1 of 60

TEACHING FACTORY SMK

PAPARAN

    • SOSIALISASI BANTUAN PEMERINTAH TEFA
    • WORKSHOP PERSIAPAN PEMBELAJARAN
    • WORKSHOP PENYUSUNAN MODUL AJAR
    • WORKSHOP PENYUSUNAN INSTRUMEN ASESMEN
    • WORKSHOP EVALUASI PENERAPAN TEFA

2 of 60

Tujuan

Workshop Persiapan Pembelajaran

  1. Pemahaman pembelajaran Tefa di SMK,
  2. Pemahaman Identifikasi Produk
  3. Pemahaman pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kompetensi
  4. Pemahaman Prosedur penyusunan skema kompetensi sinkronisasi,
  5. Menyusun draft dokumen skema kompetensi sinkronisasi dan identifikasi produk pada dua konsentrasi keahlian dikembangkan
  6. Menyusun kesepakatan Skill Passport dan Sertifikasi Kompetensi
  7. Pemahaman Perencanaan Sumber Daya

3 of 60

  1. Pembelajaran Tefa di SMK dan Identifikasi Produk (2 x 60 menit)
  2. Pengembangan Pendidikan kejuruan berbasis Kompetensi (2 x 60 menit)
  3. Prosedur Penyusunan skema sertifikasi sinkronisasi (2 x 60 menit)
  4. Penyusunan dan pendampingan pembuatan skema sertifikasi sinkronisasi (6 x 60 menit)
  5. Skill Passport dan Sertifikasi Kompetensi (2 x 60 menit)
  6. Perencanaan Sumber Daya (2 x 60 menit)

Materi

Workshop Persiapan Pembelajaran

4 of 60

Materi 1: �Pembelajaran Tefa di SMK

Tujuan

  1. Memahami pembelajaran kejuruan,
  2. Memahami tujuan pembelajaran Tefa,
  3. Memahami konsep pembelajaran Tefa,
  4. Memahami dokumen yang diperlukan dalam pembelajaran Tefa,
  5. Memahami langkah pengembangan Tefa,
  6. Memahami langkah pembelajaran Tefa,
  7. Memahami perangkat ajar pembelajaran Tefa.

5 of 60

Menggunakan slide MATERI SOSIALISASI BAPEM TEFA

6 of 60

Identifikasi Produk

Pelanggan Internal

Pelanggan Eksternal

Analisis Pasar & Pengembangan

Kesesuaian Kompetensi

Analisis Sumber Daya

Identifikasi Produk

Perancangan

7 of 60

IDENTIFIKASI PRODUK �(Form. TEFA-01)

Satuan Pendidikan

: SMK XYZ

Program Keahlian

:

Konsentrasi Keahlian

: Teknik Pemesinan

Uraian Produk

Nama Produk

Deskripsi Produk

Jenis (Barang/Jasa)

Pesanan/stok

Pelanggan

Jumlah Produksi

Baut Kuningan

Dikerjakan dengan mesin CNC, bahan kuningan

Barang

Pesanan

PT ABCDE

200/ minggu Sesuai pesanan

8 of 60

Alur/

Rencana Waktu

Kegiatan

Materi

Pendahuluan

5 Menit

Membuka sesi

Menjelaskan Tujuan

PPT Tujuan Materi 1

Mulai dari diri

8 Menit

Memberikan instruksi untuk mengisi termometer pemahaman Tefa

Membagi kelompok menjadi 2: belum menguasai dan sudah menguasai serta mahir (telah menerapkan) berdasar sebaran skala ½ bawah dan ½ tengah atas.

CD Plano bergambar termometer

Eksplorasi

12 Menit

Menjelaskan posisi Tefa dalam sistem pendidikan kejuruan dan dokumen kurikulum

Peserta diminta membuka link dokumen kurikulum yang diperlukan dalam pelaksanaan Tefa

Materi PPT yang sesuai

Ruang Kolaborasi

15 Menit

Peserta yang belum menguasai diminta menyebutkan hal yang ingin diketahui

Peserta yang sudah menguasai diminta menyebutkan hal yang sudah diketahui

Peserta yang mahir membantu instruktur

Diskusi tentang hal yang belum diketahui oleh peserta yang belum menguasai dibantu oleh peserta yang telah menguasai (sesuai kartu isian peserta.

Kartu isian peserta

Materi PPT yang sesuai

Demonstrasi

Tidak dilakukan karena materi sosialisasi

-

Elaborasi

15 Menit

Memberikan penguatan dari diskusi tentang materi yang belum dikuasai dan materi lain yang penting untuk disampaikan.

