1 of 17

Moh. Kurdi ��Prodi Manajemen�Fakultas Ekonomi dan Bisnis�Universitas Wiraraja�2019

DASAR PERILAKU DAN KERJASAMA KELOMPOK

2 of 17

KELOMPOK?

2

Kumpulan yang terdiri dari dua individu atau lebih yang berinteraksi dan saling bergantungan, yang saling bergabung untuk mencapai tujuan tertentu.

3 of 17

KELOMPOK DALAM ORGANISASI

3

KELOMPOK

FORMAL

KELOMPOK

INFORMAL

Kelompok

Komando

Kelompok

Tugas

Kelompok

Persahabatan

Kelompok

Kepentingan

Melaksanakan

Tugas

rutin

Melaksanakan

Tugas/proyek

tertentu

Mendukung

Atau

Menghambat

TUJUAN

ORGANISASI

KLASIFIKASI KELOMPOK

4 of 17

PERBEDAAN KELOMPOK FORMAL DAN INFORMAL

ASPEK

KELOMPOK FORMAL

ORGANISASI INFORMAL

  • Hubungan antar pribadi

  • Kepemimpinan

  • Pengendalian Perilaku

  • Ketergantungan
  • Jelas/Terstruktur

  • Dirancang dan

ditetapkan

  • Penghargaan dan

hukuman

  • Bawahan lebih

tergantung

  • Tergantung pada

motif dan tujuan

  • Muncul dan dipilih

  • Pemenuhan kebu-tuhan
  • Keanggotaan bebas

dan tidak tergantung

5 of 17

5

  1. Keamanan
  2. Status
  3. Penghargaan Diri
  4. Persaudaraan
  5. Kekuasaan
  6. Prestasi Baik

Alasan orang bergabung dalam kelompok

6 of 17

6

Tahap-tahap dalam Pengembangan Kelompok

1. Membentuk

2. Memperebutkan

3. Menyusun Norma

4. Mengerjakan

5. Membubarkan

7 of 17

7

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Kelompok

1. Peran

2. Norma

3. Status

4. Besaran

5. Kekompakan

6. Keragaman

8 of 17

Peran (Role)

  • Peran adalah suatu rangkaian pola perilaku yang diharapakan yang dikaitkan dengan seseorang yang menduduki posisi tertentu dalam unit sosial

8

9 of 17

Norma

  • Norma adalah standar perilaku yang diterima dan berlaku pada para anggota kelompok yang mencerminkan apa yang harus dan tidak harus dilakukan berdasarkan suatu keadaan tertentu
  • Norma kinerja (memberikan petunjuk secara eksplisit mengenai kerasnya para anggota harus bekerja, dan berapa output yg harus dihasilkan)
  • Norma penampilan (kode baju, aturan-aturan tak tertulis mengenai kapan tertulis sibuk)
  • Norma pengaturan sosial (dengan siapa makan siang, )
  • Norma alokasi sumber daya (penugasan pekerjaan-pekerjaan yang sulit dan distribusi sumber daya, misalnya gaji atau perlengkapan)

9

10 of 17

UKURAN/BESARAN KELOMPOK

  • Apakah ukuran kelompok mempengaruhi perilaku?

Bukti menunjukkan bahwa kelompok kecil lebih cepat menyelesaikan tugas dibanding kelompok yang lebih besar. Akan tetapi, jika kelompok tersebut sedang terlibat dalam pemecahan masalah, kelompok yang besar secara konsisten mendapat nilai yang lebih baik.

  • Social loafing (kemalasan sosial). Maksudnya adalah kecenderungan individu untuk memberikan hanya sedikit usaha ketika bekerja secara kolektif dibanding, jika mereka bekerja secara individu.

11 of 17

KEKOMPAKAN (cohesiveness)

Kekompakan adalah keadaan yangn mana para anggota kelompok tertarik satu sama lain dan termotivasi utuk tetap bertahan dalam kelompok

  • Erat kaitannya dengan produktifitas kelompok.

  • Hubungan kekompakan dengan produktifitas tergantung pada norma kinerja yang dibangun oleh kelompok tersebut.

  • Semakin kompak kelompok tersebut semakin mengarah pada tujuannya, maka semakin tinggi produktifitasnya dengan syarat didukung norma yang tinggi, tapi sebaliknya jika norma rendah akan menurunkan produktifitasnya.

12 of 17

Penyebab dari pengaruh social loafing (kemalasan sosial) ?

  • Bersumber dari suatu keyakinan bahwa anggota lain dalam kelompok tidak melakukan bagian tugas mereka dengan seimbang.

  • Penjelasan lainnya adalah penyebaran tanggung-jawab. Jangan sampai ada “free riders, penumpang gratis” hanya mengandalkan pada usaha-usaha kelompok.

13 of 17

KOMPOSISI/KERAGAMAN (Diversity)

  • Keragaman adalah sejauh mana para anggota dari suatu kelompok memiliki kesamaan, atau berbeda dari sati sama lain
  • Kelompok heterogen akan lebih memiliki kemampuan dan informasi yang beragam dan mestinya lebih efektif dibandingkan dengan kelompok yang homogen.

  • Hanya saja biasanya elemen keragaman, pada awal saja sedikit mengganggu proses kelompok, karena membutuhkan penyesuaian bagaimana cara bekerjasama melalui ketidakcocokan pendapat dan pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikan masalah.

14 of 17

Bagaimana Manajer Meningkatkan Kekompakan ?

  • Memperkenalkan persaingan

  • Meningkatkan Ketertarikan antar pribadi

  • Meningkatkan Intraksi

  • Menciptakan tujuan bersama dan senasib

15 of 17

15

Pengambilan Keputusan Kelompok

Kekuatan

>> Menghasilkan informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap

Kelemahan

>> Memerlukan Waktu yang Lama, Adanya Dominasi dari beberapa anggota, dan Tanggungjawab yang ambigu.

Efektivitas dan Efisiensi

16 of 17

Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat

~al-Hujurat: 10~

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh

~Ash-Shaff: 4~

17 of 17

TERIMA KASIH

17