1 of 17

SISTEM TRANSPORTASI

2 of 17

SISTEM

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI); sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Sistem juga diartikan sebagai susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dan sebagainya.
  • Cambridge Dictionary; adalah cara untuk melakukan sesuatu. Ini didefinisikan seperti satu set benda atau perangkat terhubung yang beroperasi bersamaan

3 of 17

Pendekatan Definisi Sistem

  • Pendekatan yang menekankan prosedur;�Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu
  • Pendekatan yang menekankan elemen;�Sistem adalah sekumpulan elemen (subsistem) yang saling terkait atau terpadu dengan maksud untuk mencapai suatu tujuan

4 of 17

Subsistem

  • Bagian dari sistem dengan level entitas dan/atau prosedur yang sama, saling berinteraksi secara berurutan atau bersamaan,

sistem

subsistem

subsistem

subsistem

sub-subsistem

sub-subsistem

sub-subsistem

sub-sub-subsistem

sub-sub-subsistem

sub-sub-subsistem

5 of 17

Karakteristik sistem (1)

Subsistem I

Subsistem II

Subsistem III

Subsistem n

Lingkungan eksternal

interface

input

proses

output

Batasan (boundary)

6 of 17

Karakteristik sistem (2)

  • Batasan (Boundary)
  • Lingkungan (Environment)
  • Masukan (Input)
  • Proses (Process)
  • Keluaran (Output)
  • Komponen (Component)
  • Penghubung (Interface)
  • Tujuan dan Sasaran (Goal & Objectives)

7 of 17

Transportasi

  • Asal kata;
    • trans: seberang, sebelah lain, other side
    • portare: mengangkut, membawa serta
  • Kegiatan mengangkut barang dan/atau penumpang dari satu lokasi ke lokasi lainnya, dengan atau tanpa bantuan alat, dengan atau tanpa sumber tenaga hewan atau mekanis.�Note: perpindahan (🡪jarak🡪kecepatan), fisik/material (berat-volume)

8 of 17

Unsur (bagian) Transportasi

  • Muatan (barang dan/atau manusia).
  • Sarana (kendaraan, pipa, belt)
  • Prasarana(jalan raya, rel, terminal, pelabuhan, bandar udara).
  • Sistem operasi (organisasi, SDM, perundangundangan, jadwal, jaringan intermodal)

9 of 17

Kebutuhan (demand) Transportasi

  • Kebutuhan turunan (derivative), transportasi (barang atau penumpang) dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan lain
  • Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi di satu titik, ada spesialisasi penggunaan lahan.
  • Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia bergerak menuju lokasi barang/jasa, atau barang/jasa dipindahkan mendekati pemukiman.

10 of 17

Kebutuhan (demand) Transportasi

  • Kebutuhan turunan (derivative), transportasi (barang atau penumpang) dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan lain
  • Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi di satu titik, ada spesialisasi penggunaan lahan.
  • Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia bergerak menuju lokasi barang/jasa, atau barang/jasa dipindahkan mendekati pemukiman.

11 of 17

Pergerakan

Bahan baku

Pasar

Pengolahan

Konsumen

  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Hasil alam
  • Pabrik manufaktur

Pergerakan barang

Pergerakan Manusia

Tempat tinggal

Bekerja

Wisata, sosial lain..

Pendidikan

12 of 17

Perkembangan Transportasi

Dikaitkan Dengan Kegiatan Ekonomi, Wilfred Owen (1969). Transport and Technology, dalam Gary Form (editor), Transport Investment and Economic Development: membagi perkembangan transportasi menjadi lima tahap:

  • Tahap immobilitas dan masyarakat tradisional, kegiatan transportasi masih sangat terbatas. Transportasi yang hanya melalui sungai dengan menggunakan perahu sederhana.
  • Tahap perbaikan alat transportasi dan pertumbuhan perdagangan. Transportasi diperlukan untuk memperluas pemasaran keluar daerah, hewan dipakai sebagai tenaga penarik terusan sederhana mulai dibangun.
  • Tahap menuju stabilitas, dimulai mekanisasi alat transportasi. Mesin uap dipakai di bidang pelayaran dan kereta api.
  • Tahap motorisasi, bertambahnya ketergantungan masyarakat pada angkutan motor. Pembangunan jalan raya diperluas, membuka daerah baru yang sebelumnya tidak dapat dijangkau (terisolir).
  • Tahap perkembangan penerbangan.

13 of 17

Peran Transportasi

  • Menciptakan/menambah nilai kegunaan berdasarkan waktu (time utility) dan kegunaan berdasarkan tempat (place utility)
  • Perekonomian
    • Pertukaran sumber daya karena spesialisasi hasil alam.
    • Efisiensi dan efektivitas proses produksi, setiap lokasi memiliki tingkat efisiensi dan efektivitas yang berbeda-beda.
    • Memberi nilai tambah terhadap produk.
  • Sosial-Budaya
    • Meningkatkan pemahaman dan penyebaran nilai positif sosial-budaya antar kelompok manusia.
    • Memperkuat ikatan sosial antar individu dan kelompok.

14 of 17

Sistem Transportasi Makro (1)

SISTEM KEGIATAN

SISTEM JARINGAN

SISTEM PERGERAKAN

SISTEM KELEMBAGAAN

15 of 17

Sistem Transportasi Makro (2)

  • Interaksi subsistem kegiatan dan subsistem jaringan menghasilkan suatu pergerakan manusia dan/atau barang.
  • Subsistem kegiatan adalah subsistem kebutuhan transportasi (transport demand), perubahan tata guna lahan akan mengubah pola bangkitan perjalanan (trip generation) yang terdiri dari;
    • tarikan perjalanan (trip attraction)
    • penghasil perjalanan (trip production).
  • Subsistem penyediaan transportasi (transport supply), meliputi pembangunan infrastruktur dan fasilitas transportasi untuk memenuhi kebutuhan dengan kualitas dan kuantitas tertentu.
  • Subsistem pergerakan (traffic flow), untuk transportasi jalan raya interaksi antara kebutuhan dan penyediaan transportasi dapat dilihat dari kinerja sistem jaringan, antara lain rasio antara volume lalu lintas dan kapasitas ruas jalan (V/C ratio). Sedangkan untuk kereta api, transportasi laut dan udara dapat dilihat dari tingkat utilisasi (utility factor) dari kapasitas yang tersedia.

16 of 17

Siklus tataguna lahan dan transportasi

Peningkatan sistem sediaan transportasi

Peningkatan

aksesibilitas

Peningkatan

nilai lahan

Meningkatnya permintaan untuk perubahan peruntukkan lahan

Peningkatan

konflik lalu lintas

Penurunan tingkat layanan sistem transportasi

Meningkatnya

bangkitan

perjalanan

Sumber: John Black (1981), Urban Transport Planning – theory and practice. Croom Helm, London.

17 of 17

Siklus kemacetan lalu lintas