1 of 67

PERAN KONSUMEN �DAN PERSEPSI

PERILAKU KONSUMEN

PERTEMUAN 1

BAB 1 DAN 2

Referensi:

CONSUMER BEHAVIOR,

Edisi 8�Michael Solomon

Prentice Hall, 2009

2 of 67

BAB 1PERAN KONSUMEN

3 of 67

PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN

Sebuah studi tentang proses-proses yang terjadi saat individu ataupun grup memilih, membeli, menggunakan, atau memanfaatkan produk, jasa, ide, ataupun pengalaman untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat

1- 3

4 of 67

ISU-ISU DALAM PROSES KONSUMSI

1- 4

Figure 1.1

5 of 67

PARA PELAKU DALAM PERILAKU KONSUMEN

Konsumen: seseorang yang mengidentifikasi sebuah kebutuhan atau hasrat, melakukan pembelian, dan selanjutnya memanfaatkan produk tersebut.

  • Pembeli vs Pengguna Vs Pemberi Pengaruh Pembelian
  • Organisasi atau kelompok sebagai konsumen

1- 5

6 of 67

PENGARUH KONSUMEN PADA PEMASARAN

Memahami perilaku konsumen sangat bermanfaat bagi pemasar untuk:

  • Mengetahui bagaimana memuaskan kebutuhan konsumen, baik individu maupun kelompok
  • Pengetahuan dan data tentang konsumen:
    • Membantu memahami pasar
    • Mengidentifikasi hambatan/kesempatan terhadap merek

1- 6

7 of 67

SEGMENTASI

  • Proses segmentasi: mengidentifikasi konsumen yang memiliki kesamaan ke dalam kelompok-kelompok dan menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik masing-masing kelompok
  • Anggaran promosi dimanfaatkan untuk media-media yang semakin terspesialisasi pada segmen tertentu
    • McDonalds menggunakan blog para wanita, memutar video di toko untuk menarik kawula muda
  • Pemasar melakukan segmentasi berdasarkan karakteristik heavy user (pelanggan setia) untuk menciptakan brand loyalty

1- 7

8 of 67

SEGMENTASI KONSUMEN: DEMOGRAFI

Demografi: statistik yang mengukur aspek-aspek yang terlihat dari populasi, seperti:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Struktur keluarga
  • Kelas sosial dan pendapatan
  • Ras dan etnis
  • Lokasi geografis

1- 8

9 of 67

DISKUSI

Produk apakah yang digunakan oleh mayoritas kelompok sosial Anda?

  • Apakah produk tersebut membantumu membangun ikatan dengan kelompok tersebut? Jika ya, berikanlah contohnya.
  • Adakah produk tertentu yang Anda hindari karena kelompok sosial Anda?

1- 9

10 of 67

SEGMENTASI KONSUMEN: GAYA HIDUP

Psikografis

  • Bagaimana seseorang menilai dirinya sendiri
  • Hal-hal yang seseorang anggap penting/berharga
  • Hal-hal yang seseorang lakukan di saat senggang

1- 10

11 of 67

MEMBANGUN IKATAN DENGAN KONSUMEN

  • Relationship marketing: berinteraksi dengan konsumen secara reguler dan memberikan alasan kepada konsumen untuk memelihara hubungan baik dengan perusahaan
  • Database marketing: mempelajari kebiasaan belanja konsumen secara spesifik dan membuat produk serta pesan yang disesuaikan dengan keinginan konsumen

1- 11

12 of 67

MAKNA KONSUMSI

  • Konsumen seringkali membeli produk bukan karena apa yang bisa dilakukan produk tersebut, melainkan apa makna produk tersebut bagi konsumen
  • Beberapa tipe relasi yang bisa dimiliki seseorang terhadap produk:

1- 12

Nostalgic Attachment

Produk mengingatkan konsumen

akan masa lalu mereka

Interdependence

Produk merupakan bagian dari

kehidupan sehari-hari konsumen

Love

Produk memberikan kehangatan

dan bentuk-bentuk emosi lain

Self-Attachment Concept

Produk membantu konsumen

menyatakan identitasnya

13 of 67

KONSUMEN GLOBAL

Budaya konsumen global

  • Konsumen serupa dalam hal kecintaan terhadap:
    • Merek
    • Bintang film
    • Selebritis
    • Aktivitas bersantai

1- 13

14 of 67

KONSUMSI VIRTUAL

  • Dampak internet terhadap perilaku konsumen:
    • Bisa berbelanja 24 jam dalam 7 hari tanpa meninggalkan rumah
    • Akses yang mudah dan cepat terhadap berita
    • Komunikasi tanpa kabel memudahkan perolehan informasi

1- 14

15 of 67

KONSUMSI VIRTUAL (LANJUTAN)

  • C2C e-commerce
    • Komunitas merek virtual
    • Kesempatan diskusi (chat) antarkonsumen
  • Orang Amerika yang menyukai konsumsi virtual menghabiskan...
    • Lebih sedikit waktu dengan teman/keluarga
    • Lebih sedikit waktu untuk berbelanja di toko
    • Lebih banyak waktu di rumah sepulang kerja

1- 15

16 of 67

PEMASARAN DAN REALITAS

Mengaburkan batasan antara usaha pemasaran dan kenyataan

  • Salah satu hotel di San Francisco memiliki Haagen-dazs “sweet suite”
  • Perlengkapan bermain monopoli memiliki merek yang ada pada dunia nyata

1- 16

17 of 67

DISKUSI

Kemanapun Anda pergi, pemasar berusaha untuk mendapatkan perhatian Anda. Stadion olahraga dinamakan dengan nama perusahaan, dan berbagai merek diiklankan pada segala tempat, mulai dari bus hingga pakaian.

  • Apakah para pembuat iklan memiliki hak untuk menggapai dan mempengaruhi Anda setiap waktu?
    • Jika ya, kenapa?
    • Jika tidak, kenapa?

1- 17

18 of 67

ETIKA DALAM PEMASARAN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

  • Etika bisnis: standar yang menjaga setiap aktivitas yang terjadi di pasar
  • Perbedaan budaya dalam etik:
    • Bentuk etika di Meksiko informal
    • U.S. Foreign Corrupt Practices Act melarang warga negara Amerika Serikat melakukan praktik suap tidak peduli di negara manapun mereka menjalankan bisnis mereka
    • Praktik suap biasa dilakukan di beberapa negara

1- 18

19 of 67

APAKAH PEMASAR MENCIPTAKAN KEBUTUHAN YANG TIDAK ALAMIAH?

  • Kebutuhan: motif biologis
  • Contoh: haus
  • Keinginan: salah satu cara yang mengajarkan kita bahwa kebutuhan dapat dipuaskan
  • Contoh: kita diajarkan bahwa cocacola dapat menghilangkan rasa haus

1- 19

Tujuan pemasaran: menciptakan kesadaran akan kebutuhan, bukan menciptakan kebutuhan

versus

20 of 67

APAKAH IKLAN DAN PEMASARAN PENTING?

Apakah iklan mendorong materialisme?

  • Produk dirancang untuk memenuhi suatu kebutuhan tertentu
  • Iklan hanya membantu mengkomunikasikan keberadaan produk-produk tersebut

1- 20

21 of 67

APAKAH PEMASAR MENJANJIKAN KEAJAIBAN?

Apakah iklan menjanjikan produk-produk yang menghasilkan “keajaiban”?

  • Para pengiklan tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang manusia sehingga bisa memanipulasi mereka.
  • Produk “gagal” pun tetap ada

1- 21

22 of 67

KEBIJAKAN PUBLIK DAN KONSUMERISME

Kepedulian terhadap kesejahteraan konsumen

1- 22

Department of Agriculture

Federal Trade Commission

Food and Drug

Administration

Securities and Exchange Commission

Environmental Protection Agency

23 of 67

GERAKAN PROTES KONSUMEN

  • American Legacy Foundation’s “The Truth “
    • Menyadarkan setiap orang akan kebohongan yang dilakukan perusahaan rokok
  • Save the Redwoods/Boycott the GAP
    • Memprotes GAP karena pabriknya di Pulau Saipan mempekerjakan orang dengan jam kerja yang panjang, gaji rendah, dan kondisi kerja yang buruk
  • The Pittsburgh Coalition Against Pornography (PCAP)
    • Mengklaim bahwa perusahaan pakaian Abercrombie dan Fitch memproduksi iklan yang berbau pornografi untuk anak berusia 13-17 tahun

1- 23

24 of 67

CONTOH-CONTOH PERTEMUAN LEGISLATIF UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KONSUMEN

1- 24

Year

Act

1951

Fur Product Labeling Act

1953

Flammable Fabrics Act

1958

National Traffic and Safety Act

1958

Automobile Information Disclosure Act

1966

Fair Packaging and Labeling Act

1966

Child Protection Act

1967

Federal Cigarette Labeling and Advertising Act

Year

Act

1968

Truth-in-Lending Act

1969

National Environmental Policy Act

1972

Consumer Products Safety Act

1975

Consumer Goods Pricing Act

1975

Magnuson-Moss Warranty-Improvement Act

1990

Nutrition Labeling and Education Act

1998

Internet Tax Freedom Act

Table 1.1 (abridged)

25 of 67

KONSUMERISME DAN PERILAKU KONSUMEN

  • JFK’s “Declaration of Consumer Rights” (1962)
    • Hak untuk merasa aman
    • Hak untuk mendapatkan informasi
    • Hak untuk mendapat kompensasi ketika konsumen merasa dirugikan oleh suatu produk
    • Hak untuk memilih

1- 25

26 of 67

KONSUMERISME DAN PERILAKU KONSUMEN (LANJUTAN)

  • Social Marketing: menggunakan tehnik-tehnik pemasaran yang biasa digunakan untuk menjual produk-produk komersil untuk mendorong perilaku positif seperti menghapus buta huruf dan menjauhkan perilaku negatif, seperti berkendara saat mabuk

  • Green Marketing: praktik menjaga dan memelihara lingkungan selama menjalankan bisnis

1- 26

27 of 67

“SISI GELAP” KONSUMEN

1- 27

Terorisme

Ketagihan

Compulsive

Consumption

Berbelanja karena

bosan/depresi

Consumed

Consumers

Prostitusi, donor,

menjual bayi

Aktivitas ilegal

Pencurian, anticonsumption

28 of 67

PIRAMID PERILAKU KONSUMEN

1- 28

Experimental Psych

Clinical Psychology

Develop Psychology

Human Ecology

Microeconomics

Social Psychology

Sociology

Macroeconomics

Semiotics/Literary Criticism

Demography

History

Cultural Anthropology

Perilaku Konsumen Mikro

(INDIVIDUAL FOCUS)

Perilaku Konsumen Makro

(SOCIAL FOCUS)

Figure 1.2

Perilaku konsumen melibatkan berbagai jenis cabang ilmu

29 of 67

ISU-ISU PERILAKU KONSUMEN DALAM BERBAGAI BIDANG ILMU

1- 29

Disciplinary Focus

Product Role

Experimental Psychology

Perception, learning, and memory processes

Clinical Psychology

Psychological adjustment

Microeconomics/Human Ecology

Allocation of individual or family resources

Social Psychology

Behavior of individuals as members of social groups

Sociology

Social institutions and group relationships

Macroeconomics

Consumers’ relations with the marketplace

Semiotics/Literary Criticism

Verbal and visual communication of meaning

Demography

Measurable characteristics of a population

History

Societal changes over time

Cultural Anthropology

Society’s beliefs and practices

Table 1.2 (abridged)

30 of 67

PENDEKATAN POSITIVIST (MODERNISME) DAN INTERPRETIVIST (POSTMODERNISME)

1- 30

Assumptions

Positivist Approach

Interpretivist Approach

Nature of reality

Objective, tangible

Single

Socially constructed

Multiple

Goal

Prediction

Understanding

Knowledge generated

Time free

Context-independent

Time-bound

Contest dependent

View of causality

Existence of real causes

Multiple, simultaneous shaping events

Research relationship

Separation between researcher and subject

Interactive, cooperative with researcher being part of phenomenon under study

Table 1.3

31 of 67

RODA PERILAKU KONSUMEN

1- 31

Figure 1.3

32 of 67

BAB 2PERSEPSI

33 of 67

34 of 67

35 of 67

36 of 67

37 of 67

SENSASI DAN PERSEPSI

  • Sensasi adalah respon atas stimulus-stimulus dasar (cahaya, warna, suara, aroma, dan tekstur) yang diterima oleh panca indera manusia (mata, telinga, hidung, mulut, dan jari)
  • Persepsi adalah sebuah proses dimana sensasi dipilih, diatur, dan diinterpretasikan

