PENGELOLAAN �SURAT UTANG NEGARA
KEMENTERIAN KEUANGAN
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO
OUTLINE
2
Pengelolaan Transaksi SUN
Infrastruktur Transaksi SUN & Dealer Utama
Kerangka Kebijakan APBN
Pembiayaan APBN melalui SUN
3
Kerangka Kebijakan APBN
Pembiayaan Anggaran (Budget Financing)
UU APBN
Stanley Fischer and William Easterly (The World Bank Research Observer Vol.5 No.2, 1990)
Pembiayaan defisit anggaran dapat dilakukan dengan cara:
3
5
GAP INFRASTRUKTUR DAN KUALITAS SDM
6
8
7
Format APBN (I-Account)
APBN
Keterangan | APBN 2019 (Rp triliun) | ||
| | | |
A. | Pendapatan Negara | 2,165.1 | |
| I. Pendapatan Dalam Negeri | 2,164.7 | |
|
| 1. Penerimaan Perpajakan | 1,786.4 |
|
| 2. PNBP | 378.3 |
| II. Penerimaan Hibah | 0.4 | |
B. | Belanja Negara | 2,461.1 | |
| I. Belanja Pemerintah Pusat | 1,634.3 | |
|
| 1. Belanja K/L | 855.4 |
|
| 2. Belanja non K/L | 778.9 |
| II. Transfer ke Daerah dan Dana Desa | 826.8 | |
|
| 1. Transfer ke Daerah | 756.8 |
|
| 2. Dana Desa | 70.0 |
C. | Keseimbangan Primer | (20.1) | |
D. | Surplus/Defisit Anggaran | (296.0) | |
| % of PDB | (1.84) | |
E. | Pembiayaan | 296.0 | |
| I. Pembiayaan Utang (neto) | 359.3 | |
| | 1. SBN (neto) | 389.0 |
| | 2. Pinjaman (neto) | (29.7) |
| II. Pembiayaan non-Utang | (63.3) | |
Capaian Kualitas Pembangunan | ||
| 2014 | 2018 |
GINI ratio | 0,41 | 0,38 |
Persentase Penduduk Miskin | 10,96% | 9,66% |
Tingkat Pengangguran Terbuka | 5,94% | 5,34% |
Pertumbuhan Ekonomi | 5,01% | 5,17% |
Kesejahteraan Masyarakat yang
Adil dan Makmur
8
Pembiayaan APBN melalui SUN
9
Struktur Organisasi
Direktorat
Surat Utang Negara
Subdirektorat
Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara
Subdirektorat
Pengembangan dan Pendalaman Pasar Surat Utang Negara
Subdirektorat
Analisis Keuangan dan Pasar Surat Utang Negara
Subdirektorat
Hukum dan Evaluasi Transaksi SUN
Subbagian
Tata Usaha
Seksi
Perencanaan Transaksi Surat Utang Negara dan Derivatif
Seksi
Pelaksanaan Transaksi Surat Utang Negara dan Derivatif I
Seksi
Pelaksanaan Transaksi Surat Utang Negara dan Derivatif II
Seksi
Kerjasama Kelembagaan Pasar SUN
Seksi
Pendalaman Pasar dan Perluasan Basis Investor SUN
Seksi
Strategi Pemasaran dan Layanan Investasi SUN
Seksi
Analisis Keuangan dan Fiskal
Seksi
Analisis Pasar Surat Utang Negara
Seksi
Analisis Pasar dan Keuangan Internasional
Seksi
Peraturan Surat Utang Negara
Seksi
Analisis Hukum dan Dokumen Hukum Transaksi SUN
Seksi
Evaluasi Transaksi SUN
Kelompok Jabatan Fungsional
Seksi
Penatausahaan dan Pelaporan Transaksi SUN
Seksi
Pelayanan Publik, Edukasi, dan Informasi SUN
Seksi
Dukungan Analisis Pasar Keuangan
10
Peta Strategi Direktorat SUN
11
Landasan Hukum
RENCANA PEMBIAYAAN APBN 2019 MELALUI PENERBITAN SBN�Penerbitan SBN Gross sebesar Rp825,70 triliun
12
SBN Neto
[388,96]
Jatuh tempo 2019
[382,74]
SBN Cash Management
[54,00]
Kebutuhan Penerbitan SBN
[825,70]
Komposisi Penerbitan
Domestik
[83% - 86%]
Lelang
[74% – 76%]
Non Lelang
[9% - 10%]
Internasional
[14% - 17%]
dalam Rp triliun
INSTRUMEN SUN
13
SURAT BERHARGA NEGARA
SURAT UTANG NEGARA
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA
SURAT PERBENDAHARAAN NEGARA
OBLIGASI NEGARA
RUPIAH
VALUTA ASING
VARIABLE RATE
FIXED RATE
EURO
USD
JPY
VR Reguler, Savings Bond Ritel (SBR)
FR Reguler, Zero Coupon Bonds, Obligasi Negara Ritel (ORI)
14
Definisi, Bentuk dan Jenis SUN
Definisi
Bentuk
Jenis
*
15
Tujuan dan Manfaat Penerbitan SUN
Membiayai defisit APBN
Sebagai Instrumen Fiskal
Sebagai Instrumen Investasi
Sebagai instrumen moneter
Mendorong terciptanya acuan imbal hasil (benchmark yield) bagi penilaian harga instrumen keuangan lainnya
