1 of 77

PEKERTI DOSEN ITERA, JULI 2022

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF

Disampaikan oleh

​

Prof. Dr. Agus Suyatna, M.Si

Physics Education Universitas Lampung

​

NIDN /NIP/NIDK : 0021086003

                             

H-Index : 5     H-Index :  17/39 

Document: 27  Citation: 1.395

​

2 of 77

3 of 77

Model Pembelajaran

New Skill

IKU Pendidikan Tinggi

Bentuk Pembelajaran

Merdeka belajar

Standar Proses Pembel.

Pendekatan Pembelajaran

Inovasi Pembelajaran

Proses Pembelajaran

Dimensi Pembelajaran

Project Based Learning

Problem Based Learning

Discovery Inquiry Learning

Flipped Classroom Learning

Blended Learning

Game Based Learning

Sole

BAHAN KAJIAN

4 of 77

5 of 77

Wajah Kegiatan Ekonomi Dunia saat Ini

Revolusi Industri Ke-4

Smart Manufacturing

Smart City

e-Education

e-Government

Online Health Services

Cloud Collaborative

Sharing economy

Marketplace

Smart Appliances

Saat ini berbagai macam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi.

​

KONTRIBUSI PENDIDIKAN TINGGI???

5

6 of 77

Era Baru Industrialisasi Digital

Ancaman:

  • Secara global akan menghilangkan sekitar 1 – 1,5 miliar pekerjaan sepanjang tahun 2015-2025 karena digantikannya posisi manusia dengan mesin otomatis (Gerd Leonhard, Futurist);
  • Diestimasi bahwa di masa yang akan datang, 65% murid sekolah dasar di dunia akan bekerja pada pekerjaan yang belum pernah ada di hari ini

(U.S. Department of Labor report).

​

Peluang:

  • Era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2.1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025
  • Terdapat potensi pengurangan emisi karbon kira-kira 26 miliar metrik ton dari tiga industri: elektronik (15,8 miliar), logistik (9,9 miliar) dan otomotif (540 miliar) dari tahun 2015-2025 (World Economic Forum).

​

Dampak Dunia Digital dan Revolusi Industri Keempat

8

7 of 77

New skills?

9

8 of 77

​

Ke pa

Indikator Kinerja Utama (IKU) akan menjadi

landasan transformasi Pendidikan

Tinggi

8

Program studi berstandar internasional

Memperoleh akreditasi tingkat internasional

1

Lulusan mendapat pekerjaan yang layak

Pekerjaan dengan upah di atas UMR, menjadi

Wirausaha, atau melanjutkan studi

7

Kelas yang kolaboratif dan

partisipatif

Evaluasi berbasis proyek

kelompok atau metode studi kasus

(case study)

Mahasiswa mendapat pengalaman di luar

kampus

Magang, proyek desa, mengajar, riset,

berwirausaha, pertukaran pelajar

2

Kualitas

Lulusan

Kualitas

Kurikulum

6

Program studi bekerjasama

dengan mitra kelas dunia

Dalam kurikulum, magang, dan

penyerapan lulusan

3

Dosen berkegiatan di luar kampus

Mencari pengalaman industri atau

berkegiatan di kampus lain

Kualitas Dosen

& Pengajar

4

Praktisi mengajar di dalam kampus

Merekrut dosen dengan pengalaman industri

Hasil kerja dosen digunakan oleh

masyarakat atau mendapat rekognisi internasional

Hasil riset dan pengabdian yang dimanfaatkan

5

7

7/8/2022

8

9 of 77

Bentuk kegiatan pembelajaran sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 Pasal 15 ayat 1 dapat dilakukan di dalam Program Studi dan di luar Program Studi meliputi:

