LOKAKARYA MINI BULANAN CAPAIAN FEBRUARI 2025
LINTAS KLASTER
MARET 2025
LINTAS KLASTER �PELAYANAN GAWAT DARURAT�
CAPAIAN BULAN : FEBRUARI 2025
TINDAKAN | RUJUKAN | TOTAL KUNJUNGAN |
55 | 2 | 55 |
KUNJUNGAN PASIEN IGD FEBRUARI 2025
GRAFIK KUNJUNGAN IGD FEBRUARI 2025
RUJUKAN VIA SISRUTE BULAN FEBRUARI 2025
INDIKATOR KINERJA
NO | INDIKATOR | TARGET | CAPAIAN | IDENTIFIKASI MASALAH | ANALISI MASALAH | RENCANA TINDAK LANJUT |
1 | Kompetensi SDM memenuhi standart | 100% | 42,85% | Masih ada tenaga kesehatan yang belum memiliki sertifikat kompetensi kegawatdaruratan | Sertifikat ada yang kadaluarsa dan belom pelatihan | Dilakukan pengajuan pelatihan untuk tenaga kesehatan |
2 | Respon time emergency < 5 menit | 100% | 100% | sudah terlaksananya respon time < 5menit pada pasien IGD | Pelayanan harus ditingkatkan dan peralatan dilengkapi | Pelayanan tetap dilakukan sesuai alur triase |
3 | Kelengkapan pengisian informed consent | 100% | 100% | Pengisian sudah lengkap | Informed consent diisi dengan lengkap | Semua tindakan dilakukan Informed Consent |
KETERSEDIAN OBAT DAN BMHP DI UGD �BULAN FEBRUARI 2025
LINTAS KLASTER �LABORATORIUM
CAPAIAN BULAN : FEBRUARI 2025
*info pemegang program
NO | KEGIATAN | JUMLAH KUNJUNGAN | JENIS PEMERIKSAAN LABORATORIUM |
1. | Jumlah Pemeriksaan Laboratorium UPTD Puskesmas Cireundeu | Pemeriksaan dan dengan jumlah 921 Pemeriksaan dan pasien Laboratorium 298 | GLUKOSA DARAH, TC, HDL, LDL, TG, HBSAG, HIV, SHYFILIS, NS1, IgG, IgM, HBSAg, HB, BTA, URINE, WIDAL, OT, PT, CR, AU, DAN DARAH RUTIN, BTA |
2 | Rujukan pasien periksa di luar puskesmas (Rujukan Spesimen. | 46* | TCM |
PEMERIKSAAN LAB YG DI PUSKESMAS | RUJUKAN SPESIMEN | TOTAL KUNJUNGAN |
921 | 46 | 967 |
Pemeriksaan yang ditangani Di LABORATORIUM Bulan FEBRUARI 2025 |
Pemeriksaan yang di kerjakan diantaranya : pemeriksaan gula darah, darah RUTIN , HIV, HBS Ag, NS1 , igG – IgM dengue , dan TCM , BTA, Hb, Prot. Urine, CR, CH, HDL, LDL, TG, OT, PT, DAN urine rutin. |
KUNJUNGAN PASIEN LAB FEBRUARI 2025
GRAFIK RUJUKAN PEMERIKSAAN TCM
GRAFIK JUMLAH PASIEN LABORATORIUM
GRAFIK JUMLAH PEMERIKSAAN LABORATORIUM
INDIKATOR KINERJA
NO. | INDIKATOR | TARGET | HASIL PENCAPAIAN | IDENTIFIKASI MASALAH | ANALISIS MASALAH | RENCANA TINDAK LANJUT |
1 | Waktu tungguhasil pelayanan laboratorium | 100% | 100 % | Sudah terlaksana waaktu tunggu pelayanan laboratorium
| Sudah sesuai waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium | Melakukan kegiatan yang sudah di tentukan |
2 | Tidak adanya kesalahan penyerahan hasil laboratorium | 100% | 100% | Sudah terlaksananya kegiatan penyerahan hasil laboratorium dan tidak adanya kesalahan | Sudah sesuai penyerahan hasil laboratorium dgn tidak adanya kesalahan | Melakukan kegiattan yang sudah di tentukan |
3 | Waktu lapor nilai kritis < 30 menit | 100% | 100% | Sudah terlaksananya kegiatan pelaporan waktu nilai kritis kurang dari < 30 menit tetapi untuk pelaporan nilai kritis belum masuk ke MRE | Sudah sesuai penyerahan pelaporan nilai kritis < 30 menit, tetapi untuk bukti pelaporannya belum bisa di masukan ke MRE. | Koordinasi dengan RM agar pelaporan nilai kritis masuk ke MRE. |
Grafik Kunjungan Pemeriksaan LABORATORIUM� FEBRUARI 2025
PEMECAHAN MASALAH LABORATORIUM�DI UPTD PUSKESMAS CIREUNDEU
NO | PRIORITAS MASALAH | PENYEBAB MASALAH | ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH | PEMECAHAN MASALAH TERPILIH | KET |
1. | LABORATORIUM |
|
|
|
|
SPM Laboratorium di Puskesmas
No | SPM Laboratorium | Keterangan |
1. | SDM sumber daya manusia tenaga ahli yang terlatih dan bersertifikat. | Sudah memiliki STR dan SIP |
2. | Fasilitas dan Peralatan yang lengkap untuk semua jenis pengujian dan pemeriksaan dan terkalibrasi. | Kalibrasi sudah dilaksanan satu tahun sekali. |
