1 of 26

PSAK 58 �ASET TIDAK LANCAR YANG DIMILIKI UNTUK DIJUAL �DAN OPERASI YANG DIHENTIKANIFRS 5 (2009): Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operation

1

2 of 26

Tujuan

  • PSAK 58 :
    • Kriteria Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual.
    • Pengukuran aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual 🡪 jumlah nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
    • Penyusutan atas aset tersebut dihentikan.
    • Penyajian terpisah dalam Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi Komprehensif.
    • Pengungkapan
  • Dilengkapai dengan Pedoman implementasi yang bukan merupakan bagian dari PSAK 58

2

3 of 26

Ruang lingkup

  • PSAK 58 mengatur:
    • Akuntansi untuk aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual, dan
    • Penyajian dan pengungkapan operasi dihentikan
    • Berlaku untuk seluruh aset tidak lancar yang diakui dan seluruh “kelompok lepasan”
  • “Kelompok Lepasan” (disposal group): suatu kelompok aset yang dilepaskan, dengan dijual atau lainnya, bersama-sama sebagai kelompok dalam transaksi tunggal dan liabilitas yang berhubungan secara langsung
  • Termasuk aset tidak lancar yang dimiliki untuk didistribusikan kepada pemilik

3

4 of 26

Ruang Lingkup

  • Pengecualian ketentuan pengukuran:
    • Aset pajak tangguhan (PSAK 46), Aset dari imbalan kerja (PSAK 24), aset keuangan (PSAK 55), properti investasi dengan fair value model (PSAK 13), hak kontraktual asuransi (PSAK 28 & 36)
  • Klasifikasi aset lancar dan tidak lancar berdasarkan PSAK 1 (rev 2009)
  • “Aset tidak lancar” tidak boleh direklasifikasi menjadi “aset lancar” sampai aset tersebut memenuhi kriteria sebagai “aset dimiliki untuk dijual” sesuai PSAK 58.

4

5 of 26

Klasifikasi Aset Tidak Lancar Dimiliki untuk Dijual

  • Syarat yang harus terpenuhi:
    • Berada dalam keadaan dapat/tersedia dijual
    • Penjualannya harus sangat mungkin terjadi (highly probable)

Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual

Jumlah tercatatnya akan dipulihkan melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian berlanjut

JIKA

5

6 of 26

Klasifikasi Aset Tidak Lancar

  • Penjualan dikatakan sangat mungkin terjadi, jika:
    • Manajemen berkomitmen terhadap rencana penjualan aset
      • Harga & waktu, disinsentif untuk wanprestasi
    • Memulai suatu program aktif untuk mencari pembeli dan menyelesaikan rencana tsb
    • Aset harus dipasarkan secara aktif pada harga yang pantas sesuai dengan nilai wajar kininya
    • Penjualan diperkirakan memenuhi ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi
    • Tidak mungkin terjadi perubahan signifikan atau pembatalan atas rencana

6

7 of 26

Klasifikasi Aset Tidak Lancar

  • Keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian lebih dari satu tahun:
    • Penundaan tersebut disebabkan oleh peristiwa atau keadaan di luar kendali entitas
    • Entitas tetap berkomitmen dengan rencana penjualan

  • Transaksi “penjualan” termasuk pertukaran aset tidak lancar dengan aset tidak lancar lainnya (dengan substansi komersial)

7

8 of 26

Klasifikasi Aset Tidak Lancar

  • Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan
    • Tidak diklasifikasi sebagai aset dimiliki untuk dijual
      • Jumlah tercatatnya akan dipulihkan melalui pemakaian berlanjut
      • Tidak dipulihkan melalui penjualan
      • Digunakan sampai akhir masa manfaat atau ditutup
      • Aset yang tidak digunakan sementara
      • Mungkin memenuhi kriteria penyajian dan pengungkapan sebagai “operasi yang dihentikan”