10 of 77

BERAGAM WAKTU DAN TEMPAT

PREE CHOICE

PERSONALIZED LEARNING

BERBASIS PROYEK

PENGALAMAN LAPANGAN

INTERPRETASI DATA

MERDEKA BELAJAR

11 of 77

standar proses pembelajaran�Permendikbud No 3 Th 2020 Pasal 11

  • Interaktif (dosen-mahasiswa)
  • Holistik (mendorong pola pikir komprehensif)
  • Integratif (pendekatan antar-disiplin dan multidisiplin)
  • Saintifik (pendekatan ilmiah, sistem nilai, norma, agama, kebangsaan)
  • Kontekstual (menyelesaikan masalah dalam ranah keahliannya)
  • Tematik (sesuai karakteristik prodi, masalah nyata, transdisiplin)
  • Efektif (internalisasi materi secara baik, benar)
  • Kolaboratif (melibatkan interaksi antar individu)
  • Berpusat pada mhs (mengembangkan kreativitas, kemandirian, kapasitas)

12 of 77

interaktif

inspiratif

menyenangkan

menantang

memotivasi MAHASISWA

berpartisipasi aktif

memberikan ruang bagi

prakarsa, kreativitas, dan kemandirian

(bakat, minat dan KARAKTER POSITIP )

Proses pembelajaran

Proses

pembelajaran

13 of 77

LECTURER KNOWLEDGE BASE

13

PROFESSIONAL AND EXPERT

CONTENT KNOWLEDGE

(CK)

PEDAGOGICAL KNOWLEDGE

(PK)

PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK)

TECHNOLOGICAL KNOWLEDGE (TK)

???

???

???

???

TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK)

???

14 of 77

OUR CLASSROOM

Mengembangkan potensi mahasiswa

Mengakomodasi perbedaan

15 of 77

MAHASISWA

DOSEN

BAHAN AJAR

LINGKUNGAN

PROSES BELAJAR

MENGAJAR

CPL

PENDEKATAN BARU: PEMBELAJARAN

PENDEKATAN KONVENSIONAL : PENGAJARAN

DOSEN : (1) MEMILIH BAHAN;

(2) MEMILIH METODE

KEMUDIAN MENYAMPAIKAN BAHAN

TERSEBUT KEPADA MAHASISWA

16 of 77

INOVASI

  • Suatu ide, barang, kejadian, metode
  • Dirasakan atau diamati sebagai hal baru
  • Hasil invention atau discovery
  • Diadakan untuk mencapai tujuan/memecahkan masalah tertentu

17 of 77

APAKAH INOVASI DOSEN ?

  • MENERAPKAN MODEL MERANCANG MODEL
  • MEMANDU MAHASISWA MENANTANG MAHASISWA BERKREASI
  • BERTANYA MENDORONG MAHASISWA BERTANYA
  • MEMPERKENALKAN KONSEP MENEMUKAN KONSEP MENELITI

18 of 77

APAKAH INOVASI MAHASISWA ?

PEMBAHARUAN BELAJAR

  • PENGETAHUAN KOMPETENSI
  • AKTIVITAS DOSEN AKTIVITAS MAHASISWA
  • MENGHAFAL BERPIKIR
  • MENERIMA MENEMUKAN
  • SENDIRI BERKOLABORASI

​

19 of 77

KEBERHASILAN INOVASI PEMBELAJARAN

INSTRUCTIONAL EFFECT

NURTURANT EFFECT

20 of 77

EFEK INSTRUKSIONAL VS EFEK IRINGAN ?

HASIL BELAJAR ( DOMAIN KOGNITIF, AFEKTIF, PSIKOMOTORIK)

TERKAIT TOPIK YANG DIPELAJARI

BERBASIS CAPAIAN PEMBELAJARAN (LO) MATERI PELAJARAN

APLIKASI KONSEP-KONSEP

KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI

KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH

KEMAMPUAN MENGAKSES INFORMASI

KEMAMPUAN ANALISIS, SINTESIS, KREASI

MULTIPLE REPRESENTATION

APPROACH

ATTITUDES/SIKAP

21 of 77

PROSES PEMBELAJARAN

12

Metode (Pasal 14 (3))

Bentuk Pembelajaran (Pasal 14 (5))

Mata kuliah

  1. diskusi kelompok,
  2. simulasi,
  3. studi kasus,
  4. pembelajaran kolaboratif,
  5. pembelajaran kooperatif,
  6. pembelajaran berbasis proyek,
  7. pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain yang efektif.

