1 of 57

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN I SEPTEMBER 2024

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 57

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 57

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 57

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)

Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) mulai bergerak ke permukaan Samudera Pasifik bagian timur.

4

5 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: 0.27;    Indeks Nino3.4  : -0.29

Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral (indeks 0.27)Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO Netral (indeks -0.29) kondisi ini menunjukkan fenomena El Nino 2023/2024 telah berakhir dan saat ini berada pada Fase Netral.

5

6 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2024)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi netral hingga anomali negative (biru= dingin), indeks ENSO  terus menurun secara gradual pada anomali negatif mulai Oktober 2024.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Desember 2024. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga Maret 2025.

6

7 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)

  • Indeks ENSO pada dasarian I September 2024 adalah sebesar -0.29 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi kondisi Netral berpotensi menuju La Nina mulai periode September – Oktober - November 2024.

Prediksi ENSO BMKG

SON’24

OND’24

NDJ’24

DJF’25

JFM'25

-0.51

-0.67

-0.73

-0.68

-0.62

7

8 of 57

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)

  • Indeks IOD pada dasarian I September 2024 adalah sebesar 0.27 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD Netral akan berlangsung pada periode Oktober 2024 hingga awal tahun 2025.

Prediksi IOD BMKG

OKT'24

NOV'24

DES'24

JAN’25

FEB'25

MAR'25

0.30

0.07

-0.17

-0.27

-0.28

-0.08

8

9 of 57

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian I September 2024, Monsun Asia dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif  hingga Dasarian I Oktober 2024 
  • Monsun Australia pada Dasarian I September 2024 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian I Oktober 2024 dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya.

10

11 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian I September 2024 dalam kondisi tidak aktif dan kondisi ini diprediksikan tetap tidak aktif berlangsung hingga Dasarian I Oktober 2024.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian I September 2024 dalam kondisi tidak aktif. CENS diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian I Oktober 2024.

11

12 of 57

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran relatif lebih kuat. 

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 57

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar Indonesia.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, kecepatan angin dari selatan umumnya lebih lemah.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

13

14 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian  I September 2024

Aliran masa udara didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian barat. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.

  • Prediksi Dasarian II September 2024

Angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.

14

15 of 57

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Bulanan pada Oktober - Desember 2024

Monsun Australia diprediksi masih aktif pada Oktober 2024. Pada November dan Desember 2024, angin dari barat diprediksi mulai muncul di wilayah Indonesia bagian utara

15

16 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : iTacs - SAT)

Pada Dasarian I September 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

17

18 of 57

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 57

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

Analisis pada dasarian I September 2024 menunjukkan MJO tidak aktif di fase 5 dan diprediksi aktif kembali pada fase 5-6 mulai akhir dasarian II hingga awal dasarian III September. Secara spasial gelombang Rossby dan Kelvin diprediksi melewati wilayah Indonesia pada dasarian II September. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

(Sumber : NCEP – NOAA)

19

20 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

20

21 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +0.505

Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya. Pada perairan sebelah selatan Jawa Barat dan Lampung, suhu muka laut lebih dingin dibandingkan normalnya. 

21

22 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2024)

Anomali SST Perairan Indonesia periode Oktober hingga Maret 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi anomali SST  hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. 

22

23 of 57

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 67-73%.

  • Prediksi Dasarian II September  s.d. Dasarian I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 64-76%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 74-90%.

  • Prediksi Dasarian II September s.d. Dasarian I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-75%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 61-80%.

  • Prediksi Dasarian II September s.d. I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 58-77%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I September 2024

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-27°C.

  • Prediksi Dasarian II September s.d. Dasarian I oktober 2024

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 25-30°C .

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian I September 2024

Suhu minimum permukaan berkisar 22-26°C.

  • Prediksi Dasarian II September s.d. Dasarian I Oktober 2024

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22-28°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian I September 2024

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 31-36°C.

