1 of 25

Model Pembelajaran I-CRT berbantuan Artificial Intelligence (AI)

Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Cerdas

2 of 25

Outline

  1. AI untuk pembelajaran
  2. Kode etik penggunaan AI
  3. Penerapan AI (Text-Generative AI) untuk penyusunan materi
  4. Penggunaan AI (Design – AI Assisted) untuk membuat proyek
  5. Pemanfaatan AI untuk membuat evaluasi

I-CRT + AI

2

3 of 25

Materi Asal dan I-CRT+AI

I-CRT + AI

3

https://linktr.ee/icrt

https://www.datadikdasmen.com/search/label/Modul%20koding

4 of 25

Artificial Intelligence (AI)

  •  

I-CRT + AI

4

ChatGPT, dkk?

5 of 25

Berbasis AI vs Terintegrasi AI vs Berbantuan AI

I-CRT + AI

5

Aspek

Berbasis AI

Terintegrasi AI

Berbantuan AI

Arti

AI jadi inti utama (basis) sistem pembelajaran.

AI dihubungkan (integrasi) dalam sistem sekolah/aplikasi.

AI dipakai hanya untuk membantu tugas tertentu.

Peran Guru

Mengawasi, karena proses banyak dijalankan AI.

Mengajar seperti biasa, tapi terbantu data & analisis dari sistem.

Tetap jadi pusat, AI hanya mempercepat pekerjaan guru.

Contoh

Aplikasi belajar adaptif (Duolingo) yang otomatis menyesuaikan materi siswa

Google Classroom dengan analitik AI / sistem nilai otomatis.

ChatGPT untuk buat soal, Grammarly untuk cek tulisan.

Kelebihan

Personalisasi tinggi & otomatis.

Data terpadu & efisien.

Fleksibel, mudah dipakai sesuai kebutuhan.

Kekurangan

Bisa kurangi sentuhan personal guru.

Perlu biaya & infrastruktur.

Tidak selalu konsisten, tergantung input guru.

6 of 25

Otak AI = Algoritma

  • Algoritma yaitu langkah-langkah atau urutan perintah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan sebuah masalah..

  • Sederhananya, algoritma itu seperti resep memasak. Kalau ingin membuat mie instan, ada langkah-langkah yang harus diikuti agar hasilnya sesuai.

  • Komputer juga mengikuti algoritma untuk "berpikir" dan mengambil keputusan.

Contoh sederhana di AI:

  • Kalau hujan → saran “Bawa payung”.
  • Kalau lapar → saran “Makan”.

I-CRT + AI

6

Input

Proses

(Algoritma)

Output

7 of 25

I-CRT (Inkuiri-Curturally Responsive Teaching) + AI

I-CRT + AI

7

Memahami

    • Orientasi dan perumusan masalah berbasis sosial budaya

Mengaplikasi

    • Merumuskan hipotesis
    • Kolaborasi merancang investigasi 
    • Mengumpulkan data, analisis dan interpretasi
    • Penyampaian konstruksi hasil secara transformasi

Merefleksi

    • Kesimpulan, refleksi dan tindak lanjut

8 of 25

AI untuk pembelajaran

  • Penerapan AI dalam pendidikan bertujuan untuk memperkuat proses pembelajaran, bukan menggantikan peran guru maupun budaya lokal yang hidup di lingkungan peserta didik.

  • Dalam konteks model I-CRT, AI dihadirkan sebagai alat bantu inovatif yang mampu menyediakan sumber belajar yang kaya, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik yang sangat beragam (Zawacki-Richter et al., 2019).

  • Model I-CRT menekankan pembelajaran berbasis inkuiri serta sensitivitas terhadap nilai budaya, sehingga AI digunakan sebagai mitra dalam membangun ekosistem belajar yang reflektif dan kontekstual.

I-CRT + AI

8

9 of 25

AI untuk pembelajaran dalam I-CRT

I-CRT + AI

9

(Gambar. 1)

  • Gambar 1 menggambarkan posisi AI sebagai alat bantu dalam model I-CRT yang menghubungkan proses inkuiri, budaya lokal, dan personalisasi pembelajaran.

  • AI mendampingi melalui personalisasi materi dan menyediakan ruang pembelajaran yang responsif terhadap budaya.

  • Integrasi AI dan budaya lokal berujung pada penguatan kompetensi abad 21, seperti berpikir kritis, literasi digital, dan empati lintas budaya.

  • Guru sebagai fasilitator tetap menjadi pengarah utama proses pembelajaran, sementara AI berperan sebagai pendamping dalam menciptakan pengalaman belajar yang inovatif, inklusif, dan humanis.

10 of 25

Kode Etik penggunaan AI

  • Kode etik penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan merupakan landasan penting yang harus dipegang agar proses belajar mengajar berjalan secara bertanggung jawab, adil, dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan

  • Etika dalam penggunaan AI berfungsi untuk menjaga agar teknologi ini digunakan secara positif, tidak merugikan peserta didik, serta sejalan dengan tujuan pengembangan karakter dan budaya.

  • Guru perlu memandu peserta didik untuk menggunakan AI sebagai alat bantu eksplorasi, bukan sebagai jalan pintas dalam menyelesaikan tugas.

  • Dalam konteks model I-CRT, AI dihadirkan sebagai alat bantu inovatif yang mampu menyediakan sumber belajar yang kaya, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik yang sangat beragam (Zawacki-Richter et al., 2019).

  • AI digunakan untuk memperkuat proses inkuiri, namun harus tetap mengutamakan pemahaman, diskusi kelompok, dan presentasi hasil belajar secara kritis.

I-CRT + AI

10

11 of 25

Kode Etik AI dalam I-CRT

I-CRT + AI

11

Aturan Kode Etik Penggunaan AI

Tujuan Etika

Data peserta didik dijaga kerahasiaannya

Menjaga privasi

Tidak mengirim data pribadi ke platform AI

Menjaga keamanan data

Gunakan AI untuk belajar, bukan menyontek

Menanamkan kejujuran

Guru mengecek keaslian karya siswa

Mencegah plagiasi

Setiap karya AI wajib mencantumkan sumber

Menghargai orisinalitas

Kode etik penggunaan AI dalam pendidikan harus selalu dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan lokal.

Keterlibatan aktif dalam pelaksanaan kode etik sehingga AI benar-benar menjadi alat bantu yang humanis, reflektif, dan responsif budaya.

(Gambar. 2)

12 of 25

Penerapan AI (Text-Generative AI) untuk penyusunan materi

  • Perkembangan teknologi kecerdasan buatan khususnya platform berbasis teks (Generative AI) seperti ChatGPT, Gemini, Grok, Deepseek dan sejenisnya telah menghadirkan cara baru dalam menyusun materi pembelajaran.
  • Beragam materi, mulai dari ringkasan topik, soal latihan sederhana, hingga penjelasan konsep rumit dapat dirancang lebih efisien dan variatif dengan bantuan AI
  • Diagram pada Gambar 3. menegaskan bahwa penggunaan AI hanya salah satu tahap dalam keseluruhan proses kreatif dan reflektif yang berakar pada pembelajaran berbasis budaya dan inkuiri.

I-CRT + AI

12

(Gambar. 3)

  • Sebelumnya memulai, ada format yang bisa digunakan menjadi acuan dalam menulis perintah atau prompt yaitu KORAN LAPANGAN yang terdiri dari Konteks, Peran, Larangan, Panjang, Tambahan.
  • Masing-masing dari format tersebut memberikan detail yang spesifik dari pada yang akan diberikan atau menjadi luaran mesin kecerdasan buatan (Wisnu Jatmiko et al., 2024).

13 of 25

Prompt KORAN LAPANGAN

  • Sebelumnya memulai, ada format yang bisa digunakan menjadi acuan dalam menulis perintah atau prompt yaitu KORAN LAPANGAN yang terdiri dari Konteks, Peran, Larangan, Panjang, Tambahan.
  • Masing-masing dari format tersebut memberikan detail yang spesifik dari pada yang akan diberikan atau menjadi luaran mesin kecerdasan buatan (Wisnu Jatmiko et al., 2024).

I-CRT + AI

13

Konteks

Peran

Larangan

Panjang

Tambahan

14 of 25

Text-Generative AI untuk penyusunan materi utama

  • Misalnya, guru ingin menyiapkan bahan ajar bertema "Keanekaragaman Hayati di Lingkungan Sekitar". Selanjutnya, perangkat kecerdasan buatan diberi instruksi atau prompt yang terstruktur
  • Teks yang dihasilkan dapat menjadi referensi utama dalam penyusunan materi atau penyesuaian soal di kelas. Dengan memperhatikan review dan telaah oleh guru, memberikan penyesuaian lagi hasil AI dengan keadaan sebenarnya di lingkurangan sekitar.