Menutup kekurangan kas jangka pendek akibat ketidak sesuaian antara arus kas penerimaan dan pengeluaran dari rekening Kas Negara dalam satu tahun anggaran (cash-mismatch)
Mengelola portofolio utang negara
Tujuan
Manfaat
*
16
Penatausahaan SUN
Kliring dan setelmen
Pembayaran kupon dan pokok SUN
Pencatatan kepemilikan
Bank Indonesia
(Central Registry)
Pasal 12 UU No 24/2002
19
*
17
Pengelolaan Transaksi SUN
Portofolio SUN
18
Utang Pemerintah Pusat
(Rp4.570,17 T)*
Surat Berharga Negara (SBN)
Rp3.784,56 T (82,81%)
Surat Utang Negara (SUN)
Rp3.109,15 T (68,04%)
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
Rp675,41 T (14.77%)
Pinjaman
Rp785,61 T (17,19%)
Pinjaman Luar Negeri (PLN)
Rp778,64 (17,04 %)
Pinjaman Dalam Negeri (PDN)
Rp6,97 ( 0,15%)
* Data per akhir Juni 2019
PROFIL JATUH TEMPO SBN TRADABLE�PER 9 SEPTEMBER 2019
19
[Dalam Triliun Rupiah]
20
Strategi Pengelolaan Utang
Perencanaan Transaksi SUN
Transaksi SUN
Penyelesaian Dokumen Transaksi SUN
Setelmen
Lelang di pasar perdana domestik
Penerbitan SUN IDR (reguler)
Penerbitan SUN Valas (USD) domestik
Penerbitan SUN Valas
Penerbitan ON utk Investor Ritel
Transaksi dalam rangka Pengelolaan Portofolio (Lelang/Transaksi Langsung)
Peminjaman SUN (Securities Lending)
Main Counterparties:
- Primary Dealers - Agen Penjual ON Ritel
- Panel JLM/LC - Bank Indonesia
- Joint Lead Managers - Bursa Efek Indonesia
- Legal Counsel
Seleksi Panel, Agen Penjual-Konsultan Hukum
Global Bonds & Samurai Bonds
Seleksi Mitra Distribusi SUN Ritel
Market Development
Market Analysis
Monitoring & Evaluation
Bond Stabilization Framework
Transaksi Private Placement
Crisis Management Protocol
Proses Bisnis Transaksi SUN
21
Mekanisme Transaksi SUN di Pasar Perdana
Cash Buyback
Debtswitch
Pasar Perdana
Pasar Sekunder
*
22
Supervisor
Connected User
Dealer A
Dealer B
Unconnected User
Dealer Utama
BI-SSSS dan BI-RTGS
BI-ETP
DSUN-KEMENKEU
BI-ETP @DJPPR
Investor
DSS-DJPPR
Pengumuman Hasil Lelang
Publik
Pengumuman Rencana Lelang
Rapat penetapan lelang
1
5
Pemantauan lelang
BI-ETP @DU
4
2
3
13
12
8
7
6
9
10b
10a
11b
11a
DMFAS
10c
Dasar hukum: PMK No.43/PMK.08/2013 sebagaimana terakhir diubah terakhir dengan PMK No.4/PMK.08/2017
Mekanisme Transaksi SUN (1)
- Lelang (Auction)
23
Mekanisme Transaksi SUN (1)
- Lelang (Auction)
24
1
2
3
4
5*
6
7
8
MEKANISME PENERBITAN SUN RITEL (2)
*Masa kerja Mitra Distribusi yang sudah ditetapkan akan tetap berlaku sesuai hasil evaluasi tahunan dan tidak perlu mengikuti proses seleksi penunjukan setiap tahun
25
Mekanisme Transaksi SUN
- Bookbuilding SUN Ritel (Offline)
Mitra Distribusi
Penetapan Mitra Distribusi
Evaluasi proposal calon Mitra Distribusi
Proses Pengadaan Mitra Distribusi
Dasar hukum: PMK No.31/PMK.08/2018
26
Cara Pembelian SUN Ritel Melalui e-SBN (Online)
27
Mekanisme Transaksi SUN (3)
- Bookbuilding SUN Ritel
28
Mekanisme Transaksi SUN (3)
- Bookbuilding SUN Valas
Dasar hukum: PMK No.137/PMK.08/2013 sebagaimana terakhir diubah terakhir dengan PMK No.264/PMK.08/2015 (Global Bonds)
PMK No.238/PMK.08/2014 sebagaimana terakhir diubah terakhir dengan PMK No.46/PMK.08/2016 (Samurai Bonds)
*
Pihak yang terlibat a.l.:
29
Mekanisme Transaksi SUN (4)
- Bookbuilding SUN Valas
30
Mekanisme Transaksi SUN (4)
- Private Placement
Dasar hukum: PMK No.51/PMK.08/2019
31
Pengelolaan Portfolio SUN (5)
- Buyback / Debt Switch
Dasar hukum: PMK No.149/PMK.08/2018
32
Debt Switch Many to Many
Penukaran source bonds yang tidak likuid dengan seri pengganti/tujuan (destination bonds) yang lebih likuid (benchmark series) dalam satu lelang.
Source Bonds
FR0047
FR0044
FR0042
FR0040
FR0075
FR0074
Destination Bonds
Sekilas tentang Debt Switch
33
Penukaran satu seri non benchmark (off the run) dengan dua seri benchmark, dengan nilai yang sama. Tujuan debt switch dengan mekanisme staple bonds adalah meningkatkan likuiditas bonds seri benchmark/calon seri benchmark tanpa melakukan penyesuaian dari sisi durasi bonds.
Source Bonds
FR0068
FR0072
FR0074
Destination Bonds
tenor 15y
Vol: 750
tenor 20y
Vol: 250
tenor 18y
Vol: 1000 unit
TTM
BM1
BM2
BM3
BM4
5y
10y
15y
20y
IL 1
IL 2
IL 3
Debt Switch dengan Mekanisme Staple Bonds
34
MEKANISME TRANSAKSI SUN SECARA LANGSUNG (6)
Monitor Bloomberg
IPC Dealer Boards
Dealer DJPU
Dealing Room DJPPR
Monitor Bloomberg
IPC Dealer Boards
Dealing Room DU
Dealer DU
Investor
BI-SSSS dan BI-RTGS
SUB-REG
Persetujuan Rencana Transaksi Langsung
PLTE
Pengumuman Transaksi Langsung
Pengumuman Hasil Transaksi Langsung
1
2
3
4
5
6
7b
7c
7a
8
9
10
11
12
DMFAS
Dasar hukum: PMK No.95/PMK.08/2014
35
Infrastruktur Transaksi SUN
36
BI-ETP (BI-Electronic Trading Platform)
Salah satunya digunakan untuk lelang reguler SUN
BI-SSSS (BI-Scripless Securities Settlement System)
Digunakan untuk pelaksanaan setelmen transaksi, termasuk transaksi lelang SUN
SI-BISSSS (Sistem Informasi BI-SSSS)
Statistik data pengelolaan SUN, diantaranya jumlah kepemilikan SUN
Sistem Bank Indonesia
37
MOFIDS (MoF Dealing System)
Digunakan untuk transaksi debt switch (many to many maupun staple bonds)
Sistem Kuotasi Dealer Utama (CTP)
Digunakan untuk melakukan kuotasi harian oleh Dealer Utama
Sistem Bursa Efek Indonesia
38
DSS (Decision Support System):
DMFAS
(The Debt Management and Financial Analysis System)
Aplikasi SBN Ritel &
e-SBN
Penyedia Jasa Data dan Informasi Keuangan
Sistem Kementerian Keuangan
*
39
Dealer Utama
(PMK No. 234/PMK.08/2016 tentang Perubahan Kedua atas PMK No. 134/PMK.08/2013 tentang Dealer Utama)
40
Definisi Dealer Utama
Bank
Perusahaan Efek
Syarat & Kriteria:
Dealer Utama
*
41
Hak, Kewajiban, Evaluasi
Hak Dealer Utama: |
|
Kewajiban: |
|
Evaluasi: |
|
Evaluasi Dealer Utama
*
42
Kuotasi Dealer Utama
43
Anggota Dealer Utama
Perbankan | Perusahaan Sekuritas | ||
1. | Citibank | 16. | Bahana Sekuritas |
2. | Deutsche Bank | 17. | Danareksa Sekuritas |
3. | Bank ANZ Indonesia | 18. | Mandiri Sekuritas |
4. | Bank Central Asia | 19. | Trimegah Sekuritas Indonesia |
5. | Bank Danamon Indonesia | 20. JP Morgan Chase N.A | |
6. | Bank HSBC Indonesia | | |
7. | Bank Maybank Indonesia | | |
8. | Bank Mandiri | | |
9. | Bank Negara Indonesia | | |
10. | Bank OCBC NISP | | |
11. | Bank Panin | | |
12. | Bank Rakyat Indonesia | | |
13. | Bank Permata | | |
14. | Bank CIMB Niaga | | |
15. | Standard Chartered Bank | | |
44
Terima Kasih!