1 of 34

PELATIHAN PERAWATAN JENAZAH

GEREJA ST. ALBERTUS AGUNG PAROKI JETIS

09 JULI 2023

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

2 of 34

PENGERTIAN

  • Pangruktilaya asal kata dari bahasa Jawa kuno
  • Ngrukti = Merawat
  • Pralaya = Meninggal
  • Pemulasaran = pulasara, artinya urus atau pelihara. Diberi awalan pe- dan akhiran -an, ia menjadi pemulasaraan berarti proses, cara, perbuatan memulasarakan.

  • Merawat orang yang meninggal

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

3 of 34

Gereja Katolik ingin mendampingi setiap warganya sejak dalam kandungan, lahir, tumbuh dewasa, hingga menjelang kematian, dan bahkan ketika sudah meninggal hingga proses pemakaman dan peringatan arwah.

Tujuannya yaitu agar orang beriman memperoleh keselamatan berkat wafat dan kebangkitan Kristus melalui belas kasih Allah.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

4 of 34

  • Meskipun orang itu telah meninggal, tetapi orang itu tetap dipandang masih hidup, yaitu hidup dalam Tuhan, sebab Tuhan Yesus telah bersabda, “Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati” (Yoh. 11:25).

  • Demikianlah dalam pandangan Gereja Katolik, dengan kematian, hidup ini bukan dilenyapkan, melainkan hanya diubah (bdk. Prefasi Arwah I dalam TPE no 57)

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

5 of 34

  • Iman kepada Kristus, Sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup, menguatkan kita akan pengharapan kebangkitan bagi orang yang meninggal. Perlakuan penuh hormat pada jenazah sifatnya mengalir dari kepercayaan iman kita sendiri.

  • Menghormati martabatnya sebagai manusia walapun sudah mati, ia tetap dipandang sebagai Tamu Ilahi.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

6 of 34

TUJUAN PELATIHAN�PERAWATAN JENAZAH

Memberi pedoman kepada umat tentang tata laksana dalam proses merawat jenazah mulai dari memandikan hingga proses upacara penghormatan terakhir.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

7 of 34

RUANG LINGKUP

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

Memandikan jenazah

Merias jenazah

Menghias peti jenazah

8 of 34

Upacara Penghormatan Terakhir

  1. Tim Pangruktilaya berkoordinasi dengan ketua lingkungan dan keluarga untuk tempat pemakaman yang disepakati keluarga.
  2. Tim Pangrukitlaya berkoordinasi dengan keluarga, ketua lingkungan dan Romo paroki terkait jadwal misa atau ibadat pemberkatan jenazah.
  3. Menginformasikan kepada Romo Paroki terkait jadwal misa atau ibadat pemberkatan jenazah.
  4. Upacara tutup peti hingga proses pemakaman dipimpin oleh petugas yang sudah disepakati.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

9 of 34

TATA LAKSANA MERAWAT �& MERIAS JENAZAH

Memandikan jenazah

Merias jenazah

Menghias peti jenazah

Pastikan kondisi jenazah sudah dinyatakan meninggal oleh tenaga medis dan diagnosa medis bukan dengan penyakit menular

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

10 of 34

PERSIAPAN PETUGAS

Petugas wajib menjalankan kewaspadaan standar, menghindari transmisi antara jenazah ke petugas, petugas ke lingkungan sekitar.

1. HANDSCHOON

2. JAS HUJAN/ CELEMEK PLASTIK

3. MASKER BEDAH

4. ALAS KAKI TAHAN AIR

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

11 of 34

Alat dan Perlengkapan Memandikan Jenazah

  1. Ember, gayung, air
  2. Shampo dan sabun mandi
  3. Tempat memandikan
  4. Waslap 2-3 buah, handuk
  5. Kain kassa (verban)
  6. Verban gulung
  7. Kapas biasa/ kapas lemak
  8. Pinset 2 buah, gunting, plester, selotip
  9. Pampers
  10. Underpad
  11. Alcohol 70%

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

12 of 34

PROSES MEMANDIKAN JENAZAH

13 of 34

1. Baringkan jenazah di meja mandi/ tempat tidur

2. Lepas pakaian secara bertahap

3. Tutup bagian kemaluan jenazah dengan waslap

4. Guyur jenazah dengan air, dari kepala sampai ke kaki. Hidung dan mulut ditutup dengan tangan petugas agar air tidak masuk ke dalam tubuh jenazah.

Atau lap jenazah dengan waslap yang sudah dibasahi dengan air, mulai dari wajah, badan dan kaki.

