PERKEMBANGAN PERTUMBUHAN
FOR ADVENTURER & PATHFINDER CLUB MINISTRIES
ADVENTIST YOUTH MINISTRIES TRAINING
TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN
Pertumbuhan dan perkembangan berjalan menurut norma-norma tertentu. Walaupun demikian seorang anak dalam banyak hal tergantung kepada orang dewasa, misalnya mengkonsumsi makanan, perawatan, bimbingan, perasaan aman, pencegahan penyakit dan sebaginya.
Oleh karena itu semua orang-orang yang mendapat tugas mengawasi anak harus mengerti persoalan anak yang sedang tumbuh dan berkembang.
TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN
Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya adalah faktor lingkungan. Bila lingkungan karena suatu hal menjadi buruk, maka keadaan tersebut hendaknya diubah (dimodifikasi) sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.
TAHAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN
Fase perkembangan manusia secara umum dibagi kedalam lima tahapan, yaitu:
Bayi 🡺 Anak-anak 🡺 Remaja 🡺Dewasa 🡺 Lansia.
Setiap fase atau tahapan perkembangan kehidupan manusia senantiasa berlangsung seiring dengan kegiatan belajar. Tugas fase yang muncul dalam setiap perkembangan, merupakan keharusan universal dan idealnya berlaku secara otomatis, seperti kegiatan belajar terampil melakukan sesuatu pada fase perkembangan tertentu yang lazim terjadi pada manusia normal.
Dalam buku Human Development, definisi perkembangan manusia adalah proses perubahan dan kemantapan/kematangan yang dilalui sepanjang rentang kehidupan seseorang. Perubahan dan kemantapan mencakup pada :
(Papalia et al, 2007).
B. PRINSIP PERKEMBANGAN
Ciri-ciri dari pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh seorang anak, adalah :
a. Adanya perubahan.
b. Perkembangan awal lebih kritis daripada perkembangan selanjutnya.
c. Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar
d. Pola perkembangan dapat diramalkan (Motorik)
Hukum chepalocaudal yaitu perkembangan yang menyebar keseluruh tubuh dari kepala ke kaki. Hal ini berarti bahwa kemajuan dalam struktur dan fungsi pertama-tama terjadi di bagian kepala kemudian badan dan terakhir kaki.
Hukum yang kedua adalah proxmodistal yaitu perkembangan dari yang dekat ke yang jauh. Kemampuan jari-jemari seorang anak akan didahului oleh ketrampilan lengan terlebih dahulu.
PRINSIP PERKEMBANGAN
e. Pola perkembangan mempunyai karakteristik yang dapat diramalkan
Ini berlaku baik untuk perkembangan fisik maupun mental. Semua anak mengikuti pola perkembangan yang sama dari satu tahap menuju tahap berikutnya.
f. Terdapat perbedaan individu dalam perkembangan
Perbedaan ini disebabkan karena setiap orang memiliki unsur biologis dan genetik yang berbeda. Kemudian juga faktor lingkungan yang turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan seorang anak.
PRINSIP PERKEMBANGAN
g. Setiap tahap perkembangan memiliki bahaya yang potensial
Pola perkembangan tidak selamanya berjalan mulus, pada setiap usia mengandung bahaya yang dapat mengganggu pola normal yang berlaku. Diantara hal yang dapat menjadi bahaya adalah lingkungan dari anak itu sendiri. Bahaya ini dapat mengakibatkan terganggunya penyesuaian fisik, psikologis dan sosial. Sehingga pola perkembangan anak tidak menaik tapi datar artinya tidak ada peningkatan perkembangan. Dan dapat dikatakanbahwa anak sedang mengalami gangguan penyesuaian yang buruk atau ketidakmatangan.
C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN MANUSIA
Dalam rentang kehidupan manusia terdapat hal-hal yang dapat mendukung atau malah sebaiknya menggangu proses perkembangan sesuai dengan tahapannya. Hal ini yang disebut risk factors dan protective factors.
Risk factors adalah kondisi-kondisi yang meningkatkan kemungkinan perkembangan yang negatif, misalnya kurangnya akses jaminan kesehatan, keluarga yang berantakan, dan tekanan dari orang lain serta kemiskinan
(Papalia et al, 2007).
