1 of 20

Jawaban agama atas persoalan manusia

Bagian A-C

2 of 20

Apa itu Agama?

Berasal dari bahasa sansakerta, akar kata gam = pergi. gam + awalan dan akhiran "a" = agama, artinya jalan

Berasal dari bahasa sangsekerta, akar kata a dan gama. A = tidak, gama = pergi. Agama = tidak kacau atau teratur

Agama adalah peraturan yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan yang dihadapi dalam hidupnya, bahkan menjelang matinya.

Definisi lain, agama adalah sebuah sistem kepercayaan dan ritual yang mengikat orang-orang bersama-sama dalam sebuah kelompok sosial

3 of 20

Religi, Religion dan Religio

Menurut Winkler Prins dalam Algemene Encyclopedia – mungkin sekali berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata religele atau religare yang berarti terikat

Religi ( terikat ) maksudnya adalah setiap orang yang ber-religi adalah orang yang senantiasa merasa terikat dengan sesuatu yang dianggap suci.

Religi ( berhati-hati) maksudnya adalah, bahwa orang yang ber-religi itu adalah orang yang senantiasa bersikap hati-hati dengan sesuatu yang dianggap suci.

4 of 20

Unsur dalam istilah agama dan religi

  1. Tata pengakuan atau kepercayaan terhadap adanya sesuatu yang agung
  2. Tata hubungan atau tata penyembahan terhadap sesuatu yang agung itu dalam bentuk ritus,kultus dan pemujaan
  3. Tata kaidah/doktrin, sehingga muncul balasan berupa kebahagiaan bagi yang berbuat baik/jujur, dan kesengsaraan bagi yang berbuat buruk/jahat
  4. Tata sikap terhadap kehidupan dunia.

5 of 20

Din

Kata din secara etimologi berasal dari bahasa Arab, artinya patuh dan taat, undang-undang, peraturan dan hari kemudian.

Maksudnya, orang yang ber-din ialah orang yang patuh dan taat terhadap peraturan dan undang-undang Allah untuk mendapatkan kebahagiaan di hari kemudian.

Dalam din terdapat empat usur penting, yaitu:

  • Tata pengakuan terhadap adanya sesuatu yang Agung dalam bentuk iman kepada Allah
  • Tata hubungan terhadap sesuatu yang Agung tersebut dalam bentuk ibadah kepada Allah
  • Tata kaidah/doktrin yang mengatur tata pengakuan dan tata penyembahan tersebut yang terdapat dalam al-Qur’an dan Sunah Nabi Muhammad SAW
  • Tata sikap terhadap sikap dalam bentuk takwa, yakni mempergunakan dunia sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan akhirat.

6 of 20

Secara terminologi, agama, religi, din ialah suatu tata kepercayaan atas adanya yang Agung di luar manusia, dan suatu tata penyembahan kepada yang Agung tersebut, serta suatu kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan yang Agung, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam yang lain, sesuai dengan tata kepercayaan dan tata penyembahan tersebut.

7 of 20

Sejarah munculnya agama

Agama yang resmi dianut oleh Indonesia adalah agama Islam, Kristen, Hindu, Budha , Konghucu dan agama lokal seperti Yahudi Islam, Kristen dan Yahudi kerap disebut sebagai agama Ibrahimi karena mengakui pentingnya sosok Ibrahim, nabi penganjur tauhid dan yahudi merupakan agama tertua dari ketiga agama tersebut

Agama Islam

Agama Yahudi

Agama Kristen

8 of 20

Sejarah Agama Yahudi

Sejarah agama Yahudi berasal dari ajaran Nabi Ibrahim AS,  seorang nabi yang juga diakui sebagai nabinya orang Kristen dan orang Islam. Nabi Musa AS adalah bapak yang sesungguhnya orang Yahudi. Ia pendiri sebenarnya sistem agama Yahudi.

Dalam Agama Yahudi, Nabi Isa AS dan Nabi Muhammad SAW tidak diakui oleh orang Yahudi sebagai pembawa pesan ilahi. Nabi Isa adalah orang Yahudi yang tidak terkenal. Ia berdakwah kepada bangsanya sendiri, bangsa Yahudi. Karena itu umat Nabi Isa AS (umat Kristen) adalah Yahudi sepenuhnya. Sulit untuk membedakan pengikut awal Kristen dengan orang-orang Yahudi yang taat.

9 of 20

Sejarah Agama Kristen

Istilah “Kristen” itu sendiri berasal dari kata Yunani, Christos. Sementara kata Chistos merupakan terjemahan dari bahasa Ibrani, Mesias. Mesias berarti juru selamat mereka yang diharapkan kedatangannya. Di kalangan umat Islam, kata itu diterjemahkan sengan “al-Masih”, sementara di kalangan umat Kristen diterjemahkan dengan “Kristus”.

Ajaran Kristen tentang keesaan Tuhan selanjutnya berkembang menjadi ajaran Trinitas, yang mengakui adanya Tuhan Bapak, Tuhan Yesus, dan Ruh Kudus.

10 of 20

Sejarah Agama Islam

Ajaran Tuhan yang Esa,  yang dibawa Nabi Ibrahim AS lalu dilanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW di tanah Mekkah. Ia mewarisi peninggalan Nabi Ibrahim AS, yaitu Ka’bah, yang dibangun bersama keluarganya di Mekah sebagai simbol pengagungan Keesaan Tuhan.

