1 of 14

Mata Kuliah : Aljabar Linear�Minggu ke 2 - Vektor

2 of 14

  • Mampu mengidentifikasi vektor, ruang vektor dan kombinasi lenear

Tujuan perkuliahan

3 of 14

Apa itu vektor

Vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah. Vektor dinotasikan sebagai ruas garis berarah. contoh: kecepatan, percepatan, gaya, momen gaya, dsb. Suatu partikel bergerak dari titik A ke titik B, maka dapat dikatakan bahwa partikel itu mengalami perpindahan.

4 of 14

Komponen Vektor

  • Pada kondisi tertentu, suatu vektor diletakkan sedemikian sehingga titik awalnya tidak terletak pada titik asal. Jika vektor memiliki titik awal P1(x1, y1) dan titik akhir P2(x2, y2), maka

  • Secara geometrik ditampilkan pada Gambar

5 of 14

Example

  • Komponen vektor v = dengan titik awal P1(2, -14) dan titik akhir P2,(7, 5,-8) adalah

v = (7, 5, -8) – (2, - 14)

= (7 -2,5 – (-1), - 8 – 4)

= (5, 6, -12)

6 of 14

Notasi Vektor

  • Sebuah vector dapat dituliskan dalam beberapa bentuk notasi. Berikut ini adalah penulisan notasi vector.

Ketiga memiliki arti yang sama, yaitu vector komponen v1 dan v2.

7 of 14

Vektor pada Ruang 2 Dimensi

  • Misal v adalah sebarang vektor yang ditempatkan sedemikian rupa sehingga titik awalnya berhimpit dengan titik asal sistem koordinat siku-siku. Koordinat (v1, v2) dari titik akhir v disebut komponen v, ditulis v = (v1, v2)

8 of 14

9 of 14

10 of 14

Example

Jika v = (1, -2), w = (7, 6), dan k = 4, maka

v + w = (1 + 7, -2 + 6) = (8, 4)

kv = 4 (1, -2) = (4, -8)

Pengurangan Vektor

Karena vw = v + (-1)w, maka

vw = (v1 – 21, v2 – w2)

11 of 14

Vektor pada Ruang 3 Dimensi

  • Misal v adalah sebarang vektor yang ditempatkan sedemikian sehingga titik awalnya berhimpit dengan titik asal sistem koordinat siku-siku. Sebagaimana pada Gambar di bawah, koordinat pada titik akhir v disebut komponen v, ditulis v = (v1, v2, v3)

12 of 14

13 of 14

Example

Gambar berikut adalah tampilan vektor (4, 5, 6) dan (-3, 2, -4) dalam ruang berdimensi 3.

14 of 14