1 of 14

Evaluasi Kinerja Dosen

Gasal 2025-2026

2 of 14

1. Angga Prasongko, M.Pd.

  • A. Persiapan: Secara umum Baik. Silabus dan kontrak kuliah tersampaikan, namun ada catatan dari kelas B (karyawan) yang merasa materi kurang menyeluruh dibanding kelas reguler.
  • B. Pelaksanaan:Positif: Penguasaan teknologi (ICT) sangat diapresiasi. Suasana kelas menyenangkan ("jangan lupa bahagia").Negatif: Terdapat keluhan signifikan pada mata kuliah Cross Cultural Understanding di mana tatap muka sangat jarang, menyebabkan kebingungan mahasiswa terhadap esensi materi.
  • C. Penilaian: Baik Sekali. Mahasiswa merasa penilaian objektif.

Catatan GJM: Perlu standarisasi perlakuan antara kelas Reguler dan Kelas B (Karyawan/RPL) agar tidak ada kesenjangan pemahaman materi.

3 of 14

2. Ayu Fatmawati, M.Pd.

  • A. Persiapan: Cukup hingga Baik. Terdapat inkonsistensi. Beberapa mahasiswa merasa administrasi perkuliahan kurang sinkron.
  • B. Pelaksanaan:
    • Isu Kritis: Banyak keluhan mengenai ketidakhadiran dosen (jam kosong) dan inkonsistensi jadwal.
    • Etika: Terdapat keluhan spesifik mengenai respons komunikasi (chat) yang dianggap "kurang ramah" dan adanya pengaruh mood pribadi ("saya lagi nggak mood ngajar") yang disampaikan ke mahasiswa. Tempo bicara dinilai terlalu cepat.
  • C. Penilaian: Baik. Namun ada persepsi bahwa masalah administrasi (pembayaran/sistem) terkadang dikhawatirkan mempengaruhi nilai.
  • Catatan GJM: Diperlukan pembinaan terkait Service Excellence (komunikasi ke mahasiswa) dan kedisiplinan kehadiran mengajar.

4 of 14

3. Dewi Astutik, S.Pd., M.Pd.

  • A. Persiapan: Baik Sekali. Alur pembelajaran dan target tugas dinilai sangat jelas dan terkoordinir.
  • B. Pelaksanaan:
    • Positif: Materi Language Material Development dinilai sangat bermanfaat.
    • Area Perbaikan: Metode pembelajaran di awal sesi terkadang terlalu fokus pada presentasi kelompok mahasiswa, sehingga penjelasan inti dari dosen dirasa kurang (mahasiswa butuh pengantar materi yang kuat sebelum dilepas diskusi).
  • C. Penilaian: Baik Sekali. Sangat objektif dan transparan.
  • Catatan GJM: Disarankan menyeimbangkan metode Student Centered Learning dengan Lecture pengantar yang kuat agar pondasi konsep mahasiswa matang.

5 of 14

Dr. Wawan Herry S., M.Pd

4. A. Persiapan: Baik Sekali. Materi sangat siap dan LMS terkelola dengan baik.

  • B. Pelaksanaan:
    • Positif: Dosen dianggap "Perfect", sangat fleksibel untuk mahasiswa RPL/Bekerja.
    • Area Perbaikan: Terlalu sering menggunakan Zoom (sinkronus) terkadang memberatkan kuota/waktu; mahasiswa menyarankan variasi video pembelajaran asinkron. Jadwal kuliah malam hari dikeluhkan kurang efektif.
  • C. Penilaian: Baik. Namun ada satu keluhan spesifik mengenai nilai UAS yang dirasa kecil padahal mahasiswa merasa sudah mengerjakan seluruh kewajiban.
  • Catatan GJM: Pertahankan fleksibilitas untuk kelas RPL, namun perlu transparansi rubrik penilaian ujian akhir.

6 of 14

Erwin Hari Kurniawan, M.Pd.

  • A. Persiapan: Baik Sekali. Materi instruksional dinilai inovatif, terstruktur, dan up-to-date.
  • B. Pelaksanaan:
    • Positif: Profesional, materi berbobot, "comfortable" sebagai dosen.
    • Negatif/Area Perbaikan:
      • Komunikasi: Ada kritik mengenai gaya bicara yang terkadang menggunakan kata-kata "menyakitkan/kasar" saat mahasiswa tidak bisa menjawab.
      • Fokus: Terkadang penjelasan materi out of topic (oversharing).
      • Tempo: Penjelasan materi seringkali terlalu cepat.
  • C. Penilaian: Baik. Namun sering terjadi miskomunikasi mengenai instruksi tugas yang menyebabkan kecemasan mahasiswa.
  • Catatan GJM: Perlu pendekatan komunikasi yang lebih humanis/ceria dan memastikan instruksi tugas (rubrik) tertulis jelas untuk menghindari miskomunikasi.

7 of 14

Fika Ar-Rizqi Naf’ihima, M.Pd.

  • A. Persiapan: Baik Sekali.
  • B. Pelaksanaan: Kelas Public Speaking sangat dinikmati. Kritik utama hanya pada tempo penjelasan yang terlalu cepat dan kurangnya sesi Zoom/feedback langsung untuk mata kuliah praktik seperti Public Speaking (terlalu banyak asinkron).
  • C. Penilaian: Baik. Mahasiswa meminta toleransi deadline tugas yang lebih longgar.
  • Catatan GJM: Dosen perlu mengatur ritme bicara agar lebih lambat dan memperbanyak sesi live feedback untuk mata kuliah keterampilan berbicara.