Setiap matakuliah dapat menggunakan satu atau beberapa metode pembelajaran yang diwadahi dalam suatu bentuk pembelajaran

Kuliah

Responsi dan Tutorial

Seminar

praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, praktik kerja

penelitian, perancangan, atau

pengembangan

pelatihan militer

pertukaran pelajar

magang

wirausaha; dan/atau

bentuk lain pengabdian kepada

masyarakat

22 of 77

KEGIATAN

PENDAHULUAN

menyiapkan peserta didik

secara psikis dan fisik

mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari

Menjelaskan kompetensi pembelajaran/LO/CP

SINTAKS PEMBELAJARAN (STANDAR PROSES)

KEGIATAN INTI

PENUTUP

23 of 77

KEGIATAN INTI

Eksplorasi

Elaborasi

melibatkan peserta mencari informasi

menggunakan beragam metode pembelajaran

terjadinya interaksi antar mhs/dosen/Lingkungan

SINTAKS PEMBELAJARAN (STANDAR PROSES)

Memfasilitasi mhs memunculkan gagasan baru

Memberi kesempatan mhs untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, membuat laporan hasil eksplorasi

Konfirmasi

memberikan umpan balik positif

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi

24 of 77

PENUTUP

bersama mebuat rangkuman/kesimpulan pelajaran

melakukan penilaian dan/atau refleksi

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil

merencanakan kegiatan tindak lanjut

meyampaikan pembelajaran berikutnya

SINTAKS PEMBELAJARAN (STANDAR PROSES)

25 of 77

DIMENSI PEMBELAJARAN

    • Model
    • Pendekatan
    • Strategi
    • Metode
    • Teknik

26 of 77

Batang Tubuh Model Pembelajaran

27 of 77

4 RUMPUN MODEL PEMBELAJARAN

27

Rumpun

Model

Pemb.

Interaksi

Sosial

Gestalt

Pemrosesan

Informasi

Kognitivisme

(Piaget)

Personal

Humanistik

(Maslow)

Modifikasi

Perilaku

Behavioristik

Rumpun

Model

Pemb.

Interaksi

Sosial

Gestalt

Pemrosesan

Informasi

Kognitivisme

(Piaget)

Personal

Humanistik

(Maslow)

Modifikasi

Perilaku

Rumpun

Model

Pemb.

Interaksi

Sosial

Gestalt

Pemrosesan

Informasi

28 of 77

UNSUR-UNSUR MODEL PEMBELAJARAN

  1. SYNTAX
  2. SOSIAL SYSTEM
  3. PRINCIPLES OF REACTION
  4. SUPPORT SYSTEM
  5. INSTRUCTIONAL AND NURTURANT EFFECTS

​

28

(Joyce & Weil 2004)

29 of 77

PENJELASAN

  • SYNTAX: Tata urutan berdasarkan aturan tertentu, pengorganisasian dan langkah-langkah pembelajaran yang terencana.
  • Social System: Suasana dan norma sosial yang diberlakukan.
  • Principles of Reaction: prinsip-prinsip yang digunakan dosen dalam merespons mahasiswa.
  • Support System: fasilitas pendukung yang harus digunakan.
  • Instructional and nurturant effect: target dan dampak yang akan dicapai.

​

29

30 of 77

Terdapat beragam model pembelajaran yang diekomendasikan dengan pendekatan SCL, di antaranya :

  • Discovery Learning (DL)
  • Self-Directed Learning (SDL)
  • Cooperative Learning (CL)
  • Collaborative Learning (CbL)
  • Project Based Learning (PjBL)
  • Problem Based Learning and Inquiry (PBL)
  • Inquiry-Based Learning

​

31 of 77

MODEL PEMBELAJARAN

Model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh Dosen.

Model pembelajaran harus berdasarkan Teori Belajar yang akomodatif terhadap potensi Mahasiswa.

31

32 of 77

PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu

32

33 of 77

STRATEGI PEMBELAJARAN

Suatu konseptual yang untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.