Materi PPT yang sesuai

Kontekstualisasi

5 Menit

Cek termometer pemahaman setelah menerima sosialisasi

CD Plano bergambar termometer

Aksi

Tidak dilakukan karena materi sosialisasi

-

Materi 1 Sosialisasi Tefa (60 Menit) → Pembekalan Pendamping

9 of 60

Materi 2

Pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kompetensi

Tujuan Materi 2

  1. Memahami pengembangan kompetensi menuju SDM Unggul,
  2. Memahami strategi pengembangan penerapan skema sertifikasi sinkronisasi,
  3. Memahami status kesiapan (readiness) pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kompetensi.

10 of 60

Alur/

Rencana Waktu

Kegiatan

Materi

Pendahuluan

5 Menit

Membuka sesi

Menjelaskan Tujuan

PPT Tujuan Materi 2

Asesmen Awal

5 Menit

Memberikan instruksi untuk menulis di kertas hal yang diketahui dan yang belum diketahui dengan kertas warna berbeda.

Mengelompokkan hal-hal yang sama, yang diketahui maupun yang belum diketahui pada lembar CD Plano sebagai dasar pembahasan

CD Plano, Kertas Warna

Informasi

20 Menit

Menjelaskan langkah menyusun Skil Set dengan penekanan pada hal yang belum diketahui!

Materi PPT yang sesua

CD Plano isian

Demonstrasi

15 Menit

Memberikan contoh menyusun skema kompetensi sinkronisasi

Mengisi Skill Set

Praktik Terbimbing

10 Menit

Pendampingan menyusun skema kompetensi sinkronisasi

-

Praktik Mandiri

5 Menit

Penugasan menyusun skema kompetensi sinkronisasi

Format Skill Set

Materi 2 Skill Passport (60 Menit) → Pembekalan Pendamping

11 of 60

Pendidikan Kejuruan Berbasis Kompetensi

What?

Why?

When?

Where?

Who?

How?

  • Pendekatan dalam pengembangan sistem pendidikan kejuruan yang berfokus pada kompetensi dan pemberian Skill Passport serta sertifikasi sebagai catatan dan pengakuan kompetensi peserta didik
  • Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan pendidikan kejuruan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja, sehingga mereka siap untuk menghadapi dunia kerja.
  • Relevansi pendidikan.
  • Akuntabilitas dan transparansi
  • Peningkatan kualitas pendidikan
  • Ketika ada perubahan signifikan dalam tuntutan pasar kerja.
  • Ketika lulusan program kejuruan mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan yang sesuai.
  • Ketika peraturan atau kebijakan pendidikan berubah untuk lebih menekankan pada hasil pendidikan dan akuntabilitas
  • Sekolah-sekolah vokasi dan lembaga pendidikan tinggi yang menawarkan program kejuruan.
  • Pelatihan kerja atau program pendidikan kejuruan yang diselenggarakan oleh perusahaan atau organisasi industri.
  • Program pendidikan kejuruan yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah.
  • Lembaga pendidikan kejuruan.
  • Pemerintah pusat atau lokal yang mengatur pendidikan kejuruan.
  • Perusahaan atau industri yang memiliki kepentingan dalam pengembangan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja.
  • Identifikasi kebijakan pengembangan penerapan skema kompetensi sinkronisasi, perancangan pembelajaran dan Skill Passport pendidikan kejuruan
  • Identifikasi strategi pengembangan kompetensi menuju SDM Unggul
  • Identifikasi status kesiapan (readiness) pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kompetensi

12 of 60

Latar Belakang

  • Skill Passport dalam Sekolah Menengah Kejuruan merupakan strategi sangat penting dalam mengikuti kecepatan perkembangan teknologi dan kebutuhan IDUKA
  • Desain instruksional merupakan kunci operasionalisasi kurikulum pembelajaran.
  • Pengembangan Skema Sertifikasi Sinkronisasi sangat penting dalam operasionalisasi kurikulum dan pengembangan desain instruksional.

13 of 60

Tujuan

  1. Mengembangkan dan memastikan Tujuan Instruksional yang tepat sesuai kebutuhan dunia kerja,
  2. Meningkatkan kemampuan adaptasi,
  3. Peningkatan Kualifikasi dan kemampuan bersaing,
  4. Meningkatkan kualitas pembelajaran,
  5. Fleksibilitas dalam pembelajaran,
  6. Pengukuran kemajuan dan prestasi,
  7. Peningkatan pendidikan seumur hidup.

14 of 60

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
  3. Perpres 68/2022.
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Nomor 4 tahun 2022. Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021. Tentang Standar Nasional Pendidikan.
  5. Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2022. Tentang Strategi Nasional Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.
  6. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. Nomor 34 Tahun 2018 2018. Tentang Standar Nasional Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2016 tentang Kurikulum Pendidikan Kejuruan pada Satuan Pendidikan Menengah Kejuruan.
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Menengah Kejuruan.
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
  12. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 421 Tahun 2019 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK.
  13. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Nomor: 07/D.D5/Kk/2018. Tentang Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/ Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)

Landasan Hukum

15 of 60

Pengguna

Skill Passport

Tim Perancangan pembelajaran

Satuan Pendidikan/ Sekolah Menengah Kejuruan.

