaan berfikir dalam beberapa perilaku dan kebiasaan, pendidikan difokuskan untuk persiapan ke pendidikan yang lebih tinggi dan universitas.
  3. Perkembangan psikososial meliputi pencarian identitas termasuk identitas seksual, hubungan dengan orang tua baik, pergaulan dengan teman sebaya berdampak positif atau negatif.

(Papalia et al, 2007)

18 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK

MELAKUKAN KEGIATAN �LEBIH BANYAK (MENGGUNTING, MEWARNAI, DISKUSI)

19 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK

LEBIH BANYAK DENGAN BERGERAK (MENYANYI DENGAN GERAKAN, BERMAIN DENGAN GERAKAN)

20 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK

BERIKAN TANGGUNG JAWAB

21 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK

LEBIH CREATIVE

22 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK

LIBATKAN ANAK DALAM MEMPERSIAPKAN MATERI

23 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI

  • Pastikan anak-anak TAHU dan MERASAKAN Kasih Sayangmu

  • Jadi Model yang Kristiani

24 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI

  • Beri Pujian dan penghargaan

  • Kenali Nama dan karakter tiap-tiap anak

25 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI

PERLU TEMAN UNTUK BERBAGI

26 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI

  • Bantu anak untuk berani berbicara

  • Membantu anak-anak untuk menghargai pendapat orang lain

  • Usia seperti adalah usia yang baik untuk membentuk mereka bekerja secara kelompok

27 of 60

ILMUWAN

Perbedaan Pertumbuhan Anak Laki-laki dan Perempuan

By: DR Dr Rini Sekartini SpA K2017-04-19 22:33:05 (UTC)

Setiap orangtua tentu menyadari bahwa setiap anak adalah unik dan berkembang dengan tahapan yang berbeda-beda. Berbeda gender pun, anak juga punya perkembangan yang berlainan. Para ilmuwan pun hingga kini terus meneliti perbedaan ini, dari sisi genetik, hormonal, juga struktur di dalam otak yang mungkin dapat menjelaskan bagaimana perbedaan pertumbuhan antara anak laki-laki dan perempuan bisa terjadi.

28 of 60

Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan umum di antara pertumbuhan dan perkembangan keduanya, orangtua tentu akan terbantu untuk mempersiapkan cara edukasi dan pengasuhan yang tepat. Berikut adalah beberapa faktor perbedaan tumbuh kembang antara anak laki-laki dan perempuan:

  1. Pertumbuhan fisik

Dalam masa tumbuh kembang, sejak dilahirkan hingga memasuki usia remaja, pada dasarnya anak laki-laki dan perempuan memiliki pertumbuhan yang relatif setara dalam masalah tinggi badan dan berat badan. Perbedaan pertumbuhan antara anak laki-laki dan perempuan dalam pertumbuhan fisik tidak terlalu signifikan, hingga nanti memasuki masa akhir sekolah dasar, di mana anak-anak perempuan akan mulai tumbuh tinggi lebih cepat, sementara untuk anak laki-laki baru akan tumbuh terutama tinggi badannya dengan cepat beberapa tahun setelahnya.

29 of 60

2. Keterampilan verbal

Faktor genetik atau hormonal sangat mempengaruhi fungsi otak, sehingga membedakan reaksi anak laki-laki dan perempuan terhadap keterampilan verbal. Anak laki-laki cenderung lebih lambat berbicara dan memiliki kosa kata yang lebih sedikit daripada anak perempuan. Anak perempuan cenderung lebih mahir membaca tanda-tanda non verbal, seperti intonasi dan ekspresi, sehingga secara umum anak perempuan lebih terampil berkomunikasi, terutama yang melibatkan emosi dan penguasaan kata-kata.

30 of 60

3. Keterampilan motorik

Motorik kasar untuk anak laki-laki yang meliputi berlari, melompat, dan keseimbangan, cenderung berkembang lebih cepat dibandingkan anak perempuan, yang justru lebih cepat mengembangkan motorik halusnya, seperti memegang pensil dan menulis. Atas dasar inilah, anak-anak perempuan mungkin akan lebih dulu tertarik pada seni (melukis, mewarnai, dan keterampilan seni lainnya) dibandingkan anak laki-laki.

31 of 60

4. Ketrampilan personal dan kemandirian

Saat anak perempuan tertekan, dia akan menyelesaikannya dengan menjalin hubungan pertemanan, sementara anak laki-laki lebih cenderung segera mencari jalan keluar. Sementara untuk ekspresi emosi, anak perempuan lebih ekspresif menunjukkan emosi sedih atau kecewa, misalnya dengan menangis, sementara anak laki-laki lebih ekspresif dalam mengungkapkan kemarahannya, misalnya dengan menendang mainannya. Dari kepribadiannya, anak laki-laki lebih ke karakter yang difficult (sulit) sementara anak perempuan lebih banyak lahir dengan karakter yang easy going (mudah). 