2-37

38 of 67

SENSASI DAN PERSEPSI: PROSES

2-38

Figure 2.1

Kita menerima stimulus eksternal dari kelima panca indera

39 of 67

SISTEM SENSORIK

Dunia kita adalah sebuah simfoni dari warna, suara, aroma, rasa, dll.

  • Para pemasar berkontribusi dalam paduan tersebut
  • Iklan di radio dan TV, kemasan produk, serta billboard menciptakan sensasi

2-39

40 of 67

SISTEM SENSORIK (LANJUTAN)

  • Konsumsi hedonis: interaksi konsumen dengan produk yang melibatkan lebih dari satu panca indera, fantasi, dan aspek emosional

2-40

41 of 67

�SISTEM SENSORIK: PENGLIHATAN

Warna

  • Warna dapat mengubah emosi
  • Reaksi terhadap warna dapat merupakan reaksi biologis ataupun budaya
  • Amerika Serikat didominasi oleh warna-warna cerah dan semakin kompleks
  • Trade dress: warna yang terasosiasi dengan perusahaan tertentu

2-41

42 of 67

�SISTEM SENSORIK: PENGLIHATAN (LANJUTAN)

  • Ilusi garis vertikal dan horizontal:
  • Garis manakah yang lebih panjang: vertikal atau horizontal?
  • Jika kita diberikan dua gelas berukuran 24 oz., kita akan mengisi gelas yang lebih lebar dan pendek 30% lebih banyak daripada gelas yang lebih tinggi karena kita lebih berfokus pada ketinggian daripada luas

2-42

Figure 2.2

43 of 67

SISTEM SENSORIK: AROMA

Aroma menciptakan mood dan kenangan

  • Kopi = masa kanak-kanak, rumah
  • Kayu manis = seks

Para pemasar memanfaatkan aroma:

  • Di dalam produknya
  • Di dalam promosi

2-43

44 of 67

SISTEM SENSORIK: PENDENGARAN

Suara dapat mempengaruhi perasaan dan perilaku seseorang

  • Phonemes: satuan pelafalan terkecil dalam sebuah kata
    • Terdapat beberapa pelafalan yang lebih/kurang disukai konsumen
    • Contoh: merek dengan vokal “i” lebih “ringan” (mudah dicerna) daripada merek dengan vokal “a”
  • Perusahaan Muzak menggunakan suara dan musik untuk menciptakan mood
    • Tempo cepat = semakin menstimulasi
    • Tempo lambat = lebih santai/rileks

2-44

45 of 67

SISTEM SENSORIK: SENTUHAN

  • Haptic sense atau “Sentuhan” adalah indera yang paling mendasar; kita mempelajari ini jauh sebelum penglihatan dan aroma
  • Haptic senses dapat mempengaruhi pengalaman ataupun penilaian terhadap suatu produk
  • Tekstur permukaan produk ataupun kemasan dapat menggambarkan kualitas produk tersebut
  • Kansei engineering: filosofi Jepang yang menerjemahkan perasaan konsumen ke dalam elemen desain produk yang dihasilkan

2-45

46 of 67

SISTEM SENSORIK: SENTUHAN (LANJUTAN)

2-46

Table 2.1

Pria

Wanita

Kelas atas

Kelas bawah

Persepsi

Wol

Sutra

Jeans

Kapas

Lembut

Kasar

Berat

Ringan

  • Penggunaan sentuhan dalam pemasaran

47 of 67

SISTEM SENSORIK: RASA

  • Perusahaan-perusahaan tertentu, yang disebut dengan flavor houses, terus berusaha menghasilkan paduan baru bagi indera pengecap manusia
  • Perubahan budaya mempengaruhi rasa yang diinginkan

