ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
UPDATE
DASARIAN I SEPTEMBER 2024
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)
Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) mulai bergerak ke permukaan Samudera Pasifik bagian timur.
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Dipole Mode: 0.27; Indeks Nino3.4 : -0.29
Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral (indeks 0.27). Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO Netral (indeks -0.29) kondisi ini menunjukkan fenomena El Nino 2023/2024 telah berakhir dan saat ini berada pada Fase Netral.
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2024)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)
Prediksi ENSO BMKG | ||||
SON’24 | OND’24 | NDJ’24 | DJF’25 | JFM'25 |
-0.51 | -0.67 | -0.73 | -0.68 | -0.62 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I SEPTEMBER 2024)
Prediksi IOD BMKG | |||||
OKT'24 | NOV'24 | DES'24 | JAN’25 | FEB'25 | MAR'25 |
0.30 | 0.07 | -0.17 | -0.27 | -0.28 | -0.08 |
8
Analisis dan Prediksi Monsun
9
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
10
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�
11
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
12
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
13
ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran masa udara didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian barat. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.
Angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.
14
PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF)
Prediksi Angin Bulanan pada Oktober - Desember 2024
Monsun Australia diprediksi masih aktif pada Oktober 2024. Pada November dan Desember 2024, angin dari barat diprediksi mulai muncul di wilayah Indonesia bagian utara
15
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : iTacs - SAT)
Pada Dasarian I September 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
17
Analisis dan Prediksi MJO
18
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
Analisis pada dasarian I September 2024 menunjukkan MJO tidak aktif di fase 5 dan diprediksi aktif kembali pada fase 5-6 mulai akhir dasarian II hingga awal dasarian III September. Secara spasial gelombang Rossby dan Kelvin diprediksi melewati wilayah Indonesia pada dasarian II September. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
(Sumber : NCEP – NOAA)
19
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia
20
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA
(Sumber : ICOBE-SST)
SSTA Indonesia : +0.505
Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya. Pada perairan sebelah selatan Jawa Barat dan Lampung, suhu muka laut lebih dingin dibandingkan normalnya.
21
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2024)
Anomali SST Perairan Indonesia periode Oktober hingga Maret 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi anomali SST hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C.
22
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
23
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 67-73%.
Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya antara 64-76%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
24
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb berkisar 74-90%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-75%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
25
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 61-80%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 58-77%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
26
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
27
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN
Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-27°C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 25-30°C .
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM
Suhu minimum permukaan berkisar 22-26°C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 22-28°C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM
Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 31-36°C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 30-35°C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
30
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
31
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I SEPTEMBER 2024)
Sebagian besar wilayah Indonesia termonitor masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga panjang.
HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.
HTH kategori Ekstrem Panjang (>60 hari) terjadi di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.
HTH terpanjang terjadi di Mapoli, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur selama 144 hari.
32
PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)
HTH > 25 hari pada Dasarian II September 2024 s.d II Oktober 2024 berpeluang terjadi di NTT.
33
PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 1 SEPTEMBER – 10 OKTOBER 2024)
HTH > 5 HARI
HTH > 10 HARI
HTH > 15 HARI
HTH > 20 HARI
HTH > 25 HARI
Prediksi HTH mulai Dasarian II September 2024 terdapat peluang 90% HTH lebih dari 5 hari di sebagian besar Pulau Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian kecil Sulawesi dan Maluku Utara.
34
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 10 SEPTEMBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II SEPTEMBER 2024
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II September 2024 pada klasifikasi:
Waspada: Tidak Ada Peringatan
Siaga: Tidak Ada Peringatan
Awas: Tidak Ada Peringatan
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 10 SEPTEMBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II SEPTEMBER 2024
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II September 2024 pada klasifikasi:
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.
Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
36
ANALISIS CURAH HUJAN
37
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan AGUSTUS 2024
Analisis Curah Hujan Bulanan – Agustus 2024
Analisis Sifat Hujan Bulanan – Agustus 2024
Curah hujan pada Agustus 2024 umumnya berada kriteria rendah – menengah. Curah hujan Tinggi – Sangat Tinggi terjadi di sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat, Riau, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Barat , Gorontalo, dan Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
Sifat hujan pada Agustus 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (53.8%) – Normal (17.7%). Sifat hujan Bawah Normal (28.5%) terjadi di sebagian kecil Riau, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, sebagian Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian kecil NTB, sebagian NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian kecil Papua, dan sebagian Papua Selatan.
