1 of 52

MATERIAL COLLECTING��MULTIMEDIA LANJUT

Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Politeknik Negeri Jakarta

2022

Malisa Huzaifa S.Kom., M.T

2 of 52

Mahasiswa mampu menerapkan metodologi pengembangan produk multimedia pada kasus tertentu (1)

LEARNING OUTCOMES

3 of 52

OUTLINES

  • Konsep
  • Desain
  • Material Collecting

4 of 52

1. High Angle

Angle Kamera

2. Low angle

3. Eye level

5 of 52

Angle Kamera Lanjutan…

6. Over shoulder

4. Bird eye

5. Frog eye

6 of 52

Framing gambar (pembikaian gambar) adalah cara dimana sebuah adegan, orang, atau obyek ditempatkan disatu gambar dalam lensa kamera

Komposisi dan Framing Gambar

7 of 52

Close Up Shot

  • Shot yang menampilkan objek pada gambar lebih dekat.
  • Misalnya dari batas bahu sampai atas kepala.

8 of 52

  • MCU (Medium Close Up Shot)�Shot yang menampilkan sebatas dada sampai atas kepala.

9 of 52

  • BCU (Big Close Up)�Shot yang menampilkan bagian tubuh atau benda tertentu sehingga tampak besar. Misal : wajah manusia sebatas dagu sampai dahi.�

10 of 52

  • MS (Medium Shot)�Shot yang menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala.

11 of 52

Long Shot (LS)

Gambar ini menunjukkan orang dari kepala hingga kaki.

12 of 52

  • ECU (Extrime Close Up)�Shot yang menampilkan detail obyek. Misalnya mata, hidung, atau telinga.

13 of 52

  • KNEE SHOT�Shot yang menampilkan sebatas lutut sampai dengan atas kepala

14 of 52

  • TS (Total Shot)�Shot yang menampilkan keseluruhan obyek.

15 of 52

  • ES (Establish Shot)�Shot yang menampilkan keseluruhan objek ditambah dengan ruang di sekitarnya sebagai pemandangan atau suatu tempat untuk memberi orientasi di mana peristiwa atau bagaimana kondisi adegan itu terjadi

16 of 52

  • Extrem Long Shots (ELS / Wide Shots)

Pengambilan gambar dengan cara ini biasa digunakan untuk "establishing shot" (shot untuk membangun situasi).

17 of 52

  • Two Shot�Shot yang menampilkan dua orang/objek terlepas dari jauh atau dekatnya pengambilan gambar.

18 of 52

  • OSS (Over Shoulder Shot)�Pengambilan gambar di mana kamera berada di belakang bahu salah satu pelaku atau dibelakang objek yang membelakangi, dan tampak di dalam frame. Sementara obyek utama tampak menghadap kamera dengan latar depan bahu lawan main

19 of 52

  • POV (Point Of View)�Kemera sebagai sudut pandang pelaku atau subjek gambar (sudut pandang orang pertama).

20 of 52

TIPS

MEREKAM VIDEO

DENGAN BAIK

21 of 52

Tips Merekam Video yang baik 

  1. Atur white balance pada setiap perpindahan lokasi atau pergantian sumber pencahayaan.
  2. Jika melakukan pengambilan gambar di luar ruangan (outdoor shooting), posisikan matahari di belakang anda. Begitu juga sumber pencahayaan lainnya.
  3. Gunakan tripod atau alat bantu lainnya.
  4. Dalam kondisi rekaman tanpa alat bantu (handhelds), pegang dan kendalikan kamera video Anda sedemikian rupa agar hasil rekaman tetap stabil (andaikan sebagai secangkir kopi panas).

22 of 52

  1. Gunakan zooming hanya untuk menata komposisi ambilan gambar.
  2. Shoot to edit. Pastikan untuk memproses lebih lanjut setiap hasil rekaman Anda (editing).
  3. Jaga durasi setiap shot. Jangan terlalu panjang dan monoton (tanpa variasi), namun juga jangan terlalu pendek. Minimal antara 8 hingga 10 detik.
  4. Jaga setiap shot dalam kondisi steady tanpa pergerakan kamera, setidaknya selama 10 detik.

23 of 52

GERAKAN

KAMERA

24 of 52

GERAKAN KAMERA

  • Panning�Panning adalah gerakan kamera secara horizontal (posisi kamera tetap di tempat) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
  • �Pan right : gerak kamera mendatar dari kiri ke kanan.�Pan left : gerak kamera mendatar dari kanan ke kiri.

25 of 52

26 of 52

  • Tilting�Tilting adalah gerakan kamera secara vertikal (posisi kamera tetap di tempat) dari atas ke bawah atau sebaliknya.�Tilt up : gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas.�Tilt down : gerak kamera secara vertikal dari atas ke bawah.

  • Dolly

Dolly adalah gerakan di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek�Dolly in : mendekati subyek�Dolly out : menjauhi subyek

27 of 52

28 of 52

  • Tracking�Track adalah gerakan kamera mendekati atau menjauhi obyek.�Track in : gerak kamera mendekati obyek�Track out : gerak kamera menjauhi obyek

  • Follow�Kamera mengikuti obyek bergerak searah

  • Pedestal adalah gerakan kamera di atas pedestal yang bisa dinaik turunkan. Sekarang ini banyak digunakan Porta-Jip Traveller.

