1 of 41

2.43 PM

Materi Pelajaran :

Unsur Seni dan Komposisi estetis

2 of 41

2.43 PM

Tujuan Pembelajara :

  1. Siswa dapat mengidentifikasi lima unsur seni secara benar
  2. Siswa dapat mengidentifikasi faktor pembentuk komposisi estetis secara tepat
  3. Siswa dapat mengkomposisikan setiap unsur seni secara estetis

3 of 41

2.43 PM

  1. Unsur-Unsur Seni

  • Faktor Pembentuk Komposisi Estetis

Materi

4 of 41

2.43 PM

  1. Unsur-Unsur Seni

5 of 41

2.43 PM

a. Garis

b. Bentuk

c. Warna

d. Tekstur

e. Gelap terang

1. 5 Macam Unsur Seni :

6 of 41

a. Garis

Garis adalah sekumpulan titik yang berdampingan secara memanjang dan memiliki dua buah ujung. Garis memiliki dimensi panjang, pendek, tipis, tebal

Garis dipakai untuk membatasi sosok dalam gambar dan memberi nuansa pada gambar.

Dalam gambar abstrak garis dapat pula berdiri sendiri sebagai garis, tidak berfungsi membatasi atau mewarnai sosok.

2.43 PM

7 of 41

2.43 PM

Contoh gambar :

Garis dipakai untuk membatasi sosok dalam gambar

8 of 41

2.43 PM

Contoh gambar :

Garis dipakai untuk memberi nuansa gelap terang pada obyek

9 of 41

2.43 PM

Contoh gambar :

Garis pada gambar abstrak yang tidak berfungsi untuk membatasai obyek

10 of 41

2.43 PM

1. Vertikal (garis tegak lurus)

memberi kesan stabilitas, kekuatan, dan kemegahan yang menggerakkan mata ke atas, tinggi, gagah.

2. Horizontal (garis lurus)

memberi kesan sugesti kesenangan atau sesuatu yang bergerak.

11 of 41

2.43 PM

3. Diagonal (garis miring)

memberi kesan sesuatu yang bergerak, dinamis, keadaan yang tidak stabil.

4. Kurva (garis melengkung)

memberi kesan kehalusan dan keanggunan.

12 of 41

2.43 PM

b. Bentuk

Bentuk atau shape adalah suatu bidang yang memiliki tinggi dan lebar, terjadi karena dibatasi oleh sebuah kontur (garis) dan atau dibatasi oleh adanya warna yang berbeda atau oleh gelap terang pada arsiran atau karena adanya tekstur. Bentuk bisa berupa wujud alam (seperti binatang, tanaman dan manusia) dan tidak berwujud alam/abstrak (seperti ikon, grafik, ilustrasi).

13 of 41

2.43 PM

Kesan bentuk binatang dan benda alam yang dibentuk oleh garis dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

14 of 41

c. Warna

Warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Warna juga dapat digunakan untuk menyorot elemen penting dan utama seperti subheads, member sinyal di mana pembaca untuk melihat terlebih dahulu dan memprovokasi emosi.

2.43 PM

15 of 41

  • Sama seperti bentuk, warna memberikan kesan pesan yang lebih sangat mendalam. Warna merah misalnya mengesankan semangat, kegairahan, dan panas api. Atau warna ungu mengesankan kepucatan, layu dan tidak semangat

2.43 PM

16 of 41

2.43 PM

Komposisi warna :

17 of 41

2.43 PM

merah

biru

kuning

Warna Skunder

Warna Primer

ungu

orange

hijau

18 of 41

2.43 PM

Warna Tersier

19 of 41

Jenis-jenis komposisi warna

1. Komposisi Warna harmonis

memadukan warna-warna yang terdiri dari warna pokok dengan warna skunder yang mengandung warna pokok tersebut. Kesannya selaras dan lebih hidup