Kedatangan Nabi Muhammad SAW adalah untuk memurnikan keyakinan agama musyrik itu dengan tauhid bahwa tidak ada tuhan selain Allah (laa ilaaha illallah). Dengan demikian ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah untuk membuang jauh-jauh keyakinan tentang adanya banyak tuhan dan menegaskan hanya ada satu Tuhan yaitu Allah SWT.

11 of 20

Konsep Agama tentang Manusia

Dalam Agama Yahudi

Dalam Agama Kristen

Dalam Agama Islam

12 of 20

Konsep Manusia dalam Agama Yahudi

  1. Makhluk yang mempunyai 2 sisi kelemahan dan keistimewaan.
  2. Kehidupan manusia di dunia sangatlah hina jika di bandingkan kehidupan surgawi.
  3. Manusia hidup di dunia sangatlah singkat.
  4. Asal usul manusia sebenarnya sangat mulia,namun manusia sering kali terpelosok kedalam kehinaan.
  5. Manusia adalah makhluk yang punya kehendak bebas serhingga ia dapat menentukan apa yang ia inginkan melalui usahanya.

13 of 20

Konsep Manusia dalam Agama Kristen

  1. Makhluk tuhan yang pada mulanya di ciptakan sesuai dengan gambar Allah ,
  2. Tubuh dan jiwa manusia di ciptakan oleh tuhan.
  3. Jiwa manusia itu berakal,dapat mengetahui,berkehendak dan dapat memilih dengan bebas.
  4. Jiwa itu berwujud ruh dan tak akan mati.
  5. Ruh manusia sebagai ciptaan tuhan lebih tinggi kedudukan daripada ciptaan-ciptaan lainnya.
  6. Beban hidup di dunia adalah karunia ujian,sekaligus hukuman bagi manusia.

14 of 20

Konsep Manusia dalam Agama Islam

Al-Insan

Bani Adam

Al-Basyar

15 of 20

Al-Insan

Kata al-insan dalam al-qur’an dipakai untuk manusia tunggal. Untuk jamaknya dipakai kata an-nas, unasi, insiya, anasi. Al-insan terulang dalam al-qur’an sebanyak 70 kali dengan berbagai konteksnya, yaitu:

1. Menjelaskan tentang manusia, salah satunya terdapat dalam QS. al-’Alaq(96):2

Artinya: “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah”

2. Menjelaskan sifat-sifat negatif manusia, salah satunya terdapat dalam QS. al-Ma’arij(70):19

Artinya: “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir”

خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ عَلَقٍ‌

إِذا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً

16 of 20

Al-Basyar

Kata Al-Basyar mengandung arti semangat, gembira, berseri-seri, langsung, kulit, tampak luar. Dalam Al-Qur’an disebutkan 26 kali dalam kontensnya, yaitu

  1. Sebagai manusia biasa yang memerlukan makan, minum, pakaian, tempat dan di akhiri dengan kematian. Terdapat dalam
  2. Sebagai penerima wahyu dan penyampai agama Allah.
  3. Dalam konteksnya penciptaan manusia dari tanah dan air. Sejak di dalam ruh Kata al-basyar mengisyaratkan bahwa proses kejadian manusia melalui tahapan-tahapan sehingga mencapai tahapan kedewasaan.

17 of 20

Bani Adam

Bani Adam mengandung arti manusia sebagai keturunan adam yang diciptakan dari campuran unsure tanah dan air. Kata bani adam terulang sebanyak 8 kali dalam berbagai konteks:

  1. Manusia memerlukan makan, minum dan berpakaian
  2. Makhluk yang dimuliakan daripada ciptaan allah yang lain
  3. Manusia sebagai makhluk yang bersyahadat

18 of 20

Fungsi Manusia menurut Al-Qur’an

Manusia juga diciptakan sebagai makhluk berpribadi memiliki tiga unsure yaitu unsure perasaan, unsure akal, unsure jasmani. Manusi adalahunitas jiwa dan raga yang merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan dalam pikiran dan perbuatan. Secara lebih rinci, fungsi manusia itu diuraikan sebagai berikut:

  1. Fungsi manusia terhadap diri pribadi, yaitu mengembangkan dan memenuhikebutuhan-kebutuhan unsure-unsur secara seimbang.
  2. Fungsi manusia terhadap masyarakat, yaitu ditegakkanya atas dasar rasa yang tertanam dalam diri manusia bahwa umat manusia merupakan keluarga besar.
  3. Fungsi manusia terhadap alam dan lingkungan, yaitu memanfaatkan potensi alam untuk mencangkup kebutuhan hidup.
  4. Fungsi manusia terhadap Allah, yaitu untuk menyembah, mematuhi perinth dan menjauhi semua larangannya

19 of 20

Manusia Berkualitas menurut Al-Qur’an

Di Al-Qur’an terlihat jelas terang memuji dan memuliakan manusia. Berikut ini ciri-ciri kualitas yang dapat dijelaskan:

1. Kualitas iman

Keimanan menjadi sumber kehidupan jiwa, menjadi pondasi, dan motor penggerak untuk perilaku dan amal manusia.

2. Kualitas intelektual

Ilmu pengetahuan dibutuhkan manusia guna menopang kelangsungan peradabannya, karena diamanatkan allah untuk mengolah dan memberdayakan alam ini

3. Kualitas amal saleh

Merupakan factor penting yang turut menentukan seberapa berkualitasnpribadi seseorang.

4. Kualitas sosial

Manusia sebagai makhluk social memiliki kemampuan dan mempunyai kebutuhan untuk melakukan hubungan dengan orang lain.

20 of 20

Disusun Oleh :

  1. Anggun Nurul Hayati
  2. Ellita Rachmantara
  3. Shinta