32 of 60

Meski secara teori ada perbedaan pertumbuhan tertentu antara anak laki-laki dan perempuan, tetap saja tumbuh kembang anak dibentuk oleh lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Jadi, sangat mungkin terjadi di tengah keluarga seniman, anak laki-laki justru mengembangkan bakat seninya terlebih dahulu daripada keterampilan fisik yang lain, atau anak perempuan yang berada di tengah keluarga olahragawan akan lebih dulu tertarik pada aktivitas fisik daripada seni. Tak masalah yang mana yang lebih dulu berkembang, yang penting anak-anak tetap sehat dan tumbuh kembang secara optimal.

33 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

1. Perkembangan Sifat Anggota Pathfinder

  • Pra Remaja (Pre – adolescene)

(umur 9 – 12 tahun)

  • Remaja Belasan (Early adolescene)

(umur 13 – 15 Tahun)

  • Remaja Pertengahan (Midle adolescene) (umur Pertengahan)

34 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PRA REMAJA

  • Usia muda yg Penuh dengan kebisingan dan kegiatan yg tidak ada hentinya.
  • Perkembangan anak perempuan lebih cepat dari pada anak laki-laki.
  • Daya ingat untuk mempelajari sangat luar biasa.
  • Adanya rasa mengagumi pada seseorang yang dapat melakukan banyak hal.
  • Memiliki minat yg cukup tinggi terhadap agama.

35 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Sifat-sifat yang Harus Dipahami

Sifat Mental :

1. Memiliki daya ingat yang luar biasa

2. Serba ingin tahu terhadap hal yang baru.

3. Senang sekali terhadap buku-buku cerita, senang membaca.

4. Senang mengumpulkan atau mengkoleksi barang-barang secara bersamaan Sehingga cocok untuk masa mempelajari kepahaman.

36 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Sifat Fisik :

Memiliki keinginan untuk selalu bergerak dan tidak pernah akan diam. Dan senang akan kegiatan lapangan seperti permainan, barisberbaris dan keterampilan lain.

Sifat Sosial

  1. Senang berkelompok / beregu dalam melakukan sesuatu hal.
  2. Memiliki daya khayal yang tinggi dan sering menirukan sesuatu yg dilihat
  3. Jarang bergabung dengan lawan jenis.

Sifat rohani

Usia dimana memiliki suatu minat yang besar terhadap agama, menyukai Pemberian tanda penghargaan dalam lencana, stiker, pita dan lain-lain.

37 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

REMAJA BELASAN

Dimana pada masa ini para anak akan mengalami hal-hal yang baru dalam pertumbuhan mereka sehubungan dengan perubahan akan organ-organ tubuh mereka dalam masa pertumbuhan yang dialami.

38 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  • Tidak perlu berbicara keras
  • Lebih banyak menggunakan diskusi
  • Lebih banyak mendengarkan
  • Lebih banyak bertanya
  • Dan hindari sesuatu yang menghakimi

39 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIPAHAMI

Sifat Mental :

1. Selalu waspada, tetapi sewaktu-waktu suka melamun

2. Cepat Mempelajari sesuatu

3. Anak lelaki senang terhadap data ilmiah, perempuan senang terhadap pekerjaan rumah.

40 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Sifat Fisik

Pertumbuhan fisik sangat cepat. Memiliki nafsu makan yang sangat tinggi, organ seks berkembang.

Sifat Sosial

  1. Setia terhadap teman sebaya, memiliki perasaan takut berbeda dgn kelompok.
  2. Masa dimana mudah untuk dipengaruhi/ mudah terpengaruh dengan lingkungan.

Sifat rohani

Minat terhadap hal-hal rohani memudar secara perlahan dalam usia ini krn Dipengaruhi oleh perilaku kelompok.

41 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

REMAJA PERTENGAHAN

Mengalami pertumbuhan untuk mencapai tinggi maksimal pada umumnya, lebih cenderung akan berkembang dalam kepribadian mereka untuk menjadi seseorang dengan haknya sendiri.

42 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIPAHAMI

Sifat Mental :

  1. Selalu menanyakan sesuatu dan menginginkan bukti sebelum mereka Menerima apapun.
  1. Mengagumi ilmu pengetahuan dan sering menggunakannya untuk menjawab Sesuatu yang dipegang kebenarannya oleh orang yg terkenal.

3. Mulai memikirkan apa rencana untuk kedepan / cita-cita mereka.

43 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Sifat Fisik :

Perkembangan seksual, suatu kekuatan yang harus dihadapi, dan mereka akan lebih memperhatikan kondisi/ bentuk tubuh mereka.

Sifat Sosial

Senang berkelompok dan ingin dikelilingi teman dekat mereka. Bersifat kritis, dan sering blak-blakan dalam memberikan pandangan tentang orang lain.

Sifat rohani

Akan berkembang kembali diikuti dengan tingkat kedewasaan.

44 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PRINSIP DASAR DISIPLIN KLUB YANG EFEKTIF

Dalam mengembangkan sebuah klub Pathfinder harus memiliki tingkat disiplin yang baik, serta semangat juang dan semangat klub yang berjalan secara seimbang.

45 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan” (Efesus 6:4). ��Mendidik anak “dalam ajaran dan nasihat Tuhan” termasuk menghukum, mengoreksi, dan yang termasuk disiplin secara fisik yang dilakukan dalam kasih.

46 of 60

DISIPLIN KLUB PATHFINDER

  • Bertujuan untuk menuntun mereka sebagai putra-putri Allah, untuk menunjukkan kepada mereka kasih dan pengertian kita, mengajar mereka tabiat Allah, membuat mereka menjadi anggota yg berguna digereja dan negara, dan untuk menolong mereka menghormati pemimpin mereka dan orang tua mereka.

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

47 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PENUNTUN UNTUK DISIPLIN YANG BERIMBANG

  • Menetapkan peraturan, tata tertib, dan sistem penilaian.
  • Menginformasikan kepada anggota Pathfinder tentang peraturan dan metode pelaksanaannya.
  • Peraturan didalam pelaksanaannya harus konsisten dan tegas.
  • Mengadakan kebaktian yg berisi nasihat tentang disiplin dan menerangkan janji dan peraturan.

48 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Siapa Mencintai Didikan, mencintai pengetahuan, tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu. Amsal 12:1

  • Nasihati anak yang nakal sebelum melakukan tindakan disiplin dan berdoalah dengan mereka.
  • Orang tua perlu juga mengetahui pentingnya latihan disiplin. Bilamana mereka mengerti, mereka akan bekerja sama.

49 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PELAKSANAAN DISIPLIN

  • Cara yang SALAH adalah apabila bersifat menghancurkan atau merusak semangat dengan menggunakan peraturan yang sangat keras.
  • Cara yang BENAR menjelaskan tindakan mereka itu salah dan menasihatinya dengan baik, serta menerapkan kepercayaan, kerelaan dan kerjasama yang baik.

50 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

METODE PELAKSANAAN DISIPLIN

  • Hal yang harus dilakukan
  • Memberikan penyuluhan pribadi
  • Gunakan Pertimbangan kelompok
  • Selesaikan perbedaan perorangan
  • Keluarkan jika dianggap perlu.

51 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  • Hal yang Tidak Perlu dilakukan
  • Menghukum dalam kemarahan
  • Menggunakan ancaman dan amaran yang tidak dapat atau tidak mungkin dilaksanakan.
  • Memaksa meminta maaf di depan orang banyak.
  • Menahan sesudah pertemuan kelompok.
  • Memberi tugas ekstra
  • Menggunakan hukuman badan.

52 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PELANGGARAN-PELANGGARAN YANG DAPAT DIHUKUM

  • Kasus pembangkangan yang terang-terangan dan tidak dapat dibenarkan.
  • Kasus yang mengarah kepada hal yang serius diantaranya : berbuat tidak senonoh, berbuat kurang ajar kepada pembina, kata-kata yang tidak sopan, melukai orang lain, merusak barang yang ada, menipu dan mencuri.

53 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

PROSEDUR PELAKSANAAN DISIPLIN

  • Jika anggota Pathfinder melakukan pelanggaran maka pembina harus :
  • Berbicara dgn bijaksana kepada Pathfinder bersangkutan.
  • Mengadakan pendekatan pribadi dan mendoakannya.

54 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  • Jika tetap tidak menurut pembina harus meminta bantuan kepada wakil direktur yang bertanggung jawab terhadap disiplin klub dan bekerja sama untuk memberikan nasihat dan bersungguh untuk meminta kerjasama dengan pathfinder dan mendoakannya.

55 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  • Jika tetap berulang dan perlu melakukan pendekatan ketiga kali maka pembina, wakil direktur, dan direktur Pathfinder Remaja harus bertemu dengan Pathfinder bersangkutan secara pribadi untuk menasihati, menyampaikan bahwa pelanggaran tersebut serius dan membuat suatu perjanjian untuk datang kerumahnya dan memberi nasihat bersama orang tuanya.

56 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  • Ketiga langkah sudah dilakukan dan tetap melakukan kesalahan, maka masalah tersebut dibicarakan dalam komite disiplin, dan orang tua diberitahu dalam masalah ini dan memberikan disiplin yang berlaku kepada Pathfinder yang bersangkutan.

57 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Jangan berbicara di telinga orang bebal, sebab ia akan meremehkan kata-katamu yang bijak. Amsal 23:9

https://kbbi.web.id/bebal

Bebal : sukar mengerti; tidak cepat menanggapi sesuatu (tidak tajam pikiran); bodoh;

Kebebalan : kebodohan

58 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

Siapa Mencintai Didikan, mencintai pengetahuan, tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu. Amsal 12:1

Segala tulisan yang diilhamkan Allah  memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 2 Tim 3:16

59 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

  •  sering kali para orangtua terlalu pasif atau terlalu agresif dalam usaha mereka membesarkan anak-anak. Mereka yang tidak percaya soal memukul anak sering kali tidak punya kemampuan untuk mengoreksi dan mendisiplinkan secara tepat, sehingga anak mereka bertumbuh secara liar dan suka melawan. Hal ini merusak anak dalam jangka panjang. “Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya” (Amsal 29:15). 

60 of 60

MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER

TERIMA KASIH