UJI NORMALITAS
Muhamad fadila
230321802639
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
DEPARTEMEN FISIKA
PROGRAM STUDI PASCASARJANA PENDIDIKAN FISIKA
2023
Uji Normalitas
Uji normalitas merupakan uji menentukan apakah data empirik dari lapangan sesuai dengan distribusi teoritik tertentu dalam hal ini, distribusi normal.
Dengan kata lain, uji distribusi normal menentukan apakah data yang diperoleh memiliki distribusi normal sehingga dapat digunakan dalam statistik parametrik (statistik inferensial).
Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh terdistribusi normal atau tidak. Dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai Lhitung >Ltabel maka Ho ditolak dan jika Lhitung < Ltabel maka Ho diterima (Murwani, 2001).
Uji Normalitas
Uji normalitas merupakan salah satu bagian dari uji persyaratan analisis data atau uji asumsi klasik, artinya sebelum kita melakukan analisis statistik untuk uji hipotesis maka data penelitian tersebut harus di uji kenormalan distribusinya.
Dasar pengambilan keputusan dalam Uji Normalitas:
Jika nilai signifikansi (Sig.) lebih besar dari 0,05 maka data penelitian berdistribusi normal.
Sebaliknya, jika nilai signifikansi (Sig.) lebih kecil dari 0,05 maka data penelitian tidak berdistribusi normal
1
2
Uji Normalitas
Metode uji normalitas dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain beberapa metode seperti:
Uji Kolmogorov Smirnov
1
Uji Lilliefors
2
Uji Chi Square
3
Shapiro Wilk
4
Anderson Darling
5
Uji Normalitas dengan QQ Plot
6
PP Plot
7
Uji Kolmogorov Smirnov
1
1
Merumuskan hipotesis
2
Mengurutkan data (xi) dari yang terkecil sampai yang terbesar
3
Menyusun table perhitungan untuk mencari nilai D maks (table 9 kolom)
4
Meletakkan data yang sudah di urutkan di dalam tabel
5
Menghitung frekuensi dari data (f) dan menghitung frekuensi kumulatif (fr)
6
Menghitung kumulatif dari nilai frekuensi relative (frk)
7
Menghitung Frk sebelum (Frk sb)
8
Mentransformasikan data ke skor baku (Zi)
9
Menentukan nila standar deviasi (D)
10
Menentukan nila standar deviasi (D) dan menentukan nilai maks D
11
Mencari nilai D-table dengan bantuan table Kolmogorov Smirnov
12
Membandingkan nilai D maks dan D-Tabel
Jika D maks D-Tabel, maka terima Ho
Jika D maks D-Tabel, maka tolak Ho
13
Kesimpulan