PRAKTIKUM MRP
Contoh :
Pembuatan sebuah palu memerlukan :
1 unit hulu yang terbuat dari besi
1 unit ganggang kayu
2 buah pen pengikat
1. Pembuatan struktur BOM
Produk akhir = level 0
Komponen untuk menyelesaikan produk akhir = parent parts (level 1)
Sub-komponen = level 2, dst
Hammer (1)
Hulu Besi
Ganggang Kayu
Pen Pengikat
(1)
(2)
(3)
2. Pembuatan Master Production Scheduling (MPS)
Hasil ramalan permintaan pasar sebagai landasan menentukan output.
Output yang dikaitkan dengan jadwal penyediaanya akan menghasilkan MPS (Jadwal Induk Produksi).
Misal :
Permintaan total per tahun 12.000 unit, terdiri atas :
Bulan ke-3 = 4.000 unit
Bulan ke-7 = 5.000 unit
Bulan ke-10 = 3.000 unit
Jumlah pesanan per kesatuan waktu disusun menjadi jawal Induk Produksi, sbb :
Bulan | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
Kebutuhan | | | 4.000 | | | | 5.000 | | | 3.000 | | |
Selanjutnya dilakukan identifikasi terhadap :
- Kebutuhan setiap jenis komponen per unit keluaran
Lead time (tengang waktu) atas penyediaan komponen hulu besi
Lead time (tengang waktu) atas penyediaan ganggang kayu
Lead time (tengang waktu) atas penyediaan pen pengikat
3. Pembuatan Inventory Record
No. | Jenis Komponen | Kebutuhan per Unit Output | Sediaan per 1-1-2005 | Lead Time |
1. 2. 3. | Hulu Besi Ganggang Kayu Pen Penguat | 1 unit 1 unit 2 unit | 50 unit 30 unit 100 unit | 2 minggu 1 minggu 1 minggu |
4. Penetapan jumlah unit yang dipesan
Fixed Order Quantity (FOQ)
produksi→Kebutuhan rata-rata selama beberapa tahun terakhir tanpa memperhitungkan
biaya persediaan
persediaan
Contoh :
Kebutuhan per tahun 10.000 unit. Biaya penyimpanan per unit per tahun rata-rata Rp.100,- dan biaya pemesanan per order Rp. 5.000,-.
Maka jumlah yang dipesan adalah menggunakan metode EOQ :
= 1.000 unit per oder
Pemesanan dapat dilakukan dengan cara :
Periodic Order Quantity (POQ)
dapat berbeda namun selang waktu penyampaian order tetap sama.
pada POQ waktu pemesanan terikat dengan waktu pemesanan yang dijadwalkan.
L4L lot size =
Kebutuhan Total
Per periode t
Taksiran
Sediaan pada akhir
periode t-1
-
Lot for Lot (L4L)
yang bersangkutan.
dengan nol.
kebutuhan.
Unit menurut POQ =
Kebutuhan Total
Per periode t
Taksiran
Sediaan pada akhir
periode t-1
-
5. Pembuatan diagram pelaksanaan produksi berbasis waktu (time-
basis product structure)
Menjelaskan komponen keseluruhan rakitan yang seharusnya diterima (dipenuhi secara tepat jadwal dan tepat jumlah) agar output dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
1
2
3
4
5
0
1 Minggu
1 Minggu
2 Minggu
1 Minggu
Produk
Akhir
Ganggang
Kayu
Pen
Penguat
Hulu
Besi
Waktu dalam minggu
Diagram Pengerjaan Produk Berbasis Penahapan Waktu
6. Pembuatan MRP
Menjawab :
Tabel MRP Pembuatan Produk Palu dengan Pendekatan L4L dan MPS
Data tersaji sampai bulan ke-3 selanjutnya untuk pelaksanaan produksi dalam bulan ke-4 dan ke-5 memerlukan pembagian satuan waktu kerja yang sama dalam minggu untuk bulan ke-6 dan ke-7 serta bulan ke-9 dan ke-10. Proses penyelesaiannya sama dengan bulan ke-3.
Tugas 1 :
Sebuah usaha kerajinan membuat boneka (T) memiliki permintaan seperti berikut.
Bulan | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
Kebutuhan | | | 40 | | 70 | 40 | 50 | | 40 | 30 | | 80 |
T (1)
A (3)
C (1)
F1 (1)
G (4)
B (2)
D (1)
E1 (2)
E3 (2)
E2 (3)
F2 (3)
Ketahui bahwa data sediaan yang ada untuk komponen A, B, C masing-masing 45, 30 dan 20. Subkomponen lainnya tidak memiliki sediaan. T, A, B, C dan E memiliki lead time masing-masing 1 bulan. Sedangkan D, F dan G masing-masing 2 bulan.
Buatlah MRP berdasarkan metode L4L.
Buatlah MRP berdasarkan metode FOQ.
Jika diketahui :
Unit yang dipesan A= 200 unit
B= 150 unit
C= 120 unit
D= 100 unit
E= 400 unit
F= 250 unit
G= 200 unit
E1= 150 unit
E2= 150 unit
E3= 100 unit
F1= 125 unit
F2= 125 unit
Buat perbandingan jumlah unit yang dipesan (pengiriman order) menurut pendekatan L4L dan FOQ.
1
2
3
4
0
T,1
Waktu dalam minggu
1 Minggu
1 Minggu
2 Minggu
2 Minggu
D,1
E1, 2
1 Minggu
F1, 1
F2, 3
G,4
2 Minggu
1 Minggu
E3, 2
E2, 3
1 Minggu
B,2
A,3
C,1
1 Minggu
1 Minggu
1 Minggu
Diagram Pengerjaan Boneka T Berbasis Penahapan Waktu
Tugas 2 :
Sebuah perusahaan mendapatkan pesanan 80 unit produk A yang harus tersedia pada minggu ke-9. Saat ini tidak terdapat permintaan lain terhadap produk A. Keadaan persediaan diawal minggu adalah sebagai berikut :
A = 10 unit
B = 30 unit
C = 15 unit
D = 0
E = 50 unit
Dengan menggunakan BOM (Bill Of Material) maka buatlah jadwal pemesanan setiap komponen produk tersebut.
A, LT = 4
5B, LT = 3
3C, LT 2
1D, LT = 2
2E, LT = 1
LT = Lead Time