Guru konsentrasi keahlian

16 of 60

Identifikasi kebijakan Pengembangan Kompetensi menuju SDM Unggul

2

c. Padanan dengan Dunia kerja dan Kurikulum

b. Strategi Pengembangan Kompetensi Tamatan SMK

a. Sistem pengakuan kompetensi nasional dan internasional

17 of 60

    • Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
    • Sistem Standardisasi Kompetensi Nasional
    • Sistem Nasional Sertifikasi Profesi
    • ASEAN Guiding Principles for Quality Assurance and Recognition of Competency Certification System

a. Sistem pengakuan kompetensi nasional dan internasional

link terkait:

Bappenas : https://petaokupasi.bappenas.go.id/ ====> Menu Publikasi ====> Peta Okupasi

SKKNI Kemnaker : https://skkni.kemnaker.go.id/ ====> dicari dengan “Kata Kunci”

Skema SMK : https://penyelarasan.mitrasdudi.id/skema ====> Pilih yang sesuai!

Kualifikasi Baku Jabatan Indonesia: https://satudata.kemnaker.go.id/ ===> Publikasi

18 of 60

Occupational standards

    • adalah pernyataan kegiatan dan tugas yang terkait dengan okupasi/pekerjaan tertentu dan praktiknya.

Competency standards

    • adalah pernyataan pengetahuan, keterampilan dan / atau kompetensi yang terkait dengan pekerjaan

Certification standards/ Scheme

    • adalah pernyataan hasil belajar yang akan diases dan metodologi yang akan digunakan

Assessment standards

    • yang merupakan aturan proses untuk mendapatkan rekognisi dan hak yang diberikan

Educational standards

    • merupakan desain instruksional yang secara umum berisi pernyataan tujuan pembelajaran, isntrumen asesmen, strategi, konten yang harus ditangani, persyaratan masuk dan sumber daya yang diperlukan.

Produk standar TVET

ASEAN Guiding Principles for Quality Assurance and Recognition of Competency certification

19 of 60

Strategi Pengembangan Kompetensi SMK

DESAIN INSTRUKSIONAL/PEMBELAJARAN

IDENTIFIKASI PETA OKUPASI

IDENTIFIKASI STANDAR KOMPETENSI

STANDAR KOMPETENSI

SKEMA SERTIFIKASI NASIONAL

Skill Set/ Skema Kompetensi

Pemetaan Tujuan Pembelajaran

Pengembangan Instrumen Asesmen

Pengembangan Strategi Pembelajaran

Pemilihan/ Pengembangan Perangkat Pembelajaran

PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI

ASESMEN BERBERBASIS KOMPETENSI

PERANGKAT ASESMEN NASIONAL

PASAR KERJA

BERBASIS KOMPETENSI

Kaji ulang untuk peningkatan berlanjut

20 of 60

Dunia Kerja

Sertifikasi

Kompetensi

Standar Kompetensi

(SKKNI, SKKI, SKK)

Kurikulum

Judul SOP

Unit Kompetensi

Unit Kompetensi

Tujuan Pembelajaran

(Learning Goals)

Ruang lingkup SOP

Ruang lingkup

Asesmen

Deskripsi Unit

Ruang Lingkup Materi

Langkah utama proses

Elemen Kompetensi

Elemen Kompetensi

Indikator

Instruksi kerja

Kriteria Pencapaian

Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

sub-Indikator

Spesifikasi

Konteks asesmen

Batasan variabel

Konteks pembelajaran

Quality assurance

Panduan asesmen

Panduan penilaian

Perencanaan asesmen

Padanan dengan Dunia kerja dan Kurikulum

21 of 60

Identifikasi status kesiapan (readiness) pengembangan

3

  • Standar kompetensi
  • Standar sertifikasi
  • Kompetensi industri
  • Standar asesmen
  • Standar Perancangan pembelajaran

kesiapan (readiness) pengembangan

22 of 60

Materi-3�Prosedur Penyusunan Skema Sertifikasi Sinkronisasi

Tujuan Kegiatan

  1. Memahami makna Skema Sertifikasi Sinkronisasi dalam pembelajaran kejuruan
  2. Memahami POS penyusunan Skema Sertifikasi Sinkronisasi

23 of 60

Makna Skema Sertifikasi Sinkronisasi dalam pembelajaran

What?

Why?

When?

Where?

Who?

How?