Dengan kata lain, strategi merupakan “a plan of operation achieving something”

33

34 of 77

METODE

Cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya: (1) ekspositori; (2) demonstrasi; (3) diskusi; (4) simulasi; (5) eksperimen; (6) pengalaman lapangan; (7) brainstorming; (8) debat, (9) simposium, dan sebagainya.

34

35 of 77

TEKNIK PEMBELAJARAN

Cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik.

Contoh:

Penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelompok belajar yang warganya tergolong aktif dengan yang tergolong pasif.

35

36 of 77

METODE PEMBELAJARAN sesuai IKU butir 7 (Kepmendikbud No. 3 tahun 2021)

Metode pembelajaran pemecahan kasus

(case method)

atau pembelajaran kelompok berbasis proyek

(team based project)

Perencanaan

(RPS)

Pelaksanaan (partisipasi aktif mahasiswa, produk apa yang dihasilkan)

Asesmen dan Evaluasi

21st Century

Skills

37 of 77

dan

IKU 7: Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif

Pemecahan kasus (case method)

  1. mahasiswa berperan sebagai “protagonis” yang berusaha untuk memecahkan sebuah

kasus;

  1. mahasiswa melakukan analisis terhadap kasus untuk membangun rekomendasi solusi, dibantu dengan diskusi kelompok untuk menguji dan mengembangkan rancangan solusi; dan
  2. kelas berdiskusi secara aktif, dengan mayoritas dari percakapan dilakukan oleh mahasiswa. Dosen hanya memfasilitasi dengan cara mengarahkan diskusi, memberikan pertanyaan, dan observasi.

Team-based project

  1. kelas dibagi menjadi kelompok (>1 mahasiswa) untuk mengerjakan tugas bersama selama jangka waktu yang lama
  2. kelompok diberikan masalah asli atau pertanyaan kompleks, lalu diberikan ruang untuk buat rencana kerja dan model kolaborasi;
  3. setiap kelompok mempersiapkan presentasi/karya akhir yang ditampilkan ke dosen, kelas, atau penonton lainnya yang dapat memberikan umpan balik yang konstruktif;

Kriteria evaluasi

Kriteria evaluasi nilai akhir

50% dari bobot nilai akhir harus berdasarkan kualitas partisipasi diskusi kelas (case method) dan/atau presentasi akhir project-based learning.

38 of 77

Metode Project Based Learning (PjBL)

DOSEN

  1. Merancang tugas (proyek) yang sistematis agar mahasiswa belajar pengetahuan dan keterampilan melalui proses pencarian/ penggalian (inquiry) yang terstruktur dan kompleks
  2. Melakukan proses pembimbingan
  3. Merumuskan dan melakukan asesmen

​

Persiapan Proyek

  • Eksplorasi masalah atau pertanyaan pendorong
  • Penguatan pengetahuan dan keterampilan
  • Merancang permasalahan

Pelaksanaan

Proyek

  • Proses pemecahan masalah
  • Penyelesaian produk
  • Penyusunan

laporan

Ekspos Hasil

Proyek

  • Pemaparan produk
  • Revisi produk

MAHASISWA

  1. Mengerjakan tugas (berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis
  2. Menunjukkan kinerja
  3. Mempertanggungjawabkan hasil kerja kelompok berupa produk di kelas.

39 of 77

Team Based Project – Project Based Learning

    • PENDAHULUAN
      • Apersepsi
      • Penyampaian tujuan/materi/konsep
      • Pembentukan kelompok
      • Penugasan Proyek

​

    • PELAKSANAAN
      • Perencanaan proyek dan time schedule
      • Pencarian data, informasi, teori, bahan, alat, resources
      • Pengajuan konsep, desain, gagasan, solusi
      • Diskusi
      • Perumusan/penulisan hasil kerja

​

    • PELAPORAN
      • Pembuatan Laporan
      • Presentasi hasil/produk
      • Pemberian feedback

PENILAIAN

Penguasaan Materi

PENILAIAN

Aktivitas/Partisipasi

Diskusi

Kerjasama

PENILAIAN

Laporan/portofolio

Presentasi

Produk/hasil kerja

    • Tes Tertulis
    • Lembar Observasi
    • Skala

40 of 77

Model pembelajaran berbasis proyek �(Project Based Learning/PjBL).

  • melibatkan keaktifan M dalam memecahkan masalah.
  • Dilakukan secara berkelompok/mandiri melalui tahapan ilmiah
  • dituangkan dalam sebuah produk
  • dengan batasan waktu tertentu
  • Hasilnya dipresentasikan kepada orang lain

41 of 77

PjBL Pola BDR

    • 1. Pengenalan Masalah

​

    • 2. Mendesain Perencanaan Proyek

​

    • 3. Penyusunan Jadwal Proyek

​

    • 4. Pelaksanaan & Monitoring Proyek

​

    • 5. Menguji Hasil (Presentasi Proyek)

​

    • 6. Evaluasi dan Refleksi

​

SINKRONUS

ASINKRONUS

Tatap muka/ tatap maya (WAG, Vicon)

Belajar mandiri & kolaboratif (LMS, WAG, quiziz dll)

42 of 77

Langkah pembelajaran Project Based Learning

1

PENENTUAN PERTANYAAN MENDASAR

2

MENYUSUN PERENCANAAN PROYEK

3

MENYUSUN JADWAL

4

MONITORING

5

MENGUJI HASIL

6

EVALUASI PENGALAMAN

43 of 77

Siklus 1: Pengenalan Masalah

  • D memunculkan pertanyaan (driving question) terkait permasalahan nyata (kehidupan sehari-hari).
  • D dapat memberikan contoh kasus/gambar/video tentang permasalahan kehidupan sehari-hari untuk memunculkan pertanyaan.
  • D mendokumentasikan seluruh pertanyaan yang disampaikan M sebagai hasil pada sintaks 1
  • M mengasosiasi (menghubungkan keterkaitan fenomena alam dengan topik yang dibahas), berpikir kritis, kreatif

​

​

44 of 77

Contoh gambar untuk PjBL�Buat driving question

Bagaimana cara mengangkat dan memindahkan beban berat?

45 of 77

Bagaimana cara membuat lamaran pekerjaan

46 of 77

Siklus 2: Mendesain Perencanaan Proyek

  • D membagi kelompok dan menjelaskan peran masing-masing anggota kelompok
  • D membimbing masing-masing kelompok dalam berdiskusi merancang perencanaan proyek
  • M mencari referensi, mencari informasi, menyusun langkah-langkah yang akan dilakukan, alat, bahan, empat dll.

​

​

Siklus 3: Menyusun Jadwal Proyek

  • D membuat kesepakatan dengan M tentang jadwal pembuatan proyek mencakup tahapan-tahapan dan waktu pelaksanaannya.

​

​

47 of 77

Siklus 4: Pelaksanaan dan Monitoring Proyek

  • D memantau dan memonitor pelaksanaan proyek dapat melalui WAG, FB, LMS, Rubrik, dll
  • D membimbing masing-masing kelompok dalam berdiskusi merancang perencanaan proyek
  • M berdiskusi, bekerja mewujudkan proyek, mendekomenkan setiap kegiatan dan hasilnya

​

​

Siklus 5: Menguji Hasil Proyek

  • M mempresentasikan hasil proyek
  • D memberikan penguatan terhadap hasil presentasi setiap kelompok.

​

​

48 of 77

Siklus 6: Evaluasi dan Refleksi

  • D mengukur pemahaman (ketercapaian indikator)
  • Evaluasi dilakukan dengan melihat aktivitas, sikap, hasil proyek, dan pemahaman
  • Penguatan konsep dapat berupa review terhadap masing-masing hasil kelompok, rangkuman atau kesimpulan.

​

​

49 of 77

Metode Case based Learning (CbL)

Metode yang melibatkan mahasiswa dalam situasi/masalah dunia nyata yang disajikan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

Masalah dalam suatu kasus disajikan dalam bentuk narasi untuk dipelajari atau didiskusikan alternatif-alternatif pemecahannya.

​

Kasus dapat diangkat dari fenomena dan pengalaman nyata dalam kehidupan atau kasus kontekstual yang dirancang.

Diharapkan pembelajaran di PT dapat menghadirkan praktisi untuk menghadirkan contoh kasus dan solusinya

Persiapan

  • Dosen mengidentifikasi dan Menyusun kasus

​

  • Mahasiswa mempelajari materi dari sumber belajarnya

Pelaksanaan

Dosen

  • Menjelaskan tujuan pembelajaran,
  • Membagikan kasus.
  • Memfasilitasi dan mengobservasi diskusi kelompok.

Penutup

  • Mahasiswa memaparkan hasil diskusi kelompok di kelas.

​

  • Dosen

memberi penguatan pada penyimpulan dan memberikan catatan kelebihan dan kekurangan dalam proses pemecahan kasus

Mahasiswa

  • secara berkelompok mengidentifikasi permasalahan dan informasi/data
  • menganalisis informasi/data untuk mencari alternatif pemecahan masalah
  • atau menganalisis informasi/data untuk mencari alternatif-alternatif pemecahan masalahnya
  • Menentukan solusi yang terbaik

50 of 77

Case Method– Problem Based Learning

    • PENDAHULUAN
      • Apersepsi
      • Penyampaian tujuan/materi/konsep
      • Pembentukan kelompok

​

    • PELAKSANAAN
      • Secara berkelompok mengidentifikasi permasalahan dan informasi/data
      • Melalui diskusi, menganalisis informasi/data untuk mencari alternatif pemecahan masalah
      • atau menganalisis informasi/data untuk mencari alternatif-alternatif pemecahan masalahnya
      • Melalui diskusi, menentukan solusi yang terbaik

​

    • PENUTUP

​

      • Presentasi hasil diskusi kelompok di kelas
      • Menerima penguatan pada penyimpulan dan memberikan catatan kelebihan/kekurangan dalam proses pemecahan kasus

PENILAIAN

Penguasaan Materi

PENILAIAN

Aktivitas/Partisipasi

Diskusi

Kerjasama

PENILAIAN

Laporan pemecahan kasus

Presentasi

    • Tes Tertulis
    • Lembar Observasi
    • Skala

51 of 77

Model PBL

​

51

52 of 77

Discovery �Learning

53 of 77

PENERAPANMODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN ONLINE

54 of 77

Setiap model pembelajaran akan memberikan pengalaman belajar yang berbeda seiring dengan tujuan dan karakter yang ingin dibentuk pada M

55 of 77

Model Discovery-Inquiry Learning (DIL)

  • merupakan pembelajaran yang menitikberatkan pada proses pemecahan masalah,
  • M harus melakukan eksplorasi berbagai informasi agar dapat menentukan konsep mentalnya sendiri dengan
  • M mengikuti petunjuk D berupa pertanyaan yang mengarah pada pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Model pembelajaran ini dapat digunakan ketika D ingin mengkondisikan M untuk membudayakan berpikir tingkat tinggi (HOT), berpikir ilmiah, mandiri
  • M tidak hanya mengembangkan keterampilan bernalarnya/kognitif dalam menyelesaikan permasalahan.
  • Merupakan gabungan dari model pembelajaran discovery dan model pembelajaran inquiry.

​

56 of 77

Model Discovery-Inquiry Learning (DIL)

​

​

  • Pada discovery masalah yang dihadapkan kepada peserta didik merupakan masalah yang direkayasa oleh guru,
  • sedangkan pada inquiri masalahnya bukan hasil rekayasa, sehingga peserta didik harus mengerahkan seluruh pikiran dan keterampilannya untuk mendapatkan temuan-temuan di dalam masalah itu melalui proses penelitian
  • Pada proses discovery-inquiry mengandung proses-proses mental yang lebih tinggi tingkatannya, misalnya merumuskan problema sendiri, merancang eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, menarik kesimpulan, mempunyai sikap-sikap obyektif, jujur, hasrat ingin tahu, terbuka, dan sebagainya.