8

9 of 26

Pengukuran

  • Ketika aset tidak lancar memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan sebagai “Dimiliki untuk Dijual”, aset diukur pada mana yang terendah antara
    • Nilai tercatat, dengan
    • Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
  • Rugi penurunan nilai diakui
  • Penyusutan dihentikan
  • Pada saat terjual (pelepasan akhir):

Selisih antara nilai tercatat kini dengan perolehan (proceed) diakui sebagai keuntungan/kerugian pelepasan aset, bukan penyesuaian atas impairment yang diakui sebelumnya

9

10 of 26

Pengukuran – contoh 1

  • PT XYZ mempunyai aset tetap yang diperoleh 1 Desember 2004 pada biaya perolehan Rp100juta.
  • Nilai residu aset diestimasikan sebesar Rp10juta dan masa manfaat 10 tahun. Pada 1 Desember 2007, aset tsb diklasifikasikan sebagai “aset dimiliki untuk dijual”.
  • Nilai wajar diestimasikan Rp80juta dan biaya untuk menjual adalah Rp3juta.
  • Aset tersebut terjual pada 30 Juni 2008 pada harga Rp77juta.

10

10

11 of 26

Pengukuran – contoh 1

  1. Pada saat reklasifikasi aset tgl 1 Desember 2007:
    1. Aset dipindahkan dari kelompok Aset Tetap ke kelompok Aset dimiliki untuk dijual
    2. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset tsb adalah Rp77juta (Rp80 – Rp3juta). Jumlah ini lebih tinggi dari nilai tercatat aset sebesar Rp73juta (Rp100 – ((Rp100-Rp10)/10 X 3). Jadi Aset tetap diukur sebesar Rp73juta.
  2. Pada saat dijual tgl 30 Juni 2008, mengakui laba dari penjualan sebesar Rp4juta (perolehan Rp77juta – nilai tercatat kini Rp73juta)

11

11

12 of 26

Contoh 1

  • Jurnal:
  • 1 Desember 2007

Dr. Aset dimiliki untuk dijual Rp73juta

Dr. Akumulasi depresiasi Rp27juta

Cr. Aset tetap Rp100juta

  • 30 Juni 2008

Dr. Kas Rp77juta

Cr. Aset dimiliki utk dijual Rp73juta

Cr. Keuntungan penjualan aset Rp4juta

12

12

13 of 26

Pengukuran – Contoh 2

  • Sama seperti contoh sebelumnya, namun nilai wajar aset diestimasi Rp40juta dan biaya menjual Rp2juta. Aset dijual pada tgl 30 Juni 2008 seharga Rp38juta.
  • 1 Desember 2007
    • Nilai tercatat = Rp73juta
    • Nilai wajar – biaya menjual = Rp40 – Rp2 juta = Rp38juta
    • Nilai aset direklasifikasi dan diukur pada nilai wajar dikurangi biaya menjual sebesar Rp38juta (lebih rendah)
    • Rugi penurunan nilai diakui = Rp73 – Rp38 juta = Rp35juta

13

13

14 of 26

Pengukuran – Contoh 2

  • Jurnal 1 Des 2007

Dr. Aset dimiliki untuk dijual Rp38juta

Dr. Akumulasi penyusutan Rp27juta

Dr. Rugi penurunan nilai Rp35juta

Cr. Aset tetap Rp100juta

  • Jurnal 30 Juni 2008
  • Tidak ada untung rugi yang diakui karena jumlah perolehan dari penjualan sama dengan nilai tercatat kini
  • Jurnal Dr. Kas Rp38juta

Cr. Aset dimiliki untuk dijual Rp38juta

14

15 of 26

Tahap Pengukuran Awal

    • Penurunan nilai sesuai PSAK 48

Keputusan untuk menjual

    • Mengukur nilai tercatat
    • Meng-update Penurunan Nilai
    • Menghentikan depresiasi/amortisasi

Sesaat sebelum reklasifikasi

    • Mana yang terendah antara nilai tercatat dan nilai wajar dikurangi biaya menjual

Pada saat reklasifikasi

15

16 of 26

Pengukuran selanjutnya

Masih memenuhi kriteria Aset Dimiliki untuk Dijual?

Ya

Nilai Tercatat?

