KURIKULUM MERDEKA�PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Budi Muhammadi, M.Pd.
“Hanya ada satu bukti
dari kemampuan- tindakan.”
MGMP Matematika SMP Kota Pekalongan
LOGO
“ Add your company slogan ”
Profil Pelajar Pancasila
Beriman, Bertakwa
kepada Tuhan YME
dan Berakhlak Mulia
Kreatif
Berkebhinekaan
Global
Gotong Royong
Bernalar Kritis
Mandiri
Refleksi Pembelajaran
Ilustrasi Pembelajaran
Bu Indah adalah guru kelas 3 SD dengan jumlah murid sebanyak 32 murid. Di antara 32 murid di kelasnya tersebut, Bu Indah memperhatikan bahwa 3 murid selalu selesai lebih dahulu saat diberikan tugas menyelesaikan soal-soal perkalian. Karena dia tidak ingin ketiga anak ini tidak ada pekerjaan dan malah mengganggu murid lainnya, akhirnya ia berinisiatif untuk menyiapkan lembar kerja tambahan untuk 3 anak tersebut. Jadi jika anak-anak lain mengerjakan 15 soal perkalian, maka untuk 3 anak tersebut, Bu Indah menyiapkan 25 soal perkalian.
Berdasarkan ilustrasi kelas tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
Pengertian Pembelajaran Diferensiasi
Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.
Kembali pada kasus Ibu Indah di atas, apakah Bu Indah sudah melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi?
Pembelajaran berdiferensiasi haruslah berakar pada pemenuhan kebutuhan belajar murid dan bagaimana guru merespon kebutuhan belajar tersebut
Eksplorasi Konsep
Kebutuhan Belajar Murid
Kesiapan Belajar
Minat
Profil Belajar
Diferensiasi Proses
Diferensiasi Materi (Konten)
Diferensiasi Produk
Pembel. Berdiferensiasi
Murid akan menunjukkan kinerja yang lebih baik jika tugas-tugas yang diberikan sesuai dengan :
Kesiapan Belajar
Implementasi Kesiapan Belajar
Kesiapan Belajar (Readiness) | Beberapa murid telah memahami konsep keliling; dapat melakukan operasi hitung dasar | Beberapa murid telah memahami konsep keliling; namun belum lancar dalam melakukan operasi hitung dasar | Beberapa murid belum memahami konsep keliling � |
Tugas | Murid diminta untuk mengerjakan soal menantang yang mengaplikasikan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari. Murid diminta untuk bekerja secara mandiri dan saling memeriksa pekerjaan masing-masing | Murid menggunakan bantuan benda kongkrit untuk menghitung keliling bangun datar (Misal menggunakan lidi atau sedotan). Jika mengalami kesulitan murid diminta menerapkan strategi “3 before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya pada guru) Guru akan sesekali datang ke kelompok ini untuk memastikan tidak ada miskonsepsi | Murid akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang keliling bangun datar. Guru akan memberikan scaffolding yang lebih banyak pada proses ini |
Minat Belajar
Minat ada 2 jenis :
Merupakan keadaan psikologis yang dicirikan oleh peningkatan perhatian, upaya, dan pengaruh, yang dialami pada saat tertentu.
Minat juga dapat dilihat sebagai sebuah kecenderungan individu untuk terlibat dalam jangka waktu lama dengan objek atau topik tertentu.
Implementasi Minat Belajar
Ibu Tutik ingin mengajarkan murid-muridnya keterampilan membuat teks prosedur. Setelah selesai mendiskusikan tentang apa dan bagaimana membuat teks prosedur, Bu Tutik lalu meminta murid berlatih membuat sendiri teks prosedur tersebut.
Setiap murid diperbolehkan untuk menulis dengan topik sesuai dengan minat mereka. Anak yang memiliki minat terhadap memasak, boleh membuat teks prosedur tentang bagaimana cara memasak makanan tertentu. Murid yang memiliki minat terhadap kerajinan tangan boleh membuat teks prosedur tentang membuat sebuah produk kerajinan tangan tertentu, dan sebagainya. Keterampilan yang dilatih tetap sama, yaitu membuat teks prosedur, walaupun topiknya mungkin berbeda.
Profil Belajar
Lingkungan Belajar
Pengaruh Budaya
Gaya Belajar
Multiple Intelegence
Profil
Belajar
Spasial Visual, Linguistik,
Intrapersonal, Matematic dll
Implementasi Profil Belajar
Pak Neon akan mengajar pelajaran IPA, dengan tujuan pembelajaran yaitu agar murid dapat mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang habitat makhluk hidup. Berdasarkan identifikasi yang ia lakukan, Pak Neon telah mengetahui bahwa sebagian muridnya adalah pembelajar visual, sebagian lagi adalah pembelajar auditori, dan pembelajar kinestetik. Untuk memenuhi kebutuhan belajar murid-muridnya tersebut, Pak Neon lalu memutuskan untuk melakukan beberapa hal berikut ini
PAUD
SMA/K
SD
SMP
Contoh KBM Berdiferensiasi
Dukungan
3 Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
https://www.youtube.com/watch?v=PLT69Yf5my8&t=9s
Lingkungan yang mendukung Pembelajaran Diferensiasi
https://www.youtube.com/watch?v=akTeGglLkIg
Sampai Jumpa di Lain Kesempatan
“Hanya ada satu bukti
dari kemampuan- tindakan.”
Ada kekuatan luar biasa ketika sekelompok orang dengan minat yang sama, berkumpul untuk bekerja menuju tujuan yang sama.
LOGO
“ Add your company slogan ”