Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Pokok Bahasan
01
Pengertian pelestarian kehati, ancaman kehati Indonesia
Pendahuluan
02
Pelestarian tingkat ekosistem, pelestarian tingkat jenis, pelestarian tingkat genetik
Tingkat Pelestarian Kehati
03
Pelestarian in-situ, pelestarian ex-situ
Cara Pelestarian Kehati
04
Tantangan pelestarian kehati
Penutup
Pendahuluan
Pengertian pelestarian kehati, ancaman kehati Indonesia
Pelestarian Keanekaragaman Hayati (Kehati)
merupakan salah satu upaya dalam konservasi keanekaragaman hayati serta ekosistemnya
Pengeritan
Dasar Hukum
Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya merupakan tanggung jawab dan kewajiban Pemerintah serta masyarakat.
Kenapa perlu dilakukan pelestarian kehati?
Terjadinya penurunan jumlah keenekaragaman hayati dunia dan Indonesia, menjadikan perlunya dilakukan pelestarian kehati agar menghindari kepunahan
Apa penyebabnya?
Kerusakan Habitat
Eksploitas
Spesies Invasif
dan penyakit
Konflik antara Satwa dengan Manusia
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Tingkat Pelestarian Kehati
Tingkat ekosistem, Jenis dan Genetik
Tingkat Ekosistem
bertujuan untuk melindungi keterwakilan, memelihara keseimbangan, ketersambungan dan kemantapan ekosistem di dalam suatu jejaring kawasan konservasi
Tingkat Jenis
Mensyaratkan bagaimana kepunahan tidak terjadi. Hal ini dimungkinkan karena ancaman terbesar dalam konservasi tingkat jenis adalah kepunahan
Tingkat Genetik
Mensyaratkan bagaimana kepunahan tidak terjadi. Hal ini dimungkinkan karena ancaman terbesar dalam konservasi tingkat jenis adalah kepunahan
Cara Pelestarian Kehati
Pelestarian in-situ dan pelestarian ex-situ
Ex-Situ
konservasi tumbuhan dan atau satwa yang dilakukan di dalam habitat alaminya. Bentuk konservasi in situ dapat berupa Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan bentuk Kawasan Suaka Alam (KSA).
In-Situ
konservasi tumbuhan dan atau satwa yang dilakukan di luar habitat alaminya. Pengelolaan keanekaragaman hayati diluar habitat bisa dilakukan oleh lembaga konservasi
Terimakasih