3. | Prosedur dan standar pengujian (SOP)yang berlaku | Laboratorium Sudah memiliki SOP |
4. | Keamanan dan Kesehatan Kerja harus mematuhi standar keselamatan kerja termasuk APD dan prosedur penanganan bahan berbahaya. | Untuk APD sudah tersedia, untuk biosafety dan biosecurity di Laboratorium masih belum sesuai dengan standar (BELUM DILAKUKAN) |
5. | Pelayanan dan Waktu Penyelesaian Laboratorium harus memberikan pelayanan cepat, akurat, dan respontif | Sudah ada monitoring waktu penyelesaian pelayanan Laboratorim, untuk keakuratan hasil PMI sudah dilaksanakan, Laboratorium sudah mendaftar untuk kegiatan PME di sikslus 1 yang akan dilaksanakan pengerjaannya pada bulan April - Juli 2025 untuk parameter kimia klinik |
6. | Kualitas dan Akreditasi | Sudah mendaftar sebagai peserta PME yang diselenggarakan oleh BB Binomika pada periode siklus 1. |
7. | Laporan dan dokumentasi | Sudah dilaksanakan laporan pemeriksaan laboratorium yang didokumentasikan pada buku dan salinan di Excel. |
PMI LAB
BUKTI REGITRASI PENDAFTARAN PME SIKLUS 1
LINTAS KLASTER �FARMASI
CAPAIAN BULAN FEBRUARI 2025
NO | KEGIATAN | JUMLAH KUNJUNGAN |
1 | Resep Obat Jadi | 1178 |
2 | Resep Obat Racikan | 100 |
KUNJUNGAN PASIEN Farmasi
FEBRUARI 2025
Resep Obat Jadi | Resep Obat Racikan | TOTAL KUNJUNGAN |
1178 | 100 | 1278 |
GRAFIK KUNJUNGAN FARMASI 2024
INDIKATOR KINERJA FARMASI
NO. | INDIKATOR | TARGET | HASIL PENCAPAIAN | IDENTIFIKASI MASALAH | ANALISIS MASALAH | RENCANA TINDAK LANJUT |
1 | Waktu tunggu pelayanan obat racikan <= 60 menit | 100% | 100% | Sudah Terlaksananya Waktu tunggu Pelayanan obat jadi <30 Menit per resep. | Pelayanan harus ditingkatkan lagi dan Obat-obatan masih banyak yang kosong | Melakukan pengajuan ke dinas kesehatan untuk pendistribusan obat yang sedang kosong |
2 | Tidak terjadinya kesalahan pemberian obat | 100% | 100% | Sudah Terlaksananya Waktu tunggu Pelayanan obat jadi <30 Menit per resep. | Pelayanan harus ditingkatkan lagi dan Obat-obatan masih banyak yang kosong | Pelayanan tetap dilanjutkan dan tetap monitoring persediaan obat yang kosong untuk di subtitusi dengan obat lain |
3 | Tidak adanya obat expired yang tidak terpantau | 100% | 100% | Pemantauan Obat Expired sudah sesuai | Pemantauan obat tetap harus dilakukan secara berkala | Pemantauan obat expired selalu dilakukan minimal sebulan sekali |
4 | Kepatuhan pemantauan obat high alert dan LASA | 100% | 100% | Pemantauan Obat High alert dan LASA sudah sesuai | Pemantauan Obat High alert dan LASA diberi jarak dengan obat-obatan yang lain | Semua Obat high alert dan LASA selalu dipantau dan diberi jarak dengan obat-obatan yang lain |
Berdasarkan sampling resep yang dilakukan, peresepan antibiotik pada ISPA mendapatkan hasil 0% dengan standar yang ditetapkan oleh WHO sebesar 22,7%. Sedangkan peresepan antibiotik pada Diare non-spesifik mendapatkan hasil 0% dengan standar yang ditetapkan oleh WHO sebesar 22,7%. Peresepan antibiotik pada ISPA dan peresepan antibiotik pada diare sudah sesuai standar.
Jumlah rata-rata item obat per lembar resep
Hasil | Parameter WHO | Target Kemenkes |
ISPA dan Batuk Pilek (Common Cold): 2.13 | 1.8-2.2 | <2.6 |
Diare non-spesifik: 2.17 | 1.8-2.2 | <2.6 |
Berdasarkan sampling resep yang dilakukan, jumlah rata-rata item obat per lembar resep pada ISPA adalah 2.13 dengan standar yang telah ditetapkan oleh WHO sebesar 1.8-2.2 dan oleh kemenkes <2.6. Sedangkan jumlah rata-rata item obat per lembar resep pada Diare non spresifik adalah 2.17 dengan standar yang telah ditetapkan oleh WHO sebesar 1.8-2.2 dan oleh kemenkes <2.6. Jumlah rata-rata item obat per lembar resep pada kedua penyakit masih diluar standar.
TERIMAKASIH….