2-47

48 of 67

EXPOSURE

  • Exposure muncul ketika adanya stimulus yang datang dalam jangkauan sensorik manusia
  • Kita dapat mengambil sebagian, mengabaikan, atau bahkan benar-benar melewatkan suatu stimulus
  • Contoh: iklan Cadillac berdurasi 5 detik yang memperlihatkan perubahan kecepatan Cadillac dari 0-60 mph

2-48

49 of 67

EXPOSURE (LANJUTAN)

  • Psychophysics: ilmu yang mempelajari bagaimana lingkungan fisik dapat terintegrasi ke dalam dunia subjektif kita
  • Absolute threshold: jumlah minimum stimulus yang dapat dideteksi oleh suatu penerima sensor

2-49

50 of 67

EXPOSURE (LANJUTAN)

  • Differential threshold: kemampuan sistem sensorik untuk mendeteksi perubahan atau perbedaan antara dua stimulus
    • Perbedaan minimum antara dua stimulus disebut dengan j.n.d. (just noticeable difference/perbedaan yang disadari)
  • Contoh: kemasan baru harus cukup sulit dibedakan dengan yang lama untuk mempertahankan konsumen yang telah ada saat ini

2-50

51 of 67

EXPOSURE (LANJUTAN)

  • Aplikasi differential thresholds dalam strategi harga:
    • Behavioral pricing: harga adalah informasi yang diterima dan diinterpretasikan
      • Harga tinggi = kualitas bagus
    • Reference price: harga dimana konsumen membandingkan dengan harga jual sebenarnya
      • Harga sebelum versus sesudah diskon
  • Regulasi pemerintah harus melindungi konsumen dari harga yang mengecoh (misleading)

2-51

52 of 67

PERSEPSI SUBLIMINAL

  • Persepsi subliminal: muncul saat stimulus berada di bawah tingkat kesadaran konsumen
  • Rumor tentan iklan-iklan yang subliminal terus berkembang, walaupun hanya terdapat sedikit bukti bahwa iklan-iklan tersebut benar-benar ada
  • Kebanyakan peneliti percaya bahwa tehnik-tehnik subliminal tidak banyak digunakan dalam pemasaran

2-52

53 of 67

PERSEPSI SUBLIMINAL (LANJUTAN)

  • Tehnik-tehnik subliminal
    • Embeds: gambar-gambar yang dimasukkan ke dalam iklan di majalah dengan menggunakan airbrushing atau high-speed photography
    • Subliminal auditory perception: suara, musik, atau teks yang dimasukkan ke dalam iklan

2-53

54 of 67

DISKUSI

Perhatikanlah iklan di bawah ini!

  • Siapakah yang menjadi target iklan tersebut?
  • Apakah ada pesan subliminal dalam iklan tersebut? Jika ada, apakah itu?
  • Apakah Anda setuju jika iklan ini dikatakan merusak atau memanipulasi? Kenapa?

2-54

55 of 67

PERHATIAN/ATENSI

Atensi: sejauh mana suatu proses berfikir diarahkan kepada rangsangan tertentu

  • Kompetisi untuk menarik perhatian kita:
    • Terdapat 3,500 iklan setiap harinya
    • Sensory overload: konsumen mendapatkan informasi jauh lebih banyak daripada yang bisa mereka proses
  • Konsumen muda dapat melakukan multitaskmemproses informasi yang berasal dari berbagai media pada saat yang bersamaan
  • Para pemasar harus mengatasi clutter untuk mendapatkan perhatian konsumen

2-55

56 of 67

SELEKSI PERSONAL

  • Perceptual selection: manusia hanya memberi perhatian pada sedikit stimulus yang ditunjukkan pada mereka
  • Faktor-faktor seleksi personal:

2-56

Perceptual vigilance

Perceptual defense

Adaptation

57 of 67

SELEKSI PERSONAL (LANJUTAN)

  • Perceptual vigilance: konsumen lebih memperhatikan stimulus yang sesuai dengan kebutuhan mereka
    • Contoh: Anda sedang mencari mobil, maka Anda akan memperhatikan iklan mobil lebih daripada biasanya
  • Perceptual defense: konsumen melihat apa yang ingin mereka lihat-dan tidak melihat apa yang tidak ingin mereka lihat
    • Contoh: perokok berat menghindari gambar penderita kanker paru-paru

