1 of 14

BAB 7 Meraih Kesuksesan dengan Optimis, Ikhtiar, dan Tawakal

2 of 14

Baca dan Cermati

  • Q.S. az-Zumar/39:53

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53)

  • Q.S. an-Najm/53:39-42

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ (39) وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ (40) ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ (41) وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنتَهَىٰ (42)

  • Q.S. ‘Ali ‘Imran/3:159

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ (159)

3 of 14

Memahami Tajwid tentang Tafkhim dan Tarqiq

4 of 14

5 of 14

6 of 14

Mengartikan

“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosadosa

semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang”

7 of 14

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya (39). Dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya) (40). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna(41). Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu) (42).”

8 of 14

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.”

9 of 14

  • QS Az Zumar / 39: 53
  • Di dalam ayat ini Allah Swt. menyeru hamba-hamba-Nya yang melampaui batas agar tidak berputus asa dari rahmat Allah Swt. Perbuatan yang melampaui batas artinya adalah perbuatan dosa, perbuatan yang melanggar hukum-hukum Allah Swt. Hukum dan ketentuan Allah sudah tertulis di dalam al quran dan al-Hadis. Jadi, setiap perbuatan yang bertentangan dengan al quran dan al-Hadis adalah perbuatan melampaui batas atau perbuatan dosa. Dosa kecil ataupun dosa besar yang pernah dilakukan seseorang harus segera dimintakan ampunan (magh!rah) kepada Allah Swt. Allah Swt. memiliki sifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

10 of 14

QS Ali Imran/3:159

  • Ayat ini mengandung pesan-pesan mulia bagi umat Nabi Muhammad saw. Melalui ayat ini Allah Swt. menyatakan bahwa Rasulullah saw. memiliki kepribadian yang lemah lembut, santun, dan berbudi pekerti luhur. Akhlak mulia Rasulullah saw. Tersebut merupakan rahmat dari Allah Swt. Rahmat Allah Swt. Merupakan karunia sangat berharga bagi kehidupan seorang manusia. Kita harus berusaha dan berdoa supaya mendapat rahmat dari Allah Swt. Usahausaha untuk mendapatkan rahmat Allah Swt. diantaranya dengan selalu mendekatkan diri kepada-Nya, melaksanakan semua perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
  • Melalui ayat ini Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad saw. untuk memaafkan dan memohonkan ampun atas dosa dan kesalahan orang lain, terutama sahabat-sahabat Nabi Muhammad saw. Demikian pula dengan kita, sebelum seseorang meminta maaf kepada kita hendaknya kita memberi maaf terlebih dahulu. Dengan saling memaafkan maka hidup menjadi tenang, harmonis dan tercipta kerukunan. Lebih dari itu, ayat ini juga memerintahkan untuk mendoakan orang lain agar mendapat ampunan dari Allah Swt. Berdoa
  • kepada Allah Swt. merupakan inti ibadah dalam Islam. Melalui doa itu kita meminta segala sesuatu kepada Allah Swt. Dan kita berharap Allah Swt. mengabulkan semua doa kita. Namun, Islam mengajarkan untuk mendoakan orang lain, bukan hanya berdoa untuk diri sendiri. Di antara doa terbaik untuk orang lain adalah berdoa agar Allah Swt. mengampuni semua dosa dan kesalahannya.

11 of 14

Refleksi Akhlak Mulia

  1. Jika saya sedang memiliki masalah yang sulit diselesaikan, saya akan berpikir keras, minta pendapat orangtua, dan berdoa kepada Allah Swt.
  2. Sebagai Siswa saya harus rajin belajar dan optimis dapat meraih cita-cita.
  3. Jika saya menjadi panitia kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI), saya akan berusaha agar kegiatan tersebut berjalan sukses.
  4. Ketika saya memarkirkan kendaraan di tempat umum, maka saya akan mengunci kendaraan sebagai bentuk ikhtiar menjaga keamanan
  5. Ketika sakit saya periksakan ke dokter dan minum obat, setelah itu saya bertawakal kepada Allah Swt.

12 of 14

Ayo Berlatih

  1. Sebutkan bacaan ra tafkhim yang terdapat dalam QS az Zumar/39:53?
  2. Sebutkan bacaan lam jalalah tafkhim yang terdapat dalam Q.S. ‘Ali Imran/3:159
  3. Sebutkan bacaan ra tarqiq yang terdapat dalam Q.S. ‘Ali Imran/3:159
  4. Jelaskan pentingnya ikhtiar bagi kehidupan manusia !
  5. Jelaskan pengertian tawakal!

13 of 14

Tugas

  1. Carilah 2 ayat al-Qur’ān yang mengandung bacaan lam jalalah tafkhim, 2 ayat yang mengandung bacaan lam jalalah tarqiq, 2 ayat yang mengandung bacaan ra tafkhim, serta 2 ayat yang mengandung bacaan ra tarqiq!
  2. Ada satu orang teman sekelasmu rajin belajar untuk menghadapi lomba cerdas cermat. Persiapannya sangat matang dan ia yakin bisa mendapat hasil terbaik. Dia sangat berambisi mendapat juara pertama. Setelah lomba itu berakhir berakhir dan hasilnya diumumkan, ternyata ia juara ketiga. Ia sangat kecewa dan sedih dengan hasil tersebut. Sebagai teman, apa yang akan kalian lakukan untuk membantu temanmu tersebut?.
  3. Optimis, ikhtiar dan tawakal adalah akhlak mulia yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Rumuskanlah cara-cara untuk menumbuhkan sifat optimis, ikhtiar dan tawakal tersebut!

14 of 14

  • Wassalam