  • Paket kompetensi suatu peran kerja/pekerjaan dalam suatu kualifikasi yang memungkinkan pekerja untuk melaksanakan tugas/fungsinya.
  • Kemasan kompetensi dalam kurikulum operasional.
  • Peran kunci pengembangan tujuan instruksional,
  • Personal branding & lifelong learning
  • Meningkatkan produktivitas
  • Memberikan panduan dan kerangka kerja bagi guru dan staf sekolah dalam mendesain pembelajaran.
  • Pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran
  • Pengembangan Kredensial mikro
  • Pengembangan rekrutmen
  • berbasis kompetensi
  • Lembaga Pendidikan: SMK
  • Lembaga pelatihan
  • Lembaga sertifikasi
  • IDUKA
  • Peserta didik
  • Peserta RPL/sertifikasi
  • Identifikasi informasi kebutuhan Skema Sertifikasi Sinkronisasi
  • Identifikasi Konteks/persyaratan sistem tempat kerja
  • Merumuskan “Skema Sertifikasi Sinkronisasi”

24 of 60

Identifikasi informasi kebutuhan Skema Sertifikasi Sinkronisasi (okupasi/kluster/industri)

    • Mata Pelajaran Kompetensi Keahlian.
    • Informasi kebutuhan pelatihan
    • Ketersediaan standar kompetensi.

Identifikasi Konteks/persyaratan

sistem tempat kerja

    • Persyaratan lingkungan kerja
    • Persyaratan employability skills.
    • Persyaratan dasar.
    • Persyaratan skala kriteria pencapaian (Degree)

Merumuskan “Skema Sertifikasi Sinkronisasi (okupasi/kluster/industri)

    • Judul Skema Sertifikasi Sinkronisasi (okupasi/kluster /industri).
    • Deskripsi tujuan/profil lulusan.
    • Konteks/bidang kerja.
    • Employability skills.
    • Persyaratan dasar peran kerja.
    • Tugas/ Kompetensi inti dan kompetensi pilihan.

Langkah Menyusun Skema Sertifikasi Sinkronisasi

25 of 60

Materi-4�Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Sinkronisasi

Tujuan Kegiatan

  1. Memahami dokumen Skema Sertifikasi Sinkronisasi,
  2. Menyusun draft Skema Sertifikasi Sinkronisasi dalam pembelajaran kejuruan

26 of 60

REKRUTMEN

BERBASIS

KOMPETENSI

PETA/ STANDAR

OKUPASI

SKEMA SERTIFIKASI SINKRONISASIi” KURIKULUM OPERASIONAL

SKEMA SERTIFIKASI

KOMPETENSI

  • Job title (vacancy)
  • Job title
  • Judul Okupasi�(sesuai kompetensi dalam Capaian Pembelajaran)
  • Judul skema okupasi

  • Job Description
  • Job Description
  • Lingkup pembelajaran
  • Deskripsi
  • Lingkup kerja
  • Bidang kerja
  • Lingkup Pekerjaan
  • Lingkup
  • Penggunaan
  • Akuntabilitas
  • Employability skills/soft skills
  • Tanggung jawab
  • Responsibility
  • Kompetensi manajerial dan kultural
  • Employability
  • skills/ soft skills
  • Tanggung jawab/ peran kerja
  • Tanggung jawab

  • Persyaratan dasar
  • Persyaratan dasar
  • Kompetensi prasyarat/Entry behavior line
  • Persyaratan dasar
  • Pengalaman kerja
  • Capaian pengalaman
  • Level/degree kriteria capaian
  • Tingkat
  • Pengalaman
  • Tugas-tugas
  • Tugas-tugas
  • Cakupan Kompetensi Dasar dan Keahlian
  • Kemasan okupasi
  • Benefit
  • -
  • -
  • -
  • -
  • -
  • Metode sertifikasi Micro-Credenstial
  • Proses sertifikasi
  • -
  • -
  • Jam pelajaran
  • -

Padanan (Interface) Istilah

27 of 60

Skema Sertifikasi Sinkronisasi (Form. WS1.01)

Konsentrasi Keahlian: (sebutkan susuai …..)

  • Judul

(Okupasi/klaster/industri) sesuai Capaian Pembelajaran )

  • Lingkup pembelajaran

(Deskripsi cakupan pembelajaran)

  • Lingkup Pekerjaan

(Deskripsi lingkup pekerjaan + Penugasan)

  • Tanggung jawab

  • Tanggung jawab/ peran kerja

  • Kompetensi prasyarat/Entry behavior line

  • Level/degree kriteria capaian

(sebutkan jumlah minimal pengulangan???)

