1 of 11

Kaidah: الضَّرَرُ يُزَالُ�(Kemudaratan Harus Dihilangkan)

Prodi Ekonomi Syariah

Universitas Sunan Giri Surabaya

Dosen: Dr. Imam Mawardi, SHI., MEI

Februari 2026

2 of 11

Pengantar Kaidah

  • Teks Kaidah: الضَّرَرُ يُزَالُ
  • Artinya: Kemudaratan harus dihilangkan.

  • Hadis Nabi SAW:
  • لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ (HR. Ibn Majah, Malik, Ahmad)

  • Makna umum: Islam melarang tindakan yang menimbulkan bahaya bagi individu atau masyarakat.

3 of 11

Makna dan Prinsip Kaidah

  • Makna: Setiap bentuk kerugian atau bahaya harus dicegah atau dihilangkan.

  • Prinsip hukum:
  • - Termasuk dalam kaidah pokok fikih (al-qawa'id al-kulliyyah al-kubra).
  • - Menjadi dasar bagi hukum-hukum cabang dalam fikih muamalah dan ekonomi.

4 of 11

Aplikasi dalam Ekonomi Syariah

  • 1. Larangan Riba dan Gharar.
  • 2. Konsep keadilan dan kemaslahatan.
  • 3. Lembaga keuangan syariah menghindari praktik spekulatif.

5 of 11

Contoh Kasus Ekonomi Syariah

  • 1. Kenaikan harga sembako saat krisis → menimbulkan dharar sosial.
  • 2. Pinjaman berbunga tinggi → riba menyebabkan kemiskinan.
  • Solusi: sistem murabahah atau qard hasan.

6 of 11

Aplikasi dalam HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

  • Islam mengakui hak atas karya intelektual sebagai bentuk harta bernilai (mal mutaqawwim).
  • Pelanggaran HKI seperti plagiarisme atau pembajakan menimbulkan dharar.

7 of 11

Contoh Kasus HKI

  • 1. Pembajakan buku Islami → merugikan penulis & penerbit.
  • 2. Plagiarisme skripsi atau desain produk → termasuk kezaliman (zulm).

8 of 11

Keterkaitan Ekonomi Syariah & HKI

  • Keduanya bertujuan menegakkan keadilan dan menghindari kemudaratan:
  • - Ekonomi Syariah → mencegah mudarat ekonomi.
  • - HKI → mencegah mudarat moral dan material.

9 of 11

Implikasi Hukum dan Sosial

  • 1. Pelaku ekonomi wajib menghindari praktik merugikan.
  • 2. Pemerintah wajib melindungi hak cipta.
  • 3. Umat Islam didorong untuk berinovasi secara etis.

10 of 11

Kesimpulan

  • • Kaidah الضَّرَرُ يُزَالُ menegaskan kewajiban menghilangkan bahaya.
  • • Dalam ekonomi syariah: melarang riba, gharar, monopoli.
  • • Dalam HKI: melindungi hak cipta dan mencegah pembajakan.
  • • Menegakkan keadilan dan kemaslahatan sosial.

11 of 11

Referensi

  • 1. Al-Qarafi, Al-Furuq
  • 2. Al-Suyuthi, Al-Ashbah wa al-Nazhair
  • 3. DSN-MUI Fatwa tentang Riba dan Gharar
  • 4. UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta
  • 5. Fatwa MUI tentang HKI (2003)