5. Berikan shampoo untuk rambut

6. Gosok seluruh badan bagian depan dengan sabun. Perhatikan bagian lipatan-lipatan badan.

7. Bersihkan lengan kiri

8. Bersihkan lengan kanan

9. Bersihkan badan bagian depan

Unit Pastoral Sosio Medik & Ruang Michael

Sebelum memulai proses pemulasaran jenazah, petugas wajib memulai dengan doa.

14 of 34

Lanjutan...

  1. Bersihkan kaki kiri
  2. Bersihkan kaki kanan
  3. Bilas seluruh tubuh jenazah hingga bersih
  4. Jenazah dimiringkan ke kiri, kemudian punggung dan pantat dibersihkan dengan sabun
  5. Bersihkan daerah kemaluan
  6. Bilas seluruh tubuh jenazah hingga bersih
  7. Terlentangkan tubuh jenazah
  8. Keringkan dengan handuk
  9. Masukkan kapas dibagian anus untuk menahan kotoran keluar
  10. Kenakan pampers

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

15 of 34

Apabila tubuh jenazah mengalami kaku

  • Lakukan pijatan-pijatan pada bagian yang kaku dengan menggerak-gerakan ke atas ke bawah, misal bagian persendian tangan, kaki.
  • Petugas tetap menciptakan komunikasi dengan jenazah setiap tahap demi tahap perawatan jenazah.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

16 of 34

Apabila mulut, hidung dan telinga mengalami berdarah atau terdapat cairan yang keluar dapat dilakukan dengan cara :

    • Masukkan kapas perlahan-lahan pada mulut, lubang hidung telinga yang mengalami berdarah hingga darah dirasa tidak keluar lagi.
    • Ganti kapas sesering mungkin bila cairan masih keluar
    • Siapkan underpad

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

17 of 34

Apabila diperlukan tindakan pengosongan lambung, dengan cara :

    • Baringkan jenazah ke arah kanan/ kiri.
    • Cairan yg masih tersimpan di lambung dikeluarkan menggunakan penduga lambung (sonde) disedot menggunakan spuit atau pada saat dimandikan pada posisi miring ke kanan bila keluar cairan biarkan cairan habis keluar sambil menekan lambung ke arah atas atau mulut. Kalau kotoran lewat anus dikeluarkan dengan menekan perut ke bawah.
    • Tampung cairan yang keluar dari mulut dan hidung dengan menggunakan wadah pembuangan.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

18 of 34

PEMBERSIHAN LUKA KARENA DEKUBITUS

  • Luka dibersihkan dengan alkohol 70%
  • Luka dibungkus dengan kain kasa,balut luka dengan rapi kemudian diverban.
  • Lihat kondisi luka besar/ kecil

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

19 of 34

  • Jenazah yang akan dimakamkan lebih dari 24 jam terlebih pada kondisi yang cepat membusuk karena penyakit lama seperti kanker, penyakit darah sebaiknya diformalin.
  • Formalin dilakukan oleh tenaga ahli dibidang forensik.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

20 of 34

Mengenakan Pakaian

  1. Kenakan pakaian dalam (celana dalam, BH untuk wanita/ kaos singlet untuk pria)
  2. Kenakan kaos kaki/ stoking
  3. Kenakan kaos tangan
  4. Rok/celana/jarik
  5. Tali/ ikat pinggang untuk yang mengenakan jarik
  6. Pasang stagen
  7. Kenakan kemeja/ kebaya/ surjan
  8. Satukan kedua tangan kemudian ditali dengan verban gulung
  9. Satukan kedua kaki kemudian ditali dengan verban gulung dibagian atas mata kaki
  10. Kenakan blangkon (lepas dulu mondolannya)
  11. Rosario

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

21 of 34

Tata Rias dan Rambut Jenazah

Alat- alat yang disiapkan

  1. Verban kasa atau kapas
  2. Peralatan makeup (pelembap, alas bedak, bedak tabur, lipstik, perona mata dan pipi, pensil alis)
  3. Hairspray
  4. Isolasi/ selotip
  5. Jepit rambut, karet, jarum pentul, peniti, paper clip
  6. Gunting
  7. Sisir
  8. Alkohol 70%

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

22 of 34

TAHAP MERIAS WAJAH

  1. Make-up harus disesuaikan dengan kebiasaan almarhum/almarhumah sehari-hari dalam berdandan (jangan mencolok).
  2. Bersihkan hidung, mulut dan telinga menggunakan kapas beralkohol.
  3. Lakukan hal tersebut sebanyak 3x.
  4. Sebelum di make-up,wajah harus benar-benar bersih. Bebaskan kulit dari noda lemak dan bekas plester. Oleh sebab itu kulit dapat dibersihkan dengan menggunakan kassa yang sudah diberi alcohol 70 %.
  5. Jika sudah bersih, wajah lapisi dengan pelembab.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

23 of 34

Lanjutan...

