ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
UPDATE
DASARIAN II JANUARI 2025
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)
Anomali suhu dingin di bawah permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan pergerakan ke arah permukaan. Walaupun massa air dingin masih tersimpan banyak di level kedalaman 100-200 m di bawah permukaan laut.
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Dipole Mode: -0.55; Indeks Nino3.4 : -0.65
Anomali SST di Samudra Hindia Dasarian II Januari, berada pada kategori IOD negatif (indeks -0.55), kondisi IOD negatif terjadi sejak pertengahan Oktober 2024.
Anomali SST di wilayah Nino3.4, berada pada kategori Negatif (indeks -0.65) melewati ambang batas �La Nina sebagaimana terjadi pada Oktober 2024.
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2025)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)
Prediksi ENSO BMKG | |||||
FMA'25 | MAM'25 | AMJ'25 | MJJ'25 | JJA'25 | JAS'25 |
-0.68 | -0.55 | -0.44 | -0.43 | -0.41 | -0.33 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II JANUARI 2025)
Prediksi IOD BMKG | ||||
Feb'25 | Mar'25 | Apr'25 | Mei'25 | Jun'25 |
-0.30 | -0.06 | 0.13 | 0.20 | 0.16 |
8
Analisis dan Prediksi Monsun
9
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
10
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�
11
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
12
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
13
ANALISIS ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran masa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera dan Sulawesi bagian utara. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan Kalimantan bagian barat dan Papua bagian barat.
Angin baratan diprediksi masih persisten. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator.
14
PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF)
Prediksi Angin Bulanan pada Februari – April 2025
Angin baratan diprediksi konsisten di wilayah Indonesia dan diprediksi melemah mulai Maret 2025. Belokan angin diprediksi di sekitar garis ekuator.
15
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : iTacs - SAT)
Pada Dasarian II Januari 2025, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di seluruh wilayah Indonesia, Maluku Utara dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
17
Analisis dan Prediksi MJO
18
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
(Sumber : NCEP – NOAA)
Analisis pada dasarian II Januari 2025 menunjukkan MJO tidak aktif di wilayah Indonesia. MJO diprediksi aktif di fase 3 dan 4 pada dasarian III Januari 2025. Gelombang Rosby dan Kelvin diprediksi aktif pada dasarian III Januari di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Aktifnya gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
19
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Indonesia
20
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA
(Sumber : ICOBE-SST)
SSTA Indonesia : +0.457
Anomali Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung sama hingga lebih hangat dibandingkan normalnya, terutama di wilayah timur Indonesia. Suhu muka laut yang lebih dingin dibandingkan normalnya terlihat di perairan sekitar utara Bali dan selatan Sulawesi.
21
PREDIKSI ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2025)
Anomali SST Perairan Indonesia periode Januari hingga Juli 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh anomali positif ( lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C.
22
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
23
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 69-73%.
Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya antara 70-77%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
24
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb berkisar 82-96%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 64-77%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
25
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 82-95%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 64-76%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
26
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
27
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN
Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-28 °C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-28 °C.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM
Suhu minimum permukaan berkisar 22-27 °C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 22-27 °C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM
Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 30-35 °C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 28-32 °C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
30
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
31
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN II JANUARI 2025)
Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga menengah.
HTH kategori Menengah (11-20 hari) terjadi di wilayah Aceh.
HTH terpanjang terjadi di ARR Kp.Siron, Kab. Aceh Besar, Aceh selama 18 hari.
32
PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)
Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian III Januari hingga akhir Februari 2025 menunjukkan peluang HTH 1-5 hari terjadi di sebagian Aceh dan Sumatera Utara.
33
PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 21 JANUARI 2025 – 7 Maret 2025)
HTH > 5 HARI
HTH > 10 HARI
HTH > 15 HARI
HTH > 20 HARI
HTH > 25 HARI
Prediksi HTH pada Dasarian I Januari 2025 hingga 45 hari kedepan, berpeluang < 10% terjadi di wilayah Indonesia.
34
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 20 JANUARI 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III JANUARI 2025
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian III Januari 2025 pada klasifikasi:
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi
Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan,
Lampung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan.
Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan.
Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 20 JANUARI 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III JANUARI 2025
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian III Januari 2025 pada klasifikasi:
Waspada: Tidak ada peringatan dini.
Siaga: Tidak ada peringatan dini.
Awas: Tidak ada peringatan dini.
36
ANALISIS CURAH HUJAN
37
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Desember 2024
Analisis Curah Hujan Bulanan – Desember 2024
Analisis Sifat Hujan Bulanan – Desember 2024
Curah hujan pada Desember 2024 umumnya berada kriteria Menengah (39%) – Tinggi (51%). Curah hujan Rendah (3%) terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, Sumatera Barat bagian tenggara, Jambi bagian barat, Sumatera Selatan bagian barat, Lampung bagian Selatan, pesisir utara Jawa Barat bagian timur, Sulawesi Utara bagian barat, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian Tengah, dan sebagian Maluku Utara.
Sifat hujan pada Desember 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (48%) – Normal (26%). Sifat hujan Bawah Normal (26%) terjadi di sebagian besar Pulau Sumatera, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah bagian utara, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian besar Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian Tengah, Sebagian Maluku Utara, Maluku bagian Selatan, dan Papua Barat bagian Selatan, dan Papua bagian utara. .
(Update : 1 Januari 2025)
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan
Dasarian II Januari 2025
Analisis Curah Hujan Dasarian – II Januari 2025
Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – II Januari 2025
Analisis Sifat Hujan Dasarian – II Januari 2025
Curah hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi dari kriteria rendah (11%), menengah (67%) dan tinggi-sangat tinggi (22%). Kriteria curah hujan tinggi terjadi pada Sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Sumatra Barat, sebagian Bangka Belitung, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagia NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
Sifat hujan pada Dasarian II Januari 2025 bervariasi: Bawah Normal (23%), Normal (19%) dan Atas Normal (58%). Sifat Hujan Atas Normal terjadi di Sebagian Aceh, Sebagian Sumatera Utara, Sebagian Sumatera Barat, Sebagian Riau, sebagian Jambi, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian DY, sebagian Jawa TImur, sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Tengah, Sebagian Kalimantan Timur, Sebagian Kalimantan Utara, Sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, Sebagian Sulawesi Selatan, Sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Barat, sebagian SUlawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagain SUlawesi Utara, Sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian besar Papua Tengah, sebgaian Papua Pegunungan, dan Sebagian besar Papua Selatan
(Update : 21 Januari 2025
39
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
40
Analisis Perkembangan Musim Hujan 2024/2025
(Update: 22 Januari 2025)
41
Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2024/2025�(Berdasarkan Jumlah ZOM)
(Update: 22 Januari 2025)
42
PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN
43
Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan
(Update : 17 Januari 2025)
44
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan
(Update : 12 Januari 2025
45
Prediksi Hujan Dasarian
SIFAT HUJAN (%) :
SIFAT HUJAN (Persentil) :
PREDIKSI CH DASARIAN
PREDIKSI SH DASARIAN (%)
PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)
CURAH HUJAN (mm) :
FEB II - 2025
FEB I - 2025
JAN III - 2025
(Update : 20 Januari 2025)
46
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG :
PELUANG HUJAN < 150mm
PELUANG HUJAN < 100mm
PELUANG HUJAN < 50mm
(Update : 20 Januari 2025)
FEB – I 2025
FEB – II 2025
JAN – III 2025
47
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG :
PELUANG HUJAN > 150mm
PELUANG HUJAN > 100mm
PELUANG HUJAN > 50mm
(Update : 20 Januari 2025)
FEB – I 2025
FEB – II 2025
JAN – III 2025
48
PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2025
(Update: 10 Januari 2025)
49
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2025
(Update: 10 JANUARI 2025)
50
Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2025
(Update: 10 JANUARI 2025)
51
Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)
(Update: 11 Januari 2025)
52
Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025� (Peluang Curah Hujan <100 mm/ bulan)
(Update: 11 Januari 2025)
53
Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025� (Peluang Curah Hujan <50 mm/ bulan)
(Update: 11 Januari 2025)
54
PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJAN�PADA PERIODE JANUARI III – FEBRUARI II TAHUN 2025
Tidak ada ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode Januari III – Februari II tahun 2025.
55
Prediksi Puncak Musim Hujan 2024/2025
56
RINGKASAN
Hasil monitoring indeks IOD dan ENSO pada Dasarian II Januari 2025 menunjukkan indeks IOD berada pada kategori negatif dengan indeks IOD -0.55, IOD diprediksi akan berada pada fase Netral hingga pertengahan tahun 2025. Sementara itu, anomali SST di Nino3.4 berada pada indeks -0.65, La Nina Lemah diprediksi berlangsung hingga periode Maret-April-Mei 2025.
Aliran masa udara pada Dasarian II Januari 2025 di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera dan Sulawesi bagian utara. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan Kalimantan bagian barat dan Papua bagian barat. Pada Dasarian III Januari 2025 angin baratan diprediksi masih persisten. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator.
Pada Dasarian II Januari 2025 , daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di seluruh wilayah Indonesia, Maluku Utara dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
Analisis pada dasarian II Januari 2025 menunjukkan MJO tidak aktif di wilayah Indonesia. MJO diprediksi aktif di fase 3 dan 4 pada dasarian III Januari 2025. Gelombang Rosby dan Kelvin diprediksi aktif pada dasarian III Januari di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Aktifnya gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
Kelembapan udara permukaan berkisar 69-73% dan diprediksi hingga Dasarian II Februari 2025 berkisar 70-77%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 64-77% serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 64-76%.
Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-28°C dan diprediksi pada Dasarian II Februari 2025 berkisar 24-28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-27°C dan Prediksi suhu maksimum berkisar 28 - 32°C.
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan. ; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan
57
RINGKASAN
Pada Januari III – Februari II 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):
58
TERIMA KASIH
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
59