Saktya Yudha Ardhi Utama, S.Kep.,Ns.,CWCCA
PENGKAJIAN UMUM
- Nyeri (PQRST)
- Kekuatan sendi (tempat kekakuan, lama, waktu)
- Bengkak : berapa lama, tindakan mengatasi bengkak, adakah tanda inflamasi atau infeksi lain
- Deformitas dan imobilitas: kapan, tiba-tiba atau bertahap, membaik atau memburuk dengan aktivitas, adakah alat bantu
-Perubahan sensori: adakah perubahan rasa pd bag. Tubuh tertentu mis rasa terbakar.
Saraf tertekan----menurunnya sensori.
Pemeriksaan fisik pada muskuloskeletal adalah
Look, feel dan move
OTOT
ukuran otot misal : otot lengan , paha bandingkan dengan sisi yang lain apakah ada atropi dan hipertropi.
Ukur keduanya dengan meteran
Apakah ada mal posisi pada tubuh.
Apakah ada tremor dan spastik.
Suhu kulit apakah panas, dingin dari biasanya.
Apakah denyutan arteri dapat diraba atau tidak.
Move ( pergerakan )
Nilai kekuatan otot dengan 5 tingkatan
0. Adalah absen tidak ada gerakan ( para lisis total )
1. Kontraksi otot , gerakan tidak ada
2. Otot hanya mampu menggerakkan persendian , tidak dapat melawan grafitasi
3. Dapat menggerakkan sendi , otot dan melawan grafitasi tidak kuat terhadap tahanan.
4. dapat menggerakkan sendi & otot serta dapat melawan grafitasi dan sedikit tahanan
5. Kekuatan otot normal
TULANG
Look : Amati bentuk tulang, apakah ada deformitas.
Cara berjalan, membungkuk dan berdiri.
Feel : Apakah ada benjolan, nyeri dan krepitasi, edema.
Move : Perhatikan gerakan aktif dan pasif.
SENDI
Look : Apakah ada pembengkakan, panas dan nyeri
Feel : Apakah ada edema, nyeri, krepitasi dan adanya nodul.
Move : Kaji rentang gerak ( ROM )
Fungsi motorik
Pemeriksaan otot dengan menggerakkan sendi untuk mengetahui adanya spastik atau kelemahan otot.
Fungsi sensorik
Untuk melihat adanya kelainan sensasbilitas seperti hipoastesi, hiperastesi dan anastesi.
1.Sentuhan ringan
2. Nyeri supervisial
3. Sensasi posisi
4. Getaran
Babinski ( Respon plantar )
Pemeriksaan darah
DIAGNOSA KEPERAWATAN
PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI
TINDAKAN PROMOTIF
TINDAKAN MEMPERTAHANKAN KESEHATAN DAN REHABILITATIF
EVALUASI
1. ANN B. Maher at all, Orthopaedic Nursing, ed.3. 2010.WB.Saunders Company.
2. Brunner & Suddarth, Keperawatan medikal bedah, ed.8. 2002,buku kedokteran, EGC.
3. Cheruddi rasjad, ilmu bedah ortopedi , 2007, PT yarsif watampone. Jakarta.
4. Judith M. Wilkinson, Diagnosa keperawatan, ed.7, 2008. buku kedokteran, EGC.
5. Pricilla LeMone, Medical Surgical Nursing , edisi 4, 2008. Prentice Hall.
6. Janice L. Willms,at all, Diagnosis fisik,2010, buku kedokteran, EGC