2-57

58 of 67

SELEKSI PERSONAL (LANJUTAN)

  • Adaptation: seberapa lama konsumen terus menyadari suatu stimulus dari waktu ke waktu
  • Faktor-faktor yang mendorong adaptation:

2-58

Intensitas

Durasi

Diskriminasi

Exposure

Relevansi

59 of 67

SELEKSI STIMULUS

  • Seringkali kita menyadari stimulus yang berbeda dari apa yang ada di sekitar stimulus tersebut
  • Karena itu, pemasar menciptakan “kontras” melalui:

  • Interpretasi: makna yang kita berikan kepada suatu stimulus
    • Konsumen memberikan makna berdasarkan skema, suatu set keyakinan dalam diri
    • Melalui proses yang disebut dengan priming, beberapa properti stimulus dapat menghasilkan skema baru dalam benak konsumen

2-59

Ukuran

Warna

Posisi

Keunikan

60 of 67

STIMULUS ORGANIZATION

  • Kita menginterpretasikan sensasi dengan apa yang telah ada dalam benak kita
  • Bagaimana stimulus terorganisasi:
    • Closure: konsumen menerima gambar yang tidak lengkap sebagai gambar yang sudah lengkap
    • Similarity: konsumen mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik fisik yang serupa
    • Figure-ground: salah satu bagian dari stimulus akan lebih mendominasi, sementara bagian lainnya menjadi latar belakang

Contoh: foto dimana objek utama menjadi fokus di tengah sehingga perhatian konsumen tertarik pada objek tersebut

2-60

61 of 67

BIAS DALAM INTERPRETASI

  • Kita menginterpretasikan stimulus-stimulus yang ambigu berdasarkan pengalaman, ekspektasi, dan kebutuhan kita.
    • Contoh: el clasico

2-61

62 of 67

SEMIOTICS

  • Semiotics: hubungan antara tanda, simbol, dan peran mereka dalam menentukan arti
  • Pesan pemasaran memiliki tiga komponen dasar:
    • Object: produk yang merupakan fokus utama dari pesan yang disampaikan
    • Sign: sesuatu yang melambangkan makna dari objek
    • Interpretant: makna yang diharapkan

2-62

63 of 67

RELASI SEMIOTIC

2-63

Figure 2.3

64 of 67

SEMIOTIC (LANJUTAN)

  • Tanda-tanda dapat diasosiasikan dengan suatu objek dalam tiga cara:

2-64

Sign that

resembles

the product

in some way

ICON

Sign that is

connected to a product

because they share some

property

INDEX

Sign that relates to a product by either conventional or agreed-upon associations

SYMBOL

Example:

Ford Mustang

galloping horse

Example:

Pine tree in Spic

‘n Span = fresh

Example:

Lion = fearlessness

65 of 67

SEMIOTICS (LANJUTAN)

Hyperreality: sebuah proses membuat simulasi menjadi nyata

  • Pria Marlboro = semangat orang-orang Amerika yang tinggal di perbatasan
  • Heidi-land = Swiss

2-65

66 of 67

PERSEPSI POSISI

  • Persepsi merek= atribut fungsional + atribut simbolis
  • Perceptual map: “peta” yang menggambarkan keberadaan merek dalam benak konsumen
    • Digunakan untuk merancang posisi merek yang diharapkan pada masa mendatang setelah melihat bagaimana konsumen memposisikan suatu merek tertentu pada saat ini.

2-66

Figure 2.4

67 of 67

STRATEGI POSITIONING

  • Strategi Positioning: elemen bauran pemasaran yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap suatu merek
  • Contoh brand positioning:

2-67

Lifestyle

Grey Poupon is “high class”

Price leadership

Southwest Airlines “no frills”

Attributes

Bounty is “quicker picker upper”

Product class

Mazda Miata is sporty convertible

Competitors

Northwestern Insurance is the “quiet company

Occasions

Wrigley’s gum used when smoking not permitted

Users

Levi’s Dockers targeted to men in 20s and 30s

Quality

At Ford, “Quality is Job 1”