Akitivitas Atletik
BAB 3
Asal Usul Atletik
Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “athlon atau athlum” artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan “athleta” (atlet). Atletik adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingan/ diperlombakan yang meliputi nomor jalan, lari, lompat, dan lempar.
Istilah “athletic” dalam bahasa Inggris dan atletik dalam bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bola basket, tenis, sepak bola, senam dan lain-lain.
Namun organisasi olahraga atletik internasional baru terbentuk pada tanggal 17 juli 1912 pada Olimpiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama “International Amateur Athletic Federation” yang disingkat IAAF. Sejak saat itu, atletik mengalami perkembangan yang sangat pesat. pada tanggal 3 September 1950 di Indonesia berdiri PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).
Sejarah Jalan Cepat
Jalan cepat diadakan pada tahun 1867 di London. Pada tahun 1912 jalan cepat 10 km diselenggarakan pada lintasan sebagai salah satu nomor olimpiade tahun 1976 tercantum nomor jalan cepat 20 km, yang sejak 1956 dipertandingkan dalam olimpiade. Tetapi pada olimpiade tahun 1980 di Mokswa, jalan cepat 50 km dicantumkan lagi dalam nomor perlombaan.
Perbedaan antara Jalan Cepat dan Lari
Secara teknis jalan dengan lari tidak ada perbedaan yang berarti. Baik jalan maupun lari adalah gerakan memindahkan badan kemuka dengan langkahlangkah kaki. Perbedaan jalan cepat dan lari yaitu gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang berhubungan/kontak dengan tanah. Artinya, setiap saat salah satu kaki selalu terjadi kontak/menginjak tanah. Gerakan lari, ada saat melayang, pada waktu melangkah. Artinya, pada saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak menyetuh/menginjak tanah.
Aktivitas Pembelajaran Jalan Cepat
Jalan cepat adalah gerak maju langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa sehingga kontak dengan tanah tetap terpelihara dan tidak terputus.
Gerak spesifik start pada jalan cepat gerakan kaki, ayunan lengan, sikap badan, dan pandangan mata jalan cepat
Amati dan peragakan gerakan spesifik fase tumpuan dua kaki jalan cepat berikut ini.
Amati dan peragakan gerakan spesifik fase tarikan kaki jalan cepat berikut ini.
Gerakan khusus jalan cepat
Aktivitas pembelajaran gerakan jalan cepat pada lintasan lurus
Cara melakukan jalan cepat pada lintasan lurus adalah berikut ini.
Jarak-jarak pada jalan cepat
Hal-hal yang perlu dihindari dalam jalan cepat
Hal-hal yang perlu diutamakan dalam jalan cepat
Lari Jarak Pendek
Perlombaan lari jarak pendek dalam dunia atletik sering disebut sebagai lari sprint atau lari cepat. Seorang pelari jarak pendek biasanya dipanggil dengan sebutan sprinter. Nomor lari jarak pendek yang diperlombakan pada event internasional, jika diadakan di lapangan terbuka (outdoor), meliputi nomor lari 100 m, 200 m, dan 400 m. Lari jarak pendek yang dilombakan di lapangan tertutup (indoor) meliputi, lari 50 m, 60 m, 200 m, 400 m.
Start Lari Jalan Pendek
Lari jarak pendek
Hal-hal yang harus dihindari
Hal-hal yang harus diutamakan
Lompat Jauh
Gerak spesifik mendarat
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lompat jauh antara berikut ini.
1) Kurangnya kecepatan lari.
2) Langkah tidak tetap jaraknya.
3) Tolakan tidak tepat pada papan tolak.
4) Tolakan kurang keras.
5) Sudut atau arah tolakan terlalu rendah atau tinggi.
6) Kurang berani menjulurkan kaki ke depan.
7) Selalu mendarat dengan pantat.
Cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lompat jauh antara berikut ini.
Peraturan lompat jauh
Tolak Peluru (The Shot Put)
Memegang peluru
sikap badan saat akan menolak peluru
Gerak spesifik menolakkan peluru
Sikap badan setelah menolakkan peluru
Tahap-tahap Menolak Peluru
Pertama: tolak peluru
Hal-hal yang harus dihindari dan diutamakan dalam tolak peluru
Hal-hal yang harus diutamakan dalam tolak peluru
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! Kerjakan di rumah dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya!
Uji Kompetensi