1 of 18

Jelas Profilnya Tepat Pelatihannya

DIREKTORAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

2023

2 of 18

KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

Oleh: Tim Pelatih Provinsi

Training of Trainer Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Guru Pendidikan Agama Islam

3 of 18

PENGERTIAN

Karakteristik peserta didik merupakan ciri atau sifat dan atribut yang melekat pada peserta didik yang menggambarkan kondisi peserta didik, misalnya gaya belajar, kondisi sosial ekonomi.

4 of 18

4

PENTINGNYA PEMAHAMAN�KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

  1. Hasil belajar yang akan dicapai,
  2. Aktivitas belajar yang dilakukan,
  3. Asesmen yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

5 of 18

5

RAGAM KARAKTERISTIK

  1. Karakteristik umum
  2. Kemampuan awal
  3. Gaya belajar
  4. Perkembangan Fisik, Moral dan Emosional

6 of 18

6

Etnik

Etnik

Etnik

Karakteristik Umum

Usia

Gender

Kultural

Status Sosial

Status Ekonomi

Minat Belajar

Motivasi

7 of 18

Observasi Kelas

Wawancara

Data Kelas

Test Awal

DATA KARAKTERISTIK UMUM DIDAPATKAN DENGAN CARA:

8 of 18

8

Kemampuan Awal

Bersifat mendasar-

transformatif

Konkret-Abstrak

Sederhana- kompleks

Terstruktur-terbuka

Tergantung-mandiri

Lambat-cepat

9 of 18

Tanya Jawab

Test Tulis

Wawancara

Mind Mapping

CARA MENGAMBIL DATA KEMAMPUAN AWAL SISWA

10 of 18

GAYA BELAJAR

AUDITORI

11

Belajar dengan mendengarkan

VISUAL

Belajar dengan melihat

KINESTETIK

Belajar sambil melakukan

Data Gaya Belajar siswa didapatkan dengan cara mengadakan test secara manual atau menggunakan aplikasi (poprof.com dll)

11 of 18

1

Menurut JJ. Rousseou

  1. Masa bayi infancy (0-2 tahun)
  2. Masa anak/childhood (2-12 tahun)
  3. Masa remaja awal/pubescence (12-15 tahun
  4. Masa remaja/adolescence (15-25 tahun

Perkembangan Fisik

2

Menurut Jean Piaget

  1. Sensorimotorik (0-2 tahun)
  2. Praoperasional (2-4 tahun)
  3. Tahap operasional konkrit (7-11 tahun), disebut masa performing
  4. operation.
  5. Tahap operasional formal (11-15 tahun)

3

Menurut Robert J. Havigurst

  1. Masa bayi/infancy (0-½ tahun)
  2. Masa anak awal/early childhood (2/3-5/7 tahun)
  3. Masa anak/late childhood (5/7 tahun-pubesen)
  4. Masa adolesense awal/early adolescence (pubesen-pubertas)
  5. Masa adolescence/late adolescence (pubertas-dewasa)

12 of 18

4

Menurut Stanley Hall

  1. Masa kanak-kanak/infancy (0-4 tahun);
  2. Masa anak/childhood (4-8 tahun), disebut masa pemburu
  3. asa puber/youth (8-12 tahun), pada masa ini anak tumbuh dan
  4. berkembang tetapi sebhagai makhluk yang belum beradab
  5. asa remaja/adolescence (12 – dewasa)

Perkembangan Fisik

5

Menurut Lawrence Kohlberg

Kohlberg lebih berfokus pada kognitif moral atau moral reasoning. Kemampuan kognitif moral seseorang dapat diukur dengan menghadapkannya dengan dilema moral hipotesis yang terkait dengan kebenaran, keadilan, konflik terkait aturan da kewajiban moral.