Protective factors adalah segala sesuatu yang melindungi atau mengurangi kemungkinan gangguan perkembangan, misalnya dukungan keluarga dan sosial.
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN
D. PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA
Menurut beberapa para ahli, ada beberapa fase atau periodisasi psikologi perkembangan individu, yaitu:
1. Periodisasi yang berdasar biologis
Periodisasi atau pembagian masa-masa perkembangan ini didasarkan kepada keadaan atau proses biologis tertentu. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin. Fase-fase tersebut yaitu; a) Fase anak kecil: 0 – 6 th, b) Fase anak sekolah: 7 – 14 th yaitu masa mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin, dan c) Fase remaja: 14 – 21 th.
PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA
2. Periodisasi yang berdasar psikologis.
Periode ini dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.
PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA
3. Periodisasi yang berdasar didaktis (KBBI=Mendidik)
Pembagian masa-masa perkembangan sekarang ini dalam Developmental Psycology (1980) tampak sudah lengkap mencakup sepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang berlangsung sejak rancangan sampai mati dengan pembagian periodisasinya.
Harvey A. Tilker, PhD dalam Developmental Psycology to day(1975) dan Elizabeth B. Hurlock
PERIODE ATAU FASE PERKEMBANGAN MANUSIA
periodisasi berdasarkan didaktis (mendidik) menurut Elizabeth B. Hurlock:
1. Masa sebelum lahir (pranatal): 9 bulan
2. Masa bayi baru lahir (new born): 0-2 minggu
3. Masa bayi (babyhood): 2 minggu- 2 th
4. Masa kanak-kanak awal (early childhood):2-6 th
5. Masa kanak-kanak akhir (later chilhood): 6-12 th
6. Masa puber (puberty) 11/12 – 15/16 th
7. Masa remaja ( adolesence) : 15/16 – 21 th
8. Masa dewasa awal (early adulthood) : 21-40 th
9. Masa dewasa madya(middle adulthood): 40-60 th
10. Masa usia lanjut (later adulthood) : 60-…..
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA
Anak-Anak Awal (Early Childhood)
Rentang umur dalam tahap ini adalah 2-6 tahun. Perkembangan fisik meliputi mengalami pertumbuhan fisik yang stabil, penampilan fisik menjadi lebih ramping dan proporsional seperti orang dewasa, biasanya terjadi berkurangnya nafsu makan dan kurang tidur, meningkatnya ketrampilan dan kekuatan gerakan. Perkembangan kognitif meliputi pemahaman mengenai perspektif orang lain berkembang, ketidakmatangan kognitif karena memiliki beberapa ide yang tidak logis mengenai dunia, berkembangnya memori dan bahasa, kecerdasan dapat diprediksi, mempunyai pengalaman belajar di preschool dan kindergarten. Perkembangan psikososial meliputi konsep diri dan pemahaman emosi menjadi lebih kompleks, meningkatnya kemandirian, inisiatif, dan kontrol diri, berkembangnya identitas gender, permainan menjadi lebih imajinatif (Berkhayal), dan melibatkan orang lain (sosial), berkembangnya sifat menolong, agresif dan ketakutan (Papalia et al, 2007).
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA
Anak-Anak Pertengahan (Middle Childhood)
Tahapan ini dialami individu dimulai dari umur 6 sampai 11 tahun.
(Papalia et al, 2007)
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN MANUSIA
Remaja (Adolescence)
Tahapan perkembangan ini dimulai sejak individu berumur 11 tahun sampai 20 tahun.
