DASAR-DASAR PROGRAM KEJURUAN
TEKNIK JARINGAN KOMPUTER dan TELEKOMUNIKASI
CAPAIAN PEMBELAJARAN ELEMEN
Peserta didik mampu menggunakan peralatan/teknologi di bidang jaringan komputer dan telekomunikasi antara lain komputer, router, manageable switch, OTDR, firewall, server, dll.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Memahami jenis-jenis casing komputer
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI / ATP
TEKNIK PENILAIAN
Aspek | Teknik Penilaian | Bentuk Penilaian |
Pengetahuan | Menggunakan Media Mengajar | PG |
Keterampilan | Kinerja | Presentasi Hasil Diskusi |
Penilaian Profil Pancasila | Observasi | Instrumen penilaian observasi |
PRE-TEST
PRE-TEST
……………………………………….
LINK MATERI
Via GCR
PERTANYAAN PEMANTIK
Berapa daya yang dibutuhkan oleh komputer saya?
A. Casing Komputer
Casing Komputer adalah kotak atau rumah komputer merupakan tempat terletaknya Processor (CPU), Motherboard dan peranti2 yang lain. Pada casing ini juga digunakan sebagai tempat untuk melindungi motherboard, floppy drive, power supply , hard disk drive dan komponen-komponen yang lain.
Ketika membeli sebuah tower atau desktop, disarankan disesuaikan dengan standar ATX dan sedikitnya memiliki sebuah power supply berdaya 250 watt.
Tiga macam unit sistem dasar adalah desktop, tower, dan portable. Tiap desain digunakan untuk menyesuaikan system pada lingkungan yang berbeda-beda.
Jenis Casing PC
1. Desktop
Unit desktop didesain untuk duduk secara horisontal di atas meja. Perhatikan bahwa desain komputer IBM pertama, PC-IBM awal, XT, dan AT menggunakan model case ini.
2. Tower
Case tower biasanya didesain untuk duduk secara vertikal di lantai di bawah meja. Untuk menyediakan ruang kerja yang lebih luas pada meja, beberapa pengguna awalnya menyusun case desktop secara berdiri di samping mereka di bawah meja.
B. POWER SUPPLY ( PSU )
Power supply mengubah arus listrik AC menjadi DC. Power supply penting untuk dipahami karena alat ini menyediakan tenaga listrik bagi semua komponen di dalam unit sistem. Dulunya, power supply juga mensuplai arus bolak balik (AC – alternating current) untuk layar monitor. Kini masih dapat ditemukan unit power supply yang menyediakan tenaga listrik AC. Unit ini dapat dikenali dengan adanya dua stopkontak listrik pada bagian belakangnya.
Dua tipe dasar power supply adalah AT dan ATX.
1. Tegangan PSU
Power supply menghasilkan empat tegangan keluaran voltase DC berbeda untuk digunakan oleh komponen pada sistem. Yaitu +5V, -5V, +12V, dan -12 V. Pada power supply ATX, juga menghasilkan voltase sebesar +3.3V yang digunakan oleh prosesor Pentium generasi-kedua. Peralatan IC pada motherboard dan kartu adapter menggunakan voltase +5V.
Voltase power supply diuji menggunakan multimeter.
Bentuk Konektor pada PSU
1. Konektor 20/24 pin ATX MotherBoard
Konektor ini merupakan konektor dari power supply unit (PSU) yang dihubungkan ke motherboard, berfungsi sebagai sumber daya utama motherboard. Konektor ini terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua 4 pin.
2. Konektor 4/8 pin 12V
Digunakan untuk memberikan daya khusus kepada prosesor. Fungsi dari konektor ini adalah sebagai penyedia tenaga tambahan sebesar 12 V untuk Prosesor Pentium 4. Konektor EPS biasa digunakan untuk motherboard server.
3. Konektor 6 Pin PCle
Konektor ini digunakan untuk memberikan daya pada beberapa graphic card yang berbasis PCIe yang membutuhkan lebih banyak daya dibanding graphic card biasanya.
4. Konektor 4 pin peripheral power connector (Molex) Konektor ini digunakan untuk memasok daya ke berbagai komponen hardware yang terdapat di dalam casing komputer. Komponen tersebut antara lain harddisk, CD-ROM, kipas, dll.
5. Konektor Floppy
Konektor ini hanya berfungsi memasok daya ke floppy disk drive. Jumlah jalur pada konektor ini sama dengan pada konektor Molex, yaitu sebanyak 4 jalur dengan pembagian warna kabel dan besar tegangan sama.
6. Konektor SATTA
Konektor ini digunakan khusus untuk komponen yang menggunakan interface SATA, misalnya harddisk.
C. Peralatan perakitan PC Desktop
Seorang teknisi seharusnya memiliki kotak peralatan yang memuat peralatan dasar sebagaimana ditunjukkan di Gambar ini.
Isi sebuah kotak alat : Obeng +/-, Driver mur, Tang berhidung jarum, Tang pemotong lurus atau diagonal, Kaca untuk membantu melihat di tempat-tempat yang sempit, Lampu senter.
D. Multimeter Digital
Sebuah DMM mengkombinasikan fungsi sebuah voltmeter, ohmmeter, dan sebuah ampmeter ke dalam sebuah alat pengukur yang mudah.
Sebuah DMM dapat melakukan pengujian elektrik dan pengukuran voltase, amp, dan ohm di kedua alternatif. Sebuah DMM dapat digunakan untuk menguji suppliespower, voltase dan polaritas DC/AC, daya tahan, diodes, kelanjutan, kabel coaxial, sekring, dan baterai.
LKPD
Waktunya Beralih Ke
POST-TEST
Hal apa saja yang sudah kalian pelajari hari ini?
PEMBELAJARAN YANG AKAN DATANG
K3LH dan Bahan Perakitan
TERIMA KASIH
DASAR DASAR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI