1 of 17

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMA KELAS X

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

2 of 17

Sumber: freepik.com/de_santoz

Peran dan Metode Wali Songo dalam Menyebarkan Ajaran Islam di Indonesia

Bab 10

3 of 17

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan peran Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam.

Peserta didik mampu menganalisis peran Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam.

Peserta didik dapat mempresentasikan mengenai sejarah dan perjuangan dan metode dakwah Wali Songo di Indonesia.

Peserta didik mampu menyatakan metode dakwah para Wali Songo sesuai dengan tuntunan agama, serta

Peserta didik dapat sikap sederhana, tekun, damai, dan bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, menghargai adat istiadsat dan pembedaan keyakinan.

4 of 17

,

A. Pengertian Wali Songo

  • Dinamakan Wali Songo karena jumlahnya walinya ada sembilan dan songo dalam bahasa Jawa berarti Sembilan .
  • Kata songo/sanga berasal dari kata tsana yang dalam bahasa Aran berarti mulia. Artinya ada Sembilan tokoh bersifat mulia.
  • Sebuah majelis dakwah yang pertama kali didirikan oleh Sunan Gresik pada tahun 1404 M.

Sumber: freepik.com/ayasmosterz

  • Wali Songo dapat diartikan sebagai Sembilan wali Allah Swt. yang menyebarkan agama Islam di Indonesia, khususnya pulau Jawa.

5 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

1. Sunan Gresik

  • Nama aslinya Maulana Malik Ibrahim. Lahir di Samarkand, Asia Tengah pada awal abad ke-14 M.
  • Pertama kali menyebarkan agama Islam di Leran, Manyar, Gresik.
  • Melakukan dakwah Ketika berdagang di dekat pelabuhan dan menjadi tabib.
  • Cara dakwahnya adalah dengan menjalin silaturrahmi dan bergaul dengan semua kalangan masyarakat.
  • Berhasil membangun pesantren di Leran, Gresik dan membangun masjid.
  • Wafat pada tahun 1419 dan dimakamkan di Desa Gapura Wetan, Gresik.

6 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

2. Sunan Ampel

  • Nama aslinya Raden Rahmat. Lahir pada tahun 1401 M.
  • Berdakwah di wilayah Ampeldenta, Surabaya.
  • Memulai dakwahnya dengan membangun pesantren Ampeldenta dan mengkader santrinya untuk menyebarkan Islam.
  • Sunan Giri,, Sunan Bonang, Sunan Drajat adalah muridnya.
  • Mengenalkan prinsip Moh Limo dalam dakwahnya.
  • Metode dakwahnya juga dengan menjalin kekerabatan melalui pernikahan dengan penguasa Majapahit.
  • Meninggal pada tahun 1481 M di Demak .

7 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

3. Sunan Bonang

  • Nama aslinya Raden Maulana Makdum Ibrahim. Lahir tahun 1456 dan merupakan putra dari Sunan Ampel.
  • Menguasai ilmu fikih, ushuluddin, tasawuf, seni, sastra, arsitektur..
  • Menyebarkan agama Islam dengan menyesuaikan corak kebudayaan masyarakat Jawa, yaitu wayang dan gamelan.
  • Menciptakan gending-gending bernilai keislaman, penggubah Suluk Wiji dan Tombok Ati.
  • Diperkirakan wafat tahun 1525 M dan dimakamkan di daerah Tuban, Jawa Timur.

8 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

4. Sunan Giri

  • Nama aslinya Raden Paku. Lahir tahun 1442 dan putra dari pasangan Maulana Ishak dan Dewi Sekardadu. Merupakan murid Sunan Ampel.
  • Memulai dakwahnya di daerah Giri dengan membangun pesantren.
  • Dikenal dengan nama Raden ‘Ainul Yaqin, karena ketajaman bashirah-nya dan ilmu laduni-nya.
  • Dalam pembelajaran, beliau menggunakan metode lagu dan permainan yang menyenangkan. Contonya, permainan Cublak Suweng.
  • Sangat berpengaruh dalam pemerintahan Kesultanan Bintoro-Demak sebagai ahli Tata Negara.

9 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

5. Sunan Drajat

  • Nama aslinya Raden Qasim atau Syarifuddin. Lahir lahun 1470 M dan merupakan putra bungsu Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila.
  • Dikenal karena kegiatan sosialnya. Pelopor penyantunan anak yatim dan orang sakit.
  • Pesantrennya bersifat mandiri sebagai wilayah pendidikan di Desa Drajat , Kecamatan Paciran, Lamongan, Jawa Timur.
  • Menciptakan tembang macatan dan Pangkur. Gamelan Singomengkok merupakan peninggalannya.
  • Diperkirakan wawat pada tahun 1522 M.

10 of 17

Sumber: freepik.com/freepik

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

6. Sunan Kalijaga

  • Nama aslinya Raden Said. Lahir tahun 1450 M di Tuban. Ayahnya Bernama Tumenggung Wilatikta, adipati Tuban. Ia murid Sunan Bonang.
  • Dikenal sebagai sosok yang berjiwa besar, berpikiran tajam, intelek asli suku Jawa.
  • Berdakwah melalui kesenian dan kebudayaan, antara lain kesenian wayang kulit dan tembang suluk.

11 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

7. Sunan Kudus

  • Nama aslinya Ja’far Shadiq. Lahir tahun 1400 M. Putra dari Sunan Ngudung. Memiliki gelar Al-Ilmi (orang yang berilmu luas).
  • Strategi dakwah yang digunakan dengan mendekati masyarakat melalui kebutuha mereka.
  • Dalam pemerintahan Kesultanan Demak, beliau dipercaya sebagai panglima perang, penasihat Sultan, Mursyid Thariqah, dan hakim peradilan negara.
  • Peninggalannya yang terkenal adalah masjid dan Menara Kudus.
  • Diperkirakan wafat tahun 1550 M di dekak masjid kauman Kudus.

12 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

8. Sunan Muria

  • Nama aslinya Raden Umar Said atau Raden Said. Lahir tahun 1450 M. merupakan anak dari Sunan Kalijaga.
  • Wilayah dakwahnya disebitar pegunungan Muria dan mengutamakan dakwah di daerah pedesaan.
  • Dakwahnya yang menyesuaikan dengan adat sekitar dan jiwa sosialnya yang tinggi, membuat Islam mudah diterima.
  • Ia juga berdakwah melalui kesenian. Salah satu karyanya adalah Kinanti dan Sinom.
  • Waktu wafatnya tidak diketahui dengan pasti akan tetapi masyarakat menetapkan setiap tanggal 15 syura (Muharram). Makamnya terletak di belakang masjid peninggalan Sunan Muria.

13 of 17

B. Sejarah dan Peran Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam

9. Sunan Gunung Jati

  • Nama aslinya Syarif hidayatullah. Lahir tahun 1448 M. dikenal sebagai sosok yang cerdas dan tekun menuntut Ilmu.
  • Berguru dengan Syekh Maulana Ishak di Aceh dan Sunan Ampel.
  • Sunan Gunung Jati diminta menyebarkan agama Islam di Cirebon dan kemudian melanjutkan peyebaran ke wilayah Banten.
  • Mendirikan pesantren di Cirebon dan melakukan pendekatan politik dengan para tokoh berpengaruh di Cirebon, Banten dan Demak.
  • Wafat tahun 1568 M dan dimakamkan di bukit Gunung Jati.

14 of 17

C. Teladan Wali Songo

  1. Melakukan dakwah Islam secara ikhlas.
  2. Mengajarkan semangat dalam menyebarkan agama Islam dengan jaminan keberuntungan akhirat.
  3. Selalu berdakwah dengan cara yang bijak dan tawaduk.
  4. Mengajarkan Islam sebagai ajaran kebenaran yang dikemas menjadi slogan atau pepatah tertentu.
  5. Selalu memberikan keteladan terhadap sikap-sikap terpuji dalam mendakwahkan Islam.

15 of 17

  1. Semangat dalam berdakwah.
  2. Ikhlas dalam Berdakwah.
  3. Mencari ilmu untuk bekal berdakwah.
  4. Mengetahui kultur dan kesukaan masyarakat.
  5. Dilakukan dengan bijak, sehingga tidak terkesan memaksa dan mempersulit.

E. Ibrah Mempelajari Peran dan Metode Wali Songo dalam

Menyebarkan Agama Islam di Indonesia.

Sumber: freepik.com/rawpixel.com

16 of 17

Kesimpulan

Wali Songo adalah sembilan wali Allah Swt. yang terpilih menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Dalam menyebarkan agama Islam, para Wali Songo menggunakan berbagai metode seperti pendekat melalui kesenian. Adapun nama-nama Wali Songo, yakni Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Muria, Sunan Kalijaga, dan Sunan Gunung Jati.

17 of 17

Terima Kasih