(Papalia et al, 2007)
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK
MELAKUKAN KEGIATAN �LEBIH BANYAK (MENGGUNTING, MEWARNAI, DISKUSI)�
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK
LEBIH BANYAK DENGAN BERGERAK (MENYANYI DENGAN GERAKAN, BERMAIN DENGAN GERAKAN)
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK
BERIKAN TANGGUNG JAWAB
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK
LEBIH CREATIVE
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/PHISIK
LIBATKAN ANAK DALAM MEMPERSIAPKAN MATERI
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI
PERLU TEMAN UNTUK BERBAGI
MEMAHAMI ANGGOTA ADVENTURER/EMOSI
ILMUWAN
Perbedaan Pertumbuhan Anak Laki-laki dan Perempuan
By: DR Dr Rini Sekartini SpA K2017-04-19 22:33:05 (UTC)
Setiap orangtua tentu menyadari bahwa setiap anak adalah unik dan berkembang dengan tahapan yang berbeda-beda. Berbeda gender pun, anak juga punya perkembangan yang berlainan. Para ilmuwan pun hingga kini terus meneliti perbedaan ini, dari sisi genetik, hormonal, juga struktur di dalam otak yang mungkin dapat menjelaskan bagaimana perbedaan pertumbuhan antara anak laki-laki dan perempuan bisa terjadi.
Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan umum di antara pertumbuhan dan perkembangan keduanya, orangtua tentu akan terbantu untuk mempersiapkan cara edukasi dan pengasuhan yang tepat. Berikut adalah beberapa faktor perbedaan tumbuh kembang antara anak laki-laki dan perempuan:
Dalam masa tumbuh kembang, sejak dilahirkan hingga memasuki usia remaja, pada dasarnya anak laki-laki dan perempuan memiliki pertumbuhan yang relatif setara dalam masalah tinggi badan dan berat badan. Perbedaan pertumbuhan antara anak laki-laki dan perempuan dalam pertumbuhan fisik tidak terlalu signifikan, hingga nanti memasuki masa akhir sekolah dasar, di mana anak-anak perempuan akan mulai tumbuh tinggi lebih cepat, sementara untuk anak laki-laki baru akan tumbuh terutama tinggi badannya dengan cepat beberapa tahun setelahnya.
2. Keterampilan verbal
Faktor genetik atau hormonal sangat mempengaruhi fungsi otak, sehingga membedakan reaksi anak laki-laki dan perempuan terhadap keterampilan verbal. Anak laki-laki cenderung lebih lambat berbicara dan memiliki kosa kata yang lebih sedikit daripada anak perempuan. Anak perempuan cenderung lebih mahir membaca tanda-tanda non verbal, seperti intonasi dan ekspresi, sehingga secara umum anak perempuan lebih terampil berkomunikasi, terutama yang melibatkan emosi dan penguasaan kata-kata.
3. Keterampilan motorik
Motorik kasar untuk anak laki-laki yang meliputi berlari, melompat, dan keseimbangan, cenderung berkembang lebih cepat dibandingkan anak perempuan, yang justru lebih cepat mengembangkan motorik halusnya, seperti memegang pensil dan menulis. Atas dasar inilah, anak-anak perempuan mungkin akan lebih dulu tertarik pada seni (melukis, mewarnai, dan keterampilan seni lainnya) dibandingkan anak laki-laki.
4. Ketrampilan personal dan kemandirian
Saat anak perempuan tertekan, dia akan menyelesaikannya dengan menjalin hubungan pertemanan, sementara anak laki-laki lebih cenderung segera mencari jalan keluar. Sementara untuk ekspresi emosi, anak perempuan lebih ekspresif menunjukkan emosi sedih atau kecewa, misalnya dengan menangis, sementara anak laki-laki lebih ekspresif dalam mengungkapkan kemarahannya, misalnya dengan menendang mainannya. Dari kepribadiannya, anak laki-laki lebih ke karakter yang difficult (sulit) sementara anak perempuan lebih banyak lahir dengan karakter yang easy going (mudah).
Meski secara teori ada perbedaan pertumbuhan tertentu antara anak laki-laki dan perempuan, tetap saja tumbuh kembang anak dibentuk oleh lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Jadi, sangat mungkin terjadi di tengah keluarga seniman, anak laki-laki justru mengembangkan bakat seninya terlebih dahulu daripada keterampilan fisik yang lain, atau anak perempuan yang berada di tengah keluarga olahragawan akan lebih dulu tertarik pada aktivitas fisik daripada seni. Tak masalah yang mana yang lebih dulu berkembang, yang penting anak-anak tetap sehat dan tumbuh kembang secara optimal.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
1. Perkembangan Sifat Anggota Pathfinder
(umur 9 – 12 tahun)
(umur 13 – 15 Tahun)
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PRA REMAJA
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Sifat-sifat yang Harus Dipahami
Sifat Mental :
1. Memiliki daya ingat yang luar biasa
2. Serba ingin tahu terhadap hal yang baru.
3. Senang sekali terhadap buku-buku cerita, senang membaca.
4. Senang mengumpulkan atau mengkoleksi barang-barang secara bersamaan Sehingga cocok untuk masa mempelajari kepahaman.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Sifat Fisik :
Memiliki keinginan untuk selalu bergerak dan tidak pernah akan diam. Dan senang akan kegiatan lapangan seperti permainan, barisberbaris dan keterampilan lain.
Sifat Sosial
Sifat rohani
Usia dimana memiliki suatu minat yang besar terhadap agama, menyukai Pemberian tanda penghargaan dalam lencana, stiker, pita dan lain-lain.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
REMAJA BELASAN
Dimana pada masa ini para anak akan mengalami hal-hal yang baru dalam pertumbuhan mereka sehubungan dengan perubahan akan organ-organ tubuh mereka dalam masa pertumbuhan yang dialami.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIPAHAMI
Sifat Mental :
1. Selalu waspada, tetapi sewaktu-waktu suka melamun
2. Cepat Mempelajari sesuatu
3. Anak lelaki senang terhadap data ilmiah, perempuan senang terhadap pekerjaan rumah.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Sifat Fisik
Pertumbuhan fisik sangat cepat. Memiliki nafsu makan yang sangat tinggi, organ seks berkembang.
Sifat Sosial
Sifat rohani
Minat terhadap hal-hal rohani memudar secara perlahan dalam usia ini krn Dipengaruhi oleh perilaku kelompok.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
REMAJA PERTENGAHAN
Mengalami pertumbuhan untuk mencapai tinggi maksimal pada umumnya, lebih cenderung akan berkembang dalam kepribadian mereka untuk menjadi seseorang dengan haknya sendiri.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIPAHAMI
Sifat Mental :
3. Mulai memikirkan apa rencana untuk kedepan / cita-cita mereka.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Sifat Fisik :
Perkembangan seksual, suatu kekuatan yang harus dihadapi, dan mereka akan lebih memperhatikan kondisi/ bentuk tubuh mereka.
Sifat Sosial
Senang berkelompok dan ingin dikelilingi teman dekat mereka. Bersifat kritis, dan sering blak-blakan dalam memberikan pandangan tentang orang lain.
Sifat rohani
Akan berkembang kembali diikuti dengan tingkat kedewasaan.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PRINSIP DASAR DISIPLIN KLUB YANG EFEKTIF
Dalam mengembangkan sebuah klub Pathfinder harus memiliki tingkat disiplin yang baik, serta semangat juang dan semangat klub yang berjalan secara seimbang.
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan” (Efesus 6:4). ��Mendidik anak “dalam ajaran dan nasihat Tuhan” termasuk menghukum, mengoreksi, dan yang termasuk disiplin secara fisik yang dilakukan dalam kasih.
DISIPLIN KLUB PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PENUNTUN UNTUK DISIPLIN YANG BERIMBANG
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Siapa Mencintai Didikan, mencintai pengetahuan, tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu. Amsal 12:1
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PELAKSANAAN DISIPLIN
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
METODE PELAKSANAAN DISIPLIN
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PELANGGARAN-PELANGGARAN YANG DAPAT DIHUKUM
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
PROSEDUR PELAKSANAAN DISIPLIN
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Jangan berbicara di telinga orang bebal, sebab ia akan meremehkan kata-katamu yang bijak. Amsal 23:9
https://kbbi.web.id/bebal
Bebal : sukar mengerti; tidak cepat menanggapi sesuatu (tidak tajam pikiran); bodoh;
Kebebalan : kebodohan
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
Siapa Mencintai Didikan, mencintai pengetahuan, tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu. Amsal 12:1
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 2 Tim 3:16
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
MEMAHAMI ANGGOTA PATHFINDER
TERIMA KASIH