  • Cakupan Kompetensi

(sebutkan Tujuan Pembelajaran/unit kompetensi yang terkait)

  • Metode sertifikasi

Micro-Credential

  • Jam pelajaran

(jumlah JP yang diperlukan)

28 of 60

> Aspek/dimensi kompetensi

  1. Keterampilan menjalankan tugas (Task-skills), yaitu keterampilan untuk melaksanakan tugas-tugas rutin sesuai dengan standar di tempat kerja.
  2. Keterampilan mengelola tugas (Task management skills), yaitu keterampilan untuk mengelola serangkaian tugas yang berbeda yang muncul di dalam pekerjaan.
  3. Keterampilan mengambil tindakan (Contingency management skills), yaitu keterampilan mengambil tindakan yang cepat dan tepat bila timbul suatu masalah di dalam pekerjaan.
  4. Keterampilan bekerja sama (Job role environment skills), yaitu keterampilan untuk bekerja sama serta memelihara kenyamanan lingkungan kerja.
  5. Keterampilan beradaptasi (Transfer skill), yaitu keterampilan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Moeheriono, 2009: https://kompetensi.info/kompetensi-dosen/aspek-dimensi-dalam-kompetensi.html

29 of 60

CONTINGENCY MANAGEMENT SKILL (CMS)

Kemampuan merespon dan mengelola ketidakteraturan dan masalah-masalah dalam pekerjaan rutin

Ciri – ciri :

- Menunjukkan kemampuan penanganan masalah di tempat kerja

- Suatu statemen bila terjadi sesuatu masalah dan bagaimana menyelesaikannya

1. Penugasan untuk menangani permasalahan

JOB/ ROLE ENVIRONMENT SKILL (JRES)

Kemampuan menyesuaikan dengan tanggung jawab dan harapan lingkungan kerja

Ciri – ciri :

- Petanyaan yang mengandung outcome / hasil

- Dalam KUK ada ketentuan yang menggunakan/ sesuai harapan lingkungan kerja / hasil kerja

- Menggunakan Aturan perundang - undangan, K3, tata tertib di tempat kerja, pedoman yang berlaku di tempat kerja,

1. Menjalankan tugas sesuai SOP

TRANSFER SKILL (TRS)

Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan maupun alat yang baru

Ciri – ciri :

- Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, teknologi, alat, yang berbeda/ baru

1. Adaptasi teknik/metode baru dalam menjalankan tugas

DIMENSI

KETERANGAN

TASK SKILL (TS)

Melaksanakan tugas-tugas pokok

Ciri –ciri :

- Menunjukkan kemampuan mengerjakan 1 tugas

- Pertanyaan tersebut hanya menyebutkan satu pekerjaan

>> Penugasan sesuai okupasi

TASK MANAGEMENT SKILL (TMS)

Mengelola sejumlah tugas yang berbeda dalam satu pekerjaan

Ciri-ciri :

- Menunjukkan kemampuan mengerjakan lebih dari 1 tugas dalam sewaktu

- Menjalankan proses SOP

- Dalam pertanyaan biasanya minimal ada dua kata kerja

- Mengikuti prosedur yang berlaku di tempat kerja

>> Penugasan sesuai SOP

CONTINGENCY MANAGEMENT SKILL (CMS)

Kemampuan merespon dan mengelola ketidakteraturan dan masalah-masalah dalam pekerjaan rutin

Ciri – ciri :

- Menunjukkan kemampuan penanganan masalah di tempat kerja

- Suatu statemen bila terjadi sesuatu masalah dan bagaimana menyelesaikannya

>> Penugasan untuk menangani permasalahan

JOB/ ROLE ENVIRONMENT SKILL (JRES)

Kemampuan menyesuaikan dengan tanggung jawab dan harapan lingkungan kerja

Ciri – ciri :

- Pertanyaan yang mengandung outcome / hasil

- Dalam KUK ada ketentuan yang menggunakan/ sesuai harapan lingkungan kerja / hasil kerja

- Menggunakan Aturan perundang - undangan, K3, tata tertib di tempat kerja, pedoman yang berlaku di tempat kerja,

>> Menjalankan tugas sesuai SOP

TRANSFER SKILL (TFS)

Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan maupun alat yang baru

Ciri – ciri :

- Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, teknologi, alat, yang berbeda/ baru

>> Adaptasi teknik/metode baru dalam menjalankan tugas

30 of 60

Aksi:

Menyusun Skema Sertifikasi Sinkronisasi sesuai Konsentrasi Keahlian dengan menggunakan format Form.WS01.01 Skema Sertifikasi Sinkronisasi atau format lain dengan komponen yang sama.

Satu Konsentrasi Keahlian dapat terdiri dari beberapa Skema Sertifikasi Sinkronisasi sesuai hasil diskusi dengan Industri Mitra.