2.43 PM

20 of 41

Contoh kombinasi warna harmonis�

2.43 PM

warna

Teks Merah dengan background orange

21 of 41

Contoh kombinasi warna harmonis�

2.43 PM

warna

Teks biru dengan background ungu

22 of 41

Contoh kombinasi warna harmonis�

2.43 PM

warna

Teks hijau dengan background kuning

23 of 41

Jenis-jenis komposisi warna

2. Komposisi Warna Kontras

Paduan warna-warna yang satu dengan yang lain, yang sama sekali tidak ada hubungannya. Akan menghasilkan kombinasi kontras. Kesannya menarik meskipun sepintas lalu tampak mengagetkan

2.43 PM

24 of 41

Contoh kombinasi warna kontras

2.43 PM

warna

Teks Merah dengan background biru

25 of 41

Contoh kombinasi warna kontras

2.43 PM

warna

Teks merah dengan background hitam

26 of 41

Contoh kombinasi warna kontras

2.43 PM

warna

Teks bitu dengan background kuning

27 of 41

d. Tekstur

Yang disebut tekstur adalah sifat permukaan benda/bahan tersebut seperti licin, kilap, kasar, kusam dan lembut.

Tekstur dapat ditampilkan sebagai keadaan yang nyata, missal tekstur sebuah batu.

Dapat pula tampil semu misal ; tekstur gambar sebuah batu. keadaan permukaan yang semu merupakan kesan dan bukan kenyataan

2.43 PM

28 of 41

2.43 PM

Kesan tekstur pada gambar batu

29 of 41

2.43 PM

30 of 41

2.43 PM

Dalam karya seni rupa dua dimensi, nada terjadi akibat adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Kesan nada ini dapat dicapai dengan mengolah unsur warna, misalnya dari warna terang menuju ke warna gelap dengan tingkat nada warna yang berlainan

Fungsi gelap terang

1. memberikan nilai ekspresi, misalnya untuk menampilkan kesan dramatis pada lukisan, seperti pada tema peperangan dengan ungkapan gelap terang.

2. memberikan nilai emosi, misalnya cahaya yang membus jendela kaca patri yang menimbulkan suasana khidmat pada interior mesjid atau gereja.

3. memberikan kesan trimatra atau plastis pada benda yang diterpa oleh cahaya seperti pada bangunan dan benda. Dalam hal ini gelap terang (cahaya) dapat memperkuat sifat benda trimatra.

GELAP TERANG

31 of 41

2. Faktor Pembentuk Komposisi� Estetis

2.43 PM

32 of 41

2. Faktor Pembentuk Komposisi� Estetis

2.43 PM

a. Keseimbangan

b. Keserasian

c. Proporsi

d. Irama atau Ritme

33 of 41

1. Keseimbangan

2.43 PM

simetris

asimetri

diagonal

34 of 41

2.43 PM

memusat

menyebar

35 of 41

Komposisi diagonal

2.43 PM

36 of 41

2. Keserasian

2.43 PM

Suatu usaha untuk menyusun berbagai macam bentuk, bangun, warna, tekstur, dan elemen-elemen lain dalam satu komposisi yang utuh agar nikmat dipandang. Serasi atau harmoni bisa dicapai dengan kesamaan arah, kesamaan bentuk dan bangun meskipun berbeda ukuran ataupun dengan tekstur yang bersifat sama. Keserasian bisa dicapai dengan berbagai variasi agar tidak membosankan.

37 of 41

3. Proporsi

2.43 PM

Adalah perbandingan antara satu bagian objek dengan objek lain atau dengan keseluruhannya. Proporsi berbeda dengan skala. Proporsi sangat terkait dengan objek lain yang telah diketahui sebelumnya. Misalnya ukuran gambar yang serasi untuk newsletter jelas kurang proporsional untuk baliho.

38 of 41

2.43 PM

Pisau dan teko yang tidak proporsional

39 of 41

2.43 PM

4. Irama atau ritme

Terkait dengan kesan gerak yang ditimbulkan oleh pengulangan elemen. Di dalam pengulangannya desainer dapat memberikan akses atau penekanan tertentu. Ritme yang baik dapat memberikan kesan gerakan yang lembut dan berkesinambungan. Irama mampu mengarahkan perhatian dari bagian yang satu ke bagian yang lain. Irama dapat sederhana, namun dapat juga sangat kompleks.

40 of 41

2.43 PM

41 of 41

2.43 PM