1 of 14

PROSES PEMBENTUKAN �GRAFT UNION

2 of 14

Graft Union adalah pertautan btg atas dan btg bwh, dg adanya kambium yg saling berhubungan.

Penyembuhan luka potongan stek pd btg terjadi krn adanya lapisan suberin yg dpt merintangi serangan organisme dan kehilangan air pd permukaan potongan

Lapisan suberin bersifat sementara, tipis dan mudah retak

Lapisan gabus (cork layer) bersifat tetap

3 of 14

Pd peristiwa penyambungan jaringan kalus terbentuk krn adanya regenerasi dr jaringan parenkim kepermukaan luka potongan

Kecepatan pembentukan kalus dipengaruhi

  1. Macam tanaman
  2. Banyaknya protein, lemak dan karbohidrat dlm btg atas dan btg bwh
  3. Ada tdknya ZPT
  4. Temperatur dan suhu

4 of 14

  • Faktor-faktor yg berpengaruh thd keberhasilan graft union :
  • Faktor lingkungan (waktu penyambungan, temp RH, dan cahaya)
  • Faktor tanaman (kompatibilitas dan inkompatibilitas, ankonjenialitas, keadaan fisiologi tan, keserasian bentuk potongan, pertbh kambium, pengelupasan kulit kayu dan kekuatan akar)
  • Faktor pelaksanaan (cara sambungan, keterampilan dlm menyambung, kesempurnaan alat dan pemeliharaan tan yg disambung)

5 of 14

Waktu yg baik pd saat musim panas, memudahkan pengelupasan kulit kayu dan sebaiknya pd saat pertbhan btg sdg dalam keadaan aktif.

Temp opt 25-30°C. Jika < 7,2°C pertbhan kalus lambat, jika > 32°C mematikan sel-sel pd sambungan.

Penyambungan dilakukan pd pagi atau sore hr dimana pd saat itu sinar matahari tidak dlm keadaan terik.

6 of 14

  • Inkompatibilitas : ketidak mampuan dua tanaman membentuk sambungan dg baik

  • Kompatibilitas : kemampuan btg atas dan btg bwh membentuk sambungan yg baik

  • Ankonjenialitas : gabungan msh tetap hidup tp adanya perubahan bentuk dr btg atas dan bwh (pembengkakan pd sambungan, btg atas tbh tdk normal)

7 of 14

Kegagalan membentuk sambungan

Btg atas mengering

8 of 14

Durian (Durio zibethinus Murr)

pertautan

9 of 14

Sambungan yg berhasil dan sudah bertunas

Tunas baru

10 of 14

  • Beberapa inkompatibilitas
  • tdk membentuk sambungan
  • Keberhslan sangat kecil
  • Defferensiasi pertbhan dekat sambungan krn perbedaan kec tbh btg atas dan bwh
  • Tanaman tiba-tiba mati
  • Pertbhan vegetatif yg berlebihan pd btg atas dan bwh
  • Menghslkan tanaman katai
  • Daun-daun menguning sblm waktunya

11 of 14

Sebab-sebab terjadinya inkompatibilitas

  1. Sebab fisiologi (ketidak mampuan btg atas dan bwh menyediakan zat-zat hara yg diperlukan untuk pertbhan yg normal)

2. Sebab anatomi (adanya getah pd perlukaan)

3. Sebab penyakit (serangan patogen)

12 of 14

Keadaan fisiologis tanaman: ada yg sukar dan ada yg mudah membentuk kalus.

Keserasian bentuk potongan antara btg atas dan bwh

Persentuhan kambium, diusahakan lebih banyak dan lebih tepat persentuhan kambiumnya

Kegiatan kambium, terjadi setelah terbentuk kalus dihrpkan pertbhan kambium akan terjadi dg cepat

Pengelupasan kulit kayu (pd budding)

Kekuatan akar pd btg bwh, berpengaruh pd keaktifan pertbhan btg

13 of 14

Faktor Pelaksanaan

  1. Cara menyambung

tergantung metode dan jenis tanaman yg akan disambung

2. Ketrampilan menyambung

yg sdh berpengalaman dpt menghslkan 400 budding dg keberhslan 80%

3. Kesempurnaan alat

Ketajaman alat, kebersihan, cara pengikatan yg baik

4. Pemeliharaan tanaman yg disambung

14 of 14

SEKIAN