31 of 60

Materi-5�Skill Passport

Tujuan

  1. Memahami mekanisme Skill Passport
  2. Kesepakatan Pelaksanaan Skill Passport

32 of 60

Pola Sertifikasi Pembelajaran Teaching Factory-1

33 of 60

Financial Benefit

Competency Based Training :

Workshop regular sekolah; Kelas Industri; Kemitraan di Industri

Peserta Didik Kompeten

Expert Teacher

Expert Industry

Produk /Media Pembelajaran

Kelas 10

Kelas 12

Output/Outcome

Input

Process

Kelas 11

Sertifikasi

Sertifikasi

Sertifikasi

Expert Teacher

Expert Industry

Produk /Media Pembelajaran

Expert Teacher

Produk/Media Pembelajaran

Kompetensi Projek

Kompetensi Terapan

Kompetensi Dasar

> Pola Sertifikasi Pembelajaran Teaching Factory-2

34 of 60

Pesanan

Perangkat Ajar

1. Identifikasi Produk

4. Analisis Sumber Daya

2. Analisis Cakupan Kompetensi

Asesmen Sumatif

Produk

Modul Ajar

SOP

JS

3. Perancangan Produk

5. Pengerjaan Produksi

6. Penyerahan Produk

7. Layanan Purna Jual

Instrumen Asesmen

Asesmen Formatif

Porto folio

Skill Passport

Work Book

Work Book

Pembelajaran/ Produksi

BAGAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI MELALUI PEMBELAJARAN TEFA DI SMK

(SATU SKEMA SERTIFIKASI)

SOP

Form. TEFA-01

Form. TEFA-02

Form. TEFA-03

Form. TEFA-04

Form. TEFA-05

Form. TEFA-06

Form. TEFA-07

Analisis Pesanan

Tujuan Pembelajaran

Work Book

Modul Ajar

JS

Skema Sertifikasi

LANGKAH TEFA

PEMBELAJARAN/PRODUKSI

Beberapa

Skill Pasport = Sertifikat

Porto folio

Live Assessment

Work Book

35 of 60

    • Perencanaan:

Penyusunan Skema Sertifikasi Sinkronisasi �

    • Pelaksanaan:

Sertifikasi kompetensi bagi guru dan peserta didik;

    • Evaluasi dan Pengembangan: � Pengembangan sistem skill passport dan sertifikasi �

> Peran Mitra Kerja dalam Skill Passport dan Sertifikasi

36 of 60

Kegiatan-6�Analisis Bisnis dan Perencanaan Sumber Daya

Tujuan

  1. Memahami analisis bisnis model CANVAS
  2. Menyempurnakan bisnis model CANVAS yang telah dibuat
  3. Memahami analisis sumber daya pada pembelajaran Tefa
  4. Menyusun strategi pemenuhan sumber daya

37 of 60

Analisis Bisnis Model Canvas

38 of 60

Model bisnis dipetakan dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC) yang dilakukan pada sembilan elemen yaitu: value propositions, customer segments, customer relationships, channels, key activities, key resources, key partners, cost structure, dan revenue streams.

Customer segments merupakan kunci penting bagi Tefa SMK XYZ dalam mencapai tujuan bisnis, tanpa customer akan sulit bertahan dan bersaing. Customer segments merupakan pengelompokan customer yang serupa dalam beberapa hal seperti preferensi, lembaga, dan kebiasaan pembelian. Customer segments Tefa SMK dikelompokan dalam: (pilih yang sesuai 1) pelanggan individu, 2) pelanggan sekolah (SMK pasangan, sekolah sekitar, sekolah sendiri (SMK XYZ), 3) organisasi masa???).

Sebutkan bagaimana mempertahankan dan membangun pelanggan!

Panduan Membuat Rencana Bisnis Model Canvas

39 of 60

Customer relationships menggambarkan hubungan antara Tefa SMK XYZ dengan konsumennya. Customer relationships merupakan strategi organisasi menjaga hubungan dengan pelanggan. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (pilih yang sesuai: 1) Garansi, 2) variasi model penjualan online dan outlet 3 (tiga) SMK pasangan, 3) diskon).

Jelaskan masing-masing kegiatan!

Jelaskan rencana pengembangan!

40 of 60

Channels merupakan elemen yang penting bagi Tefa SMK XYZ dalam menjangkau pangsa pasar serta calon pembeli yang lebih luas. Channels merupakan sarana mengkomunikasikan value propositions kepada segmen pelanggan. Channels Tefa SMK adalah: (pilih yang sesuai 1) pemasaran oleh peserta didik (mulut ke mulut), 2) pemasaran SMK pasangan, 3) pemasaran online, 4) pemasaran offline (outlet SMK XYZ), dan 5) katalog produk).

Jelaskan masing-masing channels yang dibangun ….

Jelaskan kondisi sekarang dan rencana pengembangan!

41 of 60

Value proposition merupakan keunggulan Tefa SMK XYZ yang ditawarkan kepada segmen pasar (pelanggan) yang merupakan elemen penting untuk membangun hubungan dan kesetiaan dengan pelanggan. Keunggulan produk yang dapat ditawarkan meliputi: (pilih yang sesuai: 1) harga terjangkau (murah), 2) kualitas terjamin (sesuai kualifikasi pelanggan), 3) kemudahan pemesanan (dapat melalui of-line dan online), 4) layanan sesuai keinginan pelanggan).

Jelaskan bagaimana SMK dapat memberikan/membangun keunggulan tersebut!.

42 of 60

Key activities merupakan aktivitas kegiatan menciptakan produk untuk membangun value proposition. Key activities Tefa SMK XYZ meliputi: (sebutkan yang sesuai 1) research produk, 2) penjualan/pemasaran, 3) koordinasi produksi, 4) rancangan produksi, 5) proses produksi, 6) distribusi, 7) layanan purna jual).

Jelaskan setiap kegiatan dilaksanakan.

Jelaskan masing-masing kegiatan!

43 of 60

Key resources adalah sumber daya organisasi yang digunakan untuk mencapai value proposition melalui berbagai aktivitas/kegiatan. Empat jenis key resources yaitu intellectual, physical, financial dan human resources. Key resources Tefa SMK XYZ meliputi: (sebutkan yang sesuai 1) intelektual: kompetensi pendidik, kompetensi mitra kerja, 2) Fisik: Kantor/Toko, alat produksi, 3) keuangan: bantuan pemerintah, 4) SDM: pendidikan dan tenaga kependidikan, karyawan, SMK Pasangan).

Dapat juga disebut aset penting yang dibutuhkan atau diperlukan agar Tefa SMK XYZ berjalan dengan baik.

Jelaskan kondisi sekarang dan rencana pengembangan!

44 of 60

Key partners menjelaskan kemitraan sehingga Tefa SMK XYZ dapat berjalan dengan baik. Key partners merupakan bagian dari pihak atau mitra yang dapat bekerjasama dalam mendukung pengembangan Tefa SMK XYZ. Key partners Tefa SMK XYZ meliputi (pilih yang sesuai: 1) supplier, 2) jasa pengiriman, 3) SMK pasangan, 4) pendidik PKK, dan 5) pendidik kejuruan).

Boleh sebutkan data-data partner dan jasa pengiriman, penjelasan SMK pasangan, penjelasan keterlibatan pendidik PKK dan Projek!

45 of 60

Revenue streams merupakan sumber-sumber yang berkontribusi terhadap pemasukan Tefa SMK XYZ baik secara tidak langsung maupun langsung. Revenue streams diperoleh dari penjualan produk: (sebutkan yang sesuai 1) outlet SMK XYZ (pengimbas), 2) outlet 3 (tiga) SMK pasangan, 3) pembelajaran projek kreatif kewirausahaan (PKK) dan 4) pembelajaran projek pada mata pelajaran yang sesuai).

Jelaskan kondisi masing-masing kegiatan/outlet!

46 of 60

Cost structure merupakan komponen biaya operasional yang digunakan Tefa SMK XYZ dalam mewujudkan nilai yang diberikan kepada pelanggan. Cost structure yang efektif dan efisien akan mendukung tercapainya laba yang dihasilkan Tefa SMK XYZ dengan maksimal. Cost structure Tefa SMK meliputi: (sebutkan yang sesuai 1) pembayaran gaji karyawan, 2) pembelian bahan, 3) perawatan alat dan mesin, 4) pembayaran Listrik, pembayaran komunikasi (telpon, internet, …).

Jelaskan rancangan/prediksi pengeluran dan dari mana sumber pembiayaan!

47 of 60

Lembar Kerja

Membuat analisis bisnis model canvas dengan menggunakan format WS.01.02 Membuat Analisis Bisnis Model Canvas atau format lain yang sesuai untuk memperbaiki bisnis canvas yang telah dibuat.

48 of 60

Materi-6�Perencanaan Sumber Daya

Tujuan Kegiatan

  1. Memahami aspek sumber daya dalam penyelenggaraan Tefa.
  2. Menyusun analisis kebutuhan sumber daya dalam penyelenggaraan Tefa.

