AI Assistant untuk Optimasi Kinerja Baterai EV
Solusi Cerdas untuk Kesehatan dan Performa Motor Listrik
Universitas Indonesia • Teknik Mesin • 2025
DAIS Framework
Oktafianus Tage
2506669296
Langkah DAIS | Hubungan dengan optimasi kinerja baterai motor listrik |
Deep Awareness of I | Menyadarkan pengembang bahwa sistem diarahkan untuk keberlanjutan dan keselamatan pengguna. |
Intention | Menetapkan niat mengoptimalkan umur dan efisiensi baterai dengan rekomendasi cerdas. |
Initial Thinking | Menganalisis degradasi, SOC/SOH, pola charging, serta keterbatasan data. |
Idealization | Merancang kondisi ideal: prediksi SOH akurat dan rekomendasi optimal. |
Instruction-Set | Menyusun prosedur data–model–rekomendasi–evaluasi terstruktur. |
DAIS Framework
Tujuan Penelitian
Variabel Kunci Optimasi Baterai
Variabel Listrik
Variabel Termal
Variabel Operasional
Cara Mengukur State of Health (SOH)
Formula Dasar
SOH = (Kapasitas Aktual / Kapasitas Nominal) × 100%
Metode Pengukuran
Proses Reaktivasi Sel Baterai
Arsitektur AI Asisten Optimasi Baterai
Input Data
Proses AI
Output Rekomendasi
Alur Kerja AI Asisten
Implementasi Frontend - User Interface
Skenario Penggunaan Asisten
Bengkel / Mekanik
Tanya "Baterai motor ini SOH berapa?", asisten baca BMS, hitung SOH, beri diagnosis dan saran reaktivasi atau ganti sel
Pengguna Motor Listrik
Monitor dashboard, terima alert kalau suhu >40°C atau SOH <80%, asisten kasih tips pengisian optimal
Service Center
Panduan langkah demi langkah pembongkaran, cell balancing, reaktivasi, dengan parameter optimal dan safety
R&D / Peneliti
Akses data historis baterai, analisis tren degradasi, validasi model optimasi dengan dataset real
Metode Numerik
AI Asisten Baterai
Dari Pertanyaan hingga Jawaban Optimal
Kasus: Pertanyaan Arus Charging Optimal
Pertanyaan Pengguna:
"Berapa besar arus yang optimal untuk pengecasan baterai motor listrik saya?"
Data Baterai (dari sensor):
I_dasar = C_norm × C_n
I_dasar = 0,5 × 30 = 15 A
Langkah 1: Backend Hitung C-rate Dasar
Tentukan C-rate aman untuk charging harian (misal 0,5C):
Substitusi nilai:
Ini adalah arus ideal tanpa mempertimbangkan kondisi suhu dan SOH saat ini.
I_aman = C_corr × C_n = 0,3 × 30 = 9 A
Langkah 2: Koreksi Suhu & SOH
Karena suhu > 40°C, turunkan C-rate ke 0,3C (lebih aman):
Rule-based koreksi:
Hasil akhir: arus optimal 8–10 A (0,25–0,35C)
Langkah 3: Susun Ringkasan Numerik
Backend membuat rangkuman yang akan diberikan ke LLM:
Kapasitas: 30 Ah
SOH: 82% (cukup baik)
Suhu: 41°C (di atas normal)
Hasil perhitungan:
→ Arus optimal: 8–10 A (0,25–0,35C)
→ Hindari > 15 A pada suhu ini
Ringkasan ini adalah FAKTA NUMERIK yang harus dipertahankan LLM.
x_t = E[w_t] ∈ ℝ^d
Langkah 4: Tokenisasi & Embedding
Backend menyusun prompt lengkap untuk LLM:
"Kamu adalah asisten baterai. Data: C=30Ah, SOH=82%, T=41°C.
Arus optimal dihitung: 8–10 A. Jangan ubah angka ini.
Pertanyaan: 'Berapa arus optimal charging?'
Jelaskan singkat dan aman."
Teks di-tokenisasi:
["Kamu", "adalah", "asisten", ..., "8", "–", "10", "A", ...]
Tiap token diubah ke vektor embedding berdimensi d:
Langkah 5: Self-Attention (1/2)
Model menghitung Query, Key, Value untuk setiap posisi:
Q_t = W_Q x_t
K_i = W_K x_i
V_i = W_V x_i
W_Q, W_K, W_V adalah matriks bobot yang sudah dilatih.
Operasi ini memungkinkan model memahami hubungan antar token. Misalnya, token "arus" dan "optimal" akan saling mempengaruhi melalui attention.
α_t,i = softmax_i(Q_t^⊤ K_i / √d_k)
h_t = Σ_i α_t,i V_i
Langkah 6: Bobot Perhatian (Softmax)
Dihitung bobot perhatian antar token:
Representasi baru kombinasi terbobot:
Softmax mengubah skor jadi probabilitas (0–1). Vektor h_t adalah hasil perpaduan informasi dari semua posisi dalam teks yang relevan untuk posisi t.
u = W_o z_T + b_o
P(w | input) = e^(u_w) / Σ_j e^(u_j)
Langkah 7: Softmax Output & Sampling Kata
Setelah beberapa layer Transformer, model menghitung skor:
Diubah ke probabilitas dengan softmax untuk setiap kata dalam kosakata:
Model memilih kata dengan probabilitas tertinggi. Misalnya, "Untuk" (prob=75%), "Berdasarkan" (prob=20%), dll.
Langkah 8: Iterasi Menghasilkan Jawaban
Iterasi 1: Input = prompt + data baterai
→ Prediksi kata 1: "Untuk" (prob=75%)
Iterasi 2: Input = prompt + "Untuk"
→ Prediksi kata 2: "kondisi" (prob=68%)
Iterasi 3+: Proses berlanjut...
→ kata 3: "baterai" | kata 4: "Anda" | kata 5: "saat" ... (hingga model output ".")
Jawaban akhir: "Untuk kondisi baterai Anda saat ini, arus pengisian yang optimal sekitar 8–10 A..."
Alur Lengkap: Numerik → Jawaban
1. Ambil data baterai (C_n, SOH, T, SOC)
↓
2. Hitung C-rate dasar & koreksi (0,5C → 0,3C) → Arus aman = 8–10 A
↓
3. Susun prompt (ringkasan numerik + pertanyaan)
↓
4. Tokenisasi & Embedding (teks → vektor)
↓
5. Transformer: Self-attention + Softmax (iterasi per kata)
↓
6. Output Jawaban "Arus optimal 8–10 A untuk kondisi Anda..."
Metode Numerik yang Digunakan
1. Aljabar Linear: Perkalian matriks-vektor (W·x), transpos
Untuk transformasi embedding, Query/Key/Value, dan output projection
2. Kalkulus Numerik: Fungsi eksponensial, softmax, normalisasi
Untuk bobot perhatian dan distribusi probabilitas
3. Probabilitas: Softmax, sampling multinomial
Untuk memilih kata berikutnya dari distribusi probabilitas
Operasi Numerik Detail
Kesimpulan
AI asisten menggabungkan metode numerik (perhitungan C-rate, koreksi) dengan Transformer (embedding, self-attention, softmax) untuk mengubah pertanyaan menjadi jawaban yang relevan dan aman.
Setiap langkah adalah operasi matematika terstruktur pada vektor dan matriks.
Terima Kasih!
contact@example.com • Universitas Indonesia