1 of 67

Bahasa Indonesia

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 5

2 of 67

BERPERAN SEBAGAI WARGA DUNIA

BAB 5

TUJUAN PEMBELAJARAN:

1.8 menjelaskan informasi dan unsur intrinsik cerita (menyimak);

4.10 menuliskan solusi penyelesaian masalah berdasarkan isi cerita (menulis);

2.10 mengidentifikasi makna kosakata, singkatan, dan akronim dalam teks (membaca);

2.11 mengidentifikasi informasi berupa fakta dan opini dalam teks dan iklan (membaca dan memirsa);

3.9 mendiskusikan dan mempresentasikan kalimat fakta dan opini dalam iklan (berbicara dan mempresentasikan);

4.11 menulis surat elektronik (menulis);

2.12 mencari informasi tentang suatu topik menggunakan kata kunci yang sesuai (membaca);

4.12 menulis teks eksplanasi dan ringkasan isi teks (menulis);

3.10 mempresentasikan teks eksplanasi (mempresentasikan).

3 of 67

A. Permasalahan dalam Cerita dan Penyelesaiannya

Ayo, ingat kembali!

  • Salah satu unsur intrinsik dalam cerita adalah alur.
  • Alur merupakan rangkaian jalannya peristiwa, mulai dari awal hingga akhir cerita.
  • Di dalam alur berisi orientasi atau pengenalan situasi cerita, konflik atau permasalahan cerita, dan resolusi atau penyelesaian konflik dalam cerita.

4 of 67

Sepanjang hari ini, Dinda, seorang siswa kelas 5 SD, terlihat sering melamun di kelas. Mila, teman sebangku Dinda, memperhatikan perilaku Dinda yang tidak seperti biasanya. Mila pun mendekati Dinda.

“Hai, mengapa wajahmu muram, Din? Kamu sedang kurang sehat, ya?” Mila mengagetkan Dinda.

Simaklah cerita berikut.

Menjual Keripik Melalui Internet

5 of 67

Eh, Mila. Tidak, kok, aku tidak apa-apa,” jawab Dinda.

Hm... kamu seperti sedang memikirkan sesuatu. Ada apa, sih?” tanya Mila.

“Sebetulnya, aku sedang sedih, Mil. Dagangan keripik buatan ibuku sedang kurang laku. Padahal, keripik buatan ibuku masih sangat enak. Dahulu, keripik itu sering cepat habis,” cerita Dinda.

Menjual Keripik Melalui Internet

6 of 67

Mila akhirnya mengetahui penyebab Dinda murung. Mila pun berusaha untuk menghibur Dinda.

“Di mana biasanya keripik buatan ibumu dipasarkan?” tanya Mila.

“Hanya di rumah dan beberapa warung di dekat rumah,” jawab Dinda.

“Coba pasarkan dagangan ibumu melalui internet!” Mila menyampaikan idenya.

Menjual Keripik Melalui Internet

7 of 67

“Internet? Memang bisa?”

“Bisa, dong! Pada zaman yang serba canggih ini, kita dapat melakukan banyak hal dengan mudah melalui internet, misalnya jual beli,” jelas Mila.

“Namun, aku gaptek. Aku tidak mengerti caranya,” kata Dinda.

“Tenang saja. Kakakku mengerti banyak mengenai internet. Dahulu, kakakku pernah menjual salah satu tasnya melalui internet. Ternyata, tasnya laku terjual,” jelas Mila. Dina pun tertarik atas ide Mila.

Menjual Keripik Melalui Internet

8 of 67

Keesokan harinya, Mila dan kakaknya yang bernama Popi bermain ke rumah Dinda. Kak Popi dengan senang hati membantu Dinda. Kak Popi meminjam telepon pintar milik ibunya Dinda. Dengan telepon pintar, Kak Popi memfoto dagangan milik ibunya Dinda. Ia lalu membuka aplikasi jual beli dari telepon pintar. Setelah itu, ia mendaftarkan pengguna akun baru atas nama Dinda. Terakhir, ia mengunggah foto barang dagangan ibunya Dinda beserta deskripsi dan harga dagangan tersebut.

Menjual Keripik Melalui Internet

9 of 67

“Selesai!” ucap Kak Popi.

“Wah, cepat sekali prosesnya,” kata Dinda dan Mila.

“Nah, nanti kamu tunggu saja. Jika ada yang berminat membeli, akan ada pemberitahuannya. Kalau sudah sepakat, pembeli akan membayar dengan mentransfer uang melalui bank. Jika pembeli sudah membayar, kamu harus segera mengirimkan keripik yang dibeli,” jelas Kak Popi kepada Dinda.

Menjual Keripik Melalui Internet

10 of 67

Dinda memahami penjelasan Kak Popi, lalu segera memberi tahu ibunya.

Ternyata, beberapa hari kemudian, keripik buatan ibunya Dinda terjual. Dinda menceritakan hal tersebut kepada Mila saat berada di sekolah. Bahkan, ada yang membeli keripik dalam jumlah banyak. “Terima kasih banyak, Mila. Berkatmu dan Kak Popi, dagangan ibuku menjadi laku kembali,” ucap Dinda.

“Sama-sama, Dinda. Senang dapat membantu,” kata Mila.

Menjual Keripik Melalui Internet

11 of 67

Pada cerita, kita dapat mengetahui bahwa permasalahan cerita adalah Dinda bersedih karena dagangan keripik ibunya tidak laku lagi. Sementara itu, penyelesaian permasalahan tersebut adalah Mila dan kakaknya membantu Dinda menjual dagangan keripik melalui aplikasi jual beli pada telepon pintar.

12 of 67

B. Makna Kata, Singkatan, dan Akronim

1. Makna Kata

Ayo, ingat kembali cara mencari makna kata-kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kamu dapat menggunakan KBBI cetak ataupun KBBI Daring.

13 of 67

  1. Tentukan kata yang ingin dicari maknanya, misalnya mengakses.
  2. Jika kata tersebut memiliki imbuhan, tentukan kata dasarnya. Kata dasar mengakses adalah akses.
  3. Carilah kata dasar tersebut dalam kamus.
  4. Carilah kata berimbuhan yang dicari di bagian turunan kata dasar tersebut.

Berikut cara mencari makna kata dalam KBBI cetak.

14 of 67

  • Singkatan merupakan hasil menyingkat atau memendekkan, berupa huruf ataupun gabungan huruf.

  • Singkatan biasanya digunakan untuk menyingkat nama orang, jabatan, sapaan, gelar, nama lembaga, dan satuan ukuran.

2. Singkatan

15 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

  1. Singkatan ditulis menggunakan huruf kapital diikuti tanda titik di setiap huruf singkatannya. Singkatan ini terdapat pada singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan atau pangkat.

16 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

Contoh:

  • R.A. Kartini = Raden Ajeng Kartini
  • Rani, S.S. = Rani, Sarjana Sastra
  • Bpk. Adi = Bapak Adi

17 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

2. Singkatan ditulis menggunakan huruf

kapital tanpa disertai titik setelahnya.

Singkatan ini terdapat pada nama

lembaga pemerintah dan

ketatanegaraan, lembaga pendidikan,

badan atau organisasi serta nama

dokumen resmi.

18 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

Contoh:

  • SMA = sekolah menengah atas
  • PMI = Palang Merah Indonesia
  • KTP = kartu tanda penduduk

19 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

3. Singkatan ditulis menggunakan

tiga huruf kecil dan diikuti tanda titik.

Penulisan singkatan yang terdiri dari

tiga huruf atau lebih harus diikuti

dengan tanda titik di belakangnya.

20 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

Contoh:

  • hlm. = halaman
  • ybs. = yang bersangkutan
  • dll. = dan lain-lain

21 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

  1. Singkatan ditulis dengan dua huruf kecil dan setiap unsurnya diikuti tanda titik. Singkatan ini lazim dipakai dalam surat-menyurat.

22 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

Contoh:

  • a.n. = atas nama
  • s.d. = sampai dengan

23 of 67

Panduan Penulisan Singkatan Menurut EYD

5. Singkatan digunakan untuk menulis

satuan ukuran.

Contoh:

  • km = kilometer
  • mg = milligram
  • ha = hektare

24 of 67

  • Akronim merupakan kependekkan dari gabungan suku kata yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata baru.

  • Akronim biasanya digunakan untuk menyingkat nama atau kumpulan huruf agar mudah diingat.

3. Akronim

25 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

  1. Akronim yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis menggunakan huruf besar tanpa diikuti tanda titik setelahnya.

26 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

Contoh:

  • SIM = surat izin mengemudi
  • HUT = hari ulang tahun
  • LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan

Indonesia

27 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

  1. Akronim nama diri ditulis menggunakan huruf kapital di awal kata apabila merupakan gabungan suku kata atau huruf dan suku kata.

