Manajemen Strategik
Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
Evaluasi Strategi
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
PROSES PENGENDALIAN DAN EVALUASI
Menurut William F. Glueck – Lawrence R. Jauch
Objectitive
Strategy
Implementa
Set Performance Standards and Envirotments
Measure Performance and Monitoring the Envirotment
Analyze the Reasons for Deviations
PENGENDALIAN STRATEGI
Lima langkah pengendalian strategi menurut Thomas Wheelen and J. David Hunger
Determine what to measure
Establish predeter mined
Measure performance
Des performance match standar
Take corrective action
STOP
1
2
3
4
5
YES
NO
Keterangan
PENTINGNYA UMPAN BALIK
Model-Model Pengukuran Kontemporer
Balance Scorecard
PERSPEKTIF FINANSIAL | |
Tujuan | Mengukur |
|
|
PERSPEKTIF PELANGGAN | |
Tujuan | Mengukur |
|
|
PERSPEKTIF INOVASI DAN PEMBELAJARAN | |
Tujuan | Mengukur |
|
|
PERSPEKTIF BISNIS INTERNAL | |
Tujuan | Mengukur |
|
|
Bagaimana pelanggan melihat kita?
Bagaimana kita dilihat oleh pemegang saham?
Dalam hal apa kita harus unggul?
Apakah kita bisa menciptakan nilai secara berkesinambungan?
Tabel Balance Scorecard (Kaplan dan Norton)
Strategy Map (Kaplan & Norton, 2004)
Perspektif
Finansial
Long Term Shareholder Value
Strategi Produktivitas
Memperbaiki struktur biaya
Memperbaiki struktur biaya
Strategi Bertumbuh
Meningkatkan Peluang Pendapatan
Meningkatkan Nilai Pelanggan
Perspektif
Pelanggan
Customer Value Proposition
Harga
Mutu
Ketersediaan
Pemilihan
Fungsionalitas
Kemitraan
Merek
Atribut Produk/ Layanan
Hubungan/ Relationship
Citra
Proses Manajemen Operasi
Internal Perspektif
Proses yang menghasilkan dan menyerahkan produk dan jasa
Proses Manajemen Pelanggan
Proses yang meningkatkan nilai pelanggan
Proses Inovasi
Proses yang menciptakan produk dan jasa baru
Proses Sosial dan Peraturan
Proses yang memperbaiki komunitas dan lingkungan
Human Capital
Information Capital
Organization Capital
Budaya
Kepemimpinan
Penyelarasan
Kerja Tim
Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
Economic Value Added (EVA)
EVA = (Rate of Return – Cost of capital) X Capital
Meskipun kelihatan sederhana, pada praktiknya manajer harus melakukan beberapa perhitungan yang cukup rumit, yaitu menghitung laba bersih operasi setelah pajak (NOPAT), total investasi (TC), dan menentukan rata-rata biaya modal tertimbang (WACC)
Economic Value Added (EVA)
Ini bisa dilakukan dengan meningkatkan harga atau margin, volume yang lebih banyak atau biaya yang lebih rendah.
Ini bisa dilakukan melalui investasi modal akan ada laba yang meningkatkan dan biaya tambahan modalnya sesuai. Investasi pada biaya modal dan kapasitas produksi bisa diharapkan meningkatkan penjualan atau menambah produk baru atau pengembangan pasar baru.
Ini dapat dilakukan melalui rasionalisasi, likuidasi atau tindakan mengurangi investasi dalam operasi yang tidak menghasilkan pengembalian lebih rendah dari biaya modal.
Ini dapat dilakukan melalui pengurangan biaya modal, tetapi tetap menjaga fleksibilitas yang diperlukan untuk mendukung strategi bisnis melalui penggunaan yang hati-hati pada utang, pengelolaan risiko, dan berbagai produk keuangan lainnya.
Upaya Meningkatkan Value dari aktivitas strategi perusahaan
Market Value Added (MVA)
MVA = Penjumlahan harga pasar saham, surat hutang dan SB lainnya – Nilai Modal yang diinvestasikan (nilai buku)
No | Nama Perusahaan | Sektor | MVA (Dalam Miliar Rp) | EVA (Dalam Miliar Rp) |
1 | Telekomunikasi Indonesia | Telekomunikasi | 171.233 | 8,055 |
2 | Unilever Indonesia | Toiletries | 47.969 | 1,508 |
3 | Bank Rakyat Indonesia | Perbankan | 46.848 | 1,621 |
4 | Bank Central Asia | Perbankan | 46.227 | 1,433 |
5 | Perusahaan Gas Negara | Energi | 44.246 | 206 |
6 | Astra International | Otomotif dan Komponen | 42.099 | (2,353) |
7 | HM Sampoerna | Rokok | 36.773 | 2,900 |
8 | Bank Danamon | Perbankan | 23.637 | (42) |
9 | Astra Agro Lestari | Perkebunan | 21.073 | 423 |
10 | Indosat | Telekomunikasi | 20.125 | (1,358) |
Sumber: Survei Swa dan Stren & Co, Majalah SWA 2007