1 of 59

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN II JANUARI 2025

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 59

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 59

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 59

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)

Anomali suhu dingin di bawah permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan pergerakan ke arah permukaan. Walaupun massa air dingin masih tersimpan banyak di level kedalaman 100-200 m di bawah permukaan laut.

4

5 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: -0.55;    Indeks Nino3.4  : -0.65

Anomali SST di Samudra Hindia Dasarian II Januari, berada pada kategori IOD negatif (indeks -0.55), kondisi IOD negatif terjadi sejak pertengahan Oktober 2024.

 Anomali SST di wilayah Nino3.4, berada pada kategori Negatif (indeks -0.65) melewati ambang batas La Nina sebagaimana terjadi pada Oktober 2024.

5

6 of 59

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2025)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi anomali negatif (biru= dingin), indeks ENSO negatif diprediksi melemah secara gradual mulai pada Maret hingga Juli 2025, dan memasuki kategori Netral mulai April 2025.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Juli 2025. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga Juli 2025.

6

7 of 59

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)

  • Indeks ENSO dasarian II Januari  2025, sebesar (-0.65) yang mengindikasikan ENSO berada pada fase La Niña Lemah.

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi bahwa La Niña dapat berlangsung hingga periode Maret-April-Mei 2025.

Prediksi ENSO BMKG​

FMA'25

MAM'25

AMJ'25

MJJ'25

JJA'25

JAS'25

-0.68

-0.55

-0.44

-0.43

-0.41

-0.33

7

8 of 59

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)

  • Indeks IOD pada dasarian II Januari 2025 sebesar -0.55 yang mengindikasikan IOD Negatif.

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD berada pada fase IOD Netral pada Februari 2025 dan berlanjut hingga pertengahan tahun 2025.

Prediksi IOD BMKG​

Feb'25

Mar'25

Apr'25

Mei'25

Jun'25

-0.30

-0.06

0.13

0.20

0.16

8

9 of 59

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian II Januari 2025, Monsun Asia aktif dan diprediksi masih terus aktif pada Dasarian II Februari 2025 dengan intensitas sama dengan klimatologisnya.
  • Monsun Australia pada Dasarian II Januari 2025 tidak aktif dan diprediksi terus berlanjut hingga Dasarian II Februari 2025.

10

11 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian II Januari 2025 dalam kondisi aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian II Februari 2025.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian II Januari 2025 dalam kondisi aktif dan diprediksi tetap aktif meskipun tidak sekuat klimatologisnya hingga Dasarian II Februari 2025.

11

12 of 59

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin baratan dominan di Sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Angin timuran terlihat di Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Maluku Utara, dan Papua bagian utara
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin baratan di Sumatera bagian Selatan dan Jawa relatif lebih kuat, sedangkan di wilayah lain relatif lebih lemah.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 59

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari utara dominan di sebagian besar Indonesia.
  • Angin dari selatan terpantau di pulau Jawa, dan Kalimantan bagian barat.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, angin dari utara umumnya lebih lemah terutama di Kalimantan.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

13

14 of 59

ANALISIS ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Aliran masa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera dan Sulawesi bagian utara. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan Kalimantan bagian barat dan Papua bagian barat.

  • Prediksi Dasarian III Januari 2025

Angin baratan diprediksi masih persisten. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator.

14

15 of 59

PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Bulanan pada Februari – April 2025

Angin baratan diprediksi konsisten di wilayah Indonesia dan diprediksi melemah mulai Maret 2025. Belokan angin diprediksi di sekitar garis ekuator.

15

16 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : iTacs - SAT)

Pada Dasarian II Januari 2025, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di seluruh wilayah Indonesia, Maluku Utara dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

17

18 of 59

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 59

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

(Sumber : NCEP – NOAA)

Analisis pada dasarian II Januari 2025 menunjukkan MJO tidak aktif di wilayah Indonesia. MJO diprediksi aktif di fase 3 dan 4 pada dasarian III Januari 2025. Gelombang Rosby dan Kelvin diprediksi aktif pada dasarian III Januari di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Aktifnya gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

19

20 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut  Indonesia

20

21 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +0.457

Anomali Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung sama hingga lebih hangat dibandingkan normalnya, terutama di wilayah timur Indonesia. Suhu muka laut yang lebih dingin dibandingkan normalnya terlihat di perairan sekitar utara Bali dan selatan Sulawesi.

