1 of 24

SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN DAN HEWAN

BAB

2

Sumber : warnu.edu

2 of 24

PETA KONSEP

3 of 24

Setiap jenis makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk berkembang biak (reproduksi). Kemampuan untuk bereproduksi ini bertujuan menjamin kelangsungan hidup dan kelestarian jenisnya.

Sistem reproduksi makhluk hidup berbeda-beda. Demikian pula, cara reproduksi makhluk hidup berbeda.

SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN DAN HEWAN

4 of 24

Tumbuhan ada yang dapat melakukan reproduksi secara vegetatif (aseksual), generatif (seksual), atau keduanya.

SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN

Reproduksi vegetatif

    • Cara reproduksi tanpa didahului oleh peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Reproduksi generatif

    • Cara reproduksi yang didahului oleh peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina.

5 of 24

REPRODUKSI VEGETATIF PADA TUMBUHAN

Vegetatif

Rizoma

Jahe, kunyit, temulawak, dan kencur.

Umbi lapis

Bawang merah, bawang putih, dan bakung

Umbi batang

Kentang dan ubi jalar

Umbi akar

Singkong, bengkuang, dan dahlia

Tunas

Pisang dan tebu

Tunas adventif

Cocor bebek, cemara, sukun, dan kesemek.

Stolon (geragih)

Arbei, stroberi, pegagan, dan rumput teki

Pembentukan spora

lumut dan paku

6 of 24

7 of 24

  • Reproduksi generatif (seksual) pada tumbuhan tingkat tinggi contohnya terjadi pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
  • Tumbuhan berbiji tertutup memiliki bunga. Bunga merupakan alat reproduksi generatif.

REPRODUKSI GENERATIF PADA TUMBUHAN BERBIJI

  • Alat kelamin jantan terdiri atas sejumlah benang sari ( stamen).
  • Alat kelamin betina ( putik) tersusun atas bakal buah ( ovarium), tangkai putik ( stilus), dan kepala putik (stigma).

8 of 24

  • Di dalam ruang sari, terdapat sel induk mikrospora diploid.
  • Sel induk mikrospora membelah secara meiosis dan menghasilkan empat sel mikrospora haploid.

PEMBENTUKAN SEL KELAMIN JANTAN DAN BETINA

9 of 24

  • Bakal buah merupakan tempat terdapatnya bakal biji.
  • Bakal buah terletak di dasar bunga (reseptakel) dan bentuknya menggelembung.
  • Di dalam bakal biji, terdapat sel telur yang merupakan gamet betina.
  • Di dalam bakal biji, terdapat sel induk megaspora (betina) diploid.
  • Sel induk megaspora bermeiosis menghasilkan empat sel haploid

10 of 24

Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu

  1. penyerbukan sendiri (autogami)
  2. penyerbukan tetangga (geitonogami)
  3. penyerbukan silang (alogami)

PENYERBUKAN PADA TUMBUHAN BERBIJI

11 of 24

  • Pembuahan merupakan proses peleburan antara inti sel kelamin jantan dan betina
  • Pada tumbuhan berbiji tertutup terjadi dua kali pembuahan sehingga disebut pembuahan ganda

PEMBUAHAN PADA TUMBUHAN BERBIJI

12 of 24

Struktur biji

Embrio dikelilingi oleh kotiledon dan endosperma yang merupakan persediaan makanan.

Embrio dan persediaan makanannya terbungkus oleh selaput biji.

Setelah terjadi pembuahan, bakal biji akan berkembang menjadi biji dan bakal buah berkembang menjadi buah.

PERKEMBANGAN BIJI

13 of 24

PERKECAMBAHAN BIJI

  • Perkecambahan biji bergantung pada proses imbibisi.
  • Imbibisi merupakan penyerapan air oleh biji sehingga biji mengembang, memecahkan kulit biji, dan memicu perubahan metabolik pada embrio yang menyebabkan biji tersebut tumbuh.

Gambar 2.12 Tipe perkecambahan pada dikotil: (a) epigeal dan (b) hipogeal; serta pada (c) monokotil

14 of 24

METAGENESIS

  • Siklus hidup tumbuhan memperlihatkan suatu pergiliran keturunan (metagenesis).
  • Pergiliran keturunan meliputi fase gametofit dan gametofit.
  • Fase gametofit atau fase generatif merupakan tahap menghasilkan gamet haploid.
  • Fase sporofit atau fase vegetatif merupakan tahap menghasilkan spora. Gametofit menghasilkan gamet haploid yang akan menyatu membentuk zigot.

15 of 24

Metagenesis tumbuhan lumut (Bryophyta)

Metagenesis tumbuhan paku (Pteridophyta)

16 of 24

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan

Perkembangan Tumbuhan

Faktor internal

Gen

Hormon

Faktor Eksternal

Air dan mineral

Suhu

Kelembapan

Cahaya

17 of 24

  • Fragmentasi
  • Pembentukan tunas
  • Partenogenesis

Reproduksi Vegetatif pada Hewan

REPRODUKSI PADA HEWAN

18 of 24

  • alat reproduksi seksual hewan terdiri atas alat
  • kelamin jantan dan betina. Alat kelamin jantan disebut testis yang
  • menghasilkan sel kelamin jantan (sperma). Alat kelamin betina disebut
  • ovarium yang menghasilkan sel telur (ovum).

Reproduksi Generatif pada Hewan

19 of 24

PEMBENTUKAN SEL KELAMIN JANTAN DAN BETINA

Proses pembentukan sel kelamin atau gamet disebut gametogenesis.

Gametogenesis pada hewan dibedakan menjadi pembentukan sel kelamin jantan

(spermatogenesis) dan pembentukan sel kelamin betina (oogenesis).

20 of 24

PEMBUAHAN PADA HEWAN

  • Pembuahan merupakan proses peleburan antara inti sperma dan sel telur.
  • Pembuahan pada hewan-hewan ini terjadi di luar tubuh induk betina sehingga disebut pembuahan eksternal.
  • Induk betina melepaskan sel-sel telur yang sangat banyak ke dalam air.
  • Induk jantan mengeluarkan sel-sel spermanya ke lokasi sel-sel telur berada sehingga terjadi pembuahan.
  • Sebaliknya, pada hewan yang bukan organisme akuatik, terjadi pembuahan internal.
  • Pembuahan internal terjadi di dalam tubuh induk betina.

21 of 24

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HEWAN

Perkembangan

    • Perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan yang ditandai dengan terspesialisasinya selsel menjadi struktur dan fungsi tertentu.

    • Perkembangan menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada tubuh dan bersifat kualitatif.

Pertumbuhan

    • Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran dan jumlah sel yang mengakibatkan bertambah besarnya ukuran tubuh makhluk hidup.

    • Pertumbuhan bersifat irreversible sehingga makhluk hidup yang tumbuh tidak dapat kembali ke ukuran semula.

22 of 24

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa yang disebut metamorfosis.

Metamorfosis dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

23 of 24

  • Salah satu ciri penting dari reproduksi seksual adalah keturunan yang dihasilkan tidak identik secara genetik dengan induknya.
  • Reproduksi seksual dapat meningkatkan variasi genetik dalam suatu spesies.
  • Sifat-sifat yang diturunkan dari induk terdapat pada sebuah bagian sel yang bernama kromosom.
  • Kromosom mengandung bahan genetik yang menentukan sifat-sifat yang dapat diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

KROMOSOM DAN PEMBELAHAN SEL

24 of 24

PEMBELAHAN SEL

Meiosis

    • Meiosis merupakan pembelahan sel menjadi empat sel baru dengan sel anak memiliki jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel induknya.

    • Pembelahan meiosis terjadi ketika organisme membentuk sel kelamin (gamet).

Mitosis

    • Mitosis merupakan pembelahan sel menjadi dua sel baru dengan jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom sel induknya.

    • Pertumbuhan organisme dari kecil sampai menjadi besar disebabkan adanya pembelahan sel-sel tubuh secara mitosis.