1 of 21

PERAN PERPUSTAKAAN

DALAM PROSES PEMBELAJARAN

DINAS PENDIDIKAN

DAN KEBUDAYAAN PROVINSI GORONTALO

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Provinsi Gorontalo

2 of 21

Selayang Pandang Menganalisis kondisi pendidikan di Provinsi Gorontalo berdasarkan data Rapor Pendidikan tahun 2025 dan mengidentifikasi area prioritas untuk peningkatan

3 of 21

RINGKASAN KONDISI

DALAM RAPORT PENDIDIKAN

PROVINSI GORONTALO TAHUN 2025

62,77 (TUNTAS MUDA)

Kemampuan Literasi (SD SLB)

Indeks SPM

Peningkatan Tertinggi

Iklim Kebinekaan (SMA Umum)

Capaian Terbaik:

Kemampuan Numerasi (SMA Umum)

Capaian Terendah

Pemanfaatan Data: Data ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pendidikan dan referensi dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2025

4 of 21

INDIKATOR KINERJA PRIORITAS:

KEMAMPUAN LITERASI & NUMERASI

Definisi Kemampuan Literasi: Kemampuan peserta didik dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah.

Definisi Kemampuan Numerasi: Kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari

SMK Umum Negeri & Swasta:

    • Literasi: 55,14% (naik 0,03% dari 2024), Kategori: Sedang.
    • Numerasi: 52,72% (turun 0,23% dari 2024), Kategori: Sedang.
    • Capaian SMK Umum Swasta (60,28%) lebih tinggi dari Negeri (53,28%) dan mengalami peningkatan signifikan (naik 1,96%).

44,86%

SMA Umum Negeri & Swasta:

    • Literasi: 62,29% (naik 0,12% dari 2024), Kategori: Sedang.
    • Capaian SMA Umum Swasta (72,43%) lebih tinggi dari Negeri (61,45%) dan mengalami peningkatan signifikan (naik 18,15%).
    • Numerasi: 58,64% (turun 0,07% dari 2024), Kategori: Sedang.
    • Capaian SMA Umum Negeri (58,21%) mengalami penurunan

37,71%

5 of 21

PROGRAM PRIORITAS KEMENDIKDASMEN UNTUK DUKUNGAN DAERAH

    • Upaya Kemendikdasmen: Mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan "Pendidikan Bermutu untuk Semua" melalui program prioritas.
    • Program Prioritas Utama:
    • Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
    • Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.
    • Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan.
    • Digitalisasi Sekolah.
    • Mendalam (Deep Learning).
    • Sekolah Model Transformatif.
    • Penguatan Bimbingan Konseling di Sekolah.
    • Wajib Belajar 13 Tahun.
    • Ketercukupan dan Kelayakan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
    • Panduan Perencanaan: Seluruh program prioritas ini telah diterjemahkan ke dalam pemetaan subkegiatan yang dilengkapi dengan definisi operasional sebagai pedoman bagi pemerintah daerah

6 of 21

REKOMENDASI DAN LANGKAH SELANJUTNYA

Pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan data capaian dan rekomendasi target sebagai acuan dalam perencanaan dan penganggaran pendidikan di daerah

Pemanfaatan Data Rapor Pendidikan:

Fokus pada Akar Masalah:

Identifikasi dan tindak lanjuti indikator akar masalah yang berasal dari Rapor Pendidikan untuk perbaikan yang terarah

Sinergi Perencanaan:

Menyelaraskan perencanaan pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan secara keseluruhan di Indonesia

Prioritas Tindakan:

Memberikan perhatian khusus pada capaian indikator yang menunjukkan penurunan atau berada dalam kategori rendah, seperti Kemampuan Numerasi (SMA Umum), Kualitas Pembelajaran (SMK), serta beberapa Angka Partisipasi Sekolah yang rendah.

7 of 21

Terdapat hubungan signifikan antara eksistensi perpustakaan dengan hasil belajar siswa

EPICSLIDE Presentation Template

7

EPICSLIDE

b

C

c

8 of 21

Proses pembelajaran adalah kegiatan mencari, memahami, mengaplikasi dan merefleksikan pengetahuan

Perpustakaan menjadi pusat pembelajaran aktif yang mendukung semua tahap belajar

Pengertian

9 of 21

    • Siswa menemukan, mengolah dan menganalisis insformasi
    • siswa untuk mengatur sendiri proses belajar, seperti memilih topik, mencari sumber, dan mengatur waktu.
    • Memfasilitasi kerja kelompok, diskusi, dan presentasi yang mendukung pembelajaran kooperatif.

Peran perpustakaan dalam pembelajaran

10 of 21

Ciri Perpustakaan sebagai Pusat Pembelajaran

    • Sumber Pengetahuan Lengkap

Menyediakan buku cetak, e-book, jurnal, media digital, dan koleksi lokal.

11 of 21

2. Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif.