21

22 of 59

PREDIKSI  ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2025)

Anomali SST Perairan Indonesia periode Januari hingga Juli 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh  anomali positif ( lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. 

22

23 of 59

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 69-73%.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 70-77%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 82-96%.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 64-77%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 82-95%.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 64-76%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-28 °C.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-28 °C.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Suhu minimum permukaan berkisar 22-27 °C.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22-27 °C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian II Januari 2025

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 30-35 °C.

  • Prediksi Dasarian III Januari s.d. Dasarian II Februari 2025

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 28-32 °C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 59

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 59

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN II JANUARI 2025)

Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga menengah.

HTH kategori Menengah (11-20 hari) terjadi di wilayah Aceh.

  

HTH terpanjang terjadi di ARR Kp.Siron, Kab. Aceh Besar, Aceh selama 18 hari.

32

33 of 59

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian III Januari hingga akhir Februari 2025 menunjukkan peluang HTH 1-5 hari terjadi di sebagian Aceh dan Sumatera Utara.

33

34 of 59

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  21 JANUARI 2025 –  7 Maret 2025)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi HTH pada Dasarian I Januari 2025 hingga 45 hari kedepan, berpeluang < 10% terjadi di wilayah Indonesia.

34

35 of 59

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGIPEMUTAKHIRAN : 20 JANUARI 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III JANUARI 2025

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian III Januari 2025 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi

Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan,

Lampung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan.

Awas:  Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan

35

36 of 59

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGISPEMUTAKHIRAN : 20 JANUARI 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III JANUARI 2025

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis  berlaku untuk Dasarian III Januari 2025  pada klasifikasi: 

Waspada: Tidak ada peringatan dini.

Siaga: Tidak ada peringatan dini.

Awas: Tidak ada peringatan dini.

36

37 of 59

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Desember 2024

Analisis Curah Hujan Bulanan – Desember 2024

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Desember 2024

Curah hujan pada Desember 2024 umumnya berada kriteria Menengah (39%) – Tinggi (51%). Curah hujan Rendah (3%) terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, Sumatera Barat bagian tenggara, Jambi bagian barat, Sumatera Selatan bagian barat, Lampung bagian Selatan, pesisir utara Jawa Barat bagian timur, Sulawesi Utara bagian barat, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian Tengah, dan sebagian Maluku Utara.

Sifat hujan pada Desember 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (48%) – Normal (26%). Sifat hujan Bawah Normal (26%) terjadi di sebagian besar Pulau Sumatera, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah bagian utara, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian besar Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian Tengah, Sebagian Maluku Utara, Maluku bagian Selatan, dan Papua Barat bagian Selatan, dan Papua bagian utara. .

(Update : 1 Januari 2025)

38

39 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan 

Dasarian II Januari 2025

Analisis Curah Hujan Dasarian – II Januari 2025

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – II Januari 2025

Analisis Sifat Hujan Dasarian – II Januari 2025

Curah hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi dari kriteria rendah (11%), menengah (67%) dan tinggi-sangat tinggi (22%). Kriteria curah hujan tinggi terjadi pada Sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Sumatra Barat,  sebagian Bangka Belitung, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian  Jawa Timur, sebagian Bali, sebagia NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.

