Menghayati Keontentikan
AL- QUR'AN
Al-Qur'an Hadis, BAB 3 (Keontentikan AL- QUR'AN)
Aulia Nur Fadila/X-2/05
Keontentikan AL- QUR'AN
Penjagaan Allah
Mutawatir
Penjagaan Allah
Dan tidak mungkin al-Qur’an ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (al-Qur’an)
membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang
telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan seluruh
alam. (QS Yunus [10]:37).
Mutawatir
Kemurnian dan Keotentikan al-Qur’an selalu terjaga sejak saat diturunkan �kepada Nabi Muhammad saw. hingga akhir zaman kelak. Keindahan bahasa dan �kandungan ajaran serta tuntunan hidup umat manusia adalah salah satu kemukjizatan �yang menjaminnya. Tidak akan ada satu pun manusia yang bisa menirunya. Al-Qur’an�akan terus begitu adanya, kalimatnya dan bunyinya.
Tantangan al-Qur’an yang dimaksudkan antara lain adalah :�a. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk �mendatangkan semisalnya secara keseluruhan.
b. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk
mendatangkan 10 surah semisalnya .
c. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk
mendatangkan satu surah saja semisal al-Qur’an.
Terimakasih