Media Pembelajaran
Pendidikan Pancasila
untuk SMA/MA Kelas XI
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
BAB 4
NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Peserta didik diharapkan mampu:
Tujuan Pembelajaran
Indonesia merupakan negara maritim yang sebagian besar wilayanya adalah perairan, sehingga integrasi nasional Indonesia sangat perlu dijaga oleh berbagai hal yang bisa mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
1. HAKIKAT ANCAMAN, TANTANGAN, HAMBATAN DAN GANGGUAN (ATHG)
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Pengertian ATHG
Menurut UU RI No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, ancaman dijelaskan sebagai setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang dinilai dapat membahayakan kedaulatan, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa.
1. HAKIKAT ANCAMAN, TANTANGAN, HAMBATAN DAN GANGGUAN (ATHG)��
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Ancaman berdasarkan jenisnya
Ancaman militer, baik senjata maupun non senjata
Ancaman Non Militer
Ancaman Hibrida (Gabungan antara militer dan non militer)
1. HAKIKAT ANCAMAN, TANTANGAN, HAMBATAN DAN GANGGUAN (ATHG)��
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Ancaman berdasarkan sumbernya
Ancaman yang berasal dari dalam negeri
Ancaman yang berasal dari luar negeri
1. HAKIKAT ANCAMAN, TANTANGAN, HAMBATAN DAN GANGGUAN (ATHG)��
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Ancaman berdasarkan bentuknya
Ancaman nyata
Ancaman belum nyata
2. TANTANGAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL
Pengertian Tantangan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tantangan adalah hal atau objek yang perlu ditanggulangi. Pengertian lain dari tantangan adalah suatu hal atau upaya yang bersifat atau bertujuan menggugah kemampuan dengan wujud yang bisa berbentuk tindakan fisik atau nonfisik, yang dilakukan baik secara manifes (terbuka) atau laten (tersembunyi)
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. TANTANGAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL��TANTANGAN MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Percobaan invasi asing yang ingin menguasai Indonesia, baik wilayah maupun sumber daya alamnya
1. INVASI ASING
2. TANTANGAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL��TANTANGAN MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan para oknum untuk kepentingan diri sendiri
2. KKN
2. TANTANGAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL��TANTANGAN MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Kriminalitas dapat menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat, kecurigaan terhadap lingkungannya, serta ketidakpercayaan terhadap aparat
3. Kriminalitas di masyarakat
3. HAMBATAN MENGOKOHKAN INTEGRASI NASIONAL
KBBI menyebut kata lain dari hambatan sebagai 'halangan' atau 'rintangan'. Secara sederhana, hambatan dapat dipahami sebagai sesuatu hal internal yang menghalangi upaya atau melemahkan usaha untuk mencapai tujuan.
PENGERTIAN HAMBATAN
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
3. HAMBATAN MENGOKOHKAN INTEGRASI NASIONAL�
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Bentuk Hambatan
Kurangnya apresiasi dan respek terhadap keberagaman budaya
Kurangnya semangat toleransi terhadap keberagaman
Timbulnya sikap yang individualistis dalam masyarakat
Ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan
BENTUK-BENTUK HAMBATAN DALAM MENGOKOHKAN INTEGRASI
4. GANGGUAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL
Gangguan merupakan usaha yang berasal dari luar, yang bersifat atau bertujuan melemahkan atau menghalangi. Gangguan dapat berwujud tindakan fisik atau nonfisik.
PENGERTIAN GANGGUAN
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
4. GANGGUAN TERHADAP INTEGRASI NASIONAL �
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Bentuk Gangguan
GANGGUAN MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL
Kesenjangan sosial ekonomi yang dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam masyarakat.
Makin berkurangnya sumber daya alam di suatu wilayah membuat sebagian masyarakat melanggar hukum dan mengambil hak milik orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gangguan dari luar masyarakat.
Rendahnya rasa aman dan tenteram yang dirasakan masyarakat
B. INTEGRASI NASIONAL
Dalam KBBI, integrasi berarti ‘pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat’. Adapun nasional dijelaskan sebagai yang ‘bersifat kebangsaan; berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri; meliputi suatu bangsa’. Jadi, integrasi nasional dapat berarti pembauran suatu bangsa hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat.
1. PENGERTIAN INTEGRASI
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Syarat Integrasi menurut Willian F. Ogburn dan Mayer Nimkoff
Anggota masyarakat merasa berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan di antara mereka.
Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (konsensus) bersama mengenai norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman.
Norma dan nilai sosial itu berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat
2. SYARAT INTEGRASI
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
Syarat Integrasi menurut Sunyoto Usman
Masyarakat dapat menemukan dan menyepakati nilai-nilai fundamental yang menjadi rujukan bersama.