Sifat hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi: Bawah Normal (23%), Normal (19%) dan Atas Normal (58%). Sifat Hujan Atas Normal terjadi di Sebagian Aceh, Sebagian Sumatera Utara, Sebagian Sumatera Barat, Sebagian Riau, sebagian Jambi, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian DY, sebagian Jawa TImur, sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Tengah, Sebagian Kalimantan Timur, Sebagian Kalimantan Utara, Sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, Sebagian Sulawesi Selatan, Sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Barat, sebagian SUlawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagain SUlawesi Utara, Sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian besar Papua Tengah, sebgaian Papua Pegunungan, dan Sebagian besar Papua Selatan

(Update : 21 Januari 2025

39

40 of 59

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 59

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2024/2025

(Update: 22 Januari 2025)

41

42 of 59

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2024/2025�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update: 22 Januari 2025)

42

43 of 59

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 59

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 17  Januari 2025)

44

45 of 59

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

(Update : 12 Januari 2025

45

46 of 59

 Prediksi Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

CURAH HUJAN (mm) :

FEB II - 2025

FEB  I - 2025

JAN  III - 2025

(Update : 20 Januari 2025)

46

47 of 59

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN < 150mm

PELUANG HUJAN < 100mm

PELUANG HUJAN < 50mm

(Update : 20 Januari 2025)

FEB – I  2025

FEB – II  2025

JAN – III 2025

47

48 of 59

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN > 150mm

PELUANG HUJAN > 100mm

PELUANG HUJAN > 50mm

(Update : 20 Januari 2025)

FEB – I  2025

FEB – II 2025

JAN – III 2025

48

49 of 59

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2025

    • Februari 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) yaitu di sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil NTT, Sulawesi Selatan bagian selatan.
    • Maret 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) yaitu di sebagian Jawa Tengah, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan sebagian kecil Papua Tengah.
    • April 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah-tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500 mm/bulan) yaitu sebagian kecil Papua Tengah.
    • Mei 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori rendah-menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi-sangat tinggi yaitu Sebagian kecil Jawa barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian kecil Kalimantan tengah, Kalimantan Timur bagian barat, Kalimantan Utara bagian timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi tengah bagian timur, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian kecil Papua Tengah.
    • Juni – Juli 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori rendah-menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi-sangat tinggi yaitu Kalimantan Selatan bagian selatan, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi tengah bagian timur, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian kecil Papua.

(Update: 10 Januari 2025)

49

50 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2025 

(Update: 10 JANUARI 2025)

    • Februari 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian besar Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau,   sebagian NTT, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur,Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian Papua Barat.
    • Maret 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara,,   sebagian NTT, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur.
    • April - Mei 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil NTT, sebagian kecil Kallimantan Timur.
    • Juni - Juli 2025 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, dan sebagian kecil P. Papua.

50

51 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2025 

(Update: 10 JANUARI 2025)

    • Februari 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian besar Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau,   sebagian NTT, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur,Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian Papua Barat.
    • Maret 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara,,   sebagian NTT, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur.
    • April - Mei 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil NTT, sebagian kecil Kallimantan Timur.
    • Juni - Juli 2025 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, dan sebagian kecil P. Papua.

51

52 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)

    • Februari 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Selatan, sebagian Bangka bagian utara, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian besar pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian tengah, sebagian Kalimantan Selatan bagian selatan, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Sulawesi Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian barat dan selatan.
    • Maret 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Bangka , sebagian Lampung bagian tengah, sebagian pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara bagian selatan dan timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian barat dan selatan.
    • April 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian pulau Jawa, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara bagian selatan dan timur, sebagian Sulawesi Tengah bagian selatan, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian tengah.
    • Mei – Juli 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat bagian barat, sebagian Papua bagian barat dan tengah.

(Update: 11 Januari 2025)

52

53 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025 (Peluang Curah Hujan <100 mm/ bulan)

    • Februari 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Utara Sumatera Utara, sebagian Sulawesi Tengah bagian barat dan timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian tengah, sebagian Papua Barat bagian utara dan sebagian Papua Tengah.
    • Maret 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Utara Sumatera Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan bagian tengah.
    • April 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang menengah terjadi di Pesisir Utara Sumatera Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.
    • Mei 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.
    • Juni – Juli 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jambi, sebagian Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan dan sebagian Papua Selatan.

(Update: 11 Januari 2025)

53

54 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025 (Peluang Curah Hujan <50 mm/ bulan)

    • Sepanjang periode Februari – Mei 2025 curah hujan < 50 mm/bulan berpeluang rendah terjadi di seluruh wilayah Indonesia.
    • Sepanjang periode Juni – Juli 2025 curah hujan < 50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian NTB, sebagian NTT serta sebagian kecil Papua Selatan.

(Update: 11 Januari 2025)

54

55 of 59

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJANPADA PERIODE JANUARI III – FEBRUARI II TAHUN 2025

Tidak ada ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode Januari III – Februari II tahun 2025.

55

56 of 59

Prediksi Puncak Musim Hujan 2024/2025

56

57 of 59

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi  IOD dan ENSO 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO pada Dasarian II Januari 2025 menunjukkan indeks IOD berada pada kategori negatif dengan indeks IOD -0.55, IOD diprediksi akan berada pada fase Netral hingga pertengahan tahun 2025. Sementara itu, anomali SST di Nino3.4 berada pada indeks -0.65, La Nina Lemah diprediksi berlangsung hingga periode Maret-April-Mei 2025.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb

Aliran masa udara pada Dasarian II Januari 2025 di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera dan Sulawesi bagian utara. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan Kalimantan bagian barat dan Papua bagian barat. Pada Dasarian III Januari 2025 angin baratan diprediksi masih persisten. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator.

    • Analisis OLR

Pada Dasarian II Januari 2025 , daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di seluruh wilayah Indonesia, Maluku Utara dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada dasarian II Januari 2025 menunjukkan MJO tidak aktif di wilayah Indonesia. MJO diprediksi aktif di fase 3 dan 4 pada dasarian III Januari 2025. Gelombang Rosby dan Kelvin diprediksi aktif pada dasarian III Januari di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Aktifnya gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 69-73% dan diprediksi hingga Dasarian II Februari 2025 berkisar 70-77%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 64-77%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 64-76%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-28°C dan diprediksi pada Dasarian II Februari 2025 berkisar 24-28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-27°C dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 28 - 32°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Januari Dasarian III 2025, pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan. ; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Januari Dasarian III, 2025 : Tidak ada peringatan.

57

58 of 59

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian II Januari 2025
    • Curah hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi dari kriteria rendah (11%), menengah (67%) dan tinggi-sangat tinggi (22%).
    • Sifat hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi pada kriteria bawah Normal (23%), Normal (19%) dan Atas Normal (58%).
  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian II Januari 2025: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 80% wilayah Indonesia masuk musim hujan.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, sebagian besar Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, Maluku, sebagian besar Papua Barat, dan Papua.
  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: Januari III – Feb II 2025

Pada Januari III – Februari II 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian): 

  • Pada Januari III 2025 meliputi sebagian Aceh bag Tengah, sebagian kecil Riau bag barat, sebagian kecil Sumatera Selatan bag Tengah, Lampung bag tengah, Sebagian Kep. Bangka Belitung, Sebagian besar Banten, sebagian DKI, Sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sebagian besar Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian Bali, NTB, NTT, Maluku, sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian Papua.
  • Pada Februari I 2025 meliputi sebagian Banten, DKI Jakarta, Sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Kalimantan Timur, Sebagian Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi Selatan.
  • Pada Februari II 2025 meliputi sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, dan sebagian kecil papua.
  • Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Februari – Juli 2025 : 
      • Februari 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Selatan, sebagian Bangka bagian utara, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian besar pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian tengah, sebagian Kalimantan Selatan bagian selatan, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Sulawesi Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian barat dan selatan.
      • Maret 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Bangka , sebagian Lampung bagian tengah, sebagian pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara bagian selatan dan timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian barat dan selatan.
      • April 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian pulau Jawa, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara bagian selatan dan timur, sebagian Sulawesi Tengah bagian selatan, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua bagian tengah.
      • Mei – Juli 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat bagian barat, sebagian Papua bagian barat dan tengah.

58

59 of 59

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

59