28 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

Contoh:

  • Jabar = Jawa Barat
  • Dispora = Dinas Pemuda dan

Olahraga

  • Kemenkeu = Kementerian Keuangan

29 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

3. Akronim, yang bukan nama diri yang

berupa gabungan huruf awal dan

suku kata atau gabungan suku

kata, ditulis menggunakan huruf kecil.

30 of 67

Panduan Penulisan Akronim Menurut EYD

Contoh:

  • posel = pos elektronik
  • gaptek= gagap teknologi
  • pemilu= pemilihan umum
  • tilang = bukti pelanggaran lalu lintas

31 of 67

C. Kalimat Fakta dan Opini

  • Fakta merupakan sesuatu yang benar-benar ada atau nyata adanya.
  • Fakta berisi pernyataan yang sulit untuk disanggah oleh siapa pun.

32 of 67

Berikut ciri-ciri kalimat fakta.

  1. Memiliki data akurat

2. Bersifat objektif

Artinya, pernyataan tersebut bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak, khususnya oleh badan atau lembaga resmi.

Misalnya, bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian, ataupun hal lain yang memiliki kebenaran adanya.

33 of 67

Berikut ciri-ciri kalimat fakta.

3. Benar-benar terjadi

Artinya, seseorang bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri ataupun mendengar laporan beritanya dari orang yang berwenang.

34 of 67

Berikut contoh teks berisi kalimat fakta.

Istilah globalisasi berakar dari bahasa Inggris, yaitu globalize yang memiliki makna ‘universal’ atau menyeluruh. Penambahan imbuhan -ization pada kata globalization membuat maknanya menjadi ‘proses yang mendunia’.

35 of 67

Opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah keadaan yang pernah ataupun belum terjadi.

36 of 67

Berikut ciri-ciri kalimat opini.

  1. Mengandung pendapat pribadi

Artinya, pendapat tersebut belum pasti kebenarannya.

37 of 67

Berikut ciri-ciri kalimat opini.

2. Bersifat subjektif

3. Memiliki kata yang bersifat relatif

Artinya, hal-hal yang dikemukakan hanya menurut salah satu pihak sehingga tidak bisa dikatakan netral.

Misalnya, paling, lebih, agak, sangat, ataupun biasanya.

38 of 67

Berikut contoh kalimat opini.

Globalisasi memberi peluang pada setiap negara untuk bisa belajar dari negara lain sehingga proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi secara global terjadi dengan sangat cepat.

39 of 67

Teks iklan merupakan teks yang bertujuan mendorong atau membujuk khalayak untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

D. Iklan

40 of 67

  1. Informatif
  2. Komunikatif
  3. Bahasanya singkat dan padat
  4. Gambar dan tulisan menarik

Ciri-Ciri Teks Iklan

41 of 67

Ayo, mengenal

jenis-jenis iklan.

42 of 67

Jenis Iklan berdasarkan media

Iklan media cetak

Iklan media elektronik

Iklan media cetak dapat ditemukan di majalah, artikel surat kabar, brosur, atau papan baliho.

Iklan media elektronik dapat ditemukan di televisi dan di radio.

43 of 67

Jenis Iklan berdasarkan isi

1. Iklan pemberitahuan

  • Iklan ini bertujuan memberitahu khalayak mengenai suatu hal, baik itu berupa peristiwa, keadaan, atau hal lainnya.
  • Iklan jenis ini umumnya dipasang oleh perorangan atau keluarga.
  • Contoh: iklan pemberitahuan reuni akbar di surat kabar.

44 of 67

Jenis Iklan berdasarkan media

2. Iklan layanan masyarakat

  • Iklan ini bertujuan memberikan penjelasan serta ajakan kepada masyarakat.
  • Pengguna iklan ini umumnya pihak pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
  • Contoh: Iklan bijak menggunakan internet, iklan stop pemanansan global.

45 of 67

Jenis Iklan berdasarkan media

3. Iklan penawaran

  • Iklan ini bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa.
  • Iklan penawaran jasa disebut juga dengan iklan niaga.
  • Contoh: iklan penawaran jasa cuci pakaian, iklan jasa perbaikan perabot elektronik, iklan buku pelajaran.

46 of 67

Jenis Iklan berdasarkan media

4. Iklan permintaan

  • Iklan ini bertujuan mengajak masyarakat agar mau bekerja sama dengan pihak yang mengiklankan.
  • Contoh: iklan lowongan pekerjaan

47 of 67

Surat elektronik (surel) merupakan sarana kirim-mengirim surat pada media digital, seperti telepon pintar, komputer, tablet, atau laptop melalui jaringan internet.

E. Surat Elektronik

48 of 67

Dengan surat elektronik, kita bisa mengirim pesan dengan menyertakan beberapa dokumen, seperti teks, foto, atau gambar.

49 of 67

Fungsi Surat Elektronik

  1. Mengirim dan berbalas pesan dengan mudah.
  2. Mengirim pesan dengan dapat melampirkan teks, gambar, audio, dan video.
  3. Memenuhi salah satu syarat pendaftaran di segala website.
  4. Sebagai identitas pemilik.
  5. Sebagai media komunikasi secara tertulis yang murah, mudah, dan cepat.

50 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

  1. Bukalah website mail pada komputermu.

Pastikan komputermu terhubung dengan jaringan internet.

51 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

2. Klik tombol Tulis pada bagian kiri atas website mail.

52 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

3. Tulislah alamat surat elektronik penerima di kolom Penerima.

53 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

4. Tambahkan Subjek.

Subjek berisi keterangan surat elektronik atau topik yang akan dibicarakan dengan penerima.

54 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

5. Tulislah pesan yang akan dikirim.

Kamu dapat melampirkan teks, gambar, audio, dan video.

55 of 67

Langkah Menulis Surat Elektronik

6. Klik tombol Kirim pada bagian bawah layar website mail.

56 of 67

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan.

F. Teks Eksplanasi

57 of 67

Akan tetapi, berbeda dengan teks pada umumnya, teks eksplanasi memiliki urutan penyajian tersendiri.

F. Teks Eksplanasi

58 of 67

Struktur Teks Eksplanasi

  • Pernyataan umum dalam teks eksplanasi berisi pernyataan umum tentang hal yang dibahas.
  • Pernyataan umum bisa disajikan dalam satu paragraf.
  1. Pernyataan Umum

59 of 67

  • Deretan penjelas adalah sederet informasi yang berisi penjelasan tentang hal yang dibahas.
  • Deretan penjelas bisa berupa informasi yang lebih mendetail dan mendukung pernyataan umum.
  • Deretan penjelas dalam teks eksplanasi bisa berjumlah lebih dari satu paragraf.

2. Deretan Penjelas

Struktur Teks Eksplanasi

60 of 67

Simpulan merupakan hasil akhir dari pembahasan yang ada pada pernyataan umum dan deretan penjelas.

3. Simpulan

Struktur Teks Eksplanasi

61 of 67

Meringkas isi teks artinya menyajikan kembali isi teks dengan bentuk yang lebih pendek atau ringkas sesuai dengan aslinya.

62 of 67

Berikut cara meringkas isi teks eksplanasi.

  1. Cermatilah teks yang dibaca atau didengar.
  2. Identifikasilah ide pokok pada setiap struktur teks eksplanasi, mulai dari pernyataan umum, deretan penjelas, dan simpulan.
  3. Buatlah kerangka teks dari setiap ide pokok tersebut.
  4. Rangkailah menjadi sebuah paragraf baru sesuai susunan teks.
  5. Periksalah tanda baca dan ejaan sesuai Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

63 of 67

Informasi juga kamu perlukan untuk menulis teks eksplanasi. Sebelum menulis, mari lakukan langkah-langkah berikut.

64 of 67

  1. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang topik yang ingin dikembangkan.
  2. Buatlah kerangka tulisan mulai dari pernyataan umum, deretan penjelas, dan simpulan.
  3. Tentukan ide pokok dan ide pendukung.
  4. Rangkailah menjadi sebuah paragraf baru sesuai susunan teks.
  5. Periksalah tanda baca dan ejaan sesuai EYD.

65 of 67

Informasi dapat kamu cari melalui internet. Caranya:

  1. Tentukan kata kunci sesuai dengan informasi yang ingin diketahui.

66 of 67

  1. Ketiklah kata kunci pada mensin pencari, lalu klik enter. Mintalah bimbingan guru atau orang tuamu saat mengakses internet.

67 of 67

  1. Mesin pencari akan menampilkan daftar situs web yang memuat informasi sesuai kata kunci tersebut. Pilihlah situs web yang resmi.