I-CRT + AI

14

--- Prompt

Sebagai guru SD yang mengajar IPAS (Konteks)

Buatkan ringkasan tentang keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar untuk siswa kelas 4 SD (Peran)

Jangan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti (Larangan)

Berikan 3 point besar (Panjang)

Maksimal 200 kata (Tambahan)

15 of 25

Text-Generative AI untuk penyusunan soal latihan

  • Platform AI berbasis teks efektif membantu merancang soal latihan sederjana. Sebagai contoh, guru dapat meminta dibuatkan soal dengan perintah dibawah
  • Hasil soal dapat diadaptasi untuk berbagai tingkat pemahaman, memperkuat prinsip diferensiasi dalam pembelajaran. Dengan demikian siswa tetap bisa memahami konteks atau tema yang diajarkan

I-CRT + AI

15

--- Prompt

Sebagai guru SD yang mengajar IPAS (Konteks)

Buatlah soal pilihan ganda tentang keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar untuk siswa kelas 4 SD (Peran)

Jangan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti (Larangan)

Berikan 5 soal (Panjang)

Maksimal 200 kata dan tambahkan jawaban yang benar (Tambahan)

16 of 25

Text-Generative AI untuk penyajian konsep abstrak

  • Penyajian konsep-konsep yang bersifat abstrak atau sulit dijelaskan kepada siswa juga dapat dipermudah dengan bantuan kecerdasan buatan. Guru dapat meminta penjelasan sederhana dengan ilustrasi atau cerita kontekstual misalnya:

  • Narasi seperti ini memudahkan siswa membangun pemahaman berbasis pengalaman sehari-hari.

I-CRT + AI

16

--- Prompt

Sebagai guru SD yang mengajar IPAS (Konteks)

Jelaskan keanekaragaman hayati menggunakan cerita petualangan burung yang bersahabat dengan katak di area sawah (Peran)

Jangan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti (Larangan)

Berikan alur yang jelas dengan percakapan singkat (Panjang)

Maksimal 200 kata dan pesan moral di bawah cerita (Tambahan)

17 of 25

Penggunaan AI (Design – AI Assisted) untuk membuat proyek

  • Berbagai platform visual kini semakin canggih berkat integrasi kecerdasan buatan yang mampu mendukung guru maupun siswa dalam merancang media pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan kontekstual seperti Canva, Beatifful.AI, Plus AI, dsb.
  • Kehadiran AI dalam tools desain visual mempercepat dan memperkaya proses pembuatan infografis, poster, hingga presentasi digital
  • Gambar 4 menunjukkan keterhubungan antara inkuiri, pemanfaatan AI dalam desain, kolaborasi, penguatan budaya, hingga publikasi hasil proyek. Proses pembuatan proyek digital dengan AI tidak hanya menghasilkan produk visual yang estetik, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar

I-CRT + AI

17

(Gambar. 4)

18 of 25

Penggunaan AI (Design – AI Assisted) untuk membuat proyek

  • Proses pembelajaran dapat diawali dengan observasi lingkungan sekitar, pengumpulan data, serta diskusi tentang berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang ditemukan di lingkungan rumah atau sekolah.
  • Hasil inkuiri kemudian diolah menjadi materi visual yang informatif dan estetik dengan bantuan AI
  • Selanjutnya memilih template digital yang sesuai. Tools desain visual berbasis AI seperti Canva AI.
  • Siswa dan guru dapat mencari template dengan perintah seperti

I-CRT + AI

18

--- Prompt

Buatlah poster tentang keanekaragaman hayati di lingkungan desa untuk anak sekolah dasar. Didalamnya terdapat tumbuhan dan hewan yang ada di pulau Jawa

19 of 25

Penggunaan AI (Design – AI Assisted) untuk membuat proyek

  • Pada platform Canva juga dapat membantu menyempurnakan desain, memperbaiki tata letak, serta menyarankan perpaduan warna atau ikon yang sesuai dengan karakter proyek dan budaya lokal.
  • Hasil karya siswa dapat dicetak, dipajang di kelas, atau dibagikan di platform daring sekolah untuk menginspirasi siswa lain.

