1 of 14

DORMANSI BENIH

1

03/04/2013

2 of 14

PENGERTIAN DORMANSI

Suatu kondisi dimana benih hidup tetapi tidak dapat berkecambah sampai batas waktu akhir pengamatan perkecambahan walaupun faktor lingkungan optimum untuk perkecambahannya

2

03/04/2013

3 of 14

PENGERTIAN DORMANSI

  • Dormasi pada benih dapat berlangsung selama beberapa hari, bahkan sampai beberapa tahun tergantung pada jenis tanaman dan tipe dari dormansinya
  • Pertumbuhan tidak akan terjadi selama benih belum melalui masa dormansinya, atau belum mendapatkan perlakuan khusus terhadap benih tersebut

3

03/04/2013

4 of 14

PROSES DORMANSI

  • Desikasi – berkurangnya kadar air dalam biji
  • Diferensiasi testa
  • Sintesis protein, transkripsi gen terhenti
  • Pengurangan laju respirasi dan proses metabolisme

4

03/04/2013

5 of 14

KEUNTUNGAN DORMANSI

  • Merupakan mekanisme untuk mempertahankan hidup (penyambungan zuriat)
  • Mencegah terjadinya perkecambahan di lapangan
  • Pada beberapa spesies lebih tahan simpan

5

03/04/2013

6 of 14

KERUGIAN DORMANSI

    • Memperpanjang waktu perkecambahan pertumbuhan tidak uniform disaingi gulma
    • Mengacaukan saat tanam
    • Masalah dalam interpretasi terhadap pengujian benih
    • Ketidakseragaman dalam pemasakan menimbulkan masalah panen

6

03/04/2013

7 of 14

TERMINOLOGI DORMANSI

  1. Dormansi Primer = Innate Dormancy
  2. Dormansi Sekunder = Induced Dormancy
  3. Enforced Dormancy = Quiscent Seed

Secara umum dormansi dapat digolongkan ke dalam dormansi primer dan dormansi sekunder

7

03/04/2013

8 of 14

Jenis Dormansi Biji

8

03/04/2013

Jenis Dormansi

Penyebab

Eksogen

Testa

Fisik

Impermeabilitas

Kimiawi

Inhibitor

Mekanis

Penghalang

Endogen

Jaringan embrio

Morfologis

Immature

Fisiologis

Kebutuhan metabolit

9 of 14

KLASIFIKASI DORMANSI

1. Dormansi Primer 2. Dormansi Sekunder

Penyebab Penyebab

Endogenous Exogenous Enforced Induced

Primary Primary - Suhu

Dormancy Dormany - Cahaya

(Fisiologis) (Fisik) - Gelap

- Embrio rudimenter- Impermeabel terhadap air dan gas - Kimia

- Keseimbangan - Filter terhadap cahaya - Gas/Air

hormonal - Mengandung inhibitor

- Metabolik block - Penghalang keluarnya inhibitor

pada kotiledon - Penghambatan mekanik Penyebab

9

03/04/2013

10 of 14

Endogenous Primary Dormancy: dormansi fisiologis

  1. Embrio rudimenter
  2. embrio belum berkembang - Gnetum gnemon
  3. embrio ukurannya masih terlalu kecil - Annona sp
  4. Fenomena after-ripening (kebutuhan akan penyimpanan kering)
  5. Keseimbangan hormonal Giberelin, Sitokinin, ABA (inhibitor

10

03/04/2013

11 of 14

Exogenous Primary Dormancy : dormansi fisik� Kulit benih

  1. Impermeabel terhadap air: faktor genetik

Struktur kulit benih (lap suberin, lignin, kutikula, kutin yang tebal, lap. pallisade yang berkembang dengan baik, adanya strophiolar plug)

  1. Impermeabel terhadap gas: kulit benih yang memiliki senyawa phenol (oksidator kuat)
  2. Filter terhadap cahaya
  3. Kulit benih mengandung inhibitor perkecambahan
  4. Penghalang keluarnya inhibitor
  5. Pembatasan mekanik kulit benih keras dan tebal (contoh kasus benih kemiri)

11

03/04/2013

12 of 14

Cara/Metode Pematahan Dormansi

Fisilogis:

  • Penyimpanan kering
  • Stratifikasi:

* suhu rendah Chilling (5-10ºC)

* suhu tinggi 40-50ºC

  • KNO3, GA3
  • Suhu berganti

12

03/04/2013

13 of 14

Cara/Metode Pematahan Dormansi

Fisik :

  • Skarifikasi

* mekanik

* kimia

  • Pencucian/perendaman benih
  • Puncturing (penusukan)
  • Menghilangkan sebagian struktur yang mengelilingi benih

13

03/04/2013

14 of 14

14

03/04/2013

THANK YOU