MATA PELAJARAN PRAKARYA
Seni Kerajinan Bahan Keras
Eksplorasi bahan, karakteristik, teknik pembuatan, dan studi kasus proyek kreatif
Klasifikasi Bahan Keras
Bahan Keras Alami
Diperoleh langsung dari alam tanpa proses kimiawi berat.
Bahan Keras Buatan
Bahan olahan buatan pabrik atau rekayasa manusia.
•
Kayu jati, mahoni, dan sonokeling
•
Bambu dan rotan
•
Batu alam dan kerang laut
•
Besi, tembaga, dan kuningan
•
Kaca lembaran dan akrilik
•
Semen dan fiberglass
Teknik Pengolahan Utama
Teknik Ukir
Membentuk pola relief pada kayu atau batu.
Teknik Anyam
Menyilangkan bilah bambu atau rotan.
Teknik Cor
Mencairkan logam atau semen ke dalam cetakan.
Teknik Tempel
Menata kerang atau kaca hias pada media.
Proyek 1: Bingkai Kaca Hias Kerang Laut
Memanfaatkan limbah kerang pantai untuk memperindah permukaan bingkai kaca atau cermin polos menjadi karya seni bernilai tinggi.
Alat & Bahan Utama:
Bingkai cermin kaca, beragam jenis kerang laut bersih, lem tembak (hot glue gun), dan pernis pelindung transparan.
Tahapan Pembuatan Hias Kaca Kerang
LANGKAH 01
Pembersihan Material
Cuci bersih kerang dengan air sabun dan keringkan total.
LANGKAH 02
Penyusunan Pola
Tata kerang di sekeliling bingkai kaca sebelum direkatkan.
LANGKAH 03
Perekatan Lem Tembak
Tempelkan kerang secara kuat menggunakan lem panas.
LANGKAH 04
Finishing & Pernis
Berikan lapisan pernis bening agar kerang berkilau awet.
Proyek 2: Kap Lampu Rotan & Kayu
Kombinasi bilah kayu solid dan anyaman rotan lentur menghasilkan dekorasi pencahayaan ruangan bernuansa estetik natural.
Teknik Pengerjaan:
Perendaman rotan agar lentur, pembentukan rangka kayu, penganyaman pola, serta penghalusan amplas dan pelapisan melamin.
Proyek 3: Miniatur Kendaraan dari Kawat Logam
Pemanfaatan kawat sisa atau kawat aluminium tebal yang dibentuk secara presisi menjadi replika benda bernilai seni tinggi.
Alat Utama:
Tang kombinasi, tang lancip, kawat tembaga/aluminium, dan lem besi atau solder untuk memperkuat sambungan struktur.
Prinsip Perancangan Kerajinan
Kegunaan (Utility)
Benda kerajinan mengutamakan fungsi pakai sehari-hari.
Kenyamanan (Comfort)
Aman digunakan dan nyaman dipegang atau dikenakan.
Keluwesan (Flexibility)
Wujud serasi antara bentuk fisik dan fungsi kegunaan.
Keindahan (Aesthetics)
Memiliki daya tarik visual dan bentuk proporsional.