PERAN PERPUSTAKAAN
DALAM PROSES PEMBELAJARAN
DINAS PENDIDIKAN
DAN KEBUDAYAAN PROVINSI GORONTALO
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Gorontalo
Selayang Pandang Menganalisis kondisi pendidikan di Provinsi Gorontalo berdasarkan data Rapor Pendidikan tahun 2025 dan mengidentifikasi area prioritas untuk peningkatan
RINGKASAN KONDISI
DALAM RAPORT PENDIDIKAN
PROVINSI GORONTALO TAHUN 2025
62,77 (TUNTAS MUDA)
Kemampuan Literasi (SD SLB)
Indeks SPM
Peningkatan Tertinggi
Iklim Kebinekaan (SMA Umum)
Capaian Terbaik:
Kemampuan Numerasi (SMA Umum)
Capaian Terendah
Pemanfaatan Data: Data ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pendidikan dan referensi dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2025
INDIKATOR KINERJA PRIORITAS:
KEMAMPUAN LITERASI & NUMERASI
Definisi Kemampuan Literasi: Kemampuan peserta didik dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah.
Definisi Kemampuan Numerasi: Kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari
SMK Umum Negeri & Swasta:
44,86%
SMA Umum Negeri & Swasta:
37,71%
PROGRAM PRIORITAS KEMENDIKDASMEN UNTUK DUKUNGAN DAERAH
REKOMENDASI DAN LANGKAH SELANJUTNYA
Pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan data capaian dan rekomendasi target sebagai acuan dalam perencanaan dan penganggaran pendidikan di daerah
Pemanfaatan Data Rapor Pendidikan:
Fokus pada Akar Masalah:
Identifikasi dan tindak lanjuti indikator akar masalah yang berasal dari Rapor Pendidikan untuk perbaikan yang terarah
Sinergi Perencanaan:
Menyelaraskan perencanaan pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan secara keseluruhan di Indonesia
Prioritas Tindakan:
Memberikan perhatian khusus pada capaian indikator yang menunjukkan penurunan atau berada dalam kategori rendah, seperti Kemampuan Numerasi (SMA Umum), Kualitas Pembelajaran (SMK), serta beberapa Angka Partisipasi Sekolah yang rendah.
Terdapat hubungan signifikan antara eksistensi perpustakaan dengan hasil belajar siswa
EPICSLIDE Presentation Template
7
EPICSLIDE
b
C
c
Proses pembelajaran adalah kegiatan mencari, memahami, mengaplikasi dan merefleksikan pengetahuan
Perpustakaan menjadi pusat pembelajaran aktif yang mendukung semua tahap belajar
Pengertian
Peran perpustakaan dalam pembelajaran
Ciri Perpustakaan sebagai Pusat Pembelajaran
Menyediakan buku cetak, e-book, jurnal, media digital, dan koleksi lokal.
2. Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif.
3. Fasilitator Literasi & Keterampilan
Pustakawan aktif mendampingi siswa mencari, memilah, dan menggunakan informasi.
4. Perpustakaan sebagai labolatorium Ide & Proyek
Mendukung pembelajaran berbasis proyek
(STEAM, riset lokal, eksperimen kecil).
5. Perpustakaan sebagai pusat Refleksi & Karakter
Mendorong siswa menulis jurnal, berdiskusi, dan mengembangkan sikap disiplin serta tanggung jawab.
6. Wadah Kolaborasi
Memfasilitasi kerja kelompok antara siswa maupun kolaborasi guru–siswa.
7. perpustakaan menyediakan koleksi berbasis Budaya & Konteks Lokal Menyediakan koleksi yang memperkuat identitas, sejarah, dan tradisi daerah.
03
04
05
06
01
Minat Baca dan Motivasi Belajar�Tantangan terbesar adalah rendahnya minat baca siswa. Perpustakaan sering dianggap hanya sebagai tempat meminjam buku, bukan ruang pembelajaran aktif dan kreatif.
.
Kualifikasi dan Kompetensi Pustakawan serta rasio kebutuhan
Penyiapan Tenaga Administrasi Sekolah
.
02
b
G
d
i
d
l
Kendala dan tantangan
Eksistensi Perpustakaan sebagai inspirasi pembelajaran
Sed maximus aliquam dolor.
Akses dan Literasi Informasi�Banyak peserta didik masih kesulitan menemukan, memilih, dan memanfaatkan informasi secara tepat, karena keterbatasan kemampuan literasi digital maupun literasi baca.
Keterbatasan Koleksi dan Sumber Belajar�Koleksi buku, jurnal, maupun sumber digital di perpustakaan seringkali belum memadai atau kurang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan perkembangan zaman.
Tidak semua perpustakaan memiliki fasilitas teknologi modern (komputer, internet cepat, database online).
Bahkan jika tersedia, belum tentu siswa maupun guru terbiasa menggunakannya.
Peran Pustakawan dalam Pembelajaran�Pustakawan masih sering diposisikan hanya sebagai pengelola koleksi, padahal seharusnya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pendamping riset, dan penggerak literasi.
b
C
c
EPICSLIDE Presentation Template
EPICSLIDE
17
Nam eget lorem id ligula elementum efficitur. Etiam auctor
8 OPTIONS
Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif
Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar
.
Kolaborasi Guru, Pustakawan, dan Siswa
03
06
02
05
04
01
07
08
10 komitmen mewujudkan
perpustakaan sebagai pusat pembelajaran
Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar.
Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif
Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
Program Literasi Terstruktur
Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca
bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.
2.
Program Literasi Terstruktur
Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca
bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel. presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
.
Monitoring dan Evaluasi Berkala
Catat jumlah peminjaman buku, kehadiran di kegiatan perpustakaan, dan hasil proyek literasi.
Gunakan evaluasi untuk menyesuaikan program dan meningkatkan partisipasi siswa.
b
C
c
EPICSLIDE Presentation Template
EPICSLIDE
18
Nam eget lorem id ligula elementum efficitur. Etiam auctor
8 OPTIONS
.
10
09
10 komitmen mewujudkan
perpustakaan sebagai pusat pembelajaran
Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar.
Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif
Ruang Belajar Nyaman & Inklusif
Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
Program Literasi Terstruktur
Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca
bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.
. Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas
Lakukan workshop bagi guru dan pustakawan tentang literasi digital, pemanfaatan perpustakaan dalam pembelajaran, dan manajemen koleksi.
Pelatihan meningkatkan kualitas pendampingan terhadap siswa.
Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
.
. Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel
presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama
informasi.
b
C
c
EPICSLIDE Presentation Template
EPICSLIDE
19
Perpustaakan impian
TERIMA KASIH
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Gorontalo