1 of 32

Hacker

2 of 32

Hal penting pertama ; mencari sebuah target

Diinternet terdapat beberapa miliar alamat ip publik. Jadi seberapa sulit untuk menemukan sebuah target yang cocok ?

Keberadaan jaringan anda di internet merupakan sarana yang memungkinkan seorang hacker untuk menemukan anda. Sehingga anda harus memikirkan keamanan jaringan anda dari serangan – serangan dengan memasang teknologi kemanan seperti antivirus, firewall, dan meng update patch keamanan dari operating system. Wajar jika anda menganggap bahwa teknologi keamanan dapat melindungi anda dari ancaman jahat tekhnologi hacker tetapi terkadang melupakan faktor keamanan yang terlemah : faktor manusia

3 of 32

Hacking informasi yang tidak berbahaya

  • Atau yang dikenal juga dengan social eninnering, meskipun anda tidak menganggap informasi yang tidak berbahaya sebagai sebuah informasi yang tidak penting untuk dilindungi informasi ini dapat menjadi penting bagi penyerang social engineer.
  • Hacker yang cerdas yang menggunakan social engineer dapat mengambil bagian sederahana informasi ini dan menggunakannya dengan beberapa data yang relatif mudah diperoleh untuk pengoperasian hack ketingkat selanjutnya.

4 of 32

5 of 32

6 of 32

  • Informasi pribadi karyawan-pencurian indentitas yang kemudian digunakan untuk kemudian dipergunakan untuk kegiatan hack selanjutnya.

  • Apakah anda adalah target kesempatan ?
  • Untuk mengetahui apakah anda seorang target kesempatan atau bukan, tergantung pada infrastruktur keamanan anda . hal yang anda perlu ketahui adalah jika anda tidak memiliki firewall atau firewall anda tidak diupdate untuk beberapa saat, anda potensial menjadi target kesempatan.

7 of 32

Proses Serangan

  • Terlepas dari jenis sistem yang menjadi target seorang penyerang, biasanya penyerang melakukan langkah-langkah dasar yang sama :

1. Reconnaissance dan footprinting

2. Scanning

3. Enumerasi

4. Mendapatkan akses

5. Eskalasi

6. Membuat backdoor dan menyembunyikan jejak

8 of 32

Target pilihan

  • Apakah anda target pilihan ?
  • Sekenario berikut dapat membantu anda dalam memahami apakah perusahaan anda atau bahkan mungkin anda merupakan target pilihan hacker :

9 of 32

10 of 32

Reconnaissance dan footprinting

  • Persiapan cerdas menuju medan pertempuran (cassing the joint) adalah istilah militer yang digunakan untuk menyebut metodelogi yang digunakan untuk mengurangi ketidak jelasan tentang musuh, lingkungan, dan daerah untuk semua tipe operasi militer. Selama aksi militer, konsep ini dilakukan dengan menggunakan sinyal dari pesawat terbang yang memungkinkan komandan militer untuk “melihat” medan pertempuran dan kemudian memutuskan kapan dan yang lebih penting lagi, bagaimana mereka menghadapi musuh.

11 of 32

12 of 32

13 of 32

  • Karakteristik intranet ; network engineer mengetahui bahwa para hacker berusaha dan mendapatkan akses ke internet, dengan demikian, beberapa jaringan memiliki infrastruktur duplikat di dalam dan di luar firewall mereka. Hasilnya hacker cermat mengulang langkah-langkah footprinting yang dia lakukan dari internet terhadap intranet target.

14 of 32

15 of 32

Scaning

  • Penyerang berinisiatif melakukan serangkaian scan yang lebih aktif terhadap target dengan menggunakan tools sebagai contoh NMAP (www.insecure.org) sebuah piranti gratis yang biasa digunakan hacker. Juga tools untuk melihat layanan-layanan (SMTP, NTP, FTP, dll) apa yang dapat diakses pada server tersebut (www.tigertools.net) tigersuite.
  • Catatan : telnet ke alamat IP address target pada berbagai port kadang-kadang dapat memberi hasil yang mengejutkan. Cobalah telnet kebeberapa port yang sudah dikenal (seperti port 80) dan lihat hasil apa yang anda dapatkan (tipe web server).

16 of 32

Enumerasi

  • Menentukan lingkup jaringan melibatkan footprinting, scanning, dan enumerasi. Footprinting memugkinkan penyerang untuk membatasi lingkup aktivitasnya ke sistem yang berpotensi menjadi target kerentanan yang dia rencanakan untuk diterapkan pada server. Scanning memberitahu penyerang port mana yang terbuka dan layanan apa yang dijalankan.
  • Enumerasi merupakan turunan dari informasi account valid dan exported resources. Perbedaan pokok antara teknik scanning dan footprinting sebelumnya adalah enumerasi memasukan koneksi aktif kesistem tertentu dan membuat request untuk menghubungi sistem khusus ini juga.
  • Serperti semua tahap dalam serangan, menjalankan kegiatan-kegiatan tersebut secara bersamasama akan membuat hasil serangan menjadi berbeda. Berikut ini adalah empat katagori utama dalam sebuah jaringan:

17 of 32

  • Resource dan share jaringan
  • Pengguna dan group
  • Aplikasi
  • Banner peranti

18 of 32

Enumerasi Windows

  • Sistem operasi windows masih sangat bergantung pada penggunaan NetBios (UDP port 137) dan sebagian dari piranti-piranti dapat digunakan penyerang untuk mempelajari pembangunan jaringan berbasis Windows ke dalam sistem operasinya sendiri.
  • Catatan command line net view ( c:\net view ), nb view, NetBios view ( c:\nbstat –A 192.168.3.70 ).

19 of 32

  • Cara terbaik untuk menghentikan penyerang mengetahui informasi ini dari jaringan anda adalah dengan memastikan bahwa router dan firewall anda memblok keluar masuk paket NetBios. Blok di kedua titik ini bertujuan mencegah pendekatan berlapis pada keamanan.
  • Khususnya, blok port berikut:
  • TCP dan UDP pada port 135 sampai 139
  • TCP dan UDP port 445 pada Windows 2000

20 of 32

  • Pada akhirnya, penyerang harus mendapatkan akses ke sebuah sistem melalui beberapa aspek dari sistem tersebut. Ada empat jenis utama eksploitasi yang menunjukan perbedaan aspek dari sebuah sistem yang menjadi target penyerang :
  • Serangan sistem operasi
  • Serangan aplikasi
  • Serangan miskonfigurasi
  • Serangan script

21 of 32

  • Dengan aspek-aspek berbeda dari serangan ini, seorang penyerang dapat maju dengan
  • dua cara berikut :

Serangan otomatis

  • Serangan ini menscan setiap alamat ip dalam blok kelas C pada port 80 untuk mencari kelemahan yang berdampak pada web server, jika proses ini berhasil serangan dimulai, jika tidak proses ini terus mencari.

22 of 32

Serangan ditargetkan

  • Jenis serangan ini lebih berbahaya karena organisasi anda menjadi target khusus serangan, dengan kata lain penyerang tahu bahwa anda memiliki sesuatu yang dia inginkan atau dengan berhasil menyerang anda dia akan mencapai sasarannya. Serangan ini semakin banyak digunakan dengan menggunakan agenda politik atau sosial sebagai dasar serangan.

23 of 32

Serangan Sistem Operasi

  • Bayangkan anda seorang hacker yang menemukan sebuah server yang memiliki sistem operasi asli yang diinstall tanpa patch dengan semua layanan default telah diaktivasi. Server tersebut akan terkontaminasi dalam hitungan jam.

24 of 32

Serangan Aplikasi

  • Serangan dengan menggunakan kelemahan dari aplikasi sistem seperti aplikasi sistem pada perangkat wifi yang belum ter update firmwarenya.

25 of 32

Serangan Miskonfigurasi

  • Langkah terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mematikan layanan-layanan yang tidak dibutuhkan dan berkonsentrasi pada pengamanan dan penyusunan layanan-layanan yang diperlukan. Atau masalah lain dalam miskonfigurasi adalah membiarkan atau tidak merubah password atau user name dari sebuah alat yang terkonfigurasi secara default “admin/admin”.

26 of 32

Serangan Script

  • Unix dan linux tak pelak lagi merupakan sistem dimana penyerang akan mendapatkan script yang mudah untuk diserang. Sebagian besar sistem operasi ini dilengkapi dengan script dan program yang siap untuk digunakan. Paket ini merupakan berkat terselubung, tetapi jika tetap diaktifkan atau tidak diperiksa, mereka dapat menjadi awal serangan terhadap sistem anda.

27 of 32

  • Selama fase penyerangan ini, penyerang berusaha mengeksekusi beberapa serangan berikut terhadap sistem Anda :

- Buffer memory overflows

- Brute force guess passwords

- Try and sniff a password

- Capture the password flag

28 of 32

  • Teknik, piranti dan prosudur penyerangan berbeda-beda tergantung tingkat keterampilan penyerang dan
  • kemampuan untuk membaca cript dan program umum. Cara lainnya, menggunakan peranti-peranti open source yang banyak tersedia secara gratis tersebut. Para penyerang cenderung menggunakan beberapa peranti gratis tersebut, atau seluruh peranti berikut ini :
  • NMAP (www.insecure.org)
  • STROBE (www.deter.com/unix/index.html)
  • NESSUS (www.nessus.org)
  • SATAN (www.cerias.purdue.edu/coast/satan.html)
  • Winscan, Sam Spade, dan lainnya (Windows OS)

29 of 32

Organisasi Keamanan Jaringan

- www.cert.org CERT Coordinator Center

- www.sans.org SANS

- www.cisecurity.com Center for internet Security (CIS)

- www.sans.org/score/ SCORE

- http://isc.scans.org/ Internet Storm Center

- http://icat.nist.gov/icat.cfm ICAT Metabase

- www.security-focus.com Security Focus

30 of 32

Tinjauan Serangan dan Eksploitasi Umum

- Denial of Service (DOS)

- Distribute Denial of Service (DDOS)

- Serangan SYN flood

- Serangan UDP flood

- Serangan Port scan

- Ping of death

- IP spoofing

31 of 32

- Serangan Land

- Serangan Tear Drop

- Ping Scan

- Serangan WinNuke

- Serangan Smurf

- Brute Force

- Source Routing

- ICMP flood

- Sniffing Packets

32 of 32

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Serangan Miskonfigurasi

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Serangan Script