Mendeskripsikan Penggolongan Obat
FARMASI KELAS X Oleh: Yeni Nurhayani, S.Si., Apt
Kesehatan
Standar Kompetensi:�Medeskripsikan Penggolongan Obat�
Kompetensi Dasar :
Menjelaskan Golongan Obat Bebas dan
Obat Bebas Terbatas
Pendahuluan
Kesehatan
Penggolongan Obat
Kesehatan
Golongan Obat Bebas
Kesehatan
Contoh Obat Bebas:
dll
Kesehatan
Cartoons.wmf
Penandaan Obat Bebas
Lingkaran bulat berwarna hijau dengan garis tepi warna hitam
Kesehatan
Logo Golongan Obat Bebas
Golongan Obat Bebas Terbatas
Kesehatan
Definisi Obat Bebas Terbatas
Keputusan Menteri Kesehatan RI
Definisi Obat Bebas Terbatas:
( warna hitam, ukuran 5 x 2 cm, pemberitahuan berwarna putih)
Kesehatan
Tanda Peringatan
Kesehatan
Penandaan
Lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam
Logo Golongan Obat Bebas Terbatas
Kesehatan
Obat Keras
Kesehatan
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI, Obat Keras ditetapkan sebagi berikut:
Kesehatan
Kesehatan
Penandaan
seperti gambar berikut:
Gambar 8. Logo Golongan Obat Keras
Kesehatan
Obat Wajib apotek
Kesehatan
Kesehatan
Obat Wajib Apotek
adalah obat keras yang dapat diserahkan oleh apoteker di apotek tanpa resep dokter
Kesehatan
Obat yang dapat diserahkan tanpa resep harus memenuhi kriteria:
Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Contoh obat wajib apotek No.1 :
(artinya yang pertama kali ditetapkan)
Kesehatan
Contoh obat wajib apotek No. 2:
Contoh obat wajib apotek No. 3:
Kesehatan
Obat Golongan Narkotik
UU No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika
Narkotika adalah zat/obat yang berasal dari tanaman/bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan/perubahan kesadaran, hilang rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan
Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Tujuan Pengaturan Narkotika
Kesehatan
Penggolongan Narkotika
Berdasarkan UU RI No. 22 Th 1997, narkotika dibagi atas 3 golongan :
Golongan I adalah narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan.
Kesehatan
Contohnya terdiri dari 26 macam antara lain :
Kesehatan
Candu, diperoleh dari opium mentah melalui pengolahan khusus dengan pelarutan, pemanasan dan peragian dengan/tanpa penambahan bahan-bahan lain, dengan maksud mengubahnya menjadi suatu ekstrak yang cocok untuk pemadatan
Kesehatan
Jicing, sisa-sisa candu setelah dihisap, tanpa memperhatikan apakah candu itu dicampur dengan daun atau bahan lain
Jicingko, hasil yang diperoleh dari pengolahan jicing.
Kesehatan
Kesehatan
Kokain mentah, semua hasil-hasil yang diperoleh dari daun koka yang dapat diolah secara langsung untuk mendapatkan kokaina (metil ester-I-bensoil ekgonina)
Kesehatan
Tetrahydrocannabinol, dan semua isomer serta semua bentuk stereo kimianya
Delta 9 tetrahidrocannabinol dan semua bentuk stereo kimianya
Kesehatan
Golongan II adalah narkotika yang berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan
Kesehatan
Contoh terdiri dari 87 macam, antara lain:
Kesehatan
Golongan III adalah narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan
Kesehatan
Contoh antara lain terdiri dari :
Kesehatan
Penandaan
Berdasarkan peraturan yang terdapat dalam Ordonansi Obat Bius yaitu “Palang Medali Merah”
Seperti gambar berikut:
Gambar 9. Logo Golongan Obat Narkotika
Kesehatan
Obat Golongan Psikotropika
UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika
Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah atau sintetis, bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada SSP yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku
Kesehatan
Tujuan Pengaturan Psikitropika:
Kesehatan
Penggolongan Psikotropika
Menurut UU RI No. 5 tahun 1997, dibagi menjadi 4 golongan:
Golongan I adalah psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan
Kesehatan
Psikotropika golongan I terdiri dari 26 macam, antara lain:
Kesehatan
Golongan II adalah psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat digunakan dalam terapi dan/atau ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan
Kesehatan
Psikotropika golongan II terdiri dari 14 macam, antara lain:
Kesehatan
Golongan III adalah psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan Psikotropika
Kesehatan
Psikotropika golongan III terdiri dari 9 macam, antara lain:
Kesehatan
Golongan IV adalah psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan
Kesehatan
Kesehatan
Penandaan
Berdasarkan UU RI No. 5 tahun 1997
Obat Psikotropika termasuk Abat Keras yang pengaturannya ada di bawah Ordonansi Obat Keras, seperti gambar berikut:
Gambar 10. Logo Golongan Obat Psikotropika
Kesehatan
Kesehatan
Tabel 1. Perbedaan Antara Psikotropika dan Narkotika
Kesehatan
| Psikotropika | Narkotika |
Persamaan | Sama-sama bekerja secara selektif pada susunan syaraf pusat | |
Perbedaan | Psikoaktif | Adiksi/ketergantungan |
Efek utama | Terhadap aktifitas mental dan perilaku | Penurunan/perubahan kesadaran Hilangnya rasa, mengurangi nyeri |
Terapi | Gangguan psikiatrik | Analgesik, antitusif.antispasmodik, premedikasi anaestesi |
Tabel 1. Perbedaan Antara Psikotropika dan Narkotika
