1 of 10

Apa itu Stopper ERP Odoo

Stopper” adalah segala kondisi yang menghambat progress project sehingga:

  • Task atau milestone tidak bisa dilanjutkan
  • Tim tidak bisa melakukan testing / konfigurasi, atau
  • Go-live jadi tertunda.

Bedanya dengan issue biasa:

  • Issue/Improvement → masih bisa lanjut walau ada kendala. - selalu ada
  • Stopper → tidak bisa lanjut sampai kendalanya diselesaikan.

2 of 10

PERSPEKTIF

Apa yang Anda lihat di foto ini?

Umur berapa ?

Kalau Anda, akan memberikan barang kepada dia, barang apa yang cocok?

3 of 10

Jenis-Jenis Stopper Umum dalam Implementasi Odoo

A. Stopper dari Sisi Client

No

Kategori

Contoh Masalah

Dampak

1

Data

Master data belum lengkap (produk, akun, partner, saldo awal, inventory)

Modul tidak bisa dites / go-live tertunda

2

Proses Bisnis Belum Final

Prosedur approval, workflow, atau skema transaksi belum disepakati

Konfigurasi tidak bisa dilanjut

3

Akses & Infrastruktur

Server belum tersedia, domain belum aktif, atau user belum dibuat

Developer/consultant tidak bisa masuk ke sistem

4

Keterlambatan Feedback/UAT

Client lambat menguji fitur atau tidak memberi hasil UAT

Tidak bisa closing phase

5

Kekurangan PIC

PIC resign / sibuk sehingga tidak ada pengambil keputusan

Progres keputusan berhenti

6

Permintaan Perubahan (CR) Tanpa Persetujuan

Client minta tambahan fitur tapi tidak mau ubah timeline / biaya

Menunda development & testing

4 of 10

Jenis-Jenis Stopper Umum dalam Implementasi Odoo

B. Stopper dari Sisi Tim Implementor

No

Kategori

Contoh Masalah

Dampak

1

Bug Teknis Berat

Error sistem yang menghalangi testing (mis. workflow gagal, posting jurnal error)

UAT tertunda

2

Konflik Versi Odoo / Modul Add-on

Add-on tidak kompatibel antar versi

Deployment gagal

3

Keterbatasan Resource

Developer / konsultan overload

Timeline mundur

4

Dokumentasi Tidak Lengkap

Tidak ada definisi proses yang jelas

Salah konfigurasi/miskomunikasi

5

Ketergantungan Modul Lain

Modul A tidak bisa lanjut sebelum Modul B selesai

Chain stopper antar modul

5 of 10

Jenis-Jenis Stopper Umum dalam Implementasi Odoo

C. Stopper dari Sisi Teknis (Server, Data, System)

No

Kategori

Contoh Masalah

Dampak

1

Server Down / Lambat

Sistem tidak bisa diakses

Semua aktivitas terhenti

2

Backup / Restore Gagal

Migrasi data tidak bisa dilakukan

Resiko kehilangan data

3

Integrasi Gagal

API error

Proses transaksi terganggu

4

File Import Error

Format CSV/Excel salah, kolom mismatch

Data gagal masuk

5

Akses VPN / IP Restriction

Tidak bisa login karena firewall atau IP belum di-whitelist

Tim tidak bisa bekerja

6 of 10

Jenis-Jenis Stopper Umum dalam Implementasi Odoo

D. Stopper dari Sisi Manajerial / Keputusan

No

Kategori

Contoh Masalah

Dampak

1

Keputusan Bisnis Belum Final

Contoh: skema COGS mau pakai standard cost atau FIFO belum dipilih

Modul Accounting tidak bisa lanjut

2

Belum Ada Approval dari Manajemen

Scope CR / perubahan konfigurasi belum disetujui

Tim tidak bisa deploy

3

Anggaran Belum Disetujui

Pembayaran termin / add-on belum di-approve

Resource tertahan

4

Prioritas Project Menurun

Client fokus ke hal lain

Aktivitas berhenti tanpa jadwal pasti

7 of 10

Cara Mengidentifikasi Stopper

Saat kamu memimpin meeting harian / checkpoint, tanyakan:

  1. Apakah ada task yang tidak bisa lanjut karena menunggu sesuatu?
  2. Apakah penyebabnya dari client, internal, atau teknis?
  3. Apakah sudah ada PIC & due date untuk penyelesaiannya?

Kalau “ya” untuk poin pertama dan belum ada solusi konkrit, itu stopper.

8 of 10

Cara Menyampaikan Stopper ke Client

Agar tetap sopan dan solutif:

“Saat ini progress tertahan karena [penyebab]. Kami klasifikasikan ini sebagai stopper karena [dampaknya]. Mohon bantuannya agar bisa diselesaikan sebelum [tanggal]. Setelah itu kami bisa lanjut ke [tahapan berikutnya].”

9 of 10

Format Ringkas Stopper Log (bisa dipakai di Excel / Odoo Task)

No

Modul

Deskripsi Stopper

PIC

Arah Solusi

Target Selesai

Status

1

Accounting

Beginning Balance belum diberikan

Client

Kirim template balance

1 Nov 2025

Open

2

Inventory

Stock Valuation tidak cocok

Implementor

Analisa ulang layer valuation

3 Nov 2025

In Progress

10 of 10

Kesimpulan

Stopper = kondisi yang menghentikan alur kerja project.

Yang paling sering terjadi:

  • Data belum lengkap
  • Keputusan belum final
  • Bug sistem berat
  • Infrastruktur belum siap

Tugas Project Lead:

  • Identifikasi cepat
  • Eskalasi dengan sopan
  • Catat di Stopper Log
  • Pantau sampai Close