8 of 14

Irwan Sulistiyanto, M.Pd.

  • Irwan Sulistiyanto, M.Pd.
  • A. Persiapan: Baik. Video penjelasan di LMS sangat membantu.
  • B. Pelaksanaan:
    • Positif: Disiplin dan tegas.
    • Negatif: Beban tugas (upload video tiap minggu) dianggap memberatkan mahasiswa dengan perangkat terbatas ("HP kentang").
  • C. Penilaian: Cukup - Bermasalah.
    • Isu Integritas: Muncul isu persepsi ketidakadilan (subjektivitas), di mana mahasiswa merasa dosen memberikan nilai tinggi hanya kepada mahasiswa yang "dikenal dekat", bukan berdasarkan proses/usaha.
  • Catatan GJM: Perlu audit sampel penilaian tugas untuk memastikan objektivitas dan menghilangkan persepsi favoritism.

9 of 14

Kristanti Yuntoro Putri, M.Pd.

  • A. Persiapan: Baik Sekali.
  • B. Pelaksanaan: Sangat diidolakan ("We love you Mam Kris"), responsif, dan menjadi tempat berkeluh kesah (Dosen Wali yang baik). Namun, tempo bicara saat menjelaskan materi dinilai terlalu cepat.
  • C. Penilaian: Cukup. Serupa dengan Pak Irwan, terdapat kritik tajam mengenai subjektivitas penilaian ("Jangan kasih nilai tinggi ke orang yang sudah dikenal tanpa tahu prosesnya").
  • Catatan GJM: Kinerja pengajaran sangat baik, namun transparansi penilaian harus diperbaiki untuk menjaga kepercayaan mahasiswa.

10 of 14

M. Syaichul Muchyidin, M.Pd

  • A. Persiapan: Cukup/Baik.
  • B. Pelaksanaan: Pembelajaran dinilai monoton karena terlalu dominan presentasi kelompok mahasiswa dan minim penjelasan dosen. Materi Morphosyntax yang sulit menjadi semakin sulit dipahami.
  • C. Penilaian: Cukup.
  • Catatan GJM: Dosen harus mengambil porsi lebih besar dalam menjelaskan konsep-konsep sulit, tidak sepenuhnya diserahkan pada presentasi mahasiswa.

11 of 14

Mieke Hendra Yustiana, S.Pd., M.Pd

  • A. Persiapan: Baik.
  • B. Pelaksanaan: Metode mudah dipahami. Kritik hanya pada frekuensi Zoom yang terlalu sering (boros kuota bagi sebagian mahasiswa).
  • C. Penilaian: Baik.
  • Catatan GJM: Kinerja stabil, disarankan variasi blended learning (video vs zoom) diperbanyak.

12 of 14

Sri Wulandari, M.Pd

  • A. Persiapan: Baik Sekali. Materi mendorong berpikir kritis.
  • B. Pelaksanaan: Menjadi salah satu dosen favorit. Namun, interaksi dirasa terbatas karena pertemuan kelas belum rutin (jarang tatap muka langsung/sinkronus). Penjelasan materi terkadang dirasa kurang mendalam (terlalu singkat).
  • C. Penilaian: Baik.
  • Catatan GJM: Kualitas akademik tinggi, namun kuantitas kehadiran/interaksi langsung perlu ditingkatkan.

13 of 14

Wildan Isna Asyhar, S.Pd.I, M.Pd.

  • A. Persiapan: Kurang. Sering tidak ada informasi kejelasan kelas.
  • B. Pelaksanaan:
    • Isu Kritis: Tingkat kehadiran dosen sangat rendah. Banyak keluhan "Sering tidak mengisi jadwal", "Jarang masuk", "Kelas sering ditunda". Hal ini dikaitkan mahasiswa dengan kesibukan dosen di kepanitiaan lain.
    • Dampak: Mahasiswa bingung materi sampai mana.
  • C. Penilaian: Cukup. Fleksibel, tapi karena jarang masuk, mahasiswa bingung dasar penilaiannya.
  • Catatan GJM: PRIORITAS PERBAIKAN. Tingkat kehadiran dosen di bawah standar minimal. Disarankan teguran administratif atau penyesuaian beban kerja jika tugas tambahan (kepanitiaan) mengganggu kewajiban utama mengajar.

14 of 14

Rekomendasi Umum GJM untuk Fakultas:

Isu Kehadiran Dosen: Terdapat 2-3 dosen dengan catatan kehadiran tatap muka (sinkronus) yang sangat minim. Perlu penegakan SOP minimal pertemuan (misal: wajib 50% tatap muka/Zoom).

Isu Subjektivitas Nilai: Adanya persepsi "Nilai berdasarkan kedekatan" pada beberapa dosen perlu diatasi dengan kewajiban melampirkan rubrik penilaian detail pada setiap tugas.

Standarisasi Kelas Karyawan (RPL): Dosen perlu diingatkan untuk tidak membedakan kualitas materi antara kelas reguler dan kelas karyawan, namun tetap membedakan metode penyampaian (fleksibilitas).

Komunikasi & Etika: Perlu refreshment training bagi dosen mengenai komunikasi yang memotivasi dan ramah mahasiswa.