57 of 77

Tujuan Penerapan Model DIL

  • mengarahkan dan membimbing M untuk menemukan sendiri jawaban dari permasalahan yang diberikan, dan
  • mengkondisikan M untuk membudayakan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skill/HOTs), berpikir ilmiah secara kreatif dan kritis, dengan sintaks model pembelajaran discovery inquiri.

58 of 77

SINTAK MODEL DISCOVERY INQUIRY LEARNING (DIL)

Pemberian Rangsangan (Stimulation)

Identifikasi Masalah (Problem Statement)

Pengumpulan Data (Data Collection)

Pengolahan Data (Data Processing)

Pembuktian (Verification)

Menarik Kesimpulan (Generalization)

59 of 77

PELAKSANAAN DIL

    • 1. STIMULATION
      • M menyimak materi stimulus (berupa video/gambar/simulasi)
      • Bahan stimulus dicari di youtube atau sumber lain yang relevan dan menarik

​

    • 2. PROBLEM STATEMENT
      • M menyampaikan respon atas stimulus secara tatap maya
      • M dibagi dalam kelompok
      • M ditugaskan secara kelompok mengidentifikasi dan merumuskan masalah sesuai stimulus

​

    • 3. DATA COLLECTION
      • M secara kelompok berkolaborasi mengumpulkan data dari berbagai sumber, mendiskusikan dalam kelompok melalui medsos
      • M mengirimkan bukti kerja ke D berupa capture/screenshoot

60 of 77

PELAKSANAAN DIL

    • 4. DATA PROCESSING
      • M secara kelompok berkolaborasi melakukan pengolahan data, merumuskan hasil diskusi, mengunggah hasilnya ke kelas maya

​

    • 5. VERIFICATION
      • M mempresentasikan hasil pengolahan data ke M lainnya dan D melalui vicon
      • Alternatif, mengirimkan tayangan video presentasi
      • M lain memberikan tanggapan thd presentasi kelompok lain.

​

    • 6. GENERALIZATION
      • M secara kelompok membuat kesimpulan berdasarkan masukan dari D dan M lainnya, kemudian mengunggahnya ke kelas maya

61 of 77

Tugas Dosen Pada Penerapan DIL

    • Persiapan
      • Menyiapkan kelas maya
      • Menyiapkan materi stimulus yang tepat

​

    • Pelaksanaan
      • Memfasilitasi kelas maya
      • Memberikan pendampingan selama kelas berlangsung
      • Memberikan feedback terhadap penugasan M

​

​

    • Penutup
      • Mereview hasil pembelajaran
      • menyelenggarakan evaluasi

62 of 77

TUGAS

  • Siapkan materi stimulus untuk pembelajaran dengan model DIL pada mk yang Anda asuh
  • Identifikasi dan susun rumusan masalahnya sesuai stimulus
  • Data apa saja yang perlu dikumpulkan mahasiswa?

​

63 of 77

Model Flipped Classroom

  • pembelajaran yang membalik metode tradisional
  • materi diberikan sebelum proses pembelajaran
  • ketika proses kegiatan pembelajaran, M fokus untuk mendiskusikan materi atau masalah yang belum dipahami terkait materi yang telah dipelajari
  • Model pembelajaran (FC) dapat diterapkan ketika D ingin meminimalkan jumlah instruksi langsung kepada M dalam mengajarkan materi dan
  • memaksimalkan waktu untuk berinteraksi satu sama lain dalam membahas permasalahan terkait materi yang belum dipahami sehingga M memiliki waktu yang lebih banyak dalam memahami materi secara mandiri.

64 of 77

Model Flipped Classroom

65 of 77

Model Flipped Classroom

66 of 77

PELAKSANAAN MODEL FLIPPED CLASSROOM SAAT WFH

    • SEBELUM PEMBELAJARAN
      • M Mempelajari materi melalui WAG/Sosmed/LMS
      • M Membuat catatan/ pertanyaan untuk diskusi

​

    • SAAT PEMBELAJARAN
      • Tanya jawab/diskusi/presentasi melalui vicon/forum/ langsung

​

    • SETELAH PEMBELAJARAN
      • M Mengerjakan tindak lanjut (tugas) yang diberikan D
      • Membagikan hasil tugas ke sosmed)

67 of 77

  • mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh
  • memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi.
  • D ingin menciptakan pembelajaran yang berpusat pada M dengan melatih M menjadi mandiri dalam mengakses sumber belajar dan
  • meningkatkan keterampilan teknologi M.