Nilai Wajar dikurangi biaya menjual?

Rugi Penurunan Nilai atau Pemulihan ??

Pemulihan terbatas pada akumulasi rugi yang telah diakui

16

17 of 26

Pengukuran selanjutnya

Masih memenuhi kriteria Aset Dimiliki untuk Dijual?

Tidak

Dihentikan pengklasifikasiannya sebagai dimiliki untuk dijual, dengan pengukuran yang lebih rendah antara:

  • Nilai tercatat sebelum aset direklasifikasi, disesuaikan dengan penyusutan, dengan
  • Nilai terpulihkan pada tanggal keputusan dihentikan

Selisih dengan nilai tercatat kini diakui di Laba Rugi

17

18 of 26

Nilai terpulihkan

  • Nilai terpulihkan adalah nilai tertinggi antara:
    • Nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual, dengan
    • Nilai pakai aset
  • Nilai pakai aset adalah nilai kini dari taksiran arus kas masa depan yang diharapkan akan timbul dari penggunaan aset

18

18

19 of 26

Penyajian dan Pengungkapan

  • Laporan Posisi Keuangan
    • Disajikan terpisah sebagai kelompok Aset dimiliki untuk dijual
    • Kelompok Lepasan tetap disajikan terpisah antara aset dan liabilitas (tidak boleh di net-off)
    • Laporan periode lalu tidak disajikan kembali dengan adanya reklasifikasi ini
    • Pengungkapan tentang rencana penjualan

19

19

20 of 26

Operasi Dihentikan

  • Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual mungkin mencakup Operasi Dihentikan
  • Tidak semua operasi dihentikan dapat memenuhi klasifikasi sebagai aset dimiliki untuk dijual
  • “Operasi dihentikan” adalah komponen entitas yg telah dilepaskan atau diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan:
    • Mewakili Lini usaha/area geografis
    • Operasi utama yang terpisah
    • Bagian dan rencana tunggal untuk dilepaskan, atau
    • Entitas anak yang diperoleh khusus untuk dijual kembali

20

20

21 of 26

  • Jumlah tunggal dalam laporan laba rugi komprehensif:
      • Keuntungan/kerugian pelepasan aset disajikan terpisah dan diungkapkan
      • Jumlah tunggal 🡪 laba/rugi setelah pajak operasi yang dihentikan dan laba/rugi penyesuaian nilai wajar atau pelepasan aset terkait operasi yang dihentikan
      • Keuntungan/kerugian pengukuran aset dimiliki untuk dijual, yang tidak memenuhi kategori operasi dihentikan, dimasukkan dalam laporan laba rugi dari operasi yang dilanjutkan
  • Analisis atas jumlah tunggal
  • Arus kas neto
  • Jumlah penghasilan dari operasi dilanjutkan dan operasi dihentikan

21

Penyajian dan Pengungkapan Operasi dihentikan

21

22 of 26

Penyajian dan Pengungkapan

22

2005 Annual Report:

22

23 of 26

Penyajian dan Pengungkapan

23

2005 Annual Report:

23

24 of 26

Penyajian dan Pengungkapan

24

PT XYZ

Laporan Laba Rugi Komprehensif

Untuk periode xxxx

Operasi yang dilanjutkan

Pendapatan

xxxx

Beban pokok penjualan

(xxx)

Laba Bruto

xxxx

Beban operasi

(xxx)

Laba Sebelum Pajak

xxxx

Beban Pajak Penghasilan

(xxx)

Laba Periode dari Operasi yang Dilanjutkan

xxxx

Operasi yang dihentikan

Laba periode dari operasi yang dihentikan

xxxx

Laba periode

xxxx

24

25 of 26

PENUTUP

  • Berlaku efektif 1 Januari 2011, prospektif
  • Q & A

25

25

26 of 26

TERIMA KASIH

Profesi untuk

Mengabdi padamu Negeri

Dwi Martani

081318227080

martani@ui.ac.id atau dwimartani@yahoo.com

http://staff.blog.ui.ac.id/martani/

Akuntan

26