Masyarakat terhimpun dalam unit sosial dan memiliki cross cutting affiliation (berbagai kesatuan sosial) sehingga menghasilkan cross cutting loyalties (loyalitas ganda).
Masyarakat berada di atas ketergantungan di antara unit-unit sosial yang terhimpun di dalamnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
2. SYARAT INTEGRASI
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
3. FAKTOR PENDORONG INTEGRASI NASIONAL
FAKTOR PENDORONG
Adanya rasa senasib dan seperjuangan yang diakibatkan faktor sejarah Indonesia.
Adanya konsensus nasional yang tecermin dalam simbol negara, yaitu Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Adanya tekad serta keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia seperti yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda.
Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan muncul dan berkembangnya semangat nasionalisme di kalangan bangsa Indonesia.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
4. FAKTOR PENGHAMBAT INTEGRASI NASIONAL
FAKTOR PENDORONG
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
1. Masyarakat Indonesia yang heterogen atau beraneka ragam.
2. Wilayah Indonesia sangat luas, terdiri dari ribuan pulau yang dikelilingi lautan.
3. Adanya ancaman, tantangan, dan gangguan terhadap keutuhan nasional, baik dari dalam maupun luar negeri.
4. Masalah ketimpangan ekonomi antarmasyarakat.
5. Masalah SARA di dalam masyarakat.
7. Perilaku yang etnosentris atau menganggap budaya atau daerah sendiri paling baik dan merendahkan budaya atau daerah lain.
6. Gerakan separatisme.
C. ANCAMAN, HAMBATAN, TANTANGAN DAN GANGGUAN (AHTG) TERHADAP INTEGRASI NASIONAL
Indonesia merupakan negara yang memiliki peran dan posisi penting di dunia. Dari segi geografis, Indonesia merupakan negara dengan wilayah dan posisi yang strategis dan potensial. Adapun secara sosial budaya, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
1. MENGAPA POSISI INDONESIA SANGAT STRATEGIS
No | Penyebab |
1. | Terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia, serta dua samudra, yaitu Pasifik dan Hindia. |
2. | Dilewati garis khatulistiwa (ekuator) dan memiliki iklim tropis dengan dua musim, yakni kemarau dan penghujan. |
3. | Terletak di antara tiga lempeng utama dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. |
4. | Terletak di antara dua dangkalan besar, yaitu Dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul. |
5. | Terletak pada pusat pertemuan dua pegunungan muda, yaitu Pegunungan Sirkum Mediterania (di wilayah Indonesia bagian barat) dan Pegunungan Sirkum Pasifik (di wilayah Indonesia bagian tengah). |
6. | Potensi sumber daya alam yang banyak dan beraneka ragam. |
7. | Memiliki banyak wilayah dengan potensi lahan yang subur. |
8. | Kaya akan sumber daya hayati, baik hewani maupun nabati. |
9. | Memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia dengan beragam suku, ras, bahasa, dan agama sehingga memiliki kebudayaan yang beragam. |
10. | Negara kepulauan (maritim) terbesar di dunia. |
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. ANCAMAN MENURUT UU RI NO 34 TAHUN 2004
1) Agresi berupa penggunaan kekuatan bersenjata oleh Negara lain
No | Bentuk Agresi penggunaan senjata |
1 | Invasi berupa penggunaan kekuatan bersenjata |
2 | Blokade pelabuhan, pantai, wilayah udara, atau seluruh wilayah NKRI. |
3 | Serangan bersenjata negara lain terhadap unsur satuan darat, laut, dan udara. |
4 | Keberadaan atau tindakan unsur kekuatan bersenjata dalam wilayah NKRI yang bertentangan dengan ketentuan atau perjanjian yang telah disepakati. |
5 | Tindakan suatu negara yang mengizinkan penggunaan wilayahnya oleh negara lain untuk melakukan agresi atau invasi terhadap NKRI. |
6 | Pengiriman kelompok bersenjata atau tentara bayaran untuk melakukan tindakan kekerasan di wilayah NKRI. |
7 | Bentuk ancaman lain yang ditetapkan oleh presiden. |
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. ANCAMAN MENURUT UU RI NO 34 TAHUN 2004
Pelanggaran wilayah darat: pemindahan patok wilayah perbatasan di wilayah Kalimantan oleh Malaysia.
Pelanggaran wilayah laut: kapal nelayan milik Jepang,
Vietnam, Malaysia, dan beberapa negara lainnya
pernah tertangkap karena mengambil ikan di wilayah
perairan Indonesia.
Pelanggaran wilayah udara: pesawat F-18 milik Amerika
Serikat pernah terbang di wilayah udara Indonesia
tanpa izin.