13 of 18

01

Kecerdasan umum (general intelligence) atau kemampuan intelektual merupakan kemampuan mental umum yang mendasari kemampuannya untuk mengatasi kerumitan  kognitif (Gunawan, 2006: 218). dikaitkan dengan kemampuan untuk pemecahan masalah, berpikir abstrak, keahlian dalam pembelajaran

02

Tahap perkembangan berpikir pada masa remaja menurut Piaget (Santrock,2010:56)berada pada tahap berpikir operasional formal

Tahap ini ditandai oleh kemampuan berpikir abstrak, Idealistik, dan berpikir lebih logis seperti menyusun rencana dan memecahkan masalah

03

Setiap orang memiliki potensi kreatif meskipun dalam derajat yang berbeda (DePorter ,2001:293). Kreativitas mengarah ke penciptaan sesuatu yang baru, berbeda, unik, baik itu berbentuk lisan, tulisan, maupun konkret atau abstrak dan  kreativitas timbul dari pemikiran divergen (Hurlock, 1978:5)

04

kemampuan intelektualnya mengalami perkembangan yang paling pesat  (terutama bagi remaja yang bersekolah),dan bakat (aptitude) mulai menunjukkan kecenderungan-kecenderungan secara lebih jelas. 

Perkembangan Intelektual

14 of 18

Kecerdasan bahasa (verbal-linguistic intelligence), kecakapan berpikir melalui kata-kata, menggunakan bahasa untuk menyatakan dan memaknai arti yang kompleks 

Kecerdasan matematika  –  logis (logical-mathematical intelligence), kecakapan untuk menyelesaikan operasi

Kecerdasan intrapersonal (intrapersonal intelligence). Kecakapan memahami diri dan menata kehidupannya sendiri

Kecerdasan  naturalis hakekatnya adalah kecakapan  manusia untuk mengenali tanaman, hewan dan bagian lain dari alam semesta

Kecerdasan spasial–visual (visual-spatial intelligence), kecakapan berpikir dalam ruang tiga dimensi 

Kecerdasan kinestetis atau gerakan fisik (kinesthetic intelligence). Kecakapan melakukan gerakan dan keterampilan-kecekatan fisik

Kecerdasan musik (musical intelligence).  Kecakapan untuk menghasilkan dan menghargai musik, sensitivitas terhadap melodi, ritme, nada, tangga nada

Kecerdasan hubungan sosial (interpersonal intelligence). Kecakapan memahami dan merespon serta berinteraksi dengan orang lain secara efektif 

8 kecerdasan

15 of 18

Utami Munandar (Ali, 2014:52)

5. Berani menyatakan pendapat dan keyakinanny

6. Selalu ingin tahu

7. Peka atau perasa

8. Enerjik dan ulet

Utami Munandar (Ali, 2014:52)

9. Menyenangi tugas-tugas yang majemuk

10. Percaya diri

11. Memiliki rasa humor

12. Memiliki rasa keindahan

13. Berwawasan masa depan dan penuh imajinasi

Perkembangan Moral

Utami Munandar (Ali, 2014:52)

  1. Menyusun Program
  2. Menyusun Instrumen
  3. Koordinasi dengan peserta
  4. Cenderung bersikap kritis terhadap orang lain

16 of 18

Berorientasi pada hal yang menyenangkan, membantu dan disepakati orang lain

Ada aturan dan hukum (perlu menjaga ketertiban)

Berorientasi pada hak azasi individu yang disepakti oleh masyaarakat

Berorientasi pada perbuatan terkait benar dan salah hukuman dan kepatuhan

Berorientasi pada rasa memuaskan keinginan

Kepedulian bersifat pragmatis (untung atau tdak)

Perkembangan Moral

Berorientasi pada prinsip-prinsip etika yang bersifat universal

17 of 18

tergugahnya perasaan yangdisertai dengan perubahan-perubahan dalam tubuh, misalnya otot menegang, danjantung berdebar.

1

Dengan emosi peserta didik dapat merasakan senang/gembira,aman, semangat, bahkan sebaliknya peserta didik merasakan sedih, takut, dansejenisnya)

2

  1. berperan dalam membantu proses pembelajaran.
  2. berpengaruh pula pada prosesdan hasil belajar

3

pendidik harus memahami karaateristik peserta didik apakah peserta didik merasa senang, bahagia , takut atau merasakan tidak aman. sehingga dalam pembelajaran terbawa rasa senang/gembira dan tidakmemberi rasa takut pada peserta didik

4

model pembelajaran yang menyenangkan (enjoy learning),

5

Emosional

18 of 18

Terima Kasih

Salam & Bahagia