1 of 30

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

2 of 30

Peserta dapat menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran

TUJUAN PEMBELAJARAN

3 of 30

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

  • Setiap satuan Pendidikan dan pendidik akan menggunakan Alur Tujuan pembelajaran dan Modul Ajar yang berbeda, oleh karena itu untuk mengidentifikasi ketercapaian tujuan pembelajaran, pendidik akan menggunakan kriteria yang berbeda baik dalam angka kuantitatif atau kualitatif sesuai dengan karakteristik :
    • Tujuan pembelajaran
    • Aktivitas pembelajaran
    • Asesmen yang dilaksanakan

4 of 30

  • Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran diturunkan dari indikator asesmen suatu tujuan pembelajaran, yang mencerminkan ketercapaian kompetensi pada tujuan pembelajaran

5 of 30

  • Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran berfungsi

untuk merefleksikan

proses penguasaan

pembelajaran

kompetensi

mendiagnosis

didik agar

tingkat

pendidik dapat memperbaiki

dan peserta proses

pembelajaran dan memberi intervensi pembelajaran yang sesuai kepada peserta didik

6 of 30

TUJUAN PEMBELAJARAN

7 of 30

TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran merupakan deskripsi pencapaian 3 aspek kompetensi yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran, disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju CP

8 of 30

TUJUAN PEMBELAJARAN

Rumusan Tujuan Pembelajaran mencakup :

  • Kognitif (mengingat, memahami,

mengaplikasi,

menganalisis,

mengevaluasi, dan mencipta), dan dimensi pengetahuan (factual, konseptual, procedural, metakognitif)

  • Perilaku capaian seperti kecakapan hidup (kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif)
  • Profil Pelajar Pancasila (Beriman, berkebinekaan global, gotongn royong, kreatif, bernalar kritis dan mandiri)

9 of 30

KOMPONEN TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Kompetensi = kemampuan yang dapat didemonstrasikan siswa dalam bentuk produk atau kinerja (abstrak dan konkret) yang menunjukkan siswa telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran

**Gunakan Kata Kerja Operasional dapat diamati, mengacu pada Taksonomi Bloom yang di revisi

10 of 30

KOMPONEN TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Konten = ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang diperoleh siswa melalui pemahaman selama proses pembelajaran di akhir satu unit pembelajaran.

  • Variasi = keterampilan berfikir yang perlu dikuasai siswa untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran, seperti ketrampilan berpikir kreatif, kritis mengevaluasi, menganalisis, memprediksi, menciptakan, dll

11 of 30

CONTOH TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Menjelaskan rumusan dan isi Pancasila dari 3 tokoh pendiri bangsa dan membandingkan serta menceritakan dengan menggunakan kata-kata sendiri secara kritis

  • Merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang konservasi energi dalam skala rumah tangga sebagai sikap kreatif dan inovatif

  • Mengkaji hukum Newton dengan mengambil contoh dari fenomena keseharian di lingkungan sekitarnya

12 of 30

CONTOH TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Menganalisis ide pokok dari teks deskripsi, narasi, dan eksposisi serta nilai- nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa, pantun, dan pusi), dari teks dan/atau audiovisual

  • Mendeskripsikan pentingnya anggota tubuh dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

  • Menjelaskan peran diri dan anggota keluarga lainnya di rumah melalui wawancara anggota keluarga.

13 of 30

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

14 of 30

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik di akhir fase. CP terdiri dari 6 fase (A- F) atau tahapan yang meliputi seluruh jenjang Pendidikan dasar dan menengah
  2. Fase tsb : Fase A (kls 1-2), Fase B (kls 3-4) , Fase C (kls 5-6), Fase D (Kls 7-9), Fase E (kelas 10), dan Fase F (kls 11 -12)

15 of 30

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

3) Alur Tujuan Pembelajaran merupakan rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur disusun secara linier sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari untuk mengukur CP

16 of 30

MENYUSUN ATP

  • Dari CP Elemen 1 misalnya turun TP 1.1, 1.2, 1.3,1.4…………,
  • Dari CP Elemen 2 turun ke TP menjadi TP 2.1, 2.2, 2.3, ………, dst

Catatan :

TP dan ATP isinya sama. ATP itu hanya mengurutkan dari TP, atau membuat alur dari TP yang disusun, bisa alurnya mulai dari dimensi pengetahuan yang konseptual sampai dengan metakognitif

17 of 30

MENYUSUN KKTP

18 of 30

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN KKTP

a. Dari TP langsung dibuatkan RUBRIK PENILAIAN

dengan 4 atau 5 kriteria,

sehingga menentukan pencapaian peserta

guru didik

dapat

dan

memberikan tindak lanjut, atau

b. Dari TP diturunkan lebih rinci menjadi semacam INDIKATOR ASESMEN, sehingga indikator asesmen tsb menjadi ukuran ketercapaian,

19 of 30

CONTOH :

TP 1.

Peserta didik menyelidiki ragam dan sumber energi yang dimanfaatkan di lingkungan sekitarnya melalui pengamatan

Indikator Asesmen :

    • Mampu mendeskripsikan berbagai sumber energi yang terdapat di lingkungan sekitar
    • Mampu menguraikan manfaat sumber energi yang

dipergunakan di lingkungan sekitar

20 of 30

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN KKTP

c. Atau gabungan (a) dan (b) :

dibuatkan Indikator Asesmen dan Rubrik Ketercapaiannya

Catatan :

Ke 3 langkah tsb lebih memberikan ruang pada Guru mengambil alternatif sesuai kebutuhan. Masing-masing punya plus minus :

Opsi a Opsi b

Opsi c

: Lebih simple, tapi kurang detail

: Lebih detail, tetapi pemetaannya lebih sulit karena tidak ada rubrik

: Lebih detail, mudah memetakan, tetapi lebih kompleks mengerjakannya

21 of 30

Menentukan bentuk dan instrument Asesmen

22 of 30

MENENTUKAN BENTUK ASESMEN

TP 10.1 Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan dan persamaan norma

agama, hukum, kesopanan dan kesusilaan melalui menceritakan dengan

kata-katanya sendiri dalam bentuk essai

Aktivitas Pembelajaran Aktivitas 1

Ditayangkan dan bertanya jawab dari gambar gambar tentang penerapan

norma agama, hukum, kesopanan dan kesusilaan (Asesmen Formatif = mengamati / observasi)

Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis
  • Mandiri

Contoh 1 Formatif dilakukan setiap aktivitas pembelajaran

23 of 30

MENENTUKAN BENTUK ASESMEN

Aktivitas 2

Persamaan dan perbedaan norma agama, hukum, kesopanan dan kesusilaan dalam bentuk tulisan/Essai

(Asesmen formatif = Essai) Asesmen Sumatif 1 => Tes

Rubrik Penilaian :

  1. Observasi keaktifan peserta didik
  2. Rubrik penilaian Essai
  3. Rubrik penilaian Tes

Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar kritis
  • Mandiri

24 of 30

INSTRUMEN ASESMEN KINERJA

Indikator Asesmen

Skor

1

2

3

4

Penerapan norma agama,

Belum mampu

Memberi contoh

Memberi contoh

Memberi contoh

hukum, kesopanan, kesusilaan

memberi contoh penerapan norma

penerapan norma

tetapi tidak dengan konsep norma yang

penerapan norma namun kurang tepat

penerapan norma

dengan tepat dan terkait konsep norma

tepat

Penjelasan pada aktivitas mengamati tayangan dan tanya jawab

Belum mampu menjelaskan dengan percaya diri

Mampu menjelaskan, Sebagian penjelasan kurang relevan dan kurang percaya diri

Mampu menjelaskan, ada bagian kecil penjelasan yang kurang relevan

Mampu menjelaskan kegiatan yang dilakukan secara relevan

Kemandirian dalam

melakukan kegiatan

Seluruh kegiatan dilakukan dengan bantuan guru dan teman

Kegiatan dilakukan dengan bantuan guru pada bagian tertentu

Kegiatan dilakukan dengan bantuan teman pada bagian tertentu

Seluruh kegiatan dilakukan sendiri

25 of 30

Skor minimal

=

3

Skor maksimal

=

12

Nilai asesmen yang diperoleh dapat dihitung dengan cara :

𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡

𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐦𝐚𝐤𝐬𝐢𝐦𝐚𝐥

𝐱 𝟏𝟎𝟎

26 of 30

INSTRUMEN ASESMEN TES

  • Banyak soal = 10
  • Skor terendah = 0
  • Skor tertinggi = 12

Penghitungan :

Skor maksimal

Skor yang diperoleh

x 100

Butir Soal

Skor

Soal 1

1

Soal 2

1

Soal 3

1

Soal 4

1

Soal 5

1

Soal 6

1

Soal 7

1

Soal 8

1

Soal 9

1

Soal 10

1

27 of 30

KESIMPULAN

Pelaksanaan asesmen formatif dapat dilakukan dengan memperhatikan hal berikut :

  • Dilaksanakan bersamaan dalam proses pembelajaran, yang kemudian ditindaklanjuti untuk memberi perlakuan berdasarkan kebutuhan peserta didik serta perbaikan proses pembelajaran.
  • Pendidik dapat menggunakan berbagai teknik seperti observasi, performa (kinerja, produk, proyek, portofolio), maupun tes.
  • Tindak lanjut yang dilakukan bisa dilakukan langsung dengan memberikan umpan balik atau melakukan intervensi.
  • Pendidik dapat mempersiapkan berbagai instrumen seperti rubrik, catatan anekdotal, lembar ceklist untuk mencatat informasi yang terjadi selama pembelajaran berlangsung

28 of 30

KESIMPULAN

Pelaksanaan asesmen sumatif dapat dilakukan dengan memperhatikan hal berikut :

  • Sumatif dilakukan pada akhir lingkup materi untuk mengukur kompetensi yang dikehendaki dalam tujuan pembelajaran dan pada akhir semester.
  • Pendidik dapat menggunakan berbagai teknik seperti portofolio, performa (kinerja, produk, proyek, portofolio), maupun tes.
  • Hasil sumatif dapat ditindak lanjuti dengan memberikan umpan balik atau melakukan intervensi kepada peserta didik maupun proses pembelajaran yang telah dilakukan.

29 of 30

KESIMPULAN

Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran tidak menjadi standar minimum yang harus dicapai setiap peserta didik.

Setiap peserta didik mungkin berada pada kriteria pencapaian yang berbeda, dengan demikian kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran menjadi sumber informasi atau data bagi pendidik untuk menentukan tindak lanjut penyesuaian pembelajaran sesuai

kondisi peserta didik

30 of 30

Terima Kasih