Jenazah Pria

a. Untuk jenazah pria beri foundation kemudian diberi bedak untuk menghilangkan warna kulit yang pucat (jangan memakai bedak kuning karena jenazah akan kelihatan pucat).

b. Bibir harus benar-benar bersih dari noda. Berikan lipstick yang sesuai. Untuk pria,bibir dapat diberi lipstick coklat atau warna bibir.

c. Beri sedikit perona pipi untuk bagian dahi, pipi dan dagu agar jenazah tidak terlihat pucat.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

24 of 34

Lanjutan...

Jenazah Wanita

  1. Untuk jeazah wanita beri foundation kemudian diberi bedak untuk menghilangkan warna kulit yang pucat (jangan memakai bedak kuning karena jenazah akan kelihatan pucat).
  2. Bibir harus benar-benar bersih dari noda. Berikan lipstick yang sesuai.
  3. Lakukan penegasan pada alis jenazah dengan menggunakan pensil alis
  4. Beri perona pada kelopak mata jenazah dengan warna perpaduan merah bata, merah muda secara tipis.
  5. Beri sedikit perona pipi untuk bagian dahi, pipi dan dagu agar jenazah tidak terlihat pucat.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

25 of 34

Lanjutan...

Apabila bibir/mulut jenazah tidak dapat menutup dengan sempurna,terutama pada pasien yang sudah tua dan tidak mempunyai gigi lagi dapat ditambah kapas,dimasukkan ke mulut sedikit demi sedikit. Sesuaikan dengan bentuk wajah (jangan terlalu banyak sehingga wajah terkesan bengkak) Kemudian ditutup, dapat dibantu dengan memasang selotip.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

26 of 34

Tata Rambut Pada Jenazah

  1. Untuk jenazah wanita, jika rambut hendak disanggul tidak perlu ditambah rambut gelung.
  2. Rambut yang panjang harus dikepang, kemudian diatur sesuai dengan bentuk yang dikehendaki
  3. Kenakan jepit rambut untuk rambut yang disanggul agar bentuk rambut yang telah diatur tidak rusak
  4. Semprotkan hairspary supaya rambut terihat rapi

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

27 of 34

MEMBUAT SANGGUL

  • Siapkan sisir, sisir sasak, sisir perapi sasak, hair spray, penjepit rambut ukuran kecil dan besar, karet gelang.
  • Sisir rambut tergerai kearah belakang.
  • Ambil rambut serumpun jari.
  • Membuat sasak dengan menggunakan sisir sasak.
  • Rambut diangkat, gerakkan sisir sasak kebawah secara berulang-ulang untuk membentuk rambut kusut.
  • Ulangi tindakan tersebut pada rumpun rambut sampai rambut dari garis telinga kanan ke kiri (separuh kepala) terbentuk sasak.
  • Sisir dengan rapih sasak pada rambut bagian depan.
  • Semprot rambut yang telah disasak dengan menggunakan hair spray.
  • Ikat rambut kebelakang.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

28 of 34

  • Masukkan sisa rambut dibalik ikatan dan bentuk sanggul dengan menggunakan bantuan beberapa jepit rambut kecil-besar.
  • Semprot seluruh rambut dengan hair spray.
  • Apabila seluruh rangkaian perawatan jenazah sudah selesai, petugas dapat memindahkan jenazah ke dalam peti jenazah.
  • Rapihkan kembali jenazah yang sudah dirias.
  • Lanjutkan dengan proses menata bunga dalam peti.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

29 of 34

MENGHIAS PETI JENAZAH

Alat-alat yang diperlukan

  1. Jarum pentul
  2. Pines
  3. Gunting
  4. Bunga dalam peti

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

30 of 34

Lanjutan...

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menghias peti jenazah

  1. Bunga dalam peti jangan dipasang sebelum jenazah dimasukkan supaya tidak rusak
  2. Masukkan kapur barus dalam peti untuk mengurangi bau jenazah
  3. Jangan pakai kopi karena terkesan kotor

Apabila semua proses perawatan jenazah sudah selesai petugas dapat menutup dengan doa.

Kemudian dilanjutkan dengan ucapara misa/ ibadat pemberkatan jenazah.

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

31 of 34

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

32 of 34

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

33 of 34

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah

34 of 34

TERIMA KASIH

BERKAH DALEM

Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah