PEDOSFER
Oleh : Dwi Ninayaroh, S.Pd
Pengertian Pedosfer
Tanah.....?
Lahan....?
Tanah dan Lahan
Proses Pembentukan Tanah
Suhu yang tinggi menyebabkan permukaan batuan memanas dan mengembang
Proses Pembentukan Tanah
Suhu yang rendah pada malam hari menyebabkan pendinginan pada batuan
Proses Pembentukan Tanah
Hujan turun mengenai batuan sehingga batuan mengerut karena suhu turun
Proses Pembentukan Tanah
Karena adanya pemanasan dan pendinginan secara bergantian menyebabkan permukaan batuan retak mengalami pelapukan
Proses Pembentukan Tanah
Hancuran batuan (hasil pelapukan) menjadi tanah
Faktor-faktor Pembentuk Tanah
Profil Tanah
Horizon A
Horizon B
Horizon C
Horizon R
Deskripsi masing-masing horizon
KLASIFIKASI TANAH�(FAO/UNESCO, USDA ( United States Department of Agriculture)�dan Pusat Penelitian Tanah Bogor)
Tanah Organosol : tanah organik (gambut) ketebalannya lebih dari 50 cm; cocok ditanami berbagai tanaman (Kalsel, Riau, Sumsel)
Tanah Litosol: Tanah mineral, ketebalan 20 cm, unsur hara sedikit sehingga hanya cocok ditanami palawija (Sumatra, Jawa, Sulsel, Nusa Tenggara)
Tanah Grumusol: tanah dengan kadar liat lebih dari 30%. Musim kering tanahnya keras dan retak-retak, kalau basah lengket. Dapat dijumpai di Jawa Tengah (Pati, Demak, Jepara, Rembang), Jawa Timur (Ngawi, Madiun), dan Nusa Tenggara
Tanah Aluvial: tanah berasal dari endapan lumpur biasanya terbawa aliran sungai (di bagian hilir karena dibawa dari bagian hulu)