  • Prediksi Dasarian II September s.d. Dasarian I Oktober 2024

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 30-35°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 57

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 57

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I SEPTEMBER 2024)

Sebagian besar wilayah Indonesia termonitor masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga panjang.

HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.

HTH kategori Ekstrem Panjang (>60 hari) terjadi di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

HTH terpanjang terjadi di Mapoli, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur selama 144 hari.

32

33 of 57

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

HTH > 25 hari pada Dasarian II September 2024 s.d II Oktober 2024 berpeluang terjadi di NTT.

33

34 of 57

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  1 SEPTEMBER –  10 OKTOBER 2024)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi HTH mulai Dasarian II September 2024 terdapat peluang 90% HTH lebih dari 5 hari di sebagian besar Pulau Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian kecil Sulawesi dan Maluku Utara.

34

35 of 57

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGIPEMUTAKHIRAN : 10 SEPTEMBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II SEPTEMBER 2024

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II September 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Tidak Ada Peringatan

Siaga: Tidak Ada Peringatan

Awas:  Tidak Ada Peringatan

35

36 of 57

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGISPEMUTAKHIRAN : 10 SEPTEMBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II SEPTEMBER 2024

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis  berlaku untuk Dasarian II September 2024  pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan,  Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi  Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

36

37 of 57

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan AGUSTUS 2024

Analisis Curah Hujan Bulanan – Agustus 2024

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Agustus 2024

Curah hujan pada Agustus 2024 umumnya berada kriteria rendah – menengah. Curah hujan Tinggi – Sangat Tinggi terjadi di sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat, Riau, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Barat , Gorontalo, dan Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.

Sifat hujan pada Agustus 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (53.8%) – Normal (17.7%). Sifat hujan Bawah Normal (28.5%) terjadi di sebagian kecil Riau, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, sebagian Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian kecil NTB, sebagian NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian kecil Papua, dan sebagian Papua Selatan.

(Update : 1 September 2024)

38

39 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan 

Dasarian III AGUSTUS 2024

Analisis Curah Hujan Dasarian – I SEP  2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I SEP 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian – I SEP 2024

Curah hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi dari kriteria rendah (32%), menengah (64%) dan tinggi-sangat tinggi (4%). Kriteria curah tinggi terjadi di sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Jambi, sebagian Maluku dan sebagian kecil Papua.

Sifat hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi Bawah Normal (28%), Normal (17%) dan Atas Normal (55%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, sebagian Riau, sebagian Sumatera Selatan, Pesisir utara dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, sebagian Jawa Timur, bagian utara Kalimantan Barat, sebagian Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

(Update : 11 September 2024)

39

40 of 57

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 57

Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2024

(Update: 12 September 2024)

41

42 of 57

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update : 12 September 2024)

42

43 of 57

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 57

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 9 September 2024)

44

45 of 57

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

(Update : 9 September 2024)

45

46 of 57

 Prediksi Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

(Update : 10 September 2024)

CURAH HUJAN (mm) :

OKT I - 2024

SEP III - 2024

SEP II - 2024

46

47 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN <20mm

PELUANG HUJAN <100mm

PELUANG HUJAN <50mm

PELUANG :

(Update : 9 September 2024)

OKT – I 2024

SEP –  II 2024

SEP – III 2024

47

48 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN >20mm

PELUANG HUJAN >100mm

PELUANG HUJAN >50mm

(Update : 9 September 2024)

SEP – III  2024

OKT – I 2024

SEP – II  2024

48

49 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024

    • Oktober 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di pesisir utara Banten hingga Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, sebagian besar Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Tengah
    • November 2024 – Januari 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – sangat tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50 mm/bulan) yaitu sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Februari - Maret 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – sangat tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu sebagian kecil pesisir timur Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua Barat

(Update: 1 September 2024)

49

50 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2024/2025 

    • Oktober – November 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Desember 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, sebagian NTB, NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah dan Tenggara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Tengan dan Papua Selatan.
    • Januari – Februari 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Maret 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi disebagian Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, sebagian Sulawesi Barat, sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

(Update: 1 September 2024)

