LISTRIK STATIS
BAB
6
PETA KONSEP
Pernahkah kamu mengalami ketika menyisir rambutmu yang kering dan tanpa disengaja sisirmu berdekatan dengan lengan tangan, maka bulu pada tanganmu tertarik oleh sisir. Peristiwa tersebut merupakan contoh listrik statis.
LISTRIK STATIS DAN PENERAPANNYA DALAM SISTEM SARAF
Sistem kelistrikan dialirkan melalui serabut saraf yang disebut impuls saraf. Impuls saraf yang melaju melalui sistem saraf akan dapat melompat dari satu sel saraf ke sel saraf berikutnya. Di dalam serabut saraf, impuls melaju seperti suatu sinyal listrik.
BENDA BERMUATAN LISTRIK
PERISTIWA YANG MENGHASILKAN MUATAN LISTRIK SERTA PROSES TERJADINYA
SIFAT MUATAN LISTRIK
Suatu benda netral jika didekatkan dengan benda ber muatan listrik, akan terjadi beberapa hal berikut.
1. Benda netral didekati benda yang bermuatan (+) akan terjadi induksi sebagai berikut
2. Benda netral didekati benda yang bermuatan (–) akan terjadi induksi sebagai berikut
Induksi listrik adalah peristiwa pemisahan muatan listrik dalam suatu benda karena benda tersebut didekati benda lain yang bermuatan.
Untuk menimbulkan muatan listrik yang sangat besar, digunakan generator listrik.
Salah satu generator yang terkenal adalah generator Van de Graaff.
Alat untuk menyelidiki atau mengetahui ada tidaknya muatan listrik pada suatu benda dinamakan elektroskop. Bagian-bagian elektroskop adalah sebagai berikut.
HUKUM COULOMB
Percobaan Coulomb menunjukkan bahwa gaya listrik antara dua benda bermuatan sebanding dengan muatan masing masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dua benda tersebut.
Pernyataan tersebut dikenal sebagai hukum Coulomb.
Gaya Coulomb berlaku pada partikel-partikel bermuatan listrik.
Besarnya gaya listrik yang bekerja antara dua partikel bermuatan dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.
Medan listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik yang masih dipengaruhi gaya listrik. Medan listrik dapat dinyatakan sebagai garis-garis gaya dengan arah dari muatan positif ke muatan negatif. Garis gaya listrik pada muatan positif berarah ke luar dan pada muatan negatif menuju ke pusat. Berikut adalah garis-garis gaya antara dua jenis muatan.
MEDAN LISTRIK
Kuat medan listrik muatan q1 yang dirasakan muatan q2 (q2 juga dapat disebut muatan uji dan bermuatan positif) adalah sebagai berikut.
Kuat medan listrik dapat dinyatakan dengan kerapatan garis-garis gaya listrik. Semakin besar kuat medan listrik, garis-garis gaya yang digambarkan akan semakin rapat.
Energi atau usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan listrik dari suatu titik ke titik lainnya disebut energi potensial listrik.
POTENSIAL LISTRIK
Elektron bergerak dari pelat B ke pelat A seperti dilukiskan pada gambar
berikut. Arah gerak elektron berlawanan dengan arah garis gaya listrik.
Untuk memindahkan elektron diperlukan usaha. Besarnya usaha yang digunakan untuk memindahkan muatan dari B ke A per satuan muatan disebut potensial listrik. Potensial listrik dapat dirumuskan sebagai berikut.
Satuan untuk potensial listrik adalah volt (V).
Potensial listrik antara dua titik sebesar 1 volt didefinisikan sebagai usaha sebesar 1 joule untuk memindahkan muatan 1 coulomb antara dua titik tersebut.
Unit terkecil penyusun sistem saraf adalah sel saraf (neuron). Satu neuron terdiri atas badan sel saraf, dendrit, dan akson.
KELISTRIKAN PADA SISTEM SARAF
Dendrit
Badan sel saraf
Akson
Sel saraf sensori
Sel saraf motor
Sel saraf penghubung (konektor)
Sel saraf ajustor
SUSUNAN SISTEM SARAF
Sistem saraf manusia
sistem saraf pusat
Otak
Sumsum lanjutan
Sumsum tulang belakang
sistem saraf tepi.
somatik (sadar)
Otonom (tidak sadar)
Sistem saraf pusat berfungsi sebagai pusat koordinasi. Sistem saraf pusat tersusun dari otak, sumsum lanjutan, dan sumsum tulang belakang. Otak terbagi atas otak besar, otak tengah, dan otak kecil. Antara otak dan sumsum tulang belakang terdapat sumsum lanjutan (medula oblongata).
Otak besar (serebrum)
Otak tengah (mesensefalon)
Otak kecil (serebelum)
Sumsum lanjutan (medula oblongata)
Sumsum tulang belakang (medula spinalis)
Sistem saraf tepi merupakan saraf penghubung antara saraf pusat dengan organ-organ tubuh. Sistem saraf tepi terdiri atas saraf sadar (somatik) dan saraf tidak sadar (otonom).
Ada dua macam cara yang dilalui impuls, yaitu jalan panjang dan pendek. Jalan panjang merupakan jalan impuls yang dikendalikan oleh otak, berupa kegiatan-kegiatan yang kita sadari.Jalan pendek ini terjadi pada gerak refleks.
a. Gerak yang disadari
b. Gerak refleks
KELISTRIKAN PADA JANTUNG
KELISTRIKAN PADA TULANG
Tulang mengandung kolagen dan apatit.
Ikan Belalai Gajah
HEWAN YANG MENGANDUNG LISTRIK
Pari listrik
HEWAN YANG MENGANDUNG LISTRIK
Belut listrik
HEWAN YANG MENGANDUNG LISTRIK
HEWAN YANG MENGANDUNG LISTRIK
Hiu Kepala Martil
Echidna
HEWAN YANG MENGANDUNG LISTRIK