(Update : 1 September 2024)
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan
Dasarian III AGUSTUS 2024
Analisis Curah Hujan Dasarian – I SEP 2024
Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I SEP 2024
Analisis Sifat Hujan Dasarian – I SEP 2024
Curah hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi dari kriteria rendah (32%), menengah (64%) dan tinggi-sangat tinggi (4%). Kriteria curah tinggi terjadi di sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Jambi, sebagian Maluku dan sebagian kecil Papua.
Sifat hujan pada Dasarian I September 2024 bervariasi Bawah Normal (28%), Normal (17%) dan Atas Normal (55%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, sebagian Riau, sebagian Sumatera Selatan, Pesisir utara dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, sebagian Jawa Timur, bagian utara Kalimantan Barat, sebagian Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.
(Update : 11 September 2024)
39
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
40
Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2024
(Update: 12 September 2024)
41
Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)
(Update : 12 September 2024)
42
PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN
43
Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan
(Update : 9 September 2024)
44
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan
(Update : 9 September 2024)
45
Prediksi Hujan Dasarian
SIFAT HUJAN (%) :
SIFAT HUJAN (Persentil) :
PREDIKSI CH DASARIAN
PREDIKSI SH DASARIAN (%)
PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)
(Update : 10 September 2024)
CURAH HUJAN (mm) :
OKT I - 2024
SEP III - 2024
SEP II - 2024
46
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN <20mm
PELUANG HUJAN <100mm
PELUANG HUJAN <50mm
PELUANG :
(Update : 9 September 2024)
OKT – I 2024
SEP – II 2024
SEP – III 2024
47
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG :
PELUANG HUJAN >20mm
PELUANG HUJAN >100mm
PELUANG HUJAN >50mm
(Update : 9 September 2024)
SEP – III 2024
OKT – I 2024
SEP – II 2024
48
PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024
(Update: 1 September 2024)
49
PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2024/2025
(Update: 1 September 2024)
50
Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024/2025
(Update: 1 Agustus 2024)
51
Prediksi Peluang Curah Hujan “Rendah” Bulanan 2024/2025� (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)
(Update: 1 September 2024)
52
PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM KEMARAU�PADA PERIODE SEPTEMBER II – OKTOBER I 2024
ZOM yang diprediksi akan masuk musim kemarau pada periode SEP II – OKT I 2024 adalah sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku dan sebagian Papua Barat.
53
Prediksi Puncak Musim Kemarau 2024
54
RINGKASAN
Hasil monitoring indeks IOD dan ENSO pada bulan September 2024, Indek Dipole Mode 0.27 (Netral), dan indeks ENSO -0.29 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi menuju La Nina mulai September 2024.
Aliran masa udara pada Dasarian I September 2024 didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian barat. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera. Pada Dasarian II September 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.
Pada Dasarian I September 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
Analisis pada dasarian I September 2024 menunjukkan MJO tidak aktif di fase 5 dan diprediksi aktif kembali pada fase 5-6 mulai akhir dasarian II hingga awal dasarian III September. Secara spasial gelombang Rossby dan Kelvin diprediksi melewati wilayah Indonesia pada dasarian II September. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
Kelembapan udara permukaan berkisar 67-73% dan diprediksi hingga Dasarian I Oktober 2024 berkisar 64-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 62-76% serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 58-77%.
Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-27°C dan diprediksi hingga Dasarian I Oktober 2024 berkisar 25-30°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-28°C dan Prediksi suhu maksimum berkisar 30 - 35°C.
Waspada: Tidak Ada Peringatan; Siaga: Tidak Ada Peringatan; Awas: Tidak Ada Peringatan.
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua; Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku; Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
55
RINGKASAN
Pada September II – Oktober I 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori rendah (<50 mm/dasarian):
56
TERIMA KASIH
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
57