Sumber: andreas160578, pixabay.com
BAB 2
BESARAN FISIKA DAN PENGUKURANNYA
Mistar, ketidakpastian 0,05 cm
Mikrometer sekrup, ketidakpastian 0,0005 cm
Alat Ukur Panjang dan Ketidakpastiannya
A. PENGUKURAN
Jangka sorong, ketidakpastian 0,005 cm
Neraca sama lengan,
ketidakpastian 0,001 g.
Neraca Ohaus,
ketidakpastian 0,01 g.
Timbangan,
ketidakpastian 1 ons.
Alat Ukur Massa dan Ketidakpastiannya
Alat Ukur Waktu dan Ketidakpastiannya
KETIDAKPASTIAN PADA PENGUKURAN
Contoh | Kesalahan acak | Kesalahan sistematis | Keterangan |
1 | Kecil | Kecil | Presisi dan akurat |
2 | Besar | Kecil | Tidak presisi tetapi akurat |
3 | Kecil | Besar | Presisi tetapi tidak akurat |
4 | Besar | Besar | Tidak presisi dan tidak akurat |
KESALAHAN ACAK DAN KESALAHAN SISTEMATIS
MELAPORKAN HASIL PENGUKURAN
MELAPORKAN HASIL PENGUKURAN
MELAPORKAN HASIL PENGUKURAN
Ketidakpastian Relatif
Contoh:
0,000 000 911 kg = 9,11 x 107 kg
Dengan bilangan penting = 9,11 kg dan orde = 107
a = bilangan asli dari 1 sampai 9
n = eksponen atau pangkat (bilangan bulat)
a,… = bilangan penting
10n = orde
a,… x 10n
NOTASI ILMIAH
ANGKA PENTING
Angka Penting adalah angka-angka yang didapat dari hasil pengukuran.
Kegunaan angka penting adalah untuk menunjukkan tingkat ketelitian hasil pengukuran.
Semakin banyak angka penting, semakin teliti hasil pengukuran.
ANGKA PENTING
1,435
Angka Pasti
Angka Taksiran
Angka Penting
Angka Pasti = angka yang terbaca pada alat ukur
Angka Taksiran = angka yang masih diragukan terletak di angka paling akhir
ANGKA PENTING
Menentukan jumlah angka penting
1. Semua angka bukan nol adalah angka penting.
2. Angka nol yang terletak diantara dua angka bukan nol termasuk angka penting.
3. Semua angka nol yang terletak pada deretan akhir dari angka-angka yang ditulis di belakang koma desimal termasuk angka penting.
ANGKA PENTING
Menentukan jumlah angka penting
4. Angka-angka nol yang digunakan hanya untuk tempat titik desimal adalah bukan angka penting.
5. Bilangan-bilangan puluhan, ratusan, ribuan dan seterusnya yang memiliki angkaangka nol pada deretan akhir harus dituliskan dalam notasi ilmiah agar jelas angka tersebut termasuk angka penting atau bukan.
Contoh:
75,648 dibulatkan menjadi 75,6
75,652 dibulatkan menjadi 75,7
ANGKA PENTING
Pembulatan angka penting
Hasil penjumlahan atau pengurangan dua angka penting atau lebih hanya boleh mengandung satu angka taksiran.
ANGKA PENTING
Operasi Penjumlahan dan Pengurangan
1,358 ( 4 a.p )
1,114 ( 4 a.p )
1,2345
0,123
1,3575
+
1,2375
0,123
1,1145
-
Hasil perkalian atau pembagian antara bilangan penting dengan bilangan eksak hanya boleh memiliki angka penting sebanyak angka penting pada bilangan pentingnya.
2,50 🡪 ( 3 a.p )
2,5 🡪 ( 2 a.p )
x
6,250
🡪 6,2 🡪 ( 2 a.p )
196 🡪 ( 3 a.p )
16 🡪 ( 2 a.p )
= 12,25 🡪 12 🡪 ( 2 a.p )
ANGKA PENTING
Operasi Perkalian dan Pembagian
KETIDAKPASTIAN PADA HASIL PENGUKURAN
Aspek-aspek pengukuran
Ketelitian (akurasi)
Ketepatan (presisi)
KETIDAKPASTIAN BESARAN YANG DIUKUR TAK LANGSUNG
B. BESARAN DAN SATUAN
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka.
Setiap besaran memiliki satuan yang ditetapkan dalam perjanjian internasional tentang penggunaan sistem satuan.
Satuan-satuan tersebut dapat dikonversi atau diubah ke satuan lain dengan faktor konversi tertentu.
B. BESARAN DAN SATUAN
Besaran Panjang, Massa, dan Waktu
1 meter adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 s.
1 kilogram adalah massa sebuah silinder yang terbuat dari platina-iridium.
1 sekon adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi .
B. BESARAN DAN SATUAN
Dimensi
Dimensi menunjukkan cara besaran itu tersusun dari besaran-besaran pokok.
Analisis dimensi memiliki manfaat sebagai berikut.