1 of 23

3

2 of 23

2

3 of 23

1

4 of 23

Assalamu’alaikum

5 of 23

PENDIDIKAN MATEMATIKA 1�( SEJARAH BILANGAN SISTEN NUMERASI MESIR-YUNANI ATIK )

KELOMPOK 2 ( Kelas 1D )

  • Adinda Mia
  • Dwi Jayani
  • Indah Junita
  • Larasati Rahmadhaningtyas
  • Noviyana Yulianti
  • Prayogi Dwi Putra
  • Rodiah
  • Vita Januari
  • Yulian Tri Utami

6 of 23

SEJARAH NUMERASI

Para ahli hanya mengatakan bahwa bilangan itu ada sejak peradaban manusia pertama ada, didorong oleh keperluan bermasyarakat, yaitu menghitung dan membandingkan.

Setelah diketemukan bukti-bukti sejarah, peradaban manusia mulai dapat dicatat dan direkam, serta dipelajari makna dari lambang, gambar, benda,bangunan, dan peninggalan lain yang tersebar di berbagai nelahan dunia. Karena peradaban hidup bermasyarakat manusia yang dapat dikenal adalah kelompok “gua”, maka dapat diduga manusia purba sudah mengenal bilangan, dtunjukkan oleh adanya coretan-coretan pada dinding gua atau tumpukan kayu dan batu yang tertata rapi di suatu tempat di luar maupun di dalam gua. Dengan menggunakan coretn atau tumpukan, mereka dapat menyatakan banyaknya binatang hasil buruan, banyaknya anggota keluarga, atau banyaknya barang yang dimilki. Dengan penemuan-penemuan tersebut, manusia dapat mewariskan pengetahuan dan keterampilannya dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu dapat kita ketahui bahwa sistem numerasi adalah sekumpulan lambang dan aturan pokok untuk menuliskan bilangan.

7 of 23

KONSEP NUMERASI

Aturan Aditif

Aturan Multiplikatif

Aturan tempat

Aturan pengelompokan sederhana

8 of 23

SISTEM NUMERASI

SN.MESIR KUNO

SN.BABILONIA

SN.YUNANI KUNO

SN.YUNANI ALPHABETIK

SN.YUNANI ATTIK

9 of 23

SISTEM NUMERASI MESIR KUNO

( 3000 SM )

10 of 23

Sifat Numerasi Mesir kuno

Numerasi Mesir kuno bersifat aditif, dimana nilai suatu bilangan merupakan hasil penjumlahan nilai-nilai lambang-lambangnya

11 of 23

Lambang Sistem Numerasi Mesir Kuno

12 of 23

1.

Contoh Sistem Numerasi Mesir

13 of 23

Penamaan dalam lambang nomor sistem numerasi mesir kuno :�

1           : daun tegak / tongkat tegak

10        : dasi yang dibuat dengan

menekuk daun / tulang tumit

100         : sepotong tali /gulungan surat

1000          : bunga teratai

10000        : ular / jari telunjuk

100000      : kecebong / ikan burbot

1000000    : seseorang penulis

mengangkat kedua

tangannya diatas kepala bis.

14 of 23

SISTEM NUMERASI BABILONIA

( 2000 SM )

15 of 23

Sifat Numerasi Babilonia

Babilonia menggunakan sistem tempat-nilai yang benar, di mana angka yang ditulis di kolom sebelah kiri mewakili nilai-nilai yang lebih besar, sama seperti dalam sistem desimal modern, meskipun tentu saja menggunakan basis 60 bukan basis 10

16 of 23

Contoh Sistem Numerasi Babilonia

17 of 23

SISTEM NUMERASI YUNANI ATTIK

( 600 SM )

18 of 23

Sifat Numerasi Yunani Kuno Attik

Bersifat aditif, dimana nilai suatu bilangan merupakan hasil penjumlahan nilai-nilai lambang-lambangnya.

Contohnya = 2130= 2000+100+30

=2x1000+1x100+3x10

= xx H ΔΔΔ

Dilambangkan sederhana, dimana angka satu sampai empat dilambangkan dengan lambang tongkat, misal: 2→ ll

19 of 23

Contoh Sistem Numerasi Yunani Attik

20 of 23

SISTEM NUMERASI YUNANI ALPHABETIK ( 500 SM )

21 of 23

Sifat Numerasi Yunani Kuno Alphabetik

Bilangan dasar yang mereka pergunakan adalah 10.

Cara menulisnya dilihat dari satuan angkanya.

Misal : 352 = τ ν β�

300

50

2

22 of 23

Contoh Sistem Numerasi Yunani Alphabetik

23 of 23

SEKIAN TERIMA KASIH

WASSALAMU’ALAIKUM ☺☺☺