1
2
3
2) Pelanggaran wilayah yang dilakukan negara lain. Pelanggaran wilayah ini dapat terjadi baik di darat, laut, maupun udara, dan biasanya bersinggungan dengan negara-negara tetangga
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
3) Pemberontakan bersenjata, adalah suatu gerakan bersenjata demi melawan pemerintah yang sah
4) Sabotase dari pihak tertentu untuk merusak instalasi penting dan objek vital nasional
5) Spionase merupakan aktivitas pengumpulan informasi dan data yang dilakukan oleh suatu negara terhadap negara lain dengan tujuan mendapatkan informasi dan dokumen strategis melalui berbagai cara dan metode.
6) Aksi teror bersenjata yang dilakukan oleh teroris internasional atau bekerja sama dengan teroris dalam negeri.
2. ANCAMAN MENURUT UU RI NO 34 TAHUN 2004
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. ANCAMAN MENURUT UU RI NO 34 TAHUN 2004
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
7) Ancaman Keamanan Lautan Indonesia
Pembajakan atau perompakan
Penyelundupan senjata, amunisi, dan bahan peledak, atau bahan lain yang dapat membahayakan keselamatan bangsa
Penangkapan ikan secara ilegal atau pencurian kekayaan di laut
2. ANCAMAN MENURUT UU RI NO 34 TAHUN 2004
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
8) Konflik komunal yang terjadi antarkelompok masyarakat dapat membahayakan persatuan bangsa
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Ideologi yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia dilandasi oleh falsafah Pancasila. Ideologi lain yang sejalan dengan nilai dan falsafah Pancasila tidak akan menjadi ancaman bagi bangsa. Namun sebaliknya, ideologi yang bertentangan akan mengancam keutuhan NKRI. Contoh Komunisme
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
1. Ideologi
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, tetapi penyebaran penduduknya tidak merata. Hal ini merupakan masalah demografi yang dapat menjadi ancaman. Kondisi tersebut diperburuk dengan sumber daya manusia yang rendah dan terbatasnya lapangan pekerjaan.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. Demografi
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Teknologi dapat menjadi sebuah ancaman apabila digunakan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma dan hukum. Sebagai contoh, munculnya cyber crime atau kejahatan dunia maya yang kian marak dengan beragam modus operandinya
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
3. Penyalahgunaan Teknologi
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Alam dapat memunculkan potensi bencana, baik yang murni karena faktor alam maupun akibat campur tangan manusia. Bencana alam, seperti banjir, kebakaran hutan, tanah longsor, badai, tsunami, gempa bumi, dan gunung meletus, sewaktu-waktu dapat terjadi.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
4. Faktor Alam
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Berbagai masalah sosial budaya menjadi isu utama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Beberapa di antaranya adalah isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM), tingginya angka pengangguran dan kriminalitas, meningkatnya angka kemiskinan, korupsi, urbanisasi, pencemaran lingkungan, dan pergeseran nilai-nilai budaya
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
5. Masalah Sosial dan Budaya
3. ANCAMAN DISINTEGRASI
Politik mendasarkan diri pada kekuasaan. Permasalahan politik rawan dengan konflik sosial jika bersinggungan dengan perbedaan kepentingan. Hal ini akan mengancam sendi-sendi kehidupan masyarakat.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
6. Politik
4. ANCAMAN GLOBALISASI
Bagi kegiatan ekonomi suatu negara, globalisasi memiliki arti penting karena kegiatan masyarakat dapat terintegrasi ke pasar-pasar global. Hal ini makin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan barang-barang atau kebutuhan tertentu dari luar negeranya sendirinya. Akan tetapi kemudahan tersebut dapat menjadi ancaman bagi produksi lokal.
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
1. Ekonomi
4. ANCAMAN GLOBALISASI
Globalisasi berdampak pada kehidupan sosial budaya dari segi sikap, pandangan hidup, bahkan nilai-nilai budaya bangsa. Kemajuan teknologi komunikasi menyebabkan budaya-budaya dari luar mudah masuk ke Indonesia. Jika budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa diadopsi secara mentah-mentah tanpa penyaringan, akan menjadi ancaman bagi nilai-nilai sosial budaya bangsa Indonesia
PENDIDIKAN PANCASILA
SMA/MA
2. Sosial Budaya
4. ANCAMAN MEMUDARNYA KESADARAN TERHADAP NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA
Permasalahan ini sering dikaitkan dengan kemajuan di bidang komunikasi, termasuk penyebaran informasi, baik melalui media cetak maupun elektronik. Hal tersebut berdampak terhadap ideologi, agama, budaya dan nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia. Pengaruh derasnya budaya global yang negatif menyebabkan kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa makin memudar