49 of 60

Analisis Kebutuhan Sumber Daya

Berdasarkan Rancangan Produk

Gambar Kerja/Storyboard/Naskah Kerja

Prototipe/Contoh Produk

50 of 60

    • Pendidik
    • Instruktur/Tenaga Ahli Industri
    • Peserta Didik

SDM

    • Mesin
    • Alat
    • Bahan
    • Ruang dan Penataan (Lay Out)

Sarana dan Prasarana

    • Pemerintah
    • Pemerintah Daerah
    • Penyelenggara Pendidikan
    • Mitra Kerja
    • Penjualan Produk Tefa

Biaya

    • Transfer Teknologi
    • Tenaga Ahli
    • Kerjasama Produksi
    • Investasi
    • Kerjasama Pemasaran
    • Penyaluran Lulusan/Rekrutmen

Mitra Kerja

Sumber Daya Penyelenggaraan Tefa

51 of 60

Sumber Daya Manusia

Jenis, Jumlah, dan Kualifikasi

Pengalaman Industri (produksi dan pemasaran)

Persyaratan Khusus (kompetensi, motivasi, loyalitas, dan disiplin)

Pola Pengembangan

1

2

3

4

52 of 60

Sarana dan Prasarana

Mesin, Alat, dan Bahan (jenis, jumlah, dan spesifikasi)

Ruang/Tempat Produksi (serta tata letak peralatan)

Maintenance Repair and Calibration (MRC)

Penerapan K3LH

SIM Bengkel (aplikasi sederhana atau software sistem informasi profesional)

1

2

3

4

5

53 of 60

Sumber Pembiayaan

Pemerintah

Pemerintah Daerah

Penyelenggara Pendidikan

Mitra Kerja

Penjualan Hasil Produksi

1

2

3

4

5

54 of 60

Hubungan Kemitrakerjaan

Pengembangan Jejaring Pemasaran

Transfer Teknologi

Kerjasama Produksi

Investasi

Rekrutmen/Penyaluran Lulusan

1

2

3

4

5

55 of 60

Penugasan:

  • Membuat analisis kebutuhan sumber daya sesuai produk

Hasil diperiksa pada Workshop ke dua bulan …..

56 of 60

Status

Kualifikasi

Jumlah

Kondisi Tersedia

RTL

Keterangan

  1. Pendidik
  • Pendidikan Formal ...
  • Pengalaman Industri ...

 

 

 

 

  1. Instruktur/Expert Industri
  • Pendidikan Formal ...
  • Pengalaman Produksi ...

 

 

 

 

  1. Peserta Didik
  • Kelas/Semester …
  • Kompetensi Prasyarat …

 

 

 

 

IDENTIFIKASI KESIAPAN SUMBER DAYA PENYELENGGARAAN TEACHING FACTORY

SMK : ________________________________________________________

Konsentrasi Keahlian : ________________________________________________________

Produksi (Barang/Jasa) : ___________________________ (Berdasarkan Rancangan Produk)

Kuantitas : Volume Produk

Jangka Waktu : __ Bulan/Minggu (Tanggal ____________ s.d. ________________)

  1. Kebutuhan SDM

57 of 60

Jenis

Spesifikasi

Jumlah

Kondisi Tersedia

RTL

Keterangan

  1. Alat Utama/Mesin

 

 

 

 

 

  1. Alat Tangan/Alat Pendukung

 

 

 

 

 

  1. Bahan

 

 

 

 

 

  1. Ruang/Tempat Kerja

 

 

 

 

 

  1. Kebutuhan Sarana dan Prasarana Produksi

Sumber Pembiayaan

Legalitas

Jumlah

Kebutuhan (Jumlah)

RTL

Keterangan

  1. Pemerintah Pusat

 

 

 

 

 

  1. Pemerintah Daerah

 

 

 

 

 

  1. Penyelenggara Pendidikan

 

 

 

 

 

  1. Mitra Kerja

 

 

 

 

 

  1. Penjualan Produk Tefa

 

 

 

 

 

  1. Kebutuhan Pembiayaan

58 of 60

Peran Mitra

Kriteria/Uraian

Jumlah

Kondisi Tersedia

RTL

Keterangan

  1. Bantuan Tenaga Ahli

 

 

 

 

 

  1. Transfer Teknologi

 

 

 

 

 

  1. Produksi Bersama (Project Work)

 

 

 

 

 

  1. Investasi

 

 

 

 

 

  1. Kerjasama Pemasaran

 

 

 

 

 

  1. Rekrutmen/Penyaluran Lulusan

 

 

 

 

 

  1. Kebutuhan Mitra Kerja

59 of 60

Penugasan Mandiri:

  • Membuat analisis Bisnis Model Canvas berdasar hasil Identifikasi produk
  • Membuat Rancangan produk: Gambar, kebutuhan Alat, Bahan, Mesi, SDM, dll.

Hasil diperiksa pada Workshop ke dua bulan …..

60 of 60

PERANCANGAN PRODUK

(Form. TEFA-03)

Satuan Pendidikan

: SMK XYZ

Program Keahlian

:

Konsentrasi Keahlian

: Teknik Pemesinan

Gambar

Alat/Mesin

Bahan

Kompetensi Prasyarat

Pendidik/Instruktur

Waktu

Modal