12 of 21

3. Fasilitator Literasi & Keterampilan

Pustakawan aktif mendampingi siswa mencari, memilah, dan menggunakan informasi.

13 of 21

4. Perpustakaan sebagai labolatorium Ide & Proyek

Mendukung pembelajaran berbasis proyek

(STEAM, riset lokal, eksperimen kecil).

14 of 21

5. Perpustakaan sebagai pusat Refleksi & Karakter

Mendorong siswa menulis jurnal, berdiskusi, dan mengembangkan sikap disiplin serta tanggung jawab.

15 of 21

6. Wadah Kolaborasi

Memfasilitasi kerja kelompok antara siswa maupun kolaborasi guru–siswa.

16 of 21

7. perpustakaan menyediakan koleksi berbasis Budaya & Konteks Lokal Menyediakan koleksi yang memperkuat identitas, sejarah, dan tradisi daerah.

17 of 21

03

04

05

06

01

Minat Baca dan Motivasi Belajar�Tantangan terbesar adalah rendahnya minat baca siswa. Perpustakaan sering dianggap hanya sebagai tempat meminjam buku, bukan ruang pembelajaran aktif dan kreatif.

.

Kualifikasi dan Kompetensi Pustakawan serta rasio kebutuhan

Penyiapan Tenaga Administrasi Sekolah

.

02

b

G

d

i

d

l

Kendala dan tantangan

Eksistensi Perpustakaan sebagai inspirasi pembelajaran

Sed maximus aliquam dolor.

Akses dan Literasi Informasi�Banyak peserta didik masih kesulitan menemukan, memilih, dan memanfaatkan informasi secara tepat, karena keterbatasan kemampuan literasi digital maupun literasi baca.

Keterbatasan Koleksi dan Sumber Belajar�Koleksi buku, jurnal, maupun sumber digital di perpustakaan seringkali belum memadai atau kurang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan perkembangan zaman.

Tidak semua perpustakaan memiliki fasilitas teknologi modern (komputer, internet cepat, database online).

Bahkan jika tersedia, belum tentu siswa maupun guru terbiasa menggunakannya.

Peran Pustakawan dalam Pembelajaran�Pustakawan masih sering diposisikan hanya sebagai pengelola koleksi, padahal seharusnya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pendamping riset, dan penggerak literasi.

b

C

c

EPICSLIDE Presentation Template

EPICSLIDE

17

18 of 21

Nam eget lorem id ligula elementum efficitur. Etiam auctor

8 OPTIONS

Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif

Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar

.

Kolaborasi Guru, Pustakawan, dan Siswa

    • Libatkan guru dalam membimbing kegiatan literasi, pustakawan mengelola perpustakaan, dan siswa aktif berpartisipasi.
    • Contoh: proyek komunitas, mentoring adik kelas, atau lomba literasi

03

06

02

05

04

01

07

08

10 komitmen mewujudkan

perpustakaan sebagai pusat pembelajaran

Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar.

Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif

Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

Program Literasi Terstruktur

Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca

bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.

2.

Program Literasi Terstruktur

Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca

bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel. presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

.

Monitoring dan Evaluasi Berkala

Catat jumlah peminjaman buku, kehadiran di kegiatan perpustakaan, dan hasil proyek literasi.

Gunakan evaluasi untuk menyesuaikan program dan meningkatkan partisipasi siswa.

b

C

c

EPICSLIDE Presentation Template

EPICSLIDE

18

19 of 21

Nam eget lorem id ligula elementum efficitur. Etiam auctor

8 OPTIONS

.

10

09

10 komitmen mewujudkan

perpustakaan sebagai pusat pembelajaran

Menyediakan Ruang Belajar Nyaman dan Multifungsi Buat area membaca individu, ruang diskusi kelompok, dan area untuk menggunakan komputer/table. Pastikan pencahayaan, ventilasi, dan furnitur mendukung kenyamanan belajar.

Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif

Ruang Belajar Nyaman & Inklusif

Ada zona baca tenang, area diskusi, dan ruang eksplorasi kreatif

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

Program Literasi Terstruktur

Susun kalender literasi tahunan: klub buku, lomba menulis, proyek penelitian, bulan membaca

bersama. Tema literasi tiap bulan menyesuaikan kurikulum dan minat siswa.

. Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas

Lakukan workshop bagi guru dan pustakawan tentang literasi digital, pemanfaatan perpustakaan dalam pembelajaran, dan manajemen koleksi.

Pelatihan meningkatkan kualitas pendampingan terhadap siswa.

Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

.

. Integrasi Literasi dalam Pembelajaran

Libatkan guru untuk merancang tugas berbasis literasi: penelitian mini, penulisan artikel

presentasi, atau proyek kreatif.Pastikan siswa menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama

informasi.

b

C

c

EPICSLIDE Presentation Template

EPICSLIDE

19

20 of 21

Perpustaakan impian

21 of 21

TERIMA KASIH

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Provinsi Gorontalo