Ragam Tari Tradisional Bali
Eksplorasi Budaya
INDONESIA
Tari Barong Brutuk
BALI, INDONESIA
Tari Topeng Tua adalah kesenian yang diperuntukkan sebagai sarana hiburan dan menjadi pelengkap dari upacara keagamaan. Mengutip laman Topeng Bali, Topeng Tua masuk pada kategori pengelembar yang menokohkan seorang menteri senior, penasehat raja bahkan raja itu sendiri, ketika masuk ke masa pensiunnya.
Tari Barong Ket
BALI, INDONESIA
Tari Barong Ket adalah sosok Barong yang wujudnya mirip manusia namun ukuran badannya cukup tinggi, kira-kira dua kali lebih tinggi badan orang dewasa. Untuk Barong laki-laki dinamakan Jero Gede, sementara untuk Barong perempuan bernama Jero Luh. Konon, Barong jenis ini dibuat untuk mengelabui para makhluk halus yang sering mengancam manusia.
Tari Topeng Tua
Tari Topeng Tua adalah kesenian yang diperuntukkan sebagai sarana hiburan dan menjadi pelengkap dari upacara keagamaan. Mengutip laman Topeng Bali, Topeng Tua masuk pada kategori pengelembar yang menokohkan seorang menteri senior, penasehat raja bahkan raja itu sendiri, ketika masuk ke masa pensiunnya.
BALI, INDONESIA
Tari Legong Keraton
Tari Legong Keraton merupakan salah satu ujung tombak pariwisata yang ada di Indonesia. Pulau yang dikenal dengan sebutan Pulau Dewata ini mempunyai banyak sekali potensi wisata, dari mulai wisata alam hingga wisata adat dan budaya. Wisata alam yang ada di Bali menawarkan keindahan panorama pantai-pantai yang sangat indah.
BALI, INDONESIA
Tari Margapati
Tari Margapati adalah tarian yang diciptakan oleh almarhum seniman Bali bernama Nyoman Kaler pada tahun 1942. Tari Margapati berasal dari kata "marga" yang berarti binatang dan "pati" yang berarti raja. Dapat diartikan bahwa Tari Margapati merupakan tari yang melukiskan gerakan-gerakan seekor raja hutan (singa).
BALI, INDONESIA
Tari Pendet
BALI, INDONESIA
Tari Pendet adalah salah satu tarian yang paling tua. Dimana tarian ini sudah ada sejak tahun 1950. Awal mula tarian ini muncul adalah sebagai tarian sembahan yang dilakukan ketika sembahyang di pura-pura. Tarian ini ditujukan sebagai bentuk ucapan selamat datang atas turunnya dewa di Bumi. Tari pendet adalah hasil dari gubahan maestro seni tari dari Bali yang bernama I Wayan Rindi.
Tari Margapati
Tari Margapati adalah tarian yang diciptakan oleh almarhum seniman Bali bernama Nyoman Kaler pada tahun 1942. Tari Margapati berasal dari kata "marga" yang berarti binatang dan "pati" yang berarti raja. Dapat diartikan bahwa Tari Margapati merupakan tari yang melukiskan gerakan-gerakan seekor raja hutan (singa).
BALI, INDONESIA
Tari Rejang
BALI, INDONESIA
Tari Rejang adalah tarian tradisional masyrakat Bali dalam menyambut kedatangan serta menghibur para dewa yang datang dari Khayangan dan turun ke Bumi. Tarian rejang ini secara khusus ditampilkan pada waktu berlangsungnya suatu upacara adat atau keagamaan masyarakat Hindu di Bali. Selain sebagai salah satu warisan budaya, tarian ini juga dipercaya memiliki nilai-nilai penting di dalamnya.
Tari Baris Jangkang
Tari Baris Jangkang adalah sebuah tarian yang dipentaskan oleh sekelompok pria dewasa yang ada di Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tari Baris Jangkang sangat jauh berbeda, dengan tarian-tarian sakral lainnya. Dimana tarian ini memiliki nilai kesakralan dan unsur magis yang sangat tinggi.
BALI, INDONESIA
Tari Kecak
BALI, INDONESIA
Tari kecak adalah seni tari yang berasal dari Bali. Seni tari kecak ini dipertunjukkan oleh puluhan penari laki-laki yang duduk berbaris dengan pola melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak, cak, cak" serta mengangkat kedua lengan. Dalam menarikan tari kecak para penari duduk melingkar dan mengenakan kain khas Bali yang bermotif kotak-kotak seperti papan catur yang ditaruh di pinggang.