68 of 77

SINTAK MODEL BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN BLOG

69 of 77

ALUR PEMBELAJARAN MODEL BLENDED

    • SEEKING OF INFORMATION
      • Pencarian informasi berbagai sumber online dan offline
      • Informasi harus relevan, valid, reliabilitas konten dan kejelasan akademis
    • ACQUISITION OF INFORMATION
      • Menemukan, memahami, serta mengkonfrontasikannya dengan ide yang telah ada dalam pikiran
      • Menginterpretasikan informasi dari berbagai sumber sampai mampu mengomunikasikan kembali ide dan hasil interpretasinya dengan fasilitas offline
    • SYNTHESIZING OF KNOWLEDGE
      • Mengonstruksi pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi bertolak dari hasil analisis, diskusi, dan perumusan kesimpulan
      • Menginterpretasikan ide dengan fasilitas offline

70 of 77

LEARNING PATH BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN BLOG

    • BLOG DOSEN
      • SEEKING INFORMATION
        • APERSEPSI MELALUI WAG

​

        • ONLINE MANDIRI
        • MENCARI INFORMASI MELALUI BLOG DAN SUMBER ONLINE TERKAIT TUGAS YG DIBERIKAN D

​

​

      • ACQUISITION OF INFORMATION
        • DISKUSI MELALUI FORUM BLOG D

​

​

      • SYNTHESIZING OF KNOWLEDGE
        • UNGGAH TUGAS MELALUI EMAIL SELANJUTNYA DIUNGGAH KE BLOG D

​

​

      • ASSESMENT
        • FITUR BANK SOAL MELALUI SUATU APLIKASI

​

​

71 of 77

Model Pembelajaran Berbasis Game

  • Pembelajaran yang menggunakan permainan atau game digital untuk tujuan pembelajaran.
  • Membekali M dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif
  • Membekali kemampuan bekerja sama dalam pembelajaran yang menyenangkan

72 of 77

ALUR PEMBELAJARAN MODEL GAME EDUKASI

73 of 77

Model Self Organized Learning Environments/SOLE

  • pembelajaran menitikberatkan pada proses pembelajaran mandiri
  • memanfaatkan internet dan perangkat pintar yang dimiliki oleh M.
  • melatih M untuk berpikir kreatif, mampu memecahkan masalah, dan mampu berkomunikasi.

74 of 77

ALUR PEMBELAJARAN MODEL SOLE

BIG QUESTION

​

    • Pertanyaan yang menimbulkan rasa ingin tahu
    • Dapat menurunkan pertanyaan lainnya
    • Pertanyaan memiliki jawaban >1
    • Sertakan stimulus dalam pertanyaan
    • Terkait dengan hal yg dialami

INVESTIGATION

​

    • D/M membentuk kelompok kecil
    • M Berkolaborasi mencari jawaban

REVIEW

​

    • Masing-masing kelompok M mempresentasikan hasil temuan/jawaban pertanyaan
    • D mengulas jawaban kelompok

75 of 77

Komunikasi antar Komponen

LANGSUNG (Synchronous)

PEMBELAJARAN BERLANGSUNG PADA WAKTU YANG SAMA, REAL TIME

(DOSEN ON-LINE)

​

TAK LANGSUNG

(Asynchronous)

PROSES

PEMBELAJARAN BERLANGSUNG PADA WAKTU YANG BERBEDA

(DOSEN OFF-LINE)

​

ORGANISASI e-LEARNING

76 of 77

Pelaksanaan Kuliah

e-Learning

e-Learning sebagai tambahan

Penunjang

Disimpan dlm server on line

e-Learning sebagai pelengkap

​

e-Learning sebagai pengganti tatap muka

Disimpan dalam LMS yang lebih lengkap

Disimpan

dalam LMS

sederhana

ORGANISASI e-LEARNING

77 of 77