50

51 of 57

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024/2025 

(Update: 1 Agustus 2024)

    • Oktober – November 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Desember 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, sebagian NTB, NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah dan Tenggara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Tengan dan Papua Selatan.
    • Januari – Mar 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

51

52 of 57

Prediksi Peluang Curah Hujan “Rendah” Bulanan 2024/2025 (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • Oktober 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di pesisir utara Banten hingga Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian NTB dan NTT, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebagian Papua Selatan.
    • November 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di sebagian kecil pesisir utara Banten hingga Jawa Barat, sebagian kecil pesisir utara Jawa Timur, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Desember 2024 – Januari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di sebagian kecil Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Februari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, dan sebagian kecil Papua Barat.
    • Maret 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.

(Update: 1 September 2024)

52

53 of 57

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM KEMARAUPADA PERIODE SEPTEMBER II OKTOBER I 2024

ZOM yang diprediksi akan masuk musim kemarau pada periode SEP II – OKT I 2024 adalah sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku dan sebagian Papua Barat.

53

54 of 57

Prediksi Puncak Musim Kemarau 2024

54

55 of 57

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO pada bulan September 2024, Indek Dipole Mode 0.27 (Netral), dan indeks ENSO -0.29 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung hingga awal tahun  2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi  menuju La Nina mulai September 2024.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850mb

Aliran masa udara pada Dasarian I September 2024 didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian barat. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera. Pada Dasarian II September 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.

    • Analisis OLR

Pada Dasarian I September 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada dasarian I September 2024 menunjukkan MJO tidak aktif di fase 5 dan diprediksi aktif kembali pada fase 5-6 mulai akhir dasarian II hingga awal dasarian III September. Secara spasial gelombang Rossby dan Kelvin diprediksi melewati wilayah Indonesia pada dasarian II September. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 67-73% dan diprediksi hingga Dasarian I Oktober 2024 berkisar 64-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 62-76%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 58-77%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-27°C dan diprediksi hingga Dasarian I Oktober 2024 berkisar 25-30°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-28°C  dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 30 - 35°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II September 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Tidak Ada Peringatan; Siaga: Tidak Ada Peringatan; Awas:  Tidak Ada Peringatan.

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II September 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan,  Sulawesi Tenggara, dan Papua; Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi  Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku; Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

55

56 of 57

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I September 2024
    • Curah hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi dari kriteria rendah (32%), menengah (64%) dan tinggi-sangat tinggi (4%). 
    • Sifat hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi Bawah Normal (28%), Normal (17%) dan Atas Normal (55%).
  • Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I September 2024: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 64% wilayah Indonesia masuk musim kemarau.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, sebagian Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, sebagian Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tenggara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua dan sebagian Papua Selatan.

  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: September II – Oktober I Tahun 2024

Pada September II – Oktober I 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori  rendah (<50 mm/dasarian)

    • Pada September II 2024 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, sebagian Kepulauan Riausebagian Sumatra Barat, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, sebagian besar Maluku, sebagian Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Pada September III 2024 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, Jawa Barat bagian utara, sebagian besar Jawa Tengah, DIY, sebagian besar Jawa Timur, Bali, NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian kecil Gorontalo. Sebagian Sulawesi Tengah, sebagian kecil Sullawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagain kecil Maluku Utara, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Pada Oktober I 2024 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Lampung, sebagian Banten, Jawa Barat bagian utara, sebagian besar Jawa Tengah, DIY, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian besar NTT, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur,  Sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.

  • Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 100 mm/Bulan untuk Bulan Oktober 2024 – Maret 2025 : 
    • Oktober 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di pesisir utara Banten hingga Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian NTB dan NTT, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebagian Papua Selatan.
    • November 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di sebagian kecil pesisir utara Banten hingga Jawa Barat, sebagian kecil pesisir utara Jawa Timur, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Desember 2024 – Januari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di sebagian kecil Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Februari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, dan sebagian kecil Papua Barat.
    • Maret 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.

56

57 of 57

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

57