I-CRT + AI

19

Gambar 6. Desain Poster sebelum (a) dan sesudah yang disesuaikan (b)

(a)

(b)

20 of 25

Pemanfaatan AI untuk membuat evaluasi

  • Teknologi AI kini dapat digunakan untuk merancang soal, kuis, maupun evaluasi formatif dan sumatif yang lebih adaptif dan kontekstual.
  • Integrasi berbagai platform digital, seperti ChatGPT dan Quizziz, memberikan kemudahan dalam membuat instrumen penilaian yang tidak hanya efisien tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan karakter peserta didik
  • Dengan AI, guru dapat menghasilkan soal yang variatif, kontekstual, dan mencerminkan kehidupan nyata siswa.
  • Diagram pada Gambar 13 menekankan pentingnya setiap tahapan, mulai dari perumusan tujuan hingga refleksi hasil, sebagai satu siklus pembelajaran yang berkelanjutan.
  • Penyesuaian konten evaluasi digital dengan konteks budaya dapat memperkuat motivasi siswa dan membangun karakter

I-CRT + AI

20

(Gambar. 13)

21 of 25

Pemanfaatan AI untuk membuat evaluasi

  • Langkah awal dalam pemanfaatan AI adalah merumuskan tujuan dan indikator penilaian.
  • Platform seperti ChatGPT sangat membantu dalam merancang soal.
  • Hasil jawaban berupa draft soal tetap harus dievaluasi dan disesuaikan lagi oleh Guru. Jawaban tersebut bisa ditulis pada Microsoft Word dengan format (.docx) kemudian bisa diupload di Quizizz (wayground.com)

I-CRT + AI

21

File “Soal Pilihan Ganda.docx” hasil ChatGPT

Membuat soal dari dokumen di Wayground

22 of 25

Pemanfaatan AI untuk membuat evaluasi

  • Hasilnya seperti pada Gambar 9.
  • Soal evaluasi yang sudah dibuat dan dievaluasi ulang bisa dibagikan seperti pada Gambar 10.

I-CRT + AI

22

Gambar 9. Hasil soal di Wayground

Gambar 10. Soal yang sudah dievaluasi ulang siap di share

23 of 25

Pemanfaatan AI untuk membuat evaluasi

  • Selain soal pilihan ganda, platform AI juga dapat dimanfaatkan untuk membuat soal uraian, kuis reflektif, dan pertanyaan terbuka (Open Ended).
  • Hasil soal ini dapat memperkuat keterampilan berpikir kritis dan reflektif siswa.
  • Soal dapat diperkaya dengan gambar flora-fauna lokal, video singkat, atau audio
  • Fitur auto evaluate dari Quizziz membantu memetakan jawaban dari siswa dengan menyesuaikan aturan jawaban yang benar seperti pada Gambar 12.

I-CRT + AI

23

Soal uraian Open Ended

Auto-evaluate pada soal uraian

24 of 25

Pemanfaatan AI untuk menyusun LKPD

  • Selain evaluasi digital, pengembangan evaluasi yang bisa diterapkan secara cetak juga menjadi lebih mudah. Guru dapat memberikan instruksi spesifik kepada aplikasi AI sebagai contoh:

  • LKPD yang dihasilkan bisa diedit, disesuaikan konteks lokal, dan diintegrasikan dengan nilai-nilai budaya yang berkembang di sekitar sekolah. Setiap produk materi yang dihasilkan tetap memerlukan tahap evaluasi untuk menjamin kualitas, relevansi, dan kesesuaian nilai-nilai budaya setempat.
  • Guru dapat memperkaya hasil AI dengan menambah gambar, fakta lokal, atau pertanyaan terbuka yang mengajak siswa berdiskusi dan merefleksikan pengalaman

I-CRT + AI

24

--- Prompt

Sebagai guru SD yang mengajar IPAS (Konteks)

Buatkan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) tentang pengamatan tumbuhan dan hewan di lingkungan rumah, disertai pertanyaan reflektif (Peran)

Jangan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti (Larangan)

Berikan 4 point besar (Panjang)

Maksimal 200 kata (Tambahan)

25 of 25

I-CRT + AI

25

Sekian

Terima kasih

Mohon isi Angket ke 2