2.43 PM
�Materi Pelajaran :
Unsur Seni dan Komposisi estetis
2.43 PM
Tujuan Pembelajara :
2.43 PM
Materi
2.43 PM
2.43 PM
a. Garis
b. Bentuk
c. Warna
d. Tekstur
e. Gelap terang
1. 5 Macam Unsur Seni :
a. Garis
Garis adalah sekumpulan titik yang berdampingan secara memanjang dan memiliki dua buah ujung. Garis memiliki dimensi panjang, pendek, tipis, tebal
Garis dipakai untuk membatasi sosok dalam gambar dan memberi nuansa pada gambar.
Dalam gambar abstrak garis dapat pula berdiri sendiri sebagai garis, tidak berfungsi membatasi atau mewarnai sosok.
2.43 PM
2.43 PM
Contoh gambar :
Garis dipakai untuk membatasi sosok dalam gambar
2.43 PM
Contoh gambar :
Garis dipakai untuk memberi nuansa gelap terang pada obyek
2.43 PM
Contoh gambar :
Garis pada gambar abstrak yang tidak berfungsi untuk membatasai obyek
2.43 PM
1. Vertikal (garis tegak lurus)
memberi kesan stabilitas, kekuatan, dan kemegahan yang menggerakkan mata ke atas, tinggi, gagah.
2. Horizontal (garis lurus)
memberi kesan sugesti kesenangan atau sesuatu yang bergerak.
2.43 PM
3. Diagonal (garis miring)
memberi kesan sesuatu yang bergerak, dinamis, keadaan yang tidak stabil.
4. Kurva (garis melengkung)
memberi kesan kehalusan dan keanggunan.
2.43 PM
b. Bentuk
Bentuk atau shape adalah suatu bidang yang memiliki tinggi dan lebar, terjadi karena dibatasi oleh sebuah kontur (garis) dan atau dibatasi oleh adanya warna yang berbeda atau oleh gelap terang pada arsiran atau karena adanya tekstur. Bentuk bisa berupa wujud alam (seperti binatang, tanaman dan manusia) dan tidak berwujud alam/abstrak (seperti ikon, grafik, ilustrasi).
2.43 PM
Kesan bentuk binatang dan benda alam yang dibentuk oleh garis dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
c. Warna
Warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Warna juga dapat digunakan untuk menyorot elemen penting dan utama seperti subheads, member sinyal di mana pembaca untuk melihat terlebih dahulu dan memprovokasi emosi.
2.43 PM
2.43 PM
2.43 PM
Komposisi warna :
2.43 PM
merah
biru
kuning
Warna Skunder
Warna Primer
ungu
orange
hijau
2.43 PM
Warna Tersier
Jenis-jenis komposisi warna
1. Komposisi Warna harmonis
memadukan warna-warna yang terdiri dari warna pokok dengan warna skunder yang mengandung warna pokok tersebut. Kesannya selaras dan lebih hidup
2.43 PM
Contoh kombinasi warna harmonis�
2.43 PM
warna
Teks Merah dengan background orange
Contoh kombinasi warna harmonis�
2.43 PM
warna
Teks biru dengan background ungu
Contoh kombinasi warna harmonis�
2.43 PM
warna
Teks hijau dengan background kuning
Jenis-jenis komposisi warna
2. Komposisi Warna Kontras
Paduan warna-warna yang satu dengan yang lain, yang sama sekali tidak ada hubungannya. Akan menghasilkan kombinasi kontras. Kesannya menarik meskipun sepintas lalu tampak mengagetkan
2.43 PM
Contoh kombinasi warna kontras
2.43 PM
warna
Teks Merah dengan background biru
Contoh kombinasi warna kontras
2.43 PM
warna
Teks merah dengan background hitam
Contoh kombinasi warna kontras
2.43 PM
warna
Teks bitu dengan background kuning
d. Tekstur
Yang disebut tekstur adalah sifat permukaan benda/bahan tersebut seperti licin, kilap, kasar, kusam dan lembut.
Tekstur dapat ditampilkan sebagai keadaan yang nyata, missal tekstur sebuah batu.
Dapat pula tampil semu misal ; tekstur gambar sebuah batu. keadaan permukaan yang semu merupakan kesan dan bukan kenyataan
2.43 PM
2.43 PM
Kesan tekstur pada gambar batu
2.43 PM
2.43 PM
Dalam karya seni rupa dua dimensi, nada terjadi akibat adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Kesan nada ini dapat dicapai dengan mengolah unsur warna, misalnya dari warna terang menuju ke warna gelap dengan tingkat nada warna yang berlainan
Fungsi gelap terang
1. memberikan nilai ekspresi, misalnya untuk menampilkan kesan dramatis pada lukisan, seperti pada tema peperangan dengan ungkapan gelap terang.
2. memberikan nilai emosi, misalnya cahaya yang membus jendela kaca patri yang menimbulkan suasana khidmat pada interior mesjid atau gereja.
3. memberikan kesan trimatra atau plastis pada benda yang diterpa oleh cahaya seperti pada bangunan dan benda. Dalam hal ini gelap terang (cahaya) dapat memperkuat sifat benda trimatra.
GELAP TERANG
2. Faktor Pembentuk Komposisi� Estetis
2.43 PM
2. Faktor Pembentuk Komposisi� Estetis
2.43 PM
a. Keseimbangan
b. Keserasian
c. Proporsi
d. Irama atau Ritme
1. Keseimbangan
2.43 PM
simetris
asimetri
diagonal
2.43 PM
memusat
menyebar
Komposisi diagonal
2.43 PM
2. Keserasian
2.43 PM
Suatu usaha untuk menyusun berbagai macam bentuk, bangun, warna, tekstur, dan elemen-elemen lain dalam satu komposisi yang utuh agar nikmat dipandang. Serasi atau harmoni bisa dicapai dengan kesamaan arah, kesamaan bentuk dan bangun meskipun berbeda ukuran ataupun dengan tekstur yang bersifat sama. Keserasian bisa dicapai dengan berbagai variasi agar tidak membosankan.
3. Proporsi
2.43 PM
Adalah perbandingan antara satu bagian objek dengan objek lain atau dengan keseluruhannya. Proporsi berbeda dengan skala. Proporsi sangat terkait dengan objek lain yang telah diketahui sebelumnya. Misalnya ukuran gambar yang serasi untuk newsletter jelas kurang proporsional untuk baliho.
2.43 PM
Pisau dan teko yang tidak proporsional
2.43 PM
4. Irama atau ritme
Terkait dengan kesan gerak yang ditimbulkan oleh pengulangan elemen. Di dalam pengulangannya desainer dapat memberikan akses atau penekanan tertentu. Ritme yang baik dapat memberikan kesan gerakan yang lembut dan berkesinambungan. Irama mampu mengarahkan perhatian dari bagian yang satu ke bagian yang lain. Irama dapat sederhana, namun dapat juga sangat kompleks.
2.43 PM
2.43 PM