Pedestal up : kamera dinaikan �Pedestal down : kamera diturunkan 

29 of 52

30 of 52

  • Crab adalah gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang berjalan.�Crab left (bergerak ke kiri) �Crab right ( bergerak ke kanan) 

  • Arc adalah gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya

  • Zoom adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optic, dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya�Zoom in : mendekatkan obyek dari long shot ke close up�Zoom out : menjauhkan obyek dari close up ke long shot

31 of 52

32 of 52

KAIDAH REKAMAN

VIDEO YANG

BAIK

33 of 52

Kaidah rekaman video yg baik:

  • Balance, Framing, Compositions : Horizontal Lines, Vertical Lines, Thirds Ratio, Diagonal Lines, Triangle, Perspective, Looking Room, Walking Room, Head Room, Golden Mean, Background, Foreground

  • Frame Cutting Points : Extreme Close Up, Big Close Up, Close Up, Medium Close Up, Medium Shot, Medium Long Song, Long Shot, Extreme Long Shot.

34 of 52

  • Other Types Of Shot : 2 Shot, 3 Shot, Group Shot, Over Shoulder Shot, Establishing Shot.

  • Camera Movement : Panning ( Left, Right, Up, Down ), Tracking ( In, Out, Follow, Revolve ), Truck ( Left, Right ), Zooming ( In, Out )

  • Camera Angle # 1 : Normal Angle, Low Angle, High Angle

  • Camera Angle # 2 : Objective Camera, Subjective Camera

35 of 52

  • Shot By Camera Positions : Face Shot, ¾ Shot, Profile Shot, Over Shoulder Shot

  • ·Shooting Rules : Jump Cut, Crossing The Line, Continuity

36 of 52

Garis Imaginer

  • Garis imaginer digunakan untuk memberi batas posisi kamera dalam mengambil gambar agar tidak jumping dan menjaga kontinuitas gambar.

37 of 52

Aturan Sepertiga

Panduan yang baik untuk komposisi gambar adalah menggunakan aturan sepertiga, artinya kita harus membayangkan frame kita (gambar yang diambil kamera kita) terbagi menjadi tiga bagian

38 of 52

Mendapatkan Gambar Berkualitas Baik

  • Fokus�Membuat gambar setajam mungkin adalah hal yang sangat penting. Hampir di semua kamera dilengkapi fasilitas fokus otomatis (auto focus). Di banyak situasi, fasilitas ini akan menjamin apa yang kita rekam memiliki ketajaman yang fokus

39 of 52

Contoh

40 of 52

Kapan Menggunakan Fokus Manual

  • Jika kita merekam gambar obyek yang banyak atau bergerak, atau jika obyek terletak baik dilatar depan maupun belakang, kamera bisa jadi akan bingung dan sulit menentukan fokusnya dan akan terus-menerus berusaha macari fokus pada satu gambar.
  • Dalam situasi seperti ini beralihlah ke fokus manual, secara manual tentukan fokus pada obyek pokok.

41 of 52

Memperbesar (zoom) dan memfokuskan

  • Semakin kita mendekatkan obyek (zoom in) semakin sempit ruang lingkup obyek yang bisa terekam di fokus
  • Fenomena ini disebut kedalaman ruang (depth of field)

42 of 52

ALAT PENDUKUNG

KAMERA

43 of 52

Alat Pendukung Kamera

  1. Tripod, penyangga kamera yang terdiri dari tiga kaki.

44 of 52

  1. Monopod, penyangga kamera yang hanya mempunyai satu kaki.

45 of 52

  1. Dolly, penopang kamera diatas roda yang bisa digerakkan keberbagai arah, biasanya berjalan diatas rel dan mempunyai 4 roda.

46 of 52

  1. Cam Crane, alat penopang kamera berbentuk pipa panjang yang disalah satu ujungnya diletakkan kamera dan ujung lainnya diberi pemberat.

47 of 52

  1. Jimmy Jib, semacam Cam Crane yang diberi remote head yang dikontrol oleh operator kamera.

48 of 52

Lampu

49 of 52

  1. Filter, plastic atau kaca yang diletakkan diatas lensa kamera untuk memberikan suasana tertentu.

50 of 52

Diagram

www.themegallery.com

Shooting

Editing Video

Perencanaan

Tujuan ini supaya pekerjaan terkonsep dengan jelas dan rapi baik dari segi peruntukan video mauoun biaya.

Setelah perencanaan / persiapan adalah shooting dengan kamera video.

Mengedit hasil shooting tersebut di komputer, atau dikenal dengan istilah editing video.

Pengemasan

Video dapat dikemas dalam bentuk VCD / DVD, atau bisa juga dikemas dalam format lain agar dapat diputar di player lainnya

51 of 52

  1. Tay Vaughan-Multimedia Making It Work Eighth Edition-McGraw-Hill Osborne Media. 2010.
  2. Chapman, Nigel & Jenny. Digital Multimedia. England: John Wiley & Sons, Ltd. 2000.
  3. Iwan Binanto. Multimedia Digital.2010. Penerbit Andi, Yogyakarta
  4. Iwan Sonjaya, Bahan ajar Pengantar Multimedia. JTIK PNJ.
  5. Agus Wagyana. Diktat Teknik Multimedia, 2009. JTE PNJ.
  6. http://www.idseducation.com/articles/jenis-jenis-genre-film-utama/
  7. http://filmpendek.co/pengetahuan-dan-informasi/sekilas-informasi-tentang-pengertian-film-pendek/

Reference

52 of 52

TUGAS

Rangkum materi yang ada pada modul berdasarkan pemahaman kalian dalam bentuk Ms.Word dengan nama : MC_3nimbelakang, kirim ke eleraning sesuai waktu yang telah di sepakati

=== SELAMAT BELAJAR ===