Sumber : shutterstock.com
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
BAB
10
PETA KONSEP
Kita pasti pernah berkeringat. Keringat merupakan salah satu sisa aktivitas metabolisme yang bila tidak dikeluarkan akan meracuni tubuh. Zat-zat sisa dikeluarkan melalui organ-organ tertentu.
Sumber : pixabay.com/skeeze
SISTEM EKSKRESI MANUSIA
Apa saja organ-organ tersebut? Bagaimana cara organ-organ tersebut mengeluarkan zat-zat sisa? Bagaimana jika terjadi kerusakan pada organ-organ tersebut?
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Kulit adalah organ pelindung yang menutupi seluruh permukaan tubuh zat sisa metabolism dikeluarkan dalam bentuk keringat.
Kulit terdiri atas 3 lapisan, yaitu:
Lapisan kulit ari (epidermis)
Lapisan kulit jangat (dermis)
Jaringan bawah kulit (subkutan)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Kulit ari terdiri atas tiga lapisan, yaitu:
Kulit ari (epidermis)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Kulit jangat (dermis)
Kulit jangat terletak di bawah lapisan kulit ari. Terdapat pembuluh darah, kelenjar keringat (glandula sudorifera), kelenjar minyak (glandula sebassea) dan kantong rambut dan ujung—ujung saraf indra peraba.
Ujung-ujung saraf indra meliputi,
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Kulit jangat (dermis)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Kulit jangat (dermis)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Jaringan Bawah Kulit (SubKutan)
Pada jaringan bawah kulit, terdapat jaringan lemak atau adiposa. Jaringan ini berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan dan menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.
Sumber: Dokumen penerbit
Kulit jangat (dermis)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Zat yang dikeluarkan oleh paru-paru adalah karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang dihasilkan dari proses pernapasan
Jadi, fungsi paru-paru adalah mengeluarkan karbon dioksida dan uap air yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh
Sumber: pixabay.com/ClkerFreeVectorImages
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Bentuk ginjal dan posisinya dalam tubuh manusia
Berbentuk seperti kacang merah. Panjang sekitar 10 cm, beratnya kurang lebih 170 g, letaknya di dalam rongga perut, berjumlah dua, dan berwarna merah keunguan.
Zat sisa metabolisme dikeluarkan dalam bentuk air seni (urine). Kandungan urin yaitu, air, urea, dan garam mineral.
Sumber: dokumen penerbit
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
(a) Irisan melintang struktur dalam ginjal dan (b) struktur nefron
Ginjal tersusun atas kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medula), dan rongga ginjal (pelvis).
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Ginjal
Medula
Pelvis
Korteks
Tubulus
Badan Malpighi
Glomerulus
Kapsula Bowman
Tubulus Kontortus Proksimal
Tubulus Kontortus Distal
Tubulus Kontortus Kolektivus
Nefron
Lengkung Henle
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Ginjal berperan sebagai alat ekskresi dengan cara menyaring darah dan zat-zat sisa yang terdapat dalam darah dapat dikeluarkan dalam bentuk air seni (urine).
Penyaringan darah sehingga berbentuk urin meliputi tiga tahapan, yaitu:
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Penyaringan (filtrasi)
Hasil filtrasi: Urine primer
Plasma darah dan zat terlarut disaring oleh glomerulus
Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri ginjal lalu masuk ke bada Malpighi
Darah yang mengandung sisa metabolism masuk ke arteri ginjal
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Urine sekunder mengandung air, garam, urea, dan pigmen empedu yang memberi warna dan bau pada urin.
Hasil Reabsorpsi: Urin Sekunder
Zat berguna seperti gula, vitamin, asam amino, ion, air kembali ke pembuluh darah
Masuk dalam Tubulus Kontortus Proksimal, untuk reabsorpsi zat-zat yang masih berguna
Urine primer
Penyerapan kembali (reabsorpsi)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Hasil Augmentasi: Urine
Masuk dalam Tubulus Konturtus Distal,lalu ditambah zat sisa lain seperti asam urat, ion hydrogen dan kreatin
Urine Sekunder
Pengumpulan (augmentasi)
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Urine keluar melalui saluran kencing (uretra)
Otot kandung kemih meregang dan timbul rasa ingin buang air kecil
Jika kandung kemih penuh maka dinding kandung kemih tertekan
Urin dikumpulkan dalam Tubulus Kontortus Distal. Lalu masuk ke kandung kemih melalui ureter
Proses Pengeluaran Urine
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Proses Pengeluaran Urine
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Letak hati manusia dalam tubuh
Sumber: shutterstock.com
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Fungsi hati adalah sebagai berikut.
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
CONTOH SOAL
Jelaskan fungsi hati sebagai alat ekskresi.
Penyelesaian:
Hati mengeluarkan empedu yang berfungsi mengemulsikan lemak dalam proses pencernaan makanan. Hati juga mengeluarkan urea ke dalam ginjal yang merupakan sisa-sisa pencernaan protein.
ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM EKSKRESI
Anuria
Glikosuria
Albuminuria
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
Hematuria
Bilirubinaria
Batu Ginjal
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
Nefritis Glomerulus
Pielonefritis
Sistitis
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
Nefrosis
Polisistik
Gagal Ginjal
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
Kulit